Daftar Isi
GAMBAR: Herodes
BIOTOKOH PB: HERODES
BROWNING: HERODES
ENSIKLOPEDIA: HERODES

Herod

Dalam versi-versi Alkitab:

Hejrawdejs: LDKDR
Herodes: BIS ENDE FAYH KL1863 SBDR TB TL WBTCDR
Herodiani: TL
Herodis: BABA KL1863 KL1870 SBDR

Gambar

Herodes: selebihnya..
Topik: Forwarded to Herod; Herod Antipas in Various Compositions; Herod's Death; King Herod, John, and Jesus; Other Portraits of Herod Antipas; The Magi and Herod

HERODES [biotokoh pb]

Disebut pertamaMat 2:1
Namanya disebut6 X
Kitab yang menyebutMatius
Terakhir disebutMat 2:19
Fakta pentingDia adalah seorang raja yang berusaha membunuh bayi Yesus.
Ringkasan
  1. I. Keadaan Herodes.
  2. Saat Yesus lahir di Betlehem Yudea, mendengar berita Bari orang-orang majus, maka terkejutlah ia beserta seluruh Yerusalem; Mat 2:1-3
  3. II. Perintah Herodes.
    1. A. Minta informasi dari para imam kepala dan Ahli Taurat, di mana Mesias akan dilahirkan; Mat 2:4
    2. B. Telah ditulis dalam Kitab nabi, bahwa di Betlehem Yudea akan bangkit seorang pemimpin Israel; Mat 2:5,6
  4. III. Tipu muslihat Herodes.
  5. Ia berkata kepada orang majus; "Pergilah dan selidikilah dengan seksama mengenai Anak itu, dan segera memberi kabar kepadaku, supaya akupun datang menyembah Dia."; Mat 2:7,8
  6. IV. Pembunuhan oleh Herodes.
  7. Ketika Herodes tahu, bahwa ia telah diperdayakan oleh orang-orang majus itu, ia sangat marah. Lalu memerintahkan membunuh semua anak di Betlehem dan sekitarnya, yaitu anak-anak yang berumur dua tahun ke bawah; Mat 2:16.
  8. V. Kematian Herodes.
  9. Setelah Herodes mati, nampaklah malaikat Tuhan kepada Yusuf dalam mimpi,dan menyuruh Yusuf bangun dan membawa Anak dan ibuNya ke tanah Israel, karena Herodes sudah mati; Mat 2:19,20

HERODES [browning]

Nama Yunani dari suatu dinasti *Idumea. Beberapa anggotanya memerintah Palestina selama satu setengah abad, yang meliputi era PB. *Herodes Agung (404 sM), anak Antipater, menikah dengan Mariamne I, seorang *Hasmonean. Herodes adalah teman penguasa-penguasa Romawi, dan sejak 37 sM, ketika ia merebut Yerusalem dari tangan Antigonus II, ia menjadi raja di sana, meskipun di bawah kekuasaan Romawi. Ia bertanggung jawab atas proyek-proyek bangunan penting -- *Kaisarea di pantai, penjara Benteng Masada, dan Makhaerus serta Bait Allah yang baru (yang dibangun kembali dengan ketat), yang seluruhnya menempati seperempat wilayah Yerusalem, dimulai dari 20 sM dan selesai dengan sempurna pada 60 M, hanya untuk dihancurkan pada 70 M. Herodes memerintahkan hukuman mati untuk para pesaing takhtanya yang potensial, termasuk Mariamne, istrinya, dan kedua anak laki-lakinya. Kebengisan seperti ini merupakan latar belakang yang masuk akal untuk cerita dalam Mat. 2:16-17 mengenai pembunuhan bayi-bayi Betlehem secara besar-besaran, setelah *kelahiran Yesus; namun, historisitas peristiwa tersebut diragukan. Jika Herodes mempunyai alasan untuk mencurigai seorang bayi di *Betlehem, yang kemungkinan akan menjadi pemimpin mesianik, ia dapat saja menyewa pembunuh bayaran. Pembunuhan besar-besaran yang terkenal seperti itu pasti juga akan disebutkan oleh *Josephus -- yang ternyata tidak berkata apa pun mengenai hal ini. Pada tahun 4 sM Kaisar *Agustus membagi kerajaannya (namun menyangkal gelar raja) untuk ketiga anak laki-lakinya yang masih hidup: 1) *Arkhelaus sebagai gubernur, diberi *Yudea, *Idumea, dan *Samaria. Ia mati pada 6 M. 2) Herodes *Antipas mendapatkan *Galilea dan *Perea. 3) Filipus (anak Kleopatra) mendapatkan Bitania, Trakhonitis, dan Auranitis. Ia membangun *Kaisarea Filipi (Mrk. 8:27). Ia menikahi *Salome, anak perempuan *Flerodias dan kakak sepupu Filipus, Herodes Antipas, dan mati pada 34 M. Herodes Antipas dilukiskan sebagai serigala' (Luk. 13:31-32). Perkawinannya dengan Herodias dikritik oleh *Yohanes Pembaptis, yang kemudian dieksekusi di Makhaerus (Mrk. 6:14-29). Ibu kotanya adalah *Tiberias, dekat Tasik Galilea. Akhirnya, wilayahnya dicabut oleh Roma. Ia dibawa ke pembuangan, dan mati pada 39 M. Ia digantikan oleh Herodes Agripa I, kemenakannya, yang memerintah dari 41 hingga 44 M, dengan persetujuan kuat dan orang-orang *Farisi. Ia mati secara mendadak (Kis. 12:20-23). Herodes Agripa II, anaknya, yang pada 44 M masih terlalu muda, diberi wilayah kekuasaan pada 50 M, dan diperluas pada 53 M. Ia mengganti nama ibu kotanya (Kaisarea Filipi) menjadi Neronia, sebagai penghormatan kepada kaisar. Ia hidup secara inses dengan *Bernike, adiknya (Kis. 25:13-26:32). Selama pemberontakan Yahudi pada 66-70 M, ia berpihak pada Roma, dan mati di sana pada 93 M

HERODES [ensiklopedia]

1. Herodes Agung, raja Yahudi pada 40-44 sM, lahir thn 73 sM. Ayahnya, Antipater, seorang Yahudi keturunan Idumea. Sang ayah mencapai kedudukan yg pengaruhnya besar di Yudea. Setelah bangsa Romawi mengalahkan Yudea, Julius Caesar pada thn 47 sM menunjuk Antipater menjadi pemerintah Yudea. Selanjutnya Antipater menunjuk anaknya, Herodes, sebagai pemimpin militer di Galilea. Herodes menunjukkan ketangkasannya dengan jalan menumpas gerombolan perampok di wilayah itu. Gubernur Romawi di Siria terkesan akan kekuatannya, dan mengangkat dia menjadi pemimpin militer di Koele-Siria.

Sesudah pembunuhan Caesar yg diikuti perang saudara, Herodes menikmati jasa baik Antonius. Waktu orang Parti menyerbu Siria dan Palestina dan kemudian mendudukkan Antigonus dari wangsa Hasmonae menduduki takhta Yudea (40-37 sM), maka senat di Roma, atas nasihat Antonius dan Oktavianus, memberikan gelar 'raja orang Yahudi' kepada Herodes. Selama 3 thn Herodes harus berperang untuk mengukuhkan gelarnya itu. Kemudian ia memerintah Yudea selama 33 thn sebagai 'teman dan sekutu' Roma yg setia.

Tiba thn 31 sM -- kendati itikad baik Antonius tidak luntur kedudukan Herodes dipersulit oleh kelicikan Kleopatra, yg bermaksud menyatukan Yudea dan Koele-Siria ke dalam kerajaan Ptolemais. Bahaya itu sirna oleh pertempuran di Aktium, karena sesudah pertempuran itu, kedudukan Herodes dalam kerajaannya diperkokoh oleh Oktavianus (Agustus), pemimpin baru dunia Romawi. Sumber kemelut lain yg mengancam kedudukan Herodes adalah keluarga Hasmonae, yg marah karena Oktavianus tiba-tiba mengangkat orang lain naik takhta. Walaupun Herodes menikah dengan Mariamne, cucu bekas imam besar Hirkanus dari keluarga Hasmonae itu, kecurigaan Herodes membuat dia menyingkirkan anggota keluarga Hasmonae satu demi satu, termasuk Mariamne sendiri (29 sM).

Herodes menenteramkan daerah-daerah perbatasan wilayah timur laut demi kepentingan Roma, lalu Agustus memasukkan daerah-daerah itu ke dalam kerajaannya. Herodes melanjutkan politik kultural kaisar dengan mengusahakan pembangunan, tidak hanya di daerahnya sendiri tapi juga di kota-kota negara asing (mis Atena). Di wilayahnya sendiri ia membangun kembali Samaria dan memberi nama baru, Sebasta, menurut nama kaisar (Yunani Sebastos = Latin Agustus); ia membangun kembali Menara Strato di pantai Laut Tengah, melengkapinya dengan pelabuhan buatan yg indah, dan menamakannya Kaisarea, juga untuk menghormati kaisar. Daerah-daerah permukiman dan benteng-benteng pertahanan dibangun di mana-mana di negeri itu. Di Yerusalem ia mendirikan sebuah istana bagi dirinya sendiri di wilayah tembok bagian barat; ia membangun kembali benteng Antonia (disebut sesuai nama Antoni) di barat laut daerah Bait Suci. Yg terbesar dari segala usahanya dalam bidang pembangunan adalah merekonstruksi Bait Suci di Yerusalem, yg dimulai pada permulaan thn 19 sM.

Tapi tidak satu pun karya Herodes, termasuk pengeluaran yg berlebih-lebihan bagi pembangunan Bait Suci, yg dapat mempengaruhi masyarakat Yahudi menyukai dia. Garis keturunannya dari bangsa Edom tidak pernah dilupakan. Walaupun dia adalah Yahudi karena agama dan membangun kembali Bait Suci Allah Israel di Yerusalem, dia toh membangun kuil-kuil bagi dewa-dewa para penyembah berhala di tempat lain. Terutama sekali tindakannya membasmi habis keluarga Hasmonae tidak dapat dimaafkan.

Perbuatan kejam itu ternyata tidak mengakhiri kerusuhan dalam rumah tangganya. Ada perselisihan antara saudara-saudaranya yg perempuan dengan istri-istrinya, juga antara anak-anaknya dari istri-istrinya itu. Kedua anaknya dari Mariamne, Aleksander dan Aristobulus, dibesarkan di Roma. Mereka dia tunjuk menjadi ahli waris. Garis keturunan mereka dari keluarga Hasmonae (sang ibu) membuat mereka berterima bagi orang Yahudi. Tapi kedudukan istimewa ini menimbulkan iri pada saudara-saudara tirinya, terutama anak Herodes yg sulung, Antipater, yg berusaha keras meracuni pikiran ayahnya untuk menentang mereka. Akhirnya (7 sM) mereka dituduh sekongkol melawan ayah mereka, lalu dijatuhi hukuman mati. Antipater tidak memperoleh keuntungan apa-apa dari kematian mereka itu, karena 3 thn kemudian ia menjadi korban kecurigaan Herodes, dan dijatuhi hukuman mati hanya beberapa hari sebelum kematian Herodes sendiri (4 sM).

Sifat kecurigaan Herodes terungkap baik dalam peristiwa kunjungan orang majus dan pembunuhan anak-anak Betlehem (Mat 2). Walaupun cerita ini tidak muncul di lain tempat, namun isu seorang raja Yahudi sebagai tandingannya pasti membangkitkan kecemasannya yg paling hebat. Kecurigaan yg terakhir ini berkembang membuatnya gila, akibatnya Herodes lebih terkenal sebagai bernafsu membunuh daripada kampiun administrasi.

Dalam wasiatnya ia mewariskan kerajaannya kepada tiga dari antara anak-anaknya -- Yudea dan Samaria kepada Arkhelaus (Mat 2:22), Galilea dan Perea kepada Antipas, daerah-daerah bagian timur laut kepada Filipus (Luk 3:1). Pembagian warisan ini disahkan oleh Agustus.

2. Arkhelaus ('Herodes Etnarkos', demikian tertulis pada uang logamnya). Ia memerintah di Yudea'di tempat ayahnya, Herodes' (Mat 2:22) dari 4 sM sampai 6 M, tapi tanpa gelar raja. Ia adalah anak sulung Herodes dari istrinya wanita Samaria, Maltake, dan mempunyai reputasi terburuk di antara semua anak Herodes. Ia melanggar agama Yahudi karena mengawini Glaphyra, janda dari Aleksander, saudaranya satu ayah. Ia melanjutkan politik ayahnya dalam bidang pembangunan, tapi sistem penindasan yg dia terapkan dalam pemerintahannya tidak dapat ditolerir. Akhirnya utusan ningrat Yudea dan Samaria ke Roma, mengingatkan Agustus bahwa jika Arkhelaus tidak disingkirkan, akan terjadi pemberontakan masal. Sesuai tuntutan mereka, Arkhelaus dipecat dan dibuang. Yudea menjadi satu propinsi Romawi, diperintah oleh orang-orang yg ditunjuk oleh kaisar.

3. 'Raja wilayah Herodes' (Luk 3:19, dll), memakai nama Antipas untuk membedakan dia dari yg lainnya. Ia adalah anak termuda dari Herodes dan istrinya Maltake. Ia mewarisi wilayah Galilea dan Perea. Dalam Injil ia menonjol pada peristiwa Yohanes Pembaptis dipenjarakan dan dihukum mati (Mrk 6:14-28). Juga karena pertemuannya yg singkat dengan Yesus sewaktu Yesus dikirim kepadanya oleh Pilatus untuk diadili (Luk 23:7 dab). Dicatat bahwa Yesus menjuluki dia 'si serigala itu' (Luk 13:31 dab). Dari semua anak Herodes, dialah yg paling pintar, dan seperti ayahnya, dia tokoh pembangunan yg besar; kota Tiberias di Danau Galilea adalah bangunan dia (22 M) dan untuk menghormati kaisar Tiberius dinamainyalah kota itu demikian. Ia mengawini putri raja Nabatea Aretas IV, tapi menceraikannya kemudian supaya dapat mengawini Herodias, istri saudaranya dari satu ayah dua ibu, Herodes Filipus.

Menurut Injil-injil Sinoptik, Yohanes Pembaptis menimbulkan kemarahan Antipas karena menuduh perkawinannya yg kedua itu melanggar hukum; Yosefus (Ant. 18. 118) mengatakan bahwa Antipas takut kalau pengikut Yohanes yg jumlahnya besar akan memberontak. Aretas marah karena penghinaan terhadap putrinya itu. Beberapa thn kemudian -- pada suatu kesempatan -- ia mengumumkan perang terhadap Herodes Antipas (36 M). Angkatan perang Antipas menderita kekalahan hebat, dan Yosefus berkata bahwa banyak orang memandang kekalahan itu sebagai pembalasan dari Allah kepada Antipas, karena ia telah membunuh Yohanes Pembaptis. Pada thn 39 M Antipas diadukan kepada kaisar Gayus oleh kemenakannya, Agripa (lih 4), dituduh berkomplot untuk memberontak. Akibatnya ia dipecat dan terpaksa menghabiskan sisa hidupnya di pembuangan.

4. 'Raja Herodes' (Kis 12:1), dikenal sebagai Agripa. Ia adalah anak dari Aristobulus dan cucu dari Herodes Agung. Setelah ayahnya menjalani hukuman mati pada thn 7 sM, ia dibesarkan di Roma, erat berhubungan dengan keluarga kaisar. Pada thn 23 M ia mempunyai hutang, sedemikian besarnya sehingga ia harus meninggalkan Roma. Untuk suatu kurun waktu tertentu ia menerima perlindungan di Tiberias dari pamannya, Antipas, berkat bantuan kakaknya yg perempuan, Herodias, yg baru saja dinikahi Antipas. Tapi dia bertengkar dengan Antipas dan pada thn 36 M ia kembali ke Roma. Di sini ia melukai perasaan kaisar Tiberius lalu dipenjarakan. Tapi satu thn kemudian, setelah Tiberius meninggal, ia dibebaskan oleh kaisar baru, Gayus (Kaligula), dan menganugerahkan dia gelar raja dengan wilayah timur laut Palestina sebagai kerajaannya.

Karena Antipas dihukum dan dibuang pada thn 39 M, maka daerah Galilea dan Perea ditambahkan ke dalam kerajaan an Agripa. Setelah Klaudius menjadi kaisar pada thn 41 M, kaisar selanjutnya memperluas wilayah Agripa dengan memberikan kepadanya Yudea dan Samaria. Dengan demikian wilayah kerajaannya sama luasnya dengan kerajaan kakeknya. Ia membutuhkan kebaikan orang Yahudi, yg memandang dia keturunan keluarga Hasmonae (dari neneknya, Mariamne) dan ia berusaha menyatakannya. Serangannya terhadap para rasul (Kis 12:2 dab) menjadi lebih populer mungkin karena pergaulan mereka dengan orang-orang non-Yahudi (Kis 10:1-11:18). Kematiannya yg tiba-tiba pada umur 54 thn (44 M), dicatat oleh Lukas (Kis 12:20 dab) dan Yosefus (Ant. 19. 343) sedemikian rupa, sehingga kedua cerita itu saling melengkapi. Ia meninggalkan seorang anak laki-laki, Agripa, dan dua anak perempuan, Bernike (lahir thn 28 M), disebut dalam Kis 25:13 dab, dan Drusila (lahir thn 38 M) yg menjadi istri ketiga dari wali negeri Feliks (bnd Kis 24:24).

5. Agripa, anak dari Herodes Agripa (lih 4 di atas), lahir thn 27 M. Ia dinilai terlalu muda untuk menggantikan ayahnya. Tapi kemudian ia menerima gelar raja dari Klaudius, dan memerintah atas wilayah utara dan timur laut Palestina yg diperluas oleh Nero pada thn 56 M. Ia mengubah nama ibukotanya dari Kaisarea-Filipi menjadi Neronias, sebagai pujiannya terhadap kaisar Nero. Dari thn 48-66 M ia mendapat hak istimewa untuk mengangkat imam-imam besar bangsa Yahudi. Ia berusaha sekuat-kuatnya untuk mencegah pecahnya perang Yahudi melawan Roma pada thn 66 M; ketika usaha ini gagal ia tetap setia kepada Roma dan dihadiahi dengan perluasan kerajaannya. Ia meninggal tanpa keturunan pada kr thn 100 M. Ia tidak asing bagi pembaca PB karena pendekatannya kepada Paulus (Kis 25:13-26:32), yg ia tuduh dengan gurauan, bahwa Paulus berusaha untuk menjadikannya Kristen (Kis 26:28).

KEPUSTAKAAN. Yosefus, Ant. 14-20; BJ 1-2; A. H. M Jones, The Herods of Judea, 1938; S Perowne, Life and Times of Herod the Great. 1956; The Later Herods, 1958; F. O Busch, The Five Herods, 1958; H. W Hoehner, Herod Antipas,1972; A Schalit, Konig Herodes, 1968. FFB/JMP




TIP #35: Beritahu teman untuk menjadi rekan pelayanan dengan gunakan Alkitab SABDA™ di situs Anda. [SEMUA]
dibuat dalam 0.08 detik
dipersembahkan oleh YLSA