Resource > Ensiklopedi Fakta Alkitab - Bible Almanac >  38. Orang Yahudi pada Zaman Perjanjian Baru > 
VI. Berbagai Kelompok dan Gerakan Orang Yahudi. 
 sembunyikan teks

Berbagai kelompok orang Yahudi disebut dalam Perjanjian Baru. Kelompok-kelompok ini kadang-kadang berorientasi politis, kadang-kadang berorientasi keagamaan.

 A. Kaum Zelot.
sembunyikan teks

Orang Zelot (lihat Luk. 6:15; Kis. 1:13) adalah pembangkang bersenjata yang berjuang melawan pemerintahan asing dan perpajakan yang mereka kenakan. Mereka bukan suatu organisasi tunggal; sebaliknya nama itu dapat mengacu kepada kelompok atau gerombolan apa saja yang menentang kekuasaan asing. Program merekalah yang dirayakan dalam kitab-kitab Makabe, dan perjuangan merekalah yang berakhir dengan pemberontakan Bar Kochba. Lawan-lawan orang Zelot hanya menyebut mereka "penggarong." Menurut Yosefus, orang Zelotlah yang memimpin pertahanan bait suci di Yerusalem dan dikalahkan pada tahun 70 M.

 B. Kaum Sicarii.
sembunyikan teks

Kelompok sicarii atau "pembunuh-pembunuh" (Kis. 21:38) melakukan semacam perlawanan bersenjata yang khusus. Dengan menggunakan belati (bah. Latin, sicarii) yang disembunyikan dalam pakaian mereka, kaum Sicarii ini membunuh musuh-musuh mereka di tempat-tempat yang ramai, lalu melarikan diri sebelum mereka dapat ditangkap.

 C. Kaum Herodian.
sembunyikan teks

Orang Herodian adalah orang-orang Yahudi yang merupakan simpatisan para penguasa dari keluarga Herodes (lihat Mat. 22:16; Mrk. 3:6; 12:13).

 D. Para Ahli Taurat.
sembunyikan teks

"Ahli Taurat" sebenarnya adalah nama suatu jabatan, bukan suatu kesetiaan (Mat. 7:29). Para ahli Taurat dapat membaca dan menulis, karena itu mereka dapat bekerja sebagai guru dan panitera. Karena para ahli Taurat mempunyai majikan yang berbeda-beda, atau tidak mempunyai majikan yang tetap, mereka menaruh simpati pada bermacam-macam hal. Karena Kitab Suci begitu penting bagi orang Yahudi, para ahli Taurat sering menduduki posisi sebagai pemimpin.

 E. Para Imam.
sembunyikan teks

Imam-imam juga merupakan suatu golongan profesional (Mrk. 11:18; 14:10). Imam-imam mengerjakan berbagai kewajiban yang resmi di bait suci. Imam besar juga menjadi kepala Sanhedrin di Yerusalem. Ada sepuluh Sanhedrin lain di tempat-tempat yang berbeda. Di bawah pemerintahan Romawi; imam besar diangkat oleh gubernur Romawi.

 F. Orang Farisi.
sembunyikan teks

Orang Farisi (Mat. 5:20) adalah pemimpin agama, dan baik ahli Taurat maupun imam dapat ditempatkan di antara mereka. Seperti yang dapat diharapkan, ada sedikit kebebasan di antara orang Farisi mengenai seberapa ketatnya Taurat Musa harus diterapkan. Di antara orang Farisi terdapat orang-orang yang sangat memusuhi Yesus. Mereka tidak hanya mengerti tuntutan-tuntutan Yesus, tetapi juga dapat mengenali ancaman tuntutan-tuntutan tersebut terhadap status quo. Rasul Paulus adalah seorang Farisi yang dengan keras menganiaya orang Kristen, tetapi yang kemudian hari menjadi Salah seorang yang paling efektif membela iman Kristen.

Tradisi-tradisi orang Farisi tetap bertahan setelah pembinasaan bait suci dan kekalahan yang menghancurkan pemberontakan Bar Kochba. Tradisi-tradisi orang Farisi adalah sumber dari apa yang dikenal sebagai Yudaisme para rabi. Sejauh yang dapat diketahui dari Misynah (kumpulan tradisi-tradisi orang Farisi), ajaran orang Farisi tidak sepenuhnya menentang ajaran Yesus. Hal ini tidak mengherankan, karena tugas pokok orang Farisi adalah menerapkan Alkitab Ibrani, terutama kelima kitab Musa, dalam mengamalkan kehidupan sehari-hari.

Orang-orang yang bersungguh-sungguh memusuhi Yesus yang digambarkan dalam Injil sebagai orang Farisi belum tentu mewakili semua orang Farisi. Minat mereka terhadap pokok-pokok tertentu dalam agama, seperti berpuasa dan kesucian ritual, adalah sejalan dengan minat mereka terhadap kesalehan. Perjanjian Baru juga menaruh perhatian terhadap soal-soal yang sama itu.

 G. Orang Saduki.
sembunyikan teks

Orang Saduki adalah orang-orang Yahudi bangsawan yang tidak bersimpati kepada ajaran-ajaran orang Farisi. Orang Saduki menyatakan bahwa hanya kelima kitab Musa yang berkuasa dan bahwa tradisi-tradisi yang kemudian diturunkan oleh para rabi, tidak. Menurut Markus 12:18, orang Saduki tidak percaya akan kebangkitan orang mati. Sebagai suatu golongan dalam agama Yahudi, orang Saduki tidak berkembang setelah penghancuran bait suci, yang menjadi fokus kekuasaan mereka.

 H. Orang Proselit.
sembunyikan teks

"Orang yang takut akan Allah" adalah terjemahan yang lazim dari istilah ini yang beberapa kali terdapat di Perjanjian Baru (Kis. 10:2, 22; 13:16, 26). "orang-orang yang takut akan Allah" ini adalah orang proselit, atau orang yang bertobat kepada agama Yahudi; akan tetapi, mereka tidak dianggap sepenuhnya sebagai orang Yahudi, mungkin karena mereka tidak bersunat. Orang Yahudi bersedia menerima orang-orang yang beralih ke agama Yahudi, namun sukar untuk mengetahui berapa banyak orang yang seperti itu. Rupanya diragukan bahwa ada suatu gerakan "misionaris" Yahudi yang bertujuan menobatkan orang. Ketika Yesus berkata bahwa orang Farisi "mengarungi lautan dan menjelajah daratan untuk menobatkan satu orang saja," Ia sedang mengacu kepada pengajaran tegas mereka kepada orang-orang di kalangan agama Yahudi, bukan kepada usaha yang kuat untuk menarik orang-orang yang berada di luar agama Yahudi (Mat. 23:15).

 I. Kaum Eseni.
sembunyikan teks

Suatu gerakan lain di dalam Yudaisme, yang meliputi komunitas Qumran, terkenal sebagai kaum Eseni. Yosefus menggambarkan kaum Eseni sebagai orang-orang yang dengan ketat menjalankan hari Sabat. Mereka percaya akan keabadian jiwa. Orang Eseni tidak akan menghujat Allah atau makan makanan haram, bahkan ketika diancam siksaan. Beberapa orang Eseni, seperti mereka yang bertempat tinggal di Qumran, menolak untuk menikah. Perjanjian Baru tidak menyebut orang Eseni dengan jelas, tetapi teranglah bahwa banyak gagasan mereka dapat ditemukan di golongan-golongan lain.

 J. Rakyat Jelata.
sembunyikan teks

Walaupun "rakyat jelata" bukan suatu kelompok yang terpadu, sungguh menyesatkan bila hanya mendaftarkan kelompok-kelompok dan gerakan-gerakan yang lebih mudah dikenali di kalangan agama Yahudi serta mengabaikan orang Yahudi pada umumnya. Keikutsertaan rakyat jelata dalam ibadat kepada Allah dan hal mendengarkan Firman Allah dijamin oleh jumlah sinagoge yang didirikan di semua daerah yang didiami oleh rakyat jelata.



TIP #26: Perkuat kehidupan spiritual harian Anda dengan Bacaan Alkitab Harian. [SEMUA]
dibuat dalam 0.03 detik
dipersembahkan oleh YLSA