kecilkan semua  

Teks -- 1 Yohanes 3:16 (TB)

Tampilkan Strong
Konteks
3:16 Demikianlah kita ketahui kasih Kristus, yaitu bahwa Ia telah menyerahkan nyawa-Nya untuk kita; jadi kitapun wajib menyerahkan nyawa kita untuk saudara-saudara kita.
Paralel   Ref. Silang (TSK)   Ref. Silang (FULL)   ITL  

Nama Orang, Nama Tempat, Topik/Tema Kamus

Topik/Tema Kamus: Teladan Kristus | Kasih Kristus | Hidup | selebihnya
Daftar Isi

Catatan Kata/Frasa
Jerusalem , Ref. Silang FULL

Catatan Kata/Frasa
Wycliffe

Catatan Rentang Ayat
SH , Topik Teologia

kecilkan semua
Tafsiran/Catatan -- Catatan Kata/Frasa (per frasa)

Jerusalem: 1Yoh 3:12--4:6 - -- Dalam bagian ini anak-anak Allah yang hidup dalam kebenaran dan kasih, diperlawankan dengan dunia tempat dosa dan kebencian berkuasa.

Dalam bagian ini anak-anak Allah yang hidup dalam kebenaran dan kasih, diperlawankan dengan dunia tempat dosa dan kebencian berkuasa.

Ref. Silang FULL: 1Yoh 3:16 - untuk kita // saudara-saudara kita · untuk kita: Yoh 10:11 · saudara-saudara kita: Yoh 15:13; Fili 2:17; 1Tes 2:8

· untuk kita: Yoh 10:11

· saudara-saudara kita: Yoh 15:13; Fili 2:17; 1Tes 2:8

kecilkan semua
Tafsiran/Catatan -- Catatan Kata/Frasa (per Ayat)

Wycliffe: 1Yoh 3:4-18 - -- B. Dalam Kaitan dengan Kedudukan Kita - Kebenaran dan Kasih (3:4-18). Kedudukan kita menuntut perilaku tertentu, dan Yohanes menekankan ciri-ciri kha...

B. Dalam Kaitan dengan Kedudukan Kita - Kebenaran dan Kasih (3:4-18).

Kedudukan kita menuntut perilaku tertentu, dan Yohanes menekankan ciri-ciri khas dari perilaku tersebut dalam dua pengertian - kebenaran dan kasih. Ayat 3 dengan demikian dijelaskan melalui perluasan dan kontras dalam 3:4-18, dan mungkin cara terbaik untuk mengikuti alur berpikir penulis ialah dengan memperhatikan skema dari ayat-ayat ini.

1. Kebenaran (3:4-9)
Ciri-ciri KhasKonsekuensinya
a. Tidak berbuat dosa (ay. 4)
b. Tidak tetap berbuat dosa (ay. 6)
c. Melakukan kebenaran (ay. 7)
d. Tidak berbuat dosa (ay. 8)
e. Tidak lagi berbuat dosa (ay. 9)
f. Tidak dapat berdosa (ay. 9)
a. Tidak tanpa dihukum (ay. 4) Tidak menyia-nyiakan missi Kristus (ay. 5).
b. Membuktikan tetap berada di dalam Dia dan mengenal Dia (ay. 6)
c. Bertindak benar dan meniru Kristus (ay. 7)
d. Tidak berasal dari Iblis, dan sudah ikut mengalami kemenangan yang diberi oleh Kristus (ay. 8)
e. Dilahirkan dari Allah (ay. 9)
f. Membuktikan lahir dari Allah (ay. 9)
2. Kasih (3:10-18)
Ciri-ciri KhasKonsekuensinya
a. Kasih persaudaraan (ay. 10)
b. Berbeda dengan Kain (ay. 11, 12)
c. Dibenci dunia (ay. 13)
d. Kasih persaudaraan (ay. 14)
e. Tidak membenci (ay. 15).
f. Siap mengorbankan diri bagi saudara seiman (ay. 16)
g. Berbagi harta (ay. 17, 18)
a. Berasal dari Allah (ay. 10).
b. Tidak akan terbawa untuk membunuh (ay. 11. 12).
c. Tidak heran (ay. 13).
d. Bukti perpindahan dari dalam maut ke dalam hidup (ay. 14).
e. Bukan pembunuh dam memiliki hidup (ay. 15).
f. Mengenal hakikat kasih (ay. 16).
g. Kasih Allah ada di dalam dirinya (ay. 17, 18).

Wycliffe: 1Yoh 3:16 - -- 16. Bandingkan 2:6. Orang percaya harus memiliki kasih yang rela mengorbankan diri.

16. Bandingkan 2:6. Orang percaya harus memiliki kasih yang rela mengorbankan diri.

buka semua
Tafsiran/Catatan -- Catatan Rentang Ayat

SH: 1Yoh 3:11-24 - Tanda orang percaya (Sabtu, 1 Desember 2007) Tanda orang percaya Kekristenan bermakna "hubungan pribadi dengan Kristus". Tampaknya hanya ada dua pribadi yang terlibat di dalamnya, yaitu oran...

SH: 1Yoh 3:11-18 - Mengasihi adalah tanda anak-anak Allah. (Jumat, 5 Desember 2003) Mengasihi adalah tanda anak-anak Allah. Hari ini kita belajar tentang suatu kenyataan yaitu tanda yang memperlihatkan bahwa seseorang hidup d...

SH: 1Yoh 3:11-24 - Dibenci namun mengasihi. (Jumat, 8 Desember 2000) Dibenci namun mengasihi. Seorang kakak yang menyayangi adiknya akan berusaha semaksimal mungkin menyelamatkan jiwa adiknya yang juga menyaya...

Topik Teologia: 1Yoh 3:16 - -- Yesus Kristus Keilahian Kristus Klaim Perjanjian Baru atas Keilahian Yesus Yesus Memiliki Sifat-sifat Allah Kasih ...

buka semua
Pendahuluan / Garis Besar

Full Life: 1 Yohanes (Pendahuluan Kitab) Penulis : Yohanes Tema : Kebenaran Tanggal Penulisan: 85-95 M Latar Belakang Lima kitab dalam PB ditulis oleh Yohanes: sebuah ...

Full Life: 1 Yohanes (Garis Besar) Garis Besar Pendahuluan (1Yoh 1:1-4) I. Persekutuan dengan Allah (1Yoh 1:5-2:28) A. Prinsip-Prinsip Persekutuan d...

Jerusalem: 1 Yohanes (Pendahuluan Kitab) SURAT-SURAT KATOLIK PENGANTAR Di dalam Perjanjian Baru tercantum tujuh surat yang bukan karangan Rasul Paulus. Agak segera ketujuh surat ini dijadikan...

Ende: 1 Yohanes (Pendahuluan Kitab) SURAT-SURAT SANTU JOANES (I,II,III JO.) KATA PENGANTAR SURAT PERTAMA Bentuk surat Ada orang berpendapat bahwa surat ini kurang berbentuk surat dalam a...

Wycliffe: 1 Yohanes (Pendahuluan Kitab) PENDAHULUAN 1 YOHANES (1, 2, 3 Yohanes) Kehidupan Yohanes. Kehidupan rasul ini terbagi dalam dua periode. Periode pertama berakhir ketika dia pergi m...

Wycliffe: 1 Yohanes (Garis Besar) GARIS BESAR 1 YOHANES Pendahuluan (1:1-4) A. Oknumnya (1:1, 2) B. Tujuan Penulisan (1:3, 4) I. Syarat-syarat Perse...

BIS: 1 Yohanes (Pendahuluan Kitab) SURAT YOHANES YANG PERTAMA PENGANTAR Surat Yohanes Yang Pertama ditulis dengan dua maksud. Pertama, untuk memberi dorongan kepada para pembacanya su

SURAT YOHANES YANG PERTAMA

PENGANTAR

Surat Yohanes Yang Pertama ditulis dengan dua maksud. Pertama, untuk memberi dorongan kepada para pembacanya supaya mereka hidup bersatu dengan Allah dan Anak-Nya Yesus Kristus. Kedua, untuk mengingatkan mereka supaya tidak mengikuti ajaran-ajaran salah yang dapat merusak kesatuan mereka dengan Allah dan Yesus Kristus. Ajaran-ajaran yang salah itu didasarkan atas kepercayaan bahwa apa saja yang bersentuhan dengan dunia, menghasilkan yang jahat; jadi, Yesus Anak Allah, tidak mungkin telah menjadi manusia. Guru-guru yang mengajarkan ajaran-ajaran yang salah itu berkata bahwa diselamatkan berarti dilepaskan dari urusan-urusan kehidupan di dunia ini; mereka mengajar juga bahwa keselamatan tidak ada hubungannya dengan hal-hal mengenai kesusilaan atau kasih terhadap sesama manusia.

Bertentangan dengan ajaran-ajaran itu, penulis surat ini mengemukakan dengan jelas bahwa Yesus Kristus sungguh-sungguh sudah menjadi manusia sejati. Ia menekankan juga bahwa semua orang yang percaya kepada Yesus serta mengasihi Allah harus pula mengasihi satu sama lain.

Isi

  1.  Pendahuluan
    1Yoh 1:1-4
  2.  Terang dan gelap
    1Yoh 1:5-2:29
  3.  Anak-anak Allah dan anak-anak Iblis
    1Yoh 3:1-24
  4.  Yang benar dan yang salah
    1Yoh 4:1-6
  5.  Kewajiban untuk mengasihi
    1Yoh 4:7-21
  6.  Kepercayaan yang membawa kemenangan
    1Yoh 5:1-21

Ajaran: 1 Yohanes (Pendahuluan Kitab) Tujuan Supaya dengan mengetahui isi Kitab I Yohanes, orang-orang Kristen mengerti ajaran-ajaran utama yang ada di dalam Kitab I Yohanes, dan melakuk

Tujuan

Supaya dengan mengetahui isi Kitab I Yohanes, orang-orang Kristen mengerti ajaran-ajaran utama yang ada di dalam Kitab I Yohanes, dan melakukannya dalam kehidupan sehari-hari.

Pendahuluan

Penulis : Rasul Yohanes.

Tahun : Sekitar tahun 90, dari kota Efesus.

Penerima : Orang-orang Kristen yang sedang berhadapan dengan ajaran-ajaran sesat. Ajaran sesat ini mengajarkan bahwa tidak mungkin Allah menjadi manusia. Selanjutnya ajaran sesat ini juga mengajarkan bahwa tingkah laku yang baik itu tidak perlu. Kitab ini ditujukan juga kepada semua orang percaya di seluruh dunia).

Isi Kitab: Kitab I Yohanes terbagi atas 5 pasal. Di dalam Kitab ini diuraikan dengan jelas bagaimana seorang Kristen mengetahui ajaran sesat agar tidak termakan oleh ajaran sesat tersebut. Dan juga diuraikan tanda- tanda bahwa seseorang memiliki hidup kekal.

I. Ajaran-ajaran utama dalam Kitab I Yohanes

  1. Pasal 1 (1Yoh 1:1-4).

    Pendahuluan

    Pada pendahuluan dari surat Rasul Yohanes yang pertama kali, ia menjelaskan apa yang dimaksudkan dengan persekutuan. Persekutuan terjadi, menurut Rasul Yohanes, kalau tujuan hidup kita sesuai dengan rencana Allah bagi hidup orang Kristen.

  2. Pasal 1-2 (1Yoh 1:5-2:28).

    Pengajaran tentang bersekutu dengan Allah yang terang

    Bagian ini menjelaskan dasar dari persekutuan dengan Allah ialah Yesus Kristus. Karena itu kalau kita berbuat dosa, maka kita harus mengakuinya di hadapan Allah. Kita juga harus hidup dalam terang Firman Allah, yaitu dengan melakukan perintah-Nya, dan patuh kepada kehendak-Nya. Buah dari hidup dalam terang adalah mengasihi saudara-saudara kita.

    Pendalaman

    1. Apakah dasar dari persekutuan saudara dengan Allah? (perbuatan baik?).
    2. Apakah kita perlu mengakui dosa secara khusus? (baca 1Yoh 1:8-10).
    3. Apakah bukti bahwa seseorang bersekutu dengan Allah yang terang?
  3. Pasal 2-4 (1Yoh 2:29-4:6).

    Pengajaran tentang bersekutu dengan Allah yang benar

    Bagian ini menjelaskan bahwa karena Allah adalah benar, maka kita adalah anak-anak kebenaran. Karena itu kita akan mendapat perlawanan dari ketidakbenaran. Dan berarti bahwa anak-anak Allah tidak boleh terus menerus berada dalam perbuatan dosa, karena jika demikian menunjukkan bahwa kita bukan anak-anak kebenaran.

    Pendalaman

    1. Apakah bukti bahwa orang Kristen memiliki hidup yang kekal?
    2. Apakah kita boleh hidup terus menerus dalam dosa?
  4. Pasal 4-5 (1Yoh 4:7-5:5).

    Pengajaran tentang bersekutu dengan Allah yang kasih

    Bagian ini menjelaskan bahwa setiap orang Kristen yang mengasihi berarti mengenal dan berasal dari Allah, karena Allah telah lebih dahulu mengasihi kita melalui Tuhan Yesus. Dan jika kita tetap mengasihi, maka Allah tetap berada di dalam kita. Tetapi jika kita mengatakan kita memiliki hidup kekal dan membenci saudara-saudara kita, maka kita adalah pembohong, karena kasih Allah itu dilihat dalam kehidupan anak-anak-Nya.

    Pendalaman

    1. Siapakah yang lebih dahulu mengasihi kita?
    2. Apakah tanda bahwa seseorang memiliki hidup kekal?
    3. Melalui perbuatan siapakah kasih Allah dapat dilihat?
  5. Pasal 5 (1Yoh 5:6-5:20).

    Pengajaran tentang kepastian-kepastian

    Bagian ini menjelaskan bahwa kalau seseorang memiliki Anak Allah, ia memiliki hidup kekal. Dan Allah akan menjawab doa-doanya. Tetapi harus diketahui bahwa setiap orang yang mengaku bahwa ia adalah anak-anak Allah dan tetap berbuat kejahatan maka ia bukanlah anak-anak Allah.

    Pendalaman

    1. Apakah hidup kekal yang diterima orang Kristen itu pasti?
    2. Apakah yang membedakan anak-anak Allah dari anak-anak kejahatan?
  6. Pasal 5 (1Yoh 5:21).

    Penutup

    Dalam bagian akhir surat (Kitab) ini, Rasul Yohanes memperingatkan agar anak-anak Allah berhati-hati terhadap segala berhala. Atau dengan kata lain, seorang yang memiliki persekutuan dengan Allah tidak boleh menyembah berhala. Jika ia tetap menyembah berhala, maka sebenarnya ia tidak memiliki persekutuan dengan Allah, dan ia seorang pembohong.

    Pendalaman

    1. Apakah yang dipertimbangkan oleh Rasul Yohanes mengenai setiap oran percaya?
    2. Apakah berhala itu hanya terbatas pada patung-patung saja?

II. Kesimpulan

Kitab I Yohanes mengajarkan agar sukacita orang Kristen menjadi sempurna (1Yoh 1:4), orang Kristen tidak hidup dalam dosa (1Yoh 2:1), dapat menolak ajaran sesat (1Yoh 2:26), dan mengetahui bahwa mereka memiliki hidup yang kekal (1Yoh 5:13).

Pertanyaan-pertanyaan yang Dapat Digunakan untuk Tanya Jawab

  1. Siapakah yang menulis Kitab I Yohanes?
  2. Apakah pusat pengajaran I Yohanes?
  3. Mengapakah orang-orang Kristen harus hidup saling mengasihi?
  4. Apakah yang dimiliki oleh orang Kristen?

Intisari: 1 Yohanes (Pendahuluan Kitab) Bagaimana dapat menjadi yakin SIAPA YANG MENULIS SURAT-SURAT INI?Ketiga surat pendek ini sedikit sekali menginformasikan kepada kita mengenai penulis

Bagaimana dapat menjadi yakin

SIAPA YANG MENULIS SURAT-SURAT INI?
Ketiga surat pendek ini sedikit sekali menginformasikan kepada kita mengenai penulisnya. Yang paling mendekati hanyalah sebutan 'penatua' (2 Yoh. 1; 3 Yoh. 1). Namun demikian, ada hal-hal tertentu yang memberikan beberapa bukti seperti yang pernah terjadi beberapa tahun silam ketika orang-orang Kristen mula-mula menyatakan bahwa ketiga surat itu telah ditulis oleh Rasul Yohanes.

1. Gaya dan buah pikiran dalam ketiga surat itu sama. Siapa pun yang telah menulis surat pertama rupa-rupanya menulis pula kedua surat lainnya. Lebih dari pada itu, kita menemukan kata-kata dan pikiran yang sama seperti dalam Injil Yohanes. Seperti kita lihat, walaupun nama Yohanes tidak disebut, banyak pendapat mengatakan mungkin ia ada di belakang surat-surat tersebut. Dalam I Yohanes penulis menegaskan bahwa ia telah menjadi saksi mata kehidupan Yesus (1 Yoh. 1:1-3).
2. Pula, terdapat juga otoritas yang kuat dan jelas dalam surat-surat itu yang menjadi ciri-ciri para wakil khusus Yesus, yaitu para rasul. Ada cerita dari tradisi lama yang mengatakan bahwa Yohanes menghabiskan hari- hari tuanya di Efesus. Jika hal ini benar, maka surat-surat ini ditulis pada masa itu. Bahkan pada saat itu, ia lebih dikenal sebagai seorang 'penatua' dalam arti 'seorang tua yang dihormati'.

UNTUK SIAPA SURAT-SURAT INI?
Surat pertama tidak tertera alamat yang dituju sama sekali dan tidak ditujukan kepada pihak tertentu. Tampaknya surat ini merupakan surat edaran yang ditulis untuk sejumlah gereja yang sedang menghadapi masalah yang sama. Surat yang kedua ditujukan kepada 'seorang ibu yang terpilih' (2 Yoh. 1), dan pendapat yang paling lazim adalah surat ini diberikan kepada seorang ibu Kristen yang anak-anaknya juga hidup dalam kebenaran (2 Yoh. 4). Namun demikian, beberapa orang berpendapat bahwa ini merupakan cara Yohanes berbicara tentang suatu gereja. Surat ketiga ditujukan kepada seorang teman yang bernama Gayus, seseorang yang sedang melakukan suatu pekerjaan istimewa mengatur dan memelihara para pekerja Kristen (3 Yoh. 5-8).

APA MASALAH YANG DIHADAPI?
Terdapat dua masalah sekaligus. Seperti jemaat Kristen lainnya, mereka diwabahi oleh guru-guru palsu yang menggiring banyak orang ke jalan sesat. Akibatnya, iman Kristen sejati diguncangkan. Bagaimana mereka dapat memastikan bahwa mereka benar-benar Kristen? Bagaimana mereka dapat memberitakan kebenaran dari kesalahan? Rupanya para guru palsu, dan juga seperti yang dilakukan banyak guru lainnya, menolak ajaran para rasul yang menandaskan bahwa Yesus adalah benar-benar Allah dan benar-benar manusia. Masa kini kita terbiasa dengan orang-orang yang mengatakan bahwa Yesus hanyalah manusia biasa. Anehnya, pada masa itu mereka mempertanyakan apakah Ia sungguh-sungguh manusia. Banyak orang sulit untuk mempercayai bahwa Anak Allah dapat benar-benar hidup di antara kita dalam tubuh manusia. Yohanes mengatakan bahwa pada saat Anda mulai merendahkan Yesus dengan cara apa pun juga, Anda akan kehilangan kabar gembira itu sama sekali.

Pesan

Kepastian - dan ujian terhadap ajaran palsu

Kita mempunyai:

1. Injil yang benar dan asli.
o Anak Allah benar-benar telah datang. 1Yo 4:2, 15; 5:1, 6-10
o Mereka yang telah melihat dan mendengar. 1Yo 1:1-4; 4:6
o Menolak Dia, menolak Allah. 1Yo 2:22-24;5:10-12; 2Yoh 9

2. Janji pengampunan Allah.
o Janji ini sangat jelas. 1Yo 1:9; 2:12
o Sebab Yesus telah mati. 1Yo 2:1, 2; 4:10
o Bagaimanapun perasaan kita. 1Yo 3:19-22

3. Cara hidup baru.
o Kuasa untuk memutuskan dosa. 1Yo 3:4-10;5:4
o Dan mengalahkan Setan. 1Yo 2:13, 14; 3:8,9; 4:4
o Melakukan apa yang Allah kehendaki. 1Yo 2:17, 29; 3:3
o Engkau tidak dapat melakukan kedua-duanya. 1Yo 1:6,7; 2:3-6

4. Roh Kudus mendiami kita.
o Pengertian dari Allah sendiri. 1Yo 2:20, 27
o Keyakinan yang sungguh. 1Yo 3:24; 4:13 5:7-10

5. Kasih baru, satu terhadap yang lain.
o Kristen sejati mengasihi sesamanya. 1Yo 3:14, 23, 24; 4:7, 12, 16, 21; 5:1-3
o Mengasihi berarti menyerahkan diri. 1Yo 3:16; 4:9-11
o Jika kita tidak mengasihi. 1Yo 2:9-11; 3:14, 15, 17; 4:8, 20
o Lakukan terus.1Yo 3:11, 18, lihat 2Yohanes 1:5,6

Penerapan

1.Anda dapat memastikan bahwa Anda adalah anak Allah.
Anda dapat mengalami
- persekutuan dengan Dia dan sesama
- sukacita penuh
- doa yang dijawab
- perasaan memiliki yang mendalam

2. Iman yang sejati akan membawa kita kepada suatu kehidupan yang lain.
Ini berarti
- berhenti dari kebiasaan berbuat dosa
- memiliki kasih yang baru untuk orang lain
- siap untuk melakukan kehendak Allah
Jika kita belum memiliki semua itu, apakah kita sudah benar-benar menjadi Kristen?

3.Anda akan menonjol dibandingkan yang lain.
Dunia berada dibawah kuasa Setan
o Anda harus menghindari jalan jalannya
o Setan akan membenci Anda

4.Guru-guru palsu banyak berkeliaran.
o Anda dapat mengenali mereka dari
- apa yang mereka ajarkan
- cara hidup mereka
o Anda mempunyai penangkalnya sebab Anda
- memiliki kebenaran
- dapat menguji kesalahan dengan kebenaran

Tema-tema Kunci

1. Hidup.
Sebagaimana dengan Injil, karunia Allah bagi orang percaya adalah hidup. Lihat 1Yo 1:1, 2; 2:25; 3:14; 4:9; 5:11, 12

2. Terang dan kebenaran.
Kristus datang untuk menunjukkan kepada kita siapa Allah dan jalan jalan-Nya, untuk memberi kita terang (1Yo 1:5-7; 2:8-11). Ini berarti kita mengetahui kebenaran atas banyak haI (1Yo 1:8; 2:21, 27; 5:20 lihat 2Yoh 1, 2, 4; 3 Yoh. 1, 3, 4, 12). Perhatikanlah, kita tidak cukup hanya mengetahui kebenaran, tetapi kita harus melakukannya.

3. Dosa.

Perhatikan bagaimana Yohanes menggambarkan dosa. Dalam pikirannya masalah ini sangatjelas. Lihat 1Yo 1:6, 8-10; 2:1; 3:4-6, 8; 5:16-18

4. Dunia.

Yohanes memakai kata ini lebih dari satu arti. Lihatlah ayat-ayat acuannya (1Yo 2:2, 15-17; 3:13; 4:1, 3-5, 17; 5:4, 5, 19) dan perhatikan terutama hal-hal yang berhubungan dengan dunia yang jahat dan tidak bertuhan, tempat orang Kristen harus hidup.

5. Menetap.

Kata ini yang berarti 'tetap' atau 'tidak kunjung habis', menyatakan hubungan dengan Kristus yang tetap dan terus menerus tidak akan berhenti yang kita miliki sekarang ini dengan Kristus. Lihat 1Yo 2:6, 10, 24, 28; 3:6, 9, 15, 17, 24; 4:12, 13, 15, 16 (lihat 2Yoh 1:2; Yoh 15:1-11).

6. Lahir dari Allah.
Seperti Yesus, Yohanes berbicara tentang 'lahir dari Allah' sebagai awal dari kehidupan Kristen kita. Lihat bagaimana ia menggambarkan hal ini 2:29; ~:1, 2, 9, 10; 4:7; 5:1, 2, 18.

7. Yesus Kristus.

Oleh karena Yesus diserang, Yohanes mengatakan hal-hal yang positif tentang Dia. Pelajari ayat-ayat acuan yang menjelaskan tentang siapa Dia (1Yo 1:1-3; 2:1, 22-24; 1Yo 3:5, 7; 4:2, 3, 9, 14; 5:5, 6, 8) dan apa yang telah dilakukan-Nya untuk kita (1Yo 1:7; 2:2; 3:5, 8; 4:10).

Garis Besar Intisari: 1 Yohanes (Pendahuluan Kitab) I YOHANES [1] 'KAMI MELIHAT YESUS' 1Yo 1:1-4 1Yo 1:1Para saksi mata 1Yo 1:2-4Para pengkhotbah [2] 'APA SEBENARNYA PERSEKUTUAN' 1Yo 1:5-2:2

I YOHANES

[1] 'KAMI MELIHAT YESUS' 1Yo 1:1-4

1Yo 1:1Para saksi mata
1Yo 1:2-4Para pengkhotbah

[2] 'APA SEBENARNYA PERSEKUTUAN' 1Yo 1:5-2:2

1Yo 1:5Allah adalah terang
1Yo 1:6-10Tiga kemustahilan
1Yo 2:1-2Tersedia pengampunan

[3] 'MENAATI DAN MENGASIHI' 1Yo 2:3-17

1Yo 2:3-6Mengetahui berarti menaati
1Yo 2:7-11Menaati berarti mengasihi
1Yo 2:12-14Kamu adalah milik-Nya
1Yo 2:15-17Jangan mengasihi dunia

[4] 'BAGAIMANA MENGHADAPI PARA PENYESAT' 1Yo 2:18-29

1Yo 2:18-20Belajar membedakan
1Yo 2:21-25Lakukan pengujian
1Yo 2:26-27Bersandar pada Roh Kudus
1Yo 2:28-29Perhatikan tingkah-laku mereka

[5] 'KITA ADALAH ANAK-ANAK ALLAH' 1Yo 3:1-10

1Yo 3:1Hak istimewa
1Yo 3:2-3Kemampuan
1Yo 3:4-10Ke mungkinan-ke mu ngkinan

[6] 'TUNJUKAN KASIH KEKELUARGAAN' 1Yo 3:11-24

1Yo 3:11-18Kasih dan kebencian
1Yo 3:19-24Kasih dan keyakinan

[7] 'UJI AJARAN MEREKA' 1Yo 4:1-6

1Yo 4:1-3Sesuaikah dengan fakta?
1Yo 4:4-6Atau diterimakah oleh dunia?

[8] 'BUKTI KASIH' 1Yo 4:7-21

1Yo 4:7-12Kasih Kristen sejati
1Yo 4:13-21Kita boleh yakin

[9] 'YAKINLAH...' 1Yo 5:1-12

1Yo 5:1-5Perubahan dalam hidup kita
1Yo 5:6-12Dasar yang kuat untuk percaya

[10] 'PERCAYA KEPADA ALLAH' 1Yo 5:13-21

1Yo 5:13-15Ia mendengar
1Yo 5:16-17Ia mengampuni
1Yo 5:18-19Ia memelihara
1Yo 5:20-21Ia memuaskan
Advanced Commentary (Kamus, Lagu-Lagu Himne, Gambar, Ilustrasi Khotbah, Pertanyaan-Pertanyaan, dll)


TIP #34: Tip apa yang ingin Anda lihat di sini? Beritahu kami dengan klik "Laporan Masalah/Saran" di bagian bawah halaman. [SEMUA]
dibuat dalam 0.05 detik
dipersembahkan oleh YLSA