Resource > Ensiklopedi Fakta Alkitab - Bible Almanac >  4. Arkeologi >  IV. Kurun-Kurun Sejarah Purbakala. >  C. Zaman Perunggu. > 
3. Zaman Perunggu Tengah II. 
 sembunyikan teks

Kita telah memperhatikan bahwa satu gelombang lain dari kaum penyerbu dari utara telah memasuki Palestina sebelum Zaman Perunggu Tengah II A (kira-kira tahun 1900 sM). Colin McEvedy mengatakan bahwa "barangkali ini suatu segi lain dari migrasi orang Amori."23

Kurun waktu Perunggu Tengah II B diantar oleh suatu penyerbuan lain lagi dari utara. Kaum penyerbu ini mendesak melalui Palestina sampai ke Mesir, dan memulai Periode Tengah Kedua di negeri itu. Di Mesir' kaum penyerbu baru ini dikenal sebagai kaum Hiksos ("penyerbu-penyerbu asing"). Mereka memusatkan kegiatan mereka keliling kota Tanis dan Avaris di bagian timur laut Mesir, yang lebih dekat dengan tanah air mereka. Alkitab mengacu pada Avaris sebagai Soan, dan Bil. 13:22 menentukan tanggal pendiriannya sesudah masa Abraham. Oleh karena kaum Hiksos mungkin berkerabat dengan atau adalah keturunan orang Amori, mereka mungkin menganggap orang Israel sebagai saingan untuk merebut takhta. Banyak sarjana percaya bahwa kaum Hiksos memerintah Mesir selama tahun-tahun Israel hidup dalam perbudakan.

Sekali lagi pemakaman banyak orang dalam satu kabar menjadi umum selama periode Hiksos. Sebenarnya banyak kali makam-makam itu dibuka kembali. Anggota pasukan berkuda Hiksos kadang-kadang dikuburkan bersama kuda dan perlengkapan senjata mereka, bersama dengan barang tembikar, perhiasan, dan alat-alat lain untuk kehidupan sehari-hari. Dekat Yerikho, Dr. Kenyon menemukan beberapa makam jenis ini yang terpelihara baik dari Zaman Perunggu Tengah II.24

Mungkin periode kaum Hiksos ini bertahan dari tahun 1750 sampai 1550 sM. Paruhan akhir dari kurun waktu itu (setelah tahun 1650 sM) biasanya dinamakan Perunggu Tengah II C. Sebuah suku "Indo-Arian" (segolongan orang bukan Semit yang berasal dari dataran tinggi Iran) mulai berkuasa di Timur Dekat pada waktu ini. Barangkali mereka itu orang Huri (atau "orang Hori" seperti mereka disebut oleh Alkitab). Kira-kira satu abad kemudian mereka membangun imperium Mitanni yang untuk sementara waktu sama-sama berkuasa dengan Mesir. Orang Huri kawin mengawini dengan orang Amori. Barangkali hal ini menjelaskan mengapa Nuzi, kota orang Huri, menunjukkan kesamaan yang dekat dengan kebudayaan para bapa leluhur.

Para arkeolog telah menemukan bahwa bangsa Indo-Arian mempunyai pengaruh yang kuat atas Palestina. Rupanya mereka memperkenalkan banyak senjata dan alat baru. Mereka membawa kereta-kereta yang ditarik oleh kuda, busur dari kayu dan tanduk, dan jenis-jenis kubu pertahanan yang baru. Mereka memperlengkapi hampir setiap kota utama dari Siria Tengah sampai ke Delta Nil dengan sebuah tembok pertahanan yang dinamakan glacis. Glacis ini dibuat dari berbagai lapisan yang berganti-ganti dari tanah yang ditumbuk, tanah liat, dan kerikil, lalu semuanya ditutupi gips. Tembok itu melandai dari tembok-tembok kota dari batu ke parit yang kering di bawah. Mungkin glacis itu dirancang untuk menghalangi serangan pasukan berkuda dan alat-alat pendobrak. Kota-kota Indo-Arian ini juga memiliki tembok-tembok raksasa - sebaris batu-batu besar yang bersandar pada tanggul tanah yang sangat besar. Penduduk juga sering kali membangun tanah-tanah berpagar yang berbentuk persegi panjang di sebelah kota yang berkubu itu, dikelilingi oleh benteng yang tinggi. Tempat-tempat berpagar ini mungkin dipakai sebagai perkemahan tentara atau tempat untuk kuda-kuda; tetapi tidak lama kemudian rumah-rumah pribadi dibangun di tempat-tempat itu sehingga menjadi kota-kota satelit dari benteng-benteng itu. Hazor di Tanah Suci merupakan contoh yang bagus sekali.

Zaman Perunggu Tengah II (mungkin pada masa ini bapa-bapa leluhur memasuki Kanaan) adalah salah satu periode yang paling makmur di Palestina. Para arkeolog telah menggali banyak benteng kuil raksasa yang dibangun selama periode ini. Akan tetapi, manuskrip dari kurun waktu ini hanya sedikit sekali, karena itu kita tidak mengetahui banyak tentang politik atau sejarah sekularnya. Sedikit saja yang disebut Alkitab tentang dunia sekular.



TIP #06: Pada Tampilan Alkitab, Tampilan Daftar Ayat dan Bacaan Ayat Harian, seret panel kuning untuk menyesuaikan layar Anda. [SEMUA]
dibuat dalam 0.03 detik
dipersembahkan oleh YLSA