Alkitab SABDA
alkitab.sabda.org

Yeremia 2:6

2:6 Dan mereka tidak lagi bertanya: Di manakah TUHAN, yang menuntun kita keluar dari tanah Mesir; yang memimpin kita di padang gurun, di tanah yang tandus dan yang lekak-lekuk, di tanah yang sangat kering dan gelap, di tanah yang tidak dilintasi orang dan yang tidak didiami manusia?

Yeremia 7:1

Khotbah Yeremia mengenai Bait Suci
7:1 Firman yang datang kepada Yeremia dari pada TUHAN, bunyinya:

Yeremia 9:10

9:10 Menangis dan merintihlah karena gunung-gunung, dan merataplah karena padang rumput di gurun, sebab semuanya sudah tandus sampai tidak ada orang yang melintasinya, dan orang tidak mendengar lagi suara ternak; baik burung-burung di udara maupun binatang-binatang, semuanya telah lari dan sudah lenyap.

Yeremia 17:19

Hari Sabat harus dikuduskan
17:19 Beginilah firman TUHAN kepadaku: "Pergilah engkau dan berdirilah di pintu gerbang Anak Rakyat, yang dilalui keluar masuk oleh raja-raja Yehuda, dan di segala pintu gerbang Yerusalem;

Full Life: BERDIRILAH DI PINTU GERBANG.

Nas : Yer 17:19-23

Ayat-ayat ini mengenai pemeliharaan kekudusan hari Sabat menunjukkan bahwa nubuat-nubuat Yeremia tentang malapetaka juga bersyarat. Jikalau saja bangsa itu mau berbalik kepada Allah, menguduskan hari Sabat, dan melakukan yang benar, maka mereka akan mengelak penawanan (ayat Yer 17:24-26); jalan keselamatan masih terbuka bagi Yehuda.


Sumber: http://alkitab.sabda.org/passage.php?passage=Yer 2:6 7:1 9:10 17:19
Copyright © 2005-2021 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)