Alkitab SABDA
alkitab.sabda.org

Ayub 31:30

TB ©

--aku takkan membiarkan mulutku berbuat dosa, menuntut nyawanya dengan mengucapkan sumpah serapah! --

AYT

aku tidak akan membiarkan mulutku berbuat dosa dengan meminta kutuk atas hidupnya.

TL ©

jikalau kiranya sudah kubiarkan langitan mulutku berbuat dosa, sebab menghendaki nyawanya dengan kutuk;

BIS ©

Aku tidak berdoa untuk kematian musuhku; tak pernah aku berbuat dosa semacam itu.

MILT

Namun aku tidak pernah membiarkan langit-langit mulutku berdosa dengan menuntut jiwanya dengan sumpah.

Shellabear 2011

aku tidak membiarkan mulutku berdosa, menuntut nyawa orang itu dengan kutuk;

AVB

aku tidak membiarkan mulutku berdosa, menuntut nyawa orang itu dengan kutukan;


TB ITL ©

-- aku takkan
<03808>
membiarkan
<05414>
mulutku
<02441>
berbuat dosa
<02398>
, menuntut
<07592>
nyawanya
<05315>
dengan mengucapkan sumpah serapah
<0423>
! --
TL ITL ©

jikalau kiranya sudah kubiarkan
<05414>
langitan mulutku
<02441>
berbuat dosa
<02398>
, sebab menghendaki
<07592>
nyawanya
<05315>
dengan kutuk
<0423>
;
AYT ITL
aku tidak
<03808>
akan membiarkan
<05414>
mulutku
<02441>
berbuat dosa
<02398>
dengan meminta
<07592>
kutuk
<0423>
atas hidupnya. [
<05315>
]
HEBREW
wspn
<05315>
hlab
<0423>
lasl
<07592>
ykx
<02441>
ajxl
<02398>
yttn
<05414>
alw (31:30)
<03808>

TB ©

--aku takkan membiarkan mulutku berbuat dosa, menuntut nyawanya dengan mengucapkan sumpah serapah! --

TB+TSK (1974) ©

--aku takkan membiarkan mulutku berbuat dosa, menuntut nyawanya dengan mengucapkan sumpah serapah! --

Catatan Full Life

Ayb 31:1-34 

Nas : Ayub 31:1-34

Di bagian ini Ayub meninjau integritas rohaninya yang teguh, kesetiaannya pada Allah dan jalan-jalan-Nya, serta kebaikannya kepada orang lain.

  1. 1) Pernyataan Ayub mengenai karya penebusan Allah di dalam dirinya mencakup semua aspek kehidupan. Ayub berbicara tentang ketidaksalahannya dalam hal dosa yang dilakukan di dalam hati, termasuk nafsu seksual dan pikiran kotor (ayat Ayub 31:1-4), berdusta dan berbohong untuk memperoleh untung (ayat Ayub 31:5-8), dan ketidaksetiaan dalam perkawinan (ayat Ayub 31:9-12). Dia menyatakan perlakuannya yang adil terhadap anak buahnya (ayat Ayub 31:13-15) dan perhatiannya terhadap yang miskin dan melarat (ayat Ayub 31:16-23). Ia bersikeras bahwa dirinya bebas dari keserakahan (ayat Ayub 31:24-25), penyembahan berhala (ayat Ayub 31:26-28), balas dendam (ayat Ayub 31:29-32), dan kemunafikan (ayat Ayub 31:33-34).
  2. 2) Tabiat moral dan kemurnian hati dan hidup yang diuraikan di sini merupakan contoh yang baik bagi setiap orang percaya. Hidup saleh yang dijalankan Ayub pada zaman pra-perjanjian baru dapat dialami dengan berkelimpahan oleh semua orang percaya di dalam Kristus, melalui kuasa penyelamatan dari kematian dan kebangkitan-Nya (Rom 8:1-17; Gal 2:20).


Sumber: http://alkitab.sabda.org/verse.php?book=18&chapter=31&verse=30
Copyright © 2005-2021 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)