Samaria

Dalam versi-versi Alkitab:

Samaria: BIS ENDE FAYH KL1863 KL1870 SBDR TB TL WBTCDR
Samariah: BABA
SJawmerawn: LDKDR
SJawmerawnij: LDKDR
dalam bahasa Gerika disebut “Symron”, yang berarti “pengawal” 1Raja 16:24

Gambar

Samaria: selebihnya..
Topik: King Hoshea and the Fall of Samaria; Preaching and Baptizing in Samaria; Samaria Resettled; The Arameans Flee from Samaria; The Woman from Samaria; War and Famine in Samaria
NETBible Maps:
Map2 B1
Map4 D3
Map5 E2
Map6 A4
Map7 C1
OT4 C5
OT5 C5
NT1 C5

Peta Google: Samaria (32° 16´, 35° 11´);
OpenBible: (Flickr/Panoramio) Samaria

Yunani

Strongs #4540: samareia Samareia

Samaria = "guardianship"

1) a territory in Palestine, which had Samaria as its capital

4540 Samareia sam-ar'-i-ah

of Hebrew origin (8111); Samaria (i.e. Shomeron), a city and region of Palestine: KJV -- Samaria.
see HEBREW for 08111

Strongs #4541: samareithv Samareites

1) a Samaritan,
1a) an inhabitant of the city of Samaria
1b) an inhabitant of the region of Samaria

4541 Samareites sam-ar-i'-tace

from 4540; a Samarite, i.e. inhabitant of Samaria: KJV -- Samaritan.
see GREEK for 4540

Strongs #4542: samareitiv Samareitis

1) a Samaritan woman

4542 Samareitis sam-ar-i'-tis

feminine of 4541; a Samaritess, i.e. woman of Samaria: KJV -- of Samaria.
see GREEK for 4541

Ibrani

Strongs #08111: Nwrmv Shom@rown

Samaria = "watch mountain"

1) the region of northern Palestine associated with the northern
kingdom of the 10 tribes of Israel which split from the kingdom
after the death of Solomon during the reign of his son Rehoboam
and were ruled by Jeroboam
2) the capital city of the northern kingdom of Israel located 30
miles (50 km) north of Jerusalem and 6 miles (10 km) northwest
of Shechem

8111 Shomrown sho-mer-one'

from the active participle of 8104; watch-station; Shomeron, a place in Palestine: KJV -- Samaria.
see HEBREW for 08104

Strongs #08115: Nyrmv Shomrayin (Aramaic)

Samaria = "watch mountain"

1) the region of northern Palestine associated with the northern
kingdom of the 10 tribes of Israel which split from the kingdom
after the death of Solomon during the reign of his son Rehoboam
and were ruled by Jeroboam
2) the capital city of the northern kingdom of Israel located 30
miles (50 km) north of Jerusalem and 6 miles (10 km) northwest
of Shechem

8115 Shomrayin shom-rah'-yin

(Aramaic) corresponding to 8111; Shomrain, a place in Palestine: KJV -- Samaria.
see HEBREW for 08111

Strongs #08118: ynrmv Shom@roniy

Samaritans = "of Samaria"

1) inhabitants of Samaria

8118 Shomroniy sho-mer-o-nee'

patrial from 8111; a Shomeronite (collectively) or inhabitants of Shomeron: KJV -- Samaritans.
see HEBREW for 08111

[Yoppi]

Strongs #04540:

Samaria

[Barclay]

Strongs #4540:

av [feminin] Samaria: (1) wilayah; (2) kota

Strongs #4541:

ou [maskulin] orang Samaria

Strongs #4542:

idov [feminin] orang Samaria (perempuan)

SAMARIA [browning]

Ibu kota kerajaan Utara yang terpisah sejak zaman *Omri (k.l. 870 sM; lRaj. 16:24) sampai tahun 722 sM pada waktu *Asyur merebutnya. Kota ini sangat diperkuat dan beberapa penduduknya sangat mewah (Am. 6:4-6). Daerah perbukitan sekitar Samaria diduduki suku-suku *Yusuf pada waktu awal mula pendudukan, tetapi setelah ditaklukkan Asyur, sebagian besar penduduk setempat dikeluarkan (2Raj. 17:6) dan diganti dengan pendatang asing sekitar tahun 720 sM. Ini adalah penjelasan orang Yahudi tentang perasaan benci di antara *Yehuda dan Samaria yang makin memburuk dengan dibangunnya kembali Yerusalem, setelah masa pembuangan (Ezr. 4:8-24). Di lain pihak, permusuhan orang Yahudi setelah pembuangan itu yang mungkin menghasilkan catatan permusuhan mengenai asal-usul orang Samaria. Pada waktu zaman *Helenis (325-363 sM) ada gangguan lebih lanjut dan orang Samaria membangun kembali kota di *Sikhem dan Bait Suci untuk Yahweh di Gunung *Gerizim. Pada zaman *Makabe daerah ini dikuasai *Yudea. Pemerintah Roma memberikannya kepada *Herodes Agung pada tahun 30 sM dan dilanjutkan kepada *Arkhelaus (4sM-6M). Sebagai daerah pemerintahan, Samaria disebut dalam PB (mis. Mat. 10:5; Kis. 8:4-25).

SAMARIA [ensiklopedia]

Ibu kota Israel Utara dan wilayah di sekitarnya.

I. Sejarahnya

Sesudah memerintah 6 thn di Tirza, Omri membangun ibu kota baru kerajaan Utara di atas bukit, 11 km di sebelah barat laut Sikhem, menguasai jalur perdagangan utama yg melalui dataran Esdraelon. Ia membeli daerah itu seharga 2 talenta perak, dan menamainya menurut nama pemiliknya Semer (1 Raj 16:24). Tempat itu tidak dikenal bila tidak disamakan dengan Samir, rumah Tola (Hak 10:1; F. M Abel, Geographie de la Palestine, 2, hlm 444). Bukit yg tingginya 100 m, dan meliputi pemandangan di atas dataran itu tak dapat ditaklukkan kecuali dengan mengepungnya (2 Raj 6:24), dan nama (syom'ron) dapat dihubungkan dengan kata Ibrani yg berarti 'pos penjagaan'.

Omri mengizinkan orang Aram dari Damsyik mendirikan beberapa pasar di kota Samaria (1 Raj 20:34). Enam thn Omri membangun Samaria. Kemudian dilanjutkan oleh Ahab, yg membangun sebuah rumah yg dihiasi atau dilapisi dengan gading (1 Raj 22:39). Dalam sebuah kuil bagi Baal, dewa Sidon (Melqart), yg penyembahannya didorong oleh Izebel (1 Raj 18:22), Ahab mendirikan pilar ('asyera) di dekat mezbah, yg kemudian dibuang oleh Yoram ( 2 Raj 3:2). Kuil-kuil dan gedung-gedung lainnya yg dipakai oleh imam-imam penyembah berhala, nampaknya sudah digunakan sejak zaman ini sampai terjadi pembaruan yg dilakukan oleh Yehu (2 Raj 10:19). Samaria untuk kurun waktu yg lama dianggap oleh para nabi sebagai pusat penyembahan berhala (Yes 8:4; 9:9; Yer 23:13; Yeh 23:4; Hos 7:1; Mi 1:6).

Ben-Hadad II dari Siria mengepung Samaria. Mula-mula tidak berhasil (1 Raj 20:1-21). Tapi kemudian pasukan Siria menimbulkan bala kelaparan yg amat hebat (2 Raj 6:25). Ini dapat diatasi hanya oleh kepanikan dan penarikan mundur pasukan Siria secara tiba-tiba, seperti yg diketahui dan dilaporkan oleh penderita kusta (2 Raj 7). Ahab dikuburkan di kota itu, sama seperti sejumlah raja Israel lainnya yg tinggal di sana (1 Raj 22:37; 2 Raj 13:9, 13; 14:16). Keturunan Ahab terbunuh di sana (2 Raj 10:1), termasuk Ahazia, yg sia-sia bersembunyi di kota yg ramai itu (2 Taw 22:9). Samaria dikepung lagi pada zaman Elisa dan secara ajaib diselamatkan (2 Raj 6:8 dab).

Pada thn ke-10 pemerintahan *Menahem, ia menyelamatkan Samaria dari serangan Asyur dengan membayar upeti, semacam pajak kepala, kepada Tiglat-Pileser III (2 Raj 15:17-20). Putranya, *Pekah, menyewa dan membawa tentara Asyur lagi menyerang Yehuda.

Dalam almanak Asyur, kota itu yg juga disebut Samarina atau Bit-Humri ('Rumah Omri'), dikepung oleh Salmaneser V dari Asyur pada thn 725-722 sM. Kitab 2 Raj 3 dab mencatat bahwa ia menaklukkan Samaria, dan catatan itu sesuai dengan Tawarikh Babel. Tapi agaknya ia meninggal sebelum kota itu pada akhirnya menyerah. Penduduk, yg dihasut oleh Iau-bi'di dari Hamat, menolak membayar pajak yg dipaksakan kepada mereka. Pada thn berikutnya (721 sM), Sargon II, raja baru Asyur, memulai rencana pembuangan massal seluruh penduduk wilayah itu. Menurut almanaknya, Sargon mengangkut 27.270 atau 27.290 tawanan, dan maksudnya ialah untuk meniadakan keberadaan kerajaan Israel Utara sebagai suatu negara yg merdeka. Orang-orang buangan itu dikirim ke tempat-tempat di Siria, Asyur, dan Babel. Tempat asal mereka diserahkan kepada rakyat jajahan dari daerah-daerah yg tidak aman, bagian wilayah kekaisaran Asyur ( 2 Raj 17:24). Kegagalan mengolah lahan wilayah yg ditinggalkan itu menyebabkan meningkatnya serangan singa-singa (ay 25). Beberapa orang Israel yg disebut orang Samaria (ay 29) masih mendiami bagian kota itu dan melanjutkan ibadah di Yerusalem (Yer 41:5). Menurut suatu prasasti kuniform (HCS, 247), kota itu berada di bawah gubernur Asyur; baik Esar-Hadon (Ezr 4:2) maupun Asyurbanipal (Ezr 4:9, 10) memasukkan tambahan rakyat dari Babel dan Elam. Persaingan antara Samaria dan Yehuda yg terjadi sejak dulu makin bertambah tegang, walaupun Samaria sebagai kota makin merosot.

Papirus-papirus yg baru ditemukan di gua di Wadi ed-Daliyeh, 14 km di utara Yerikho, nampaknya menguatkan catatan ahli sejarah kuno, bahwa mula-mula Samaria memihak pada Aleksander yg merebut kota itu pada thn 331 sM. Tapi pada saat Aleksander di Mesir, mereka membunuh gubernur Siria yg dilantik oleh Aleksander: ia kembali dan membinasakan Samaria, membunuh pemimpin-pemimpin kota itu dalam gua tempat pelarian mereka, dan membawa orang Makedonia sebagai penduduk negeri. Data papirus itu memungkinkan pendaftaran nama gubernur Samaria mulai dari Sanbalat I lk 445 sM.

Samaria dikepung oleh Yohanes Hirkanus pada kr 111-107 sM, dan desa-desa di sekitarnya dibinasakan. Pompeius dan Gabinius mulai membangunnya kembali (Jos., Ant. 14.75), tapi Herodes-lah yg memperindah kota itu selanjutnya dan memberi nama baru, Sebaste (Agusta), untuk menghormati kaisar. Di dalam kota itu ia tempatkan 6.000 veteran, termasuk orang-orang Yunani. Sesudah Herodes meninggal, Samaria menjadi bagian wilayah Arkhelaus, kemudian menjadi koloni Romawi di bawah Septimus Severus. Meskipun ada pertentangan antara Yehuda dan Samaria, Yesus Kristus menempuh jalan pintas lewat Samaria ke Galilea (Luk 17:11), dan beristirahat di Sikhar dekat Sikhem, sebuah kota Samaria (Yoh 4:4). Filipus berkhotbah di Samaria, tapi mungkin yg dimaksud ialah distriknya bukan kotanya, karena dalam Kis 8:5 tidak ada kata sandangnya.

II. Arkeologi

Bukit Samaria (Sebastiyeh, modern) pada Zaman Perunggu I telah didiami, kemudian ditinggalkan hingga Zaman Besi. Di situ telah ditemukan 16 tingkat pemukiman oleh kelompok Harvard (1908-19 10), dan kemudian kerja sama antara Harvard -- Hebrew University -- British School of Archaeology di Yerusalem mengadakan penelitian (1931-1935). Selanjutnya tempat itu digali lagi oleh Departemen Badan Purbakala pemerintahan Yordan (1965) dan British School of Archaeology di Yerusalem (1968). Daerahnya sulit digali karena padatnya dan deretan perumahan serta pembangunan kembali yg terus-menerus. Masa pemukiman tujuh tingkat telah dianggap berasal dari orang Israel: Tingkat I-II = Omri-Ahab (28 thn). Dinding benteng sebelah dalam (tebalnya 1,5 m) dan sebelah luar (tebalnya 6 m) diselesaikan oleh raja Ahab melingkari puncaknya. Sebuah gerbang utama nampaknya mempunyai ruang masuk dengan tugu. Istana yg kemudian diubah oleh Yerobeam II mempunyai halaman yg luas, di mana terdapat sebuah tempat persediaan air atau kolam (10 x 5 m). Mungkin itulah tempat mencuci kereta Ahab yg berlumuran darah (1 Raj 22:38). Dalam gudang yg bersambungan dengan kolam itu ditemukan lebih 200 plakat atau potongan gading. Ini menunjukkan adanya pengaruh gaya Fenisia dan Mesir kuno, dan mungkin merupakan alas bagi perabot rumah Ahab (*GADING). Enam puluh lima ostraka dengan prasasti Ibrani kuno, mencatat kapasitas dan pemilik asli dari bejana anggur, beserta tanggal isinya (DOTT, hlm 204-208). Ini mungkin menunjuk kepada pemerintahan Yerobeam II.

Tingkat III menandai zaman Yehu termasuk perubahan di gedung-gedung terdahulu. Kemudian, sesudah diantarai suatu kurun waktu, datang tingkat IV-VI, zaman Israel meliputi Yerobeam dan abad 8 sM. Kota Samaria diperbaiki pada dasawarsa-dasawarsa terakhir sebelum kejatuhannya ke tangan Asyur pada thn 722 sM, yg ditandai oleh pembinasaan tingkat VII.

Sisa-sisa bangunan Helenistik terpelihara baik, dengan menara bulat yg berdiri setinggi sembilan belas tumpukan batu, sebuah benteng, tembok kota (dekat Gerbang Barat), kepingan-kepingan uang logam, gagang bejana yg dicap, dan sisa-sisa tembikar Yunani.

Bagian kota yg disebut Kota Romawi, yakni bangunan Herodes dikenal karena kuil besar yg diperuntukkan bagi Kaisar Agustus. Bagian ini dibangun di atas istana-istana Israel. Sisa-sisa lainnya mencakup dinding yg tertutup Gerbang Barat, dengan tiga menara bulat, sebuah jalan (820 m) dengan deretan tiang-tiang yg dibatasi oleh portal-portal dan toko-toko, kuil Isis yg diperuntukkan kembali bagi Kore, sebuah basilika (68 x 32 m), terbagi menjadi tiga bagian oleh tiang batu besar bergaya Korintus, sebuah forum, sebuah stadion, dan sebuah saluran air. Banyak dari puing-puing yg dapat ditemukan mungkin harus diberi penanggalan dari zaman orang-orang yg memperbaikinya, terutama Septimus Severus (thn 193-211).

KEPUSTAKAAN. A Parrot, Samaria 1958; J. W Crowfoot, K Kenyon dll, Samaria 1, The Building at Samaria, 1943; 2, Earlylvories atSamaria, 1938; 3, The Objects from Samaria, 1957; BA 26, 1963, hlm 110-121; J. B Hennessy, 'Exavations at Samaria-Sebaste' 1968, Levant 2, 1970, hlm 1-21: P. W dan N. L Lapp, Discoveries in the Wadi ed-Daliyeh, AASOR 41, 1974. DJW/S/HAO

[+] Bhs. Inggris



TIP #22: Untuk membuka tautan pada Boks Temuan di jendela baru, gunakan klik kanan. [SEMUA]
dibuat dalam 0.11 detik
dipersembahkan oleh YLSA