Artikel Penuntun - PERJANJIAN LAMA DAN PERJANJIAN BARU

Nas : Ibr 8:6

Ayat: "Tetapi sekarang Ia telah mendapat suatu pelayanan yang jauh lebih agung, karena Ia menjadi Pengantara dari perjanjian yang lebih mulia, yang didasarkan atas janji yang lebih tinggi."

Pasal-pasal Ibr 8-10 (Ibr 8:1-10:39) menjelaskan berbagai aspek dari perjanjian yang lama, seperti ibadahnya, peraturan-peraturannya dan upacara pengorbanan di dalam kemah suci; bagian ini membahas berbagai ruangan dan perabotan dalam pusat ibadah PL ini. Penulis mempunyai dua maksud ketika menulis, yaitu
  1. (1) membandingkan pelayanan imam besar dalam bait suci di bumi di bawah perjanjian yang lama dengan pelayanan Kristus sebagai imam besar di bait suci di sorga di bawah perjanjian yang baru;
  2. (2) menunjukkan bagaimana berbagai aspek dari perjanjian yang lama ini menggambarkan atau melambangkan pelayanan Kristus, yaitu Dia yang mengadakan perjanjian yang baru. Artikel ini merangkum hubungan di antara kedua perjanjian tersebut.
  1. 1) Di bawah perjanjian yang lama, keselamatan dan hubungan yang baik dengan Allah diperoleh dengan iman yang terungkap dalam ketaatan kepada hukum Allah dengan sistem korbannya

    (lih. art.PERJANJIAN ALLAH DENGAN BANGSA ISRAEL).

    Mempersembahkan korban dalam PL mempunyai tiga maksud:
    1. (a) semua korban itu mengajarkan umat Allah tentang kehebatan dosa. Dosa memisahkan orang-orang berdosa dari Allah yang kudus, dan mereka hanya dapat diperdamaikan dengan Allah serta memperoleh pengampunan dosa bila terjadi penumpahan darah (Kel 12:3-14; Im 16:1-34; 17:11; Ibr 9:22*;

      lihat cat. --> Im 1:2;

      lihat cat. --> Im 1:3;

      lihat cat. --> Im 4:3;

      lihat cat. --> Im 9:8;

      [atau --> Im 1:2-3; 4:3; 9:8]).

    2. (b) Korban-korban itu membuka jalan bagi Israel untuk menghampiri Allah dengan iman, ketaatan, dan kasih (bd. Ibr 4:16; 7:25; Ibr 10:1).
    3. (c) Korban-korban itu menunjuk ke depan atau menggambarkan (Ibr 8:5; 10:1) pengorbanan Kristus yang sempurna karena dosa-dosa umat manusia (bd. Yoh 1:29; 1Pet 1:18-19; lih. Kel 12:3-14; Im 16:1-34;

      lihat cat. --> Gal 3:19;

      [atau --> Gal 3:19]

      lih. art.HARI PENDAMAIAN).

  2. 2) Yeremia bernubuat bahwa pada suatu saat pada masa yang akan datang Allah akan mengadakan suatu perjanjian baru yang lebih baik dengan umat-Nya (Yer 31:31-34; bd. Ibr 8:8-12). Perjanjian baru itu lebih baik daripada perjanjian lama (bd. pasal Rom 7:1-25) karena mengampuni sama sekali dosa dari orang-orang yang bertobat (Ibr 8:12), menjadikan mereka anak- anak Allah (Rom 8:15-16), memberikan mereka hati dan tabiat yang baru sehingga dapat mengasihi dan menaati Allah dengan spontan (Ibr 8:10; bd. Yeh 11:19-20), menuntun mereka kepada hubungan pribadi yang lebih intim dengan Yesus Kristus dan Bapa di sorga (Ibr 8:11), serta menyediakan pengalaman yang lebih indah di dalam Roh Kudus (Yoel 2:28; Kis 1:5-8; Kis 2:16-17,33,38-39; Rom 8:14- 15,26).
  3. 3) Yesuslah yang mengadakan perjanjian yang baru (Yun. _diatheke_), dan pelayanan sorgawi-Nya jauh melebihi pelayanan imam-imam PL manusiawi. Perjanjian yang baru merupakan suatu persetujuan, janji, wasiat dan pernyataan tentang maksud untuk mencurahkan kasih karunia dan berkat ilahi atas mereka yang menanggapi Allah dengan iman yang taat. Secara khusus ini adalah perjanjian bagi mereka yang dengan iman menerima Kristus sebagai Putra Allah, menerima janji- janji-Nya, dan menyerahkan dirinya secara pribadi kepada-Nya dan kepada kewajiban-kewajiban lain dari perjanjian yang baru.
    1. (a) Kedudukan Yesus Kristus selaku pengantara perjanjian yang baru (Ibr 8:6; 9:15; 12:24) berlandaskan kematian-Nya sebagai korban (Mat 26:28; Mr 14:24; Ibr 9:14-15; 10:29; 12:24). Semua janji dan kewajiban dari perjanjian yang baru ini tercantum dalam seluruh PB. Maksudnya adalah
      1. [i] untuk membebaskan dari rasa bersalah dan hukuman semua orang yang percaya pada Kristus dan menyerahkan hidupnya kepada kebenaran dan kewajiban perjanjian ini (Ibr 9:16-17; bd. Mr 14:24; 1Kor 11:25), dan
      2. [ii] membentuk mereka menjadi suatu umat yang menjadi milik Allah sendiri (Ibr 8:10; bd. Yeh 11:19-20; 1Pet 2:9).
    2. (b) Kurban yang dipersembahkan Kristus merupakan kurban yang lebih baik daripada kurban-kurban perjanjian yang lama karena merupakan kurban yang sukarela dan taat dari orang yang benar (Yesus Kristus) dan bukan pengurbanan yang tidak sukarela dari seekor hewan. Kurban dan penggenapan kehendak Allah oleh Kristus itu sempurna sehingga membuka jalan bagi pengampunan, pendamaian, dan pengudusan yang sempurna (Ibr 10:10,15-17*;

      lihat cat. --> Im 9:8;

      [atau --> Im 9:8]).

    3. (c) Perjanjian yang baru dapat disebut perjanjian baru dari Roh Kudus, karena Roh Kuduslah yang memberikan hidup dan kuasa kepada mereka yang menerima perjanjian Allah (2Kor 3:1-6;

      lihat cat. --> Yoh 17:3;

      [atau --> Yoh 17:3]

      lih. art.KATA-KATA ALKITABIAH UNTUK KESELAMATAN

      dan art. IMAN DAN KASIH KARUNIA).

  4. 4) Semua orang yang mengambil bagian dalam perjanjian yang baru melalui Yesus Kristus menerima berkat-berkat dan keselamatan hanya jikalau mereka bertekun dalam iman dan ketaatan

    (lihat cat. --> Ibr 3:6).

    [atau --> Ibr 3:6]

    Orang yang tidak beriman tidak akan menerima berkat-berkat perjanjian yang baru ini

    (lihat cat. --> Ibr 3:18;

    [atau --> Ibr 3:18]

    lih. art.KEMURTADAN PRIBADI).

  5. 5) Dengan datangnya perjanjian yang baru melalui Kristus, perjanjian yang lama tidak terpakai lagi (Ibr 8:13). Akan tetapi, ini tidak berarti bahwa perjanjian yang baru menjadikan seluruh PL tidak terpakai lagi, tetapi hanyalah bagian-bagian perjanjian Musa yang berhubungan dengan keselamatan yang diperoleh melalui ketaatan kepada hukum Taurat dan sistem upacara kurbannya. PL masih berlaku; sebagian besar dari penyataannya menunjuk kepada Kristus

    (lih. art.KRISTUS DALAM PERJANJIAN LAMA)

    dan sebagai sabda Allah yang diilhami bermanfaat untuk mengajar, menegur, memperbaiki kelakuan dan mendidik orang dalam kebenaran

    (lih. art.PENGILHAMAN DAN KEKUASAAN ALKITAB).




Artikel yang terkait dengan Matius:


TIP #32: Gunakan Pencarian Khusus untuk melakukan pencarian Teks Alkitab, Tafsiran/Catatan, Studi Kamus, Ilustrasi, Artikel, Ref. Silang, Leksikon, Pertanyaan-Pertanyaan, Gambar, Himne, Topikal. Anda juga dapat mencari bahan-bahan yang berkaitan dengan ayat-ayat yang anda inginkan melalui pencarian Referensi Ayat. [SEMUA]
dibuat dalam 0.01 detik
dipersembahkan oleh YLSA