Alkitab SABDA
alkitab.sabda.org

Yeremia 8:20

TB ©

Sudah lewat musim menuai, sudah berakhir musim kemarau, tetapi kita belum diselamatkan juga!

AYT

“Musim panen telah berlalu, musim panas telah berakhir, dan kita belum diselamatkan.”

TL ©

Bahwa musim menuai sudah lalu, musim kemaraupun berkesudahan, maka belum lagi kita terlepas.

BIS ©

Umat Israel berseru, "Musim menuai dan musim kemarau kini sudah lewat, tapi kita belum juga selamat."

MILT

Musim penuaian telah lewat, musim panas telah berakhir, dan kami tidak diselamatkan.

Shellabear 2011

"Musim menuai sudah berlalu, musim panas sudah berakhir, tetapi kita belum diselamatkan juga."

AVB

“Musim menuai sudah berlalu, musim panas sudah berakhir, tetapi kita belum diselamatkan juga.”


TB ITL ©

Sudah lewat
<05674>
musim menuai
<07105>
, sudah berakhir
<03615>
musim kemarau
<07019>
, tetapi kita
<0587>
belum
<03808>
diselamatkan
<03467>
juga!
TL ITL ©

Bahwa musim menuai
<07105>
sudah lalu
<05674>
, musim kemaraupun
<07019>
berkesudahan
<03615>
, maka belum
<03808>
lagi kita
<0587>
terlepas
<03467>
.
AYT ITL
“Musim panen
<07105>
telah berlalu
<05674>
, musim panas
<07019>
telah berakhir
<03615>
, dan kita
<0587>
belum
<03808>
diselamatkan
<03467>
.”
HEBREW
wneswn
<03467>
awl
<03808>
wnxnaw
<0587>
Uyq
<07019>
hlk
<03615>
ryuq
<07105>
rbe (8:20)
<05674>

TB ©

Sudah lewat musim menuai, sudah berakhir musim kemarau, tetapi kita belum diselamatkan juga!

TB+TSK (1974) ©

Sudah lewat musim menuai, sudah berakhir musim kemarau, tetapi kita belum diselamatkan juga!

Catatan Full Life

Yer 8:1-22 

Nas : Yer 8:1-22

Yeremia mengacu kepada pembinasaan Yehuda dan Yerusalem yang mendatang seakan-akan telah terjadi. Nasib mereka adalah akibat dari pemberontakan dan dosa mereka yang tegar (bd. Yer 7:24). Penglihatan tentang kehancuran itu membuat Yeremia sangat sedih (ayat Yer 8:18-22); namun sementara dia memberitakan malapetaka, para nabi palsu menubuatkan damai sejahtera (ayat Yer 8:10-11).


Sumber: http://alkitab.sabda.org/verse.php?book=24&chapter=8&verse=20
Copyright © 2005-2021 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)