Versi Paralel Tafsiran/Catatan Analisa Kata ITL - draft

Yeremia 4:19

Konteks
TB (1974) ©

SABDAweb Yer 4:19

Aduh, dadaku, dadaku! b  Aku menggeliat sakit 1 ! c  Aduh, dinding jantungku! Jantungku berdebar-debar, d  aku tidak dapat berdiam diri, e  sebab aku mendengar bunyi sangkakala, f  pekik g  perang.

AYT (2018)

Perutku, perutku! Aku sangat menderita, oh, dinding hatiku! Jantungku berdebar-debar di dalamku. Aku tidak dapat diam karena aku telah mendengar suara trompet, sirene perang.

TL (1954) ©

SABDAweb Yer 4:19

Aduh, isi perutku! aduh, isi perutku! aku menyakiti hendak beranak; dadaku hendak berbelah, bagaimana bergelora hatiku; tiada boleh aku berdiam diriku, karena aku mendengar bunyi nafiri dan tempik sorak perang sampai ke dalam hatiku.

BIS (1985) ©

SABDAweb Yer 4:19

Betapa hatiku sengsara, tak tahan lagi aku menderita. Aku tak sanggup menenangkan diri jantungku berdebar di dalam dada, sebab kudengar trompet berbunyi, dan pekik perang bergema.

MILT (2008)

Isi perutku! Isi perutku! Aku merasa sakit pada dinding-dinding hatiku. Hatikulah yang mengeluh kepadaku, aku tidak dapat tenang, karena aku telah mendengar bunyi sangkakala pekik perang, hai jiwaku!

Shellabear 2011 (2011)

Perutku, perutku! Aku kesakitan! Dinding jantungku! Jantungku berdebar-debar, aku tidak dapat berdiam diri, sebab aku mendengar bunyi sangkakala dan pekik peperangan.

AVB (2015)

Perutku, perutku! Aku kesakitan! Dinding jantungku! Jantungku berdebar-debar, aku tidak dapat berdiam diri, kerana aku mendengar bunyi sangkakala dan semboyan peperangan.

[+] Bhs. Inggris
[+] Bhs. Indonesia
[+] Bhs. Suku
[+] Kuno

TB ITL ©

SABDAweb Yer 4:19

Aduh, dadaku
<04578>
, dadaku
<04578>
! Aku menggeliat sakit
<02342>
! Aduh, dinding
<07023>
jantungku
<03820>
! Jantungku
<03820>
berdebar-debar
<01993>
, aku tidak
<03808>
dapat berdiam diri
<02790>
, sebab
<03588>
aku
<05315>
mendengar
<08085>
bunyi
<06963>
sangkakala
<07782>
, pekik
<08643>
perang
<04421>
.
TL ITL ©

SABDAweb Yer 4:19

Aduh, isi perutku
<04578>
! aduh, isi perutku
<04578>
! aku menyakiti
<02342>
hendak beranak
<07023>
; dadaku
<03820>
hendak berbelah, bagaimana bergelora
<01993>
hatiku
<03820>
; tiada
<03808>
boleh aku berdiam
<02790>
diriku, karena
<03588>
aku mendengar
<08085>
bunyi
<06963>
nafiri
<07782>
dan tempik sorak
<08643>
perang
<04421>
sampai ke dalam hatiku
<05315>
.
HEBREW
hmxlm
<04421>
tewrt
<08643>
yspn
<05315>
*tems {ytems}
<08085>
rpws
<07782>
lwq
<06963>
yk
<03588>
syrxa
<02790>
al
<03808>
ybl
<03820>
yl
<0>
hmh
<01993>
ybl
<03820>
twryq
<07023>
*hlyxwa {hlwxa}
<02342>
yem
<04578>
yem (4:19)
<04578>
[+] Bhs. Inggris

TB (1974) ©

SABDAweb Yer 4:19

Aduh, dadaku, dadaku! b  Aku menggeliat sakit 1 ! c  Aduh, dinding jantungku! Jantungku berdebar-debar, d  aku tidak dapat berdiam diri, e  sebab aku mendengar bunyi sangkakala, f  pekik g  perang.

TB+TSK (1974) ©

SABDAweb Yer 4:19

Aduh, dadaku, dadaku! Aku menggeliat sakit! Aduh, dinding 2  jantungku! Jantungku berdebar-debar, aku tidak dapat berdiam diri, sebab aku mendengar bunyi 3  sangkakala, pekik perang.

Catatan Full Life

Yer 4:3-31 1

Nas : Yer 4:3-31

Pasal Yer 4:1-31 melukiskan malapetaka yang sebentar lagi akan menimpa umat Allah karena dosa dan kemurtadan mereka; mereka akan belajar betapa malang dan pahitnya meninggalkan Tuhan itu (bd. Yer 2:19).


Yer 4:19-22 2

Nas : Yer 4:19-22

Yeremia mengalami kepedihan hati Allah karena Yehuda dan mengungkapkan rasa sakit dan sedih yang dirasakan Tuhan atas kehancuran yang akan datang. Demikian pula, orang percaya harus merasa sedih ketika memikirkan orang-orang yang ditawan dan dibinasakan oleh dosa dan Iblis. Masa depan mengerikan dari orang yang terhilang seharusnya membuat kita meratap sebagaimana dilakukan Yesus ketika mengungkapkan kesedihan-Nya yang mendalam atas keadaan rohani Yerusalem yang tidak tertolong lagi (Luk 13:34).

[+] Bhs. Inggris



TIP #02: Coba gunakan wildcards "*" atau "?" untuk hasil pencarian yang leb?h bai*. [SEMUA]
dibuat dalam 0.02 detik
dipersembahkan oleh YLSA