: A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z
Gempa Bumi | Genat | Genesis | Genisa | Gennesaret | Gentile | Genubat | Genubath | Gera | Gerar | Gerasa
Daftar Isi
BROWNING: BUKAN YAHUDI
ENSIKLOPEDIA: KAFIR

Gentile

Dalam versi-versi Alkitab:

bangsa asing: BABA SBDR
bangsa yang tidak mengenal Allah: BIS
bangsa-asing: BABA
bangsa-bangsa bukan Yahudi: WBTCDR
bangsa-bangsa kafir: ENDE
bukan orang Yahudi: BIS
bukan Yahudi: BIS
CHalajikh: LDKDR
CHalikhij: LDKDR
kafir: ENDE
kaum kafir: ENDE
kufur: ENDE
orang bukan Yahudi: BIS
orang kafir: ENDE FAYH KL1863 TL
orang kapir: KL1863 KL1870
orang lain negari: KL1863
orang yang bukan Yahudi: WBTCDR
orang yang tidak mengenal Allah: WBTCDR
orang-bangsa-asing: BABA
orang-orang bukan Yahudi: BIS
orang-orang kafir: ENDE TL
orang-orang yang bukan Yahudi: BIS WBTCDR
orang-orang yang tak mengenal Tuhan: BIS
orang-orang yang tidak beragama Yahudi: BIS
orang-orang yang tidak mengenal Allah: BIS
orang-orang yang tidak mengenal Tuhan: BIS
penjembah dewa-dewa: ENDE
seorang kafir: ENDE
seorang yang tidak mengenal Allah: BIS
sgala bangsa: BABA
tanah orang kafir: TL
wilayah bangsa-bangsa lain: TB

BUKAN YAHUDI [browning]

Kata ini hanya bermakna dalam hubungan Israel dan orang Yahudi dengan sisa umat manusia yang lain. Meskipun di Palestina selalu terdapat hubungan baik antara Israel dengan bangsa-bangsa tetangganya, sikap terhadap mereka mendua. Pada satu pihak, panggilan untuk membawa orang-orang bukan Yahudi beribadah kepada Allah yang esa begitu kuat (Mi. 4:2; Za. 8:22-23); Israel adalah 'terang bagi bangsa-bangsa' (Yes. 42:6), dan ada Kitab Rut dan Yunus. Namun pada lain pihak, ada pula apartheid nasionalistik Ezra dan Nehemia, yang menyerukan agar istri-istri bukan Yahudi harus diceraikan. Batasan-batasan tersebut menjadi lebih ketat dalam dua abad terakhir sM, dan ada peringatan keras untuk melawan penyembahan *berhala orang-orang bukan Yahudi (iMak. 3: 48), yang pada umumnya dianggap memiliki perilaku longgar. Ada ketakutan besar yang menggerakkan beberapa orang Yahudi Kristen untuk menentang misi Paulus kepada orang-orang bukan Yahudi: jika orang-orang yang bertobat ini tidak memelihara *Taurat, apakah Gereja dapat mempertahankan standar-standar moral? Pasti pengenduran terhadap tuntutan *sunat akan menyebabkan arus 'orang-orang yang takut akan Tuhan' (Kis. 13:26,48), yang memiliki keterikatan longgar dengan *sinagoga, masuk ke dalam Gereja. Orang-orang bukan Yahudi yang telah memeluk sepenuhnya kekakuan Yudaisme (yang disebut kaum *proselit), yang tertarik pada etika dan kehidupan komunitas Yahudi yang kuat, juga bergabung dengan gerakan baru ini (Kis. 6:5). Mungkin mereka berharap mendapatkan dukungan yang sama dalam jemaat (Kis. 2:10; 13:43), namun mereka benci terhadap setiap kelemahan sikap hidup yang tampak. Bnd. Gal. 4:21. Yesus sendiri membatasi misi-Nya hanya untuk bangsa-Nya sendiri (Mat. 10:5), namun ada isyarat bahwa dalam pandangan *penginjil Ia tidak akan mencela prakarsa Paulus. Ia menyembuhkan anak perempuan seorang bukan Yahudi (Mrk. 7:26) -- sesungguhnya tidak akan mungkin bagi Yesus untuk sama sekali menghindari kontak dengan orang-orang bukan Yahudi -- malah, mungkin Ia berbicara sedikit bahasa Yunani. Penyucian Bait Allah yang dilakukan-Nya (Mrk. 11:15-17) terjadi di halaman yang disediakan untuk orang-orang bukan Yahudi, yang secara cermat dipisahkan dari bagian bangunan yang lebih kudus dengan tangga dan tembok, tempat ditempelkannya papan larangan dalam bahasa Latin dan Yunani, yang berisi peringatan bagi orang-orang bukan Yahudi agar tidak masuk lebih lanjut. Tampaknya Yesus prihatin, seharusnya tidak ada rintangan bagi orang-orang bukan Yahudi untuk ikut ambil bagian dalam *doa di bagian Bait Allah yang terbatas, yang diizinkan bagi mereka untuk memasukinya. Tujuan Bait Allah sebagai tempat kudus bagi 'semua bangsa' pada zaman mesianis telah dinubuatkan oleh Yes. 56:7. Para pemegang kuasa menafsirkan tindakan Yesus sebagai ramalan ancaman mengenai penghancuran yang akan terjadi (Mrk. 14:58).

KAFIR [ensiklopedia]

Kafir (Mat 5:22) menerjemahkan kata Aram reqa, atau reqa, yg berarti 'bajingan' atau 'orang goblok'. Sejak penemuan di dalam suatu papirus kata Yunani rhakhas (dari kata ini mungkin rhakha merupakan bentuk vokatif) dipakai dalam arti jelek (Antiokhon ton rhakhan), beberapa ahli menyarankan bahwa kata itu adalah kata Yunani. Tapi rhakhas berasal dari kata Aram dan Ibrani. Kata Ibrani regim dipakai dalam PL dengan arti 'tidak punya guna apa pun'. Dalam Hak 11:3, mereka yg menggabungkan diri dengan Yefta disebut regim; dalam 2 Sam 6:20 Mikhal menganggap Daud hina karena menelanjangi diri seperti regim. Kata itu juga digunakan dalam Dokumen-dokumen Zadokit (10:18), dimana kata itu digabungkan dengan kata naval (bnd Mat 5:22, Yunani more terjemahan untuk Ibrani naval) sebagai kata sifat yg menerangkan 'perkataan'. Rhakha sangat sering dipakai dalam kepustakaan para rabi (bnd Strack Billerbeck, 1, 278, 279) dalam arti 'goblok'.

Rhakha terdapat dalam Mat 5:22 pada Khotbah di Bukit. Yesus memberi jiwa baru kepada hukum tentang pembunuhan yg terkenal itu. Masalahnya bukan sekedar soal membunuh, tapi juga soal kecenderungan hati. Orang tidak dibenarkan menyebut saudaranya dengan sebutan-sebutan kemarahan. Dalam jiwanya, ini merupakan pelanggaran yg sama besarnya dengan pembunuhan yg sebenarnya. FCF/BS




TIP #29: Klik ikon untuk merubah popup menjadi mode sticky, untuk merubah mode sticky menjadi mode popup kembali. [SEMUA]
dibuat dalam 0.16 detik
dipersembahkan oleh YLSA