Daftar Isi
BROWNING: PANGGILAN
ENSIKLOPEDIA: PANGGILAN

panggilan

PANGGILAN [browning]

1) Panggilan dalam arti modern untuk suatu pekerjaan, tidak terdapat dalam PB. Pengertian itu dikembangkan oleh Luther dan Calvin pada abad ke-16, dalam serangan mereka atas Katolikisme Roma, yang menganggap panggilan itu hanya untuk memasuki suatu ordo keagamaan. Dalam PB orang dipanggil untuk suatu kehidupan baru dalam Kristus (1Kor. 1:26) dan para rasul mempunyai panggilan untuk menguatkan mereka (1Kor. 1:1). 2) Sebagai bagian dari tindakan penebusan-Nya. Allah 'memanggil' Israel (Yes. 49:1) dan individu-individu (Yes. 41:25). Panggilan itu kadang-kadang untuk suatu pekerjaan baru dan tak terduga, karena itu diberikan nama yang tak terduga (Luk. 1:59-63), atau nama baru (Yoh. 1:42). Panggilan Allah kepada manusia terus berlanjut dalam jemaat rasuli (Gal. 1:15). Meskipun semua orang dipanggil dalam kesetaraan untuk bersama-sama ambil bagian dalam kehidupan Kristen, namun beberapa di antaranya dipanggil untuk maksud-maksud tertentu, seperti pada kasus *Matias (Kis. 1:24) dan Paulus (Gal. 1:15). Sejak Reformasi, Martin Luther, dan banyak orang lain, telah menegakkan doktrin yang tinggi mengenai suatu pekerjaan sekuler sebagai panggilan seseorang. Namun, arti panggilan seperti ini tidak dikenal dalam PB.

PANGGILAN [ensiklopedia]

Dalam PL dan PB kata ini muncul kr 700 kali sebagai kata kerja, kata benda atau kata sifat. Akar kata Ibrani ialah qr; kata Yunani kalein (dgn kata-kata gabungannya dan kata jadiannya kletos, 'dipanggil' dan klesis, panggilan), legein dan fonein.

I. Dalam PL

a. 'Memanggil nama' muncul pada Kej 3:9 dan ay-ay lain. 'Memanggil nama Tuhan' (kadang-kadang diterjemahkan 'Berseru kepada nama Tuhan', ump Yl 2:32) ditemukan mulai dari Kej 4:26 dan seterusnya, dan mengacu pada permohonan akan perlindungan Allah, dengan arti mohon bantuan dari seseorang yg namanya (yaitu tabiatnya) diketahui, atau memanggil sendiri dengan nama Tuhan (bnd Kej 4:26; Ul 28:10; Yes 43:7).

b. Terjemahan 'menamai' muncul pada ay-ay seperti Kej 1:5 ('Allah menamai terang itu siang'). Ay-ay yg menyebut Allah sebagai pelaku menunjukkan kesatuan yg mendasari kedua arti dari qr', dan dengan demikian mengungkapkan arti teologisnya. Arti pertama mengandung dalamnya panggilan untuk melayani Allah dalam suatu fungsi dan bagi suatu tujuan khusus (1 Sam 3:4; Yes 49:1). Arti kedua bukan melulu 'memberi nama', melainkan baik menguraikan (Kej 16:11; bnd Mat 1:21) maupun menunjuk kepada suatu hubungan antara Allah yg menamai dan apa yg dinamai, khususnya Israel. Yes 43:1 merupakan contoh bagi panggilan Allah dan bagaimana Ia menamai Israel sebagai milik-Nya, yg dipisahkan dari bangsa-bangsa lain, diberi tugas untuk bersaksi, dan diberi hak khusus untuk menerima perlindungan yg diberikan oleh nama-Nya. Allah sendirilah yg memulai panggilan ini, dan hanya sedikit (sisanya) yg memberi jawaban (ump Yl 2:32).

II. Dalam PB

Di sini terdapat pemakaian yg sama, dan panggilan Allah sekarang diberikan 'dalam Kristus Yesus' (Flp 3:14). Panggilan itu ialah tuntutan untuk dikenal sebagai Kristen (1 Ptr 4:16; Yak 2:7; Kis 5:41; Mat 28:19) dan untuk menjadi milik Allah di dalam Kristus (1 Ptr 2:9). 'Memanggil' Mrk 2:17, ump, dan 'menamai' Luk 1:59. Sering kata 'bernama' dipakai, seperti Luk 7:11. Yesus memanggil murid-murid dan mereka mengikuti-Nya (Mrk 1:20). Surat-surat, khususnya Surat-surat Paulus, menjelaskan arti teologis dari panggilan Kristus itu. Panggilan tersebut datang dari Allah, melalui kabar baik bagi keselamatan dan pengudusan serta iman (2 Tes 2:13, 14) untuk masuk ke dalam Kerajaan Allah (1 Tes 2:12), bagi persekutuan (1 Kor 1:9) dan pelayanan (Gal 1:15).

Penulis-penulis lainnya memberikan arti penuh ini bagi panggilan Allah (bnd Ibr 3:1; 9:15; 1 Ptr 2:21; 1 Yoh 3:1 khususnya -- '...sehingga kita disebut anak-anak Allah'). Mereka yg menjawab ialah mereka yg 'dipanggil' (1 Kor 1:24). Paulus menyamakan panggilan itu dengan jawabannya (Rm 8:28 dab) untuk menekankan maksud Allah yg tak berubah (Rm 9:11). Ucapan Yesus dalam Mat 22:14 membedakan 'yg dipanggil', yaitu mereka yg mendengar, dengan 'yg dipilih', yaitu mereka yg menjawab. Paulus melihat panggilan itu sebagai efektif atau membawa hasilnya.

Dalam 1 Kor 7:20 dab kata klesis (diterjemahkan 'keadaan', TB) berarti panggilan Allah terhadap tiap orang sebagai suatu kejadian historis yg kongkret, yaitu sebagai mencakup dalam dirinya keadaan-keadaan lahiriah, di mana panggilan itu diterima. Perbudakan, sebagai perbudakan, tidaklah bertentangan dengan iman kepada Kristus.

KEPUSTAKAAN. Arndt, hlm 399-400; K. L Schmidt, TDNT 3, hlm 487-536; TWBR; L Coenen, NIDNTT 1, hlm 271-276; J-J von Allmen, Vocabulary of the Bible, 1958. MRWF/HH




TIP #33: Situs ini membutuhkan masukan, ide, dan partisipasi Anda! Klik "Laporan Masalah/Saran" di bagian bawah halaman. [SEMUA]
dibuat dalam 0.06 detik
dipersembahkan oleh YLSA