Resource > Ensiklopedi Fakta Alkitab - Bible Almanac > 
38. Orang Yahudi pada Zaman Perjanjian Baru 
 I. Pendahuluan.
sembunyikan teks

Pada zaman Perjanjian Baru, orang Yahudi tinggal di setiap bagian Kekaisaran Romawi. Di Mesir terdapat lebih banyak orang Yahudi daripada di Yerusalem. Perjalanan-perjalanan Rasul Paulus membawa dia menjelajahi daerah yang dewasa ini adalah wilayah pedalaman Turki dan Yunani, dan ke manapun ia pergi ia menemukan komunitas-komunitas orang Yahudi. Di banyak tempat, orang Yahudi telah membangun Sinagoge dan secara teratur berkumpul untuk beribadah dan melakukan kegiatan-kegiatan lain.

 II. Sumber-Sumber Pengetahuan Mengenai Agama Yahudi.
sembunyikan teks

Kita dapat berpaling kepada beberapa sumber untuk mengetahui bagaimana keadaan agama Yahudi pada zaman Perjanjian Baru.

 III. Bahasa-Bahasa yang Dipakai.
sembunyikan teks

Dokumen-dokumen dan prasasti-prasasti yang baru disebut telah dicatat dalam tiga bahasa: Ibrani, Latin, dan Yunani. Ketiga bahasa inilah.yang terdapat pada papan tanda yang ditempatkan Pilatus di kayu salib di atas kepala Yesus (Yoh. 19:20). Di Kota Yerusalem, dan di desa-desa pun, banyak orang berbicara dalam lebih dari satu bahasa. Orang Yahudi memakai bahasa Aram dalam rumah mereka, bahasa Yunani di pasar, dan bahasa Latin dalam urusan mereka dengan orang Romawi. Orang Romawi memakai bahasa Latin dan Yunani, tetapi tidak memakai bahasa Ibrani dan Aram.

 IV. Kota-Kota Purba.
sembunyikan teks

Beberapa kota penting mempunyai sejumlah besar anggota orang Yahudi selama masa Yesus.

 V. Pemerintahan Romawi di Palestina. 
sembunyikan teks

Sejak waktu pemberontakan kaum Makabe (167-143 sM), orang Romawi sadar sekali bahwa Palestina adalah daerah yang peka. Pompeius, seorang jenderal Romawi, menaklukkan Yudea pada tahun 63 sM, dan ia mendirikan sistem-sistem pemerintahan yang berbeda, yang tampak di Perjanjian Baru. Orang Romawi memerintah Yerusalem dan Yudea melalui suatu sistem yang rumit yang menempatkan baik orang Yahudi maupun orang Romawi dalam kedudukan yang penting. Selama pelayanan Yesus, Pontius Pilatus menjabat gubernur Romawi. Gelarnya yang resmi adalah prefect, seperti yang diketahui dari sebuah prasasti yang ditemukan di Kaisarea pada tahun 1962. Pilatus berkuasa untuk menjatuhkan hukuman mati dan untuk mengampuni, serta juga berkuasa untuk mengenakan pajak.

 VI. Berbagai Kelompok dan Gerakan Orang Yahudi. 
sembunyikan teks

Berbagai kelompok orang Yahudi disebut dalam Perjanjian Baru. Kelompok-kelompok ini kadang-kadang berorientasi politis, kadang-kadang berorientasi keagamaan.

 VII. Sang Mesias.
sembunyikan teks

Perjanjian Lama merekam janji Allah kepada Daud bahwa raja yang dipilih Allah akan selalu bersemayam pada takhta Israel (II Sam. 7:16). Daud dan Salomo, putranya, menjadi contoh dari bagaimana keadaan seorang raja, tetapi bangsa Yahudi juga mendapat gagasan dari kitab-kitab Musa dan nabi-nabi tentang bagaimana seharusnya keadaan seorang raja. Kerajaan Daud dikalahkan oleh orang Babel pada tahun 586 sM. Tentu saja, kerajaan Daud kemudian hari dipugar, tetapi terhentinya pemerintahan raja merupakan pukulan yang hebat. Pada tahun 5 M, pemerintahan sendiri orang Yahudi secara praktis telah dibasmi oleh Pompeius. Para penguasa dari keluarga Herodes bukan dari keturunan Daud. Banyak orang Yahudi berharap bahwa Allah akan mengutus seorang untuk membebaskan mereka. Orang itu akan menjadi Raja yang diurapi oleh Allah.

Di Perjanjian Lama, bila seorang raja akan naik takhtanya, pertama-tama ia harus diurapi dengan minyak. Dalam suatu upacara yang khidmat, minyak zaitun dicurahkan atas kepala raja tersebut. Kata "Kristus" dan "Mesias" mewakili kata Yunani dan Ibrani yang berarti "diurapi." Orang Yahudi yang mengharapkan sang Mesias sedang mengharapkan seorang raja yang diurapi, seorang pemimpin yang gagah berani seperti Daud. Seperti yang dikatakan oleh dua orang murid tentang Yesus dari Nazaret kepada Tuhan yang sudah bangkit itu, " ... kami dahulu mengharapkan bahwa Dialah yang datang untuk membebaskan bangsa Israel" (Luk. 24:21). Kebangkitan Yesus dari antara orang mati melenyapkan keragu-raguan dari hati para pengikut-Nya (Yoh. 20:28, Rm. 1:4).



TIP #22: Untuk membuka tautan pada Boks Temuan di jendela baru, gunakan klik kanan. [SEMUA]
dibuat dalam 0.02 detik
dipersembahkan oleh YLSA