Apakah yang dimaksud dengan "cawan" yang ingin dilakukan dari Yesus ketika di Getsemani?

Dalam Matius 26:39, "cawan" tidak diragukan menerangkan seluruh penderitaan Kristus untuk mengadakan pendamaian atas dosa, khususnya penderitaan di kayu salib. Ada banyak penjelasan mengenai penderitaan di taman itu. Penjelasan bahwa Yesus takut akan mati di Getsemani tampaknya tidak meyakinkan. Demikian juga, penjelasan yang kadang diberikan bahwa Kristus menjauhkan diri dari penderitaan kelihatan tidak memadai, mengingat keberanian-Nya yang luar biasa dan tak kunjung padam. Ucapan-Nya ketika di atas kayu salib, "Allah-Ku, Allah-Ku, Mengapa Engkau meninggalkan Aku?" mengimplikasikan bahwa ada keterpisahan dari sang Bapa melalui pengalaman mengerikan ini. Ada rahasia yang dalam di sini, yang di depannya terjadi perhentian (hening) sejenak yaitu suasana paling dalam artinya dan paling khidmat. Walaupun, tampak masuk akal untuk menganggap jiwa Kristus mutlak tidak ternoda oleh dosa, tetapi dalam kenyataan akibat dosa terhadap Roh-Nya membuat Dia menderita. Keterpisahan dari Allah inilah yang ingin Dia hindari, sebab keadaan itu sangat mengerikan dan tak terkatakan sehingga melahirkan doa penuh kepedihan itu, sekiranya ada cara lain untuk melakukan pendamaian atas dosa.




Artikel yang terkait dengan Matius:


TIP #11: Klik ikon untuk membuka halaman ramah cetak. [SEMUA]
dibuat dalam 0.00 detik
dipersembahkan oleh YLSA