Versi Paralel Tafsiran/Catatan Analisa Kata ITL - draft

Matius 9:17

Konteks
TB (1974) ©

SABDAweb Mat 9:17

Begitu pula anggur yang baru tidak diisikan ke dalam kantong kulit yang tua 1 , karena jika demikian kantong itu akan koyak sehingga anggur itu terbuang dan kantong itupun hancur. Tetapi anggur yang baru disimpan orang dalam kantong yang baru pula, dan dengan demikian terpeliharalah 2  kedua-duanya."

AYT (2018)

Juga, tidak ada orang yang menuang anggur baru ke dalam kantong kulit yang lama. Jika demikian, kantong kulit itu akan robek, dan anggurnya akan tumpah, dan kantong kulitnya hancur. Akan tetapi, mereka menyimpan anggur yang baru ke kantong kulit yang baru pula sehingga keduanya terpelihara.”

TL (1954) ©

SABDAweb Mat 9:17

Dan tiada pula orang membubuh air anggur yang baharu ke dalam kerbat kulit yang lama. Jikalau sedemikian, pecahlah kerbat kulit itu dan air anggur itu pun tumpahlah, dan kerbat itu juga binasalah; melainkan air anggur yang baharu patutlah dibubuh orang ke dalam kerbat yang baharu, dan kedua-duanya terpeliharalah."

BIS (1985) ©

SABDAweb Mat 9:17

Begitu juga tidak ada orang yang menuang anggur baru ke dalam kantong kulit yang tua. Sebab kantong itu akan pecah dan rusak, lalu anggurnya terbuang. Anggur baru harus dituang ke dalam kantong yang baru juga, supaya kedua-duanya tetap baik."

TSI (2014)

Begitu juga kalau orang mengolah air anggur yang baru, dia tidak akan memasukkannya ke dalam kantong kulit yang lama. Karena waktu air anggur itu menguap dan udaranya tidak bisa keluar, kantong itu akan robek sehingga air anggur tumpah dan kantong kulitnya dibuang. Karena itu, air anggur yang baru harus dimasukkan ke dalam kantong kulit yang baru juga, sehingga keduanya tersimpan dengan baik.”

MILT (2008)

Tidak pula mereka menuangkan anggur yang baru ke dalam kirbat yang lapuk, dan jika tidak, kirbat itu meletus dan anggurnya tertumpah ke luar dan kirbat itu hancur; tetapi mereka menuangkan anggur yang baru ke dalam kirbat yang baru, dan kedua-duanya terpelihara."

Shellabear 2011 (2011)

Demikian pula tidak seorang pun akan menuang air anggur baru ke dalam kirbat-kirbat kulit yang sudah tua, karena jika begitu, maka air anggur akan merusak kirbat-kirbat kulit itu. Akibatnya air anggur itu akan tertumpah dan kirbat-kirbat kulitnya pun akan hancur. Jadi, air anggur baru harus disimpan pada kirbat-kirbat kulit yang baru pula, sehingga terpeliharalah keduanya."

AVB (2015)

Begitu juga, tiada siapa menuangkan air anggur yang baru ke dalam kirbat kulit yang lama. Kalau dilakukan, kirbat itu akan pecah, air anggur itu akan terbuang dan kirbat itu pun rosak. Air anggur yang baru mesti dituangkan ke dalam kirbat kulit yang baru, dan kedua-duanya selamat.”

[+] Bhs. Inggris
[+] Bhs. Indonesia
[+] Bhs. Suku
[+] Kuno

TB ITL ©

SABDAweb Mat 9:17

Begitu pula anggur
<3631>
yang baru
<3501>
tidak
<3761>
diisikan
<906>
ke dalam
<1519>
kantong kulit
<779>
yang tua
<3820>
, karena
<1161>
jika
<1487>
demikian kantong
<779>
itu akan koyak
<4486>
sehingga
<2532>
anggur
<3631>
itu terbuang
<1632>
dan
<2532>
kantong
<779>
itupun hancur
<622>
. Tetapi
<235>
anggur
<3631>
yang baru
<3501>
disimpan orang
<906>
dalam
<1519>
kantong
<779>
yang baru
<2537>
pula, dan
<2532>
dengan demikian terpeliharalah
<4933>
kedua-duanya
<297>
."

[<3361> <1065>]
TL ITL ©

SABDAweb Mat 9:17

Dan tiada
<3761>
pula orang membubuh
<906>
air anggur
<3631>
yang baharu
<3501>
ke
<1519>
dalam kerbat kulit
<779>
yang lama
<3820>
. Jikalau
<1487>
sedemikian
<1065>
, pecahlah
<4486>
kerbat kulit
<779>
itu dan
<2532>
air anggur
<3631>
itu pun tumpahlah
<1632>
, dan
<2532>
kerbat
<779>
itu juga binasalah
<622>
; melainkan
<235>
air anggur
<3631>
yang baharu
<3501>
patutlah dibubuh
<906>
orang ke dalam
<1519>
kerbat
<779>
yang baharu
<2537>
, dan
<2532>
kedua-duanya
<297>
terpeliharalah
<4933>
."
AYT ITL
Juga
<1161>
, tidak
<3761>
ada orang yang menuang
<906>
anggur
<3631>
baru
<3501>
ke dalam
<1519>
kantong kulit
<779>
yang lama
<3820>
. Jika
<1487>
demikian, kantong kulit
<779>
itu akan
<1065>
robek
<4486>
, dan
<2532>
anggurnya
<3631>
akan tumpah
<1632>
, dan
<2532>
kantong kulitnya
<779>
hancur
<622>
. Akan tetapi
<235>
, mereka menyimpan
<906>
anggur
<3631>
yang baru
<3501>
ke
<1519>
kantong kulit
<779>
yang baru
<2537>
pula
<2532>
sehingga keduanya
<297>
terpelihara
<4933>
."

[<3361>]
AVB ITL
Begitu juga, tiada
<3761>
siapa menuangkan
<906> <906>
air anggur
<3631>
yang baru
<3501>
ke dalam
<1519>
kirbat kulit
<779>
yang lama
<3820>
. Kalau
<1487>
dilakukan, kirbat
<779>
itu akan pecah
<4486>
, air anggur
<3631>
itu akan terbuang dan
<2532>
kirbat
<779>
itu pun rosak
<622>
. Air anggur
<3631>
yang baru
<3501>
mesti dituangkan
<1632>
ke
<1519>
dalam kirbat kulit
<779>
yang baru
<2537>
, dan
<2532>
kedua-duanya
<297>
selamat
<4933>
.”

[<1161> <3361> <1065> <2532> <235>]
GREEK WH
ουδε
<3761>
ADV
βαλλουσιν
<906> <5719>
V-PAI-3P
οινον
<3631>
N-ASM
νεον
<3501>
A-ASM
εις
<1519>
PREP
ασκους
<779>
N-APM
παλαιους
<3820>
A-APM
ει
<1487>
COND
δε
<1161>
CONJ
μη
<3361>
PRT-N
γε
<1065>
PRT
ρηγνυνται
<4486> <5743>
V-PPI-3P
οι
<3588>
T-NPM
ασκοι
<779>
N-NPM
και
<2532>
CONJ
ο
<3588>
T-NSM
οινος
<3631>
N-NSM
εκχειται
<1632> <5743>
V-PPI-3S
και
<2532>
CONJ
οι
<3588>
T-NPM
ασκοι
<779>
N-NPM
απολλυνται
<622> <5743>
V-PPI-3P
αλλα
<235>
CONJ
βαλλουσιν
<906> <5719>
V-PAI-3P
οινον
<3631>
N-ASM
νεον
<3501>
A-ASM
εις
<1519>
PREP
ασκους
<779>
N-APM
καινους
<2537>
A-APM
και
<2532>
CONJ
αμφοτεροι
<297>
A-NPM
συντηρουνται
<4933> <5743>
V-PPI-3P
GREEK SR
ουδε
Οὐδὲ
οὐδέ
<3761>
C
βαλλουσιν
βάλλουσιν
βάλλω
<906>
V-IPA3P
οινον
οἶνον
οἶνος
<3631>
N-AMS
νεον
νέον
νέος
<3501>
A-AMS
εισ
εἰς
εἰς
<1519>
P
ασκουσ
ἀσκοὺς
ἀσκός
<779>
N-AMP
παλαιουσ
παλαιούς·
παλαιός
<3820>
A-AMP
ει
εἰ
εἰ
<1487>
C
δε
δὲ
δέ
<1161>
C
μη
μή
μή
<3361>
D
γε
γε,
γέ
<1065>
T
ρηγνυνται
ῥήγνυνται
ῥήγνυμι
<4486>
V-IPP3P
οι
οἱ

<3588>
E-NMP
ασκοι
ἀσκοί,
ἀσκός
<779>
N-NMP
και
καὶ
καί
<2532>
C
ο


<3588>
E-NMS
οινοσ
οἶνος
οἶνος
<3631>
N-NMS
εκχειται
ἐκχεῖται
ἐκχέω
<1632>
V-IPP3S
και
καὶ
καί
<2532>
C
οι
οἱ

<3588>
E-NMP
ασκοι
ἀσκοὶ
ἀσκός
<779>
N-NMP
απολλυνται
ἀπόλλυνται.
ἀπόλλυμι
<622>
V-IPP3P
αλλα
Ἀλλὰ
ἀλλά
<235>
C
βαλλουσιν
βάλλουσιν
βάλλω
<906>
V-IPA3P
οινον
οἶνον
οἶνος
<3631>
N-AMS
νεον
νέον
νέος
<3501>
A-AMS
εισ
εἰς
εἰς
<1519>
P
ασκουσ
ἀσκοὺς
ἀσκός
<779>
N-AMP
καινουσ
καινούς,
καινός
<2537>
A-AMP
και
καὶ
καί
<2532>
C
αμφοτεροι
ἀμφότεροι
ἀμφότερος
<297>
S-NMP
συντηρουνται
συντηροῦνται.”
συντηρέω
<4933>
V-IPP3P
[+] Bhs. Inggris

TB (1974) ©

SABDAweb Mat 9:17

Begitu pula anggur yang baru tidak diisikan ke dalam kantong kulit yang tua 1 , karena jika demikian kantong itu akan koyak sehingga anggur itu terbuang dan kantong itupun hancur. Tetapi anggur yang baru disimpan orang dalam kantong yang baru pula, dan dengan demikian terpeliharalah 2  kedua-duanya."

TB+TSK (1974) ©

SABDAweb Mat 9:17

Begitu pula anggur yang baru tidak diisikan ke dalam kantong kulit yang tua 1 , karena jika demikian kantong itu akan koyak sehingga anggur itu terbuang dan kantong itupun hancur. Tetapi anggur yang baru disimpan orang dalam kantong yang baru pula, dan dengan demikian terpeliharalah kedua-duanya."

Catatan Full Life

Mat 9:17 1

Nas : Mat 9:17

Ada bermacam-macam tafsiran mengenai ayat ini. Dua pandangan adalah:

  1. 1) "Anggur yang baru" adalah sari buah anggur yang segar. Pada saat sari buah itu mulai memuai, maka kantong kulit yang baru akan mengembang namun tidak akan koyak, sedangkan kantong kulit yang lama akan pecah. "Anggur yang baru" melambangkan Injil yang mengembang dan mengadakan perubahan yang tidak dapat ditahan oleh Yudaisme kuno. Akan tetapi pandangan ini kurang dapat diterima karena mereka yang mengenal proses fermentasi sari buah anggur mengatakan bahwa kantong kulit yang terbaru dan yang terkuat sekalipun apabila ditutup tetap akan pecah akibat kehebatan proses fermentasi itu (lih. Ayub 32:19).
  2. 2) Penafsiran yang kedua mengatakan bahwa perumpamaan ini menekankan pentingnya memelihara baik anggur yang baru maupun kantong kulit yang baru.
    1. (a) "Anggur yang baru" merupakan sari buah anggur segar yang belum beragi, yang melambangkan berita keselamatan yang asli dari Yesus Kristus dan kuasa Roh Kudus yang disalurkan pada hari Pentakosta. Perhatian terutama Yesus ialah bahwa Injil yang asli dan kuasa penebusan Roh Kudus tetap terpelihara dari semua perubahan atau pencemaran. Penafsiran ini didukung oleh perhatian Kristus agar Injil (anggur yang baru) tidak diubah oleh ajaran (ragi) orang Farisi dan Yudaisme (ragi merupakan zat yang mengadakan fermentasi atau perubahan; bd. Mat 16:6,12; Kel 12:19; 1Kor 5:7).
    2. (b) Pada zaman dahulu, untuk menjaga agar sari buah anggur tetap manis untuk jangka waktu tertentu, orang akan menyaring atau mendidihkan sari buah tersebut, memasukkannya ke dalam botol lalu menempatkannya di suatu tempat yang sejuk

      (lihat art. ANGGUR PADA ZAMAN PERJANJIAN BARU (1)

      lihat art. ANGGUR PADA ZAMAN PERJANJIAN BARU (2).

      Kantong kulit yang baru diperlukan karena kantong itu bebas dari semua bekas unsur fermentasi, mis. sel-sel ragi yang sudah matang. Apabila sari buah anggur yang baru dimasukkan ke dalam kantong kulit yang lama, maka sari buah itu akan lebih cepat meragi karena sudah ada sel-sel ragi di dalam kantong kulit yang lama itu. Fermentasi yang terjadi dengan demikian akan merusak baik sari anggur yang baru maupun kantong kulitnya (yang akan pecah karena tekanan proses peragian). Columella, seorang Romawi yang ahli di bidang pertanian pada abad I, menulis bahwa untuk menjaga agar sari buah anggur "tetap manis", maka sari buah tersebut harus dimasukkan ke dalam suatu wadah baru yang tertutup rapat-rapat (On Agriculture, 12.29).


Mat 9:17 2

Nas : Mat 9:17

Di sini Kristus menekankan perlunya mengawetkan anggur yang baru selama mungkin (lih. catatan sebelumnya). Untuk mengetahui berbagai metode yang dipakai pada zaman Alkitab untuk menjaga agar anggur tetap manis dan tidak meragi, lihatlah kedua

lihat art. ANGGUR PADA ZAMAN PERJANJIAN BARU (1)

lihat art. ANGGUR PADA ZAMAN PERJANJIAN BARU (2).

[+] Bhs. Inggris



TIP #08: Klik ikon untuk memisahkan teks alkitab dan catatan secara horisontal atau vertikal. [SEMUA]
dibuat dalam 0.03 detik
dipersembahkan oleh YLSA