Apa artinya "Dan semua orang yang ditentukan Allah untuk hidup yang kekal, menjadi percaya"?

Ayat dalam Kisah Para Rasul 13:48 sudah sering dibahas. Orang-orang bukan Yahudi itu tidak semuanya menjadi orang percaya, tetapi hanya mereka yang diberi ajaran oleh para rasul yang terbangun imannya dan yang setelah menjadi anggota jemaat, berusaha sungguh-sungguh membuat "panggilan dan pemilihan mereka makin teguh". Hal ini secara paksa mengingatkan kita bahwa keselamatan merupakan anugerah Allah dan sama sekali bukan sesuatu yang dapat kita peroleh karena jasa atau perbuatan kita sendiri; melainkan pada waktu yang sama, untuk mencapai karunia ini (yang secara ilahi ditakdirkan bagi semua yang tunduk pada syarat-syarat tertentu), kita harus menempatkan diri dalam sikap iman dan percaya. Lagi pula, di seluruh Kitab Suci, terdapat pengertian yang melingkupi kenyataan bahwa banyak orang yang secara khusus dipanggil untuk menjadi orang-orang kudus dan untuk melaksanakan pekerjaan tertentu, yang taat pada panggilan, namun tidak pernah bersikap seperti ini sebelumnya. Kasus Paulus adalah contoh yang tepat. Dia dipanggil keluar dari tengah-tengah kehidupannya yang penuh dosa penganiayaan. Beberapa komentator berpendapat bahwa dalam kasus bangsa bukan Yahudi ini, Allah telah memilih sendiri orang-orang tertentu untuk menjadi saksi dan untuk diasingkan untuk suatu pekerjaan khusus. Penerjemah-penerjemah lainnya masih mengartikan ayat itu: "Seberapa banyaknya orang yang bersedia memberikan diri pada kehidupan kekal percaya", dengan merujuk pada I Korintus 16:15. Kita bisa menambahkan, dengan penjelasan lebih jauh, bahwa sementara panggilan keselamatan adalah bersifat universal, sedangkan panggilan untuk pelayanan khusus adalah panggilan yang hanya diberikan kepada beberapa orang.




Artikel yang terkait dengan Matius:


TIP #11: Klik ikon untuk membuka halaman ramah cetak. [SEMUA]
dibuat dalam 0.03 detik
dipersembahkan oleh YLSA