Daftar Isi
GAMBAR: Gibeon
ENSIKLOPEDIA: GIBEA GIBEON
BROWNING: GIBEON

Gibeah

Dalam versi-versi Alkitab:

Gibat: TL
Gibea: BIS FAYH TL
Gibea-: TB
Gibeat: TB
Gibeati: TL
Gibeon: TB

Gambar

Gibeon: selebihnya..
Topik: Solomon's Dream at Gibeon

GIBEA [ensiklopedia]

(Ibrani give'a, giveat). Kata benda yg berarti 'bukit', sering dalam Alkitab dipakai dengan arti demikian (mis 2 Sam 2:25 dan mungkin juga 2 Sam 6:3), tapi juga dipakai untuk nama tempat. Karena bentuknya mirip dengan nama tempat geva' (*GEBA), maka keduanya sering membingungkan (mis Hak 20:10).

1. Sebuah kota di perbukitan Yehuda (Yos 15:57), mungkin el-Jeba' modern dekat Betlehem.

2. Sebuah kota di daerah Benyamin (Yos 18:28), letaknya di utara Yerusalem (Yes 10:29). Akibat kejahatan yg dilakukan penduduknya pada zaman Hakim-hakim, kota itu dibinasakan (Hak 19-20; lih Hos 9:9; 10:9). Kota ini dikenal sebagai kota kelahiran Saul (1 Sam 10:26), give 'at sya'ul, 'Gibea-Saul' (1 Sam 11:4), dan menjadi kediamannya ketika ia menjadi raja (1 Sam 13-15), juga sesudah Daud diurapi menggantikan dia (1 Sam 22:6; 23:19; 26:1). Setelah Daud menjadi raja, ia menganggap perlu membiarkan orang Gibeon menggantung 7 keturunan Saul di tembok Gibea, sebagai tebusan dibunuhnya orang-orang mereka (2 Sam 21:6; LXX 'Gibeon').

Gibea-Saul zaman Alkitab hampir pasti adalah anak bukit Tell el-Ful, kr 5 km di utara Yerusalem. Tempat ini digali oleh W. F Albright pada thn 1922-1923, hasilnya membuktikan kesamaan itu. Penggalian baru oleh P Lapp pada thn 1964 mengubah sedikit hasil-hasil Albright. Karena letaknya jauh dari aliran air mengakibatkan daerah ini tidak dihuni terus hingga Zaman Besi, pada waktu mana cadangan air hujan mulai dimanfaatkan di daerah perbukitan.

Di tanah lapisan atas dari Tell el-Ful yg berasal pada akhir Zaman Perunggu dan awal Zaman Besi, ditemukan sebuah benteng yg dibangun pada kurun waktu itu. Benteng itu terbakar menjelang akhir abad 12. Ada alasan yg kuat untuk menghubungkan pembinasaan ini dengan kejahatan yg digambarkan dalam Hak 19-20. Hasil-hasil penggalian menunjukkan bahwa daerah itu tidak dihuni orang selama kr satu abad sesudah peristiwa itu.

Tanah lapisan kedua mengacu pada zaman Saul. Pada lapisan kedua itu ditemukan sebuah benteng yg nampaknya berlantai dua; di lantai dasar terdapat ruang penyimpanan barang-barang pecah belah, yg menurut ukuran hidup pedesaan adalah mewah. Ditemukan juga satu mata bajak besi yg berasal dari zaman ini, yg menunjukkan kemampuan menggunakan besi, yg dimonopoli orang Filistin hingga saat itu. Tanda-tanda menunjukkan benteng itu dirampok, kemudian ditinggalkan dan kosong selama beberapa thn, agaknya pada waktu kematian Saul. Tidak lama kemudian dihuni kembali dan menjadi pos depan sewaktu Daud berperang melawan Isyboset. Nampaknya benteng tsb telah kehilangan artinya waktu Daud memperoleh kemenangan atas seluruh kerajaan itu, dan hasil-hasil penggalian menunjukkan ditinggal sepi selama kr satu abad.

Benteng itu dibangun kembali (lapisan III) dengan menara jaga, mungkin oleh Hizkia, dan segera sesudah itu diruntuhkan kembali (bnd Yes 10:29); tapi pada abad 7 sM dibangun lagi dengan tembok kuat. Sesudah pembinasaan lagi yg mungkin oleh Nebukadnezar, ada suatu perkampungan yg luas di Gibea s/d lk 500 sM. Zaman berikutnya ditinggalkan lagi, sehingga pada zaman Makabe dibangun kampung baru, dihuni sekali-sekali sampai diusirnya semua orang Yahudi dari Yerusalem, termasuk Gibea sebab dekat kota besar itu.

KEPUSTAKAAN. W. F Albright, AASOR 4, 1924; L. A Sinclair, 'An Archaeological Study of Gibeah',AASOR 34, 1960; P. W Lapp, BA 28, 1965, hlm 2-10; N. W Lapp, BASOR 223, 1976, hlm 25-42; EAEHL 2, hlm 444-446. TCM/ARM/JMP

GIBEON [ensiklopedia]

Pada waktu penyerbuan Israel ke Kanaan, Gibeon merupakan kota penting, didiami oleh orang Hewi (Yos 9:17; LXX 'Hori' barangkali lebih tepat) dan rupanya diperintah oleh dewan tua-tua (Yos 9:11; bnd 10:2). Segera setelah kejatuhan Yerikho dan Ai, orang Gibeon memperdaya Yosua mengikat perjanjian dengan mereka, sebagai hamba Israel. Mereka ditugaskan membelah kayu dan menimba air dan dikutuk pada saat tipuan mereka terbongkar. Raja-raja Amori dari daerah bukit bagian selatan, menyerang Gibeon karena menaklukan diri kepada Israel, tapi pasukan Yosua mengalahkan bangsa-bangsa Amori itu dengan bantuan hujan es yg disertai angin ribut dan panjangnya waktu siang secara ajaib (Yos 9-10; 11: 19). Kota Gibeon diberikan kepada suku Benyamin dan kemudian dikhususkan bagi orang Lewi (Yos 18:25; 21:17).

Waktu terjadi perang antara Daud dengan pengikut Isyboset, kedua pihak bertemu di Gibeon. Duabelas orang prajurit dari setiap pihak dipilih untuk bertarung, tapi semua mereka mati. Akhirnya melalui pertempuran sengit anak buah Daud menang (2 Sam 2:12-17). Di 'batu besar yg di Gibeon' Yoab membunuh Amasa yg tidak waspada (2 Sam 20:8). Mungkin batu ini semata-mata adalah batu yg besar dan terkenal, atau mempunyai makna keagamaan yg dihubungkan dengan tempat yg tinggi yg dibuat tempat kemah suci dan mezbah korban bakaran, di mana Salomo beribadah setelah pengangkatannya sebagai raja (1 Taw 16:39; 21:29; 2 Taw 1:3, 13; 1 Raj 3:4, 5). 'Geba' dalam 2 Sam 5:25 mungkin harus diganti dengan 'Gibeon' mengingat kaitannya dengan 1 Taw 14:16; Yes 28:21 dan LXX.

Orang Gibeon terus memegang teguh hak-hak ikatan perjanjian mereka dengan Yosua pada zaman Daud. Satu-satunya cara untuk membersihkan kesalahan Saul membunuh orang Gibeon, adalah menyerahkan kepada mereka 7 anak laki-laki Saul untuk dihukum gantung (2 Sam 21:1-11). Hubungan dekat antara keluarga Saul dan Gibeon (1 Taw 8:29-30; 9:35-39) mungkin mempertajam keburukan perbuatan Saul. Sisak dari Mesir menyebutkan Gibeon di antara kota yg direbutnya (ANET, hlm 242; bnd 1 Raj 14:25). Para pembunuh Gedalya, gubernur Yehuda yg diangkat oleh Nebukadnezar, disergap di telaga Gibeon dan para tawanan yg mereka angkut dibebaskan (Yer 41:11-14). Orang Gibeon membantu Nehemia membangun kembali tembok-tembok Yerusalem (Neh 3:7).

Penggalian-penggalian di el-Jib, sekitar 9 km di utara Yerusalem, pada thn 1956 dan 1962, mengungkap peninggalan-peninggalan pada kota-kota dari awal dan pertengahan II Zaman Perunggu, dan dari Zaman Besi awal hingga masa Persia. Juga terdapat satu kota besar dari zaman Romawi. Tidak ada peninggalan dari Zaman Perunggu Tua maupun zaman Yosua. Tapi ditemukan beberapa kuburan yg menandakan daerah itu pernah menjadi tempat permukiman. Suatu waktu pada awal Zaman Besi, di lahan berbatu karang, dibentuk satu lubang besar dengan kedalaman 11 m. Sekeliling dinding lubang itu terdapat tangga menurun hingga ke dasarnya. Dari situ ada lagi tangga sepanjang 12 m menuju terowongan ke suatu telaga air. Mungkin itulah yg disebut dalam 2 Sam 2:13 dan Yer 41:12. Rupanya tempat itu sering penuh dengan air. Pada suatu waktu yg lebih dini, suatu terowongan lain digali mulai dari kota ke sebuah mata air di luar tembok-tembok tersebut. Dalam lubang besar itu terdapat banyak pegangan guci yg dicap dengan segel kerajaan, atau berukir nama pemilik dan nama Gibeon. Penyelidikan di daerah sekitar terowongan itu menunjukkan, bahwa itulah tempat terbesar pembuatan anggur pada abad 7 sM. Guci-guci anggur yg disegel disimpan di gudang-gudang bawah tanah yg sejuk, yg temboknya batu karang. Fakta itu menyatakan bahwa inskripsi-inskripsi tadi berasal dari tempat ini, justru kota tersebut diketahui sebagai Gibeon.

KEPUSTAKAAN. J. B Pritchard, 'Industry and Trade at Biblical Gibeon', BA 23, 1960, hlm 23-29; 'Gibeon's History in the Light of Excavation', VT, Supplement, 7, 1959, hlm 1-12; Hebrew Inscriptions and Stamps from Gibeon, University Museum, Philadelphia, 1959; The Water System of Gibeon, 1961; Gibeon where the Sun stood still, 1962; The Bronze Age Cemetery at Gibeon, 1964; Winery, Defences and Soundings at Gibeon, 1964. ARM/JMP

GIBEON [browning]

Sebuah kota di timur laut Yerusalem, yang penduduknya memperdayakan Israel yang sedang menyerbu ke dalam suatu persepakatan (Yos. 9:4), meskipun kemudian hari *Saul menyerang mereka dengan kejam (2Sam. 21:2). Kolam Gibeon (2Sam. 2:13) ditemukan pada penggalian 1956-1962. Kolam ini menyediakan air apabila terjadi pengepungan.



TIP #22: Untuk membuka tautan pada Boks Temuan di jendela baru, gunakan klik kanan. [SEMUA]
dibuat dalam 0.09 detik
dipersembahkan oleh YLSA