TB NETBible YUN-IBR Ref. Silang Nama Gambar Himne

  Boks Temuan

Pengkhotbah 1:1-18

Konteks
Segala sesuatu sia-sia
1:1 Inilah perkataan Pengkhotbah, a  anak Daud, raja di Yerusalem. b  1:2 Kesia-siaan belaka, kata Pengkhotbah, kesia-siaan belaka, segala sesuatu adalah sia-sia 1 . c  1:3 Apakah gunanya manusia berusaha dengan jerih payah di bawah matahari? d  1:4 Keturunan yang satu pergi dan keturunan yang lain datang, tetapi bumi tetap ada. e  1:5 Matahari terbit 2 , matahari terbenam, lalu terburu-buru menuju tempat ia terbit f  kembali. 1:6 Angin bertiup ke selatan, lalu berputar ke utara, terus-menerus ia berputar, dan dalam putarannya angin itu kembali. 1:7 Semua sungai mengalir ke laut, tetapi laut tidak juga menjadi penuh; ke mana sungai mengalir, ke situ sungai mengalir selalu. g  1:8 Segala sesuatu menjemukan, sehingga tak terkatakan oleh manusia; mata tidak kenyang melihat, h  telinga tidak puas mendengar. 1:9 Apa yang pernah ada akan ada lagi, dan apa yang pernah dibuat akan dibuat lagi; i  tak ada sesuatu yang baru di bawah matahari 3 . 1:10 Adakah sesuatu yang dapat dikatakan: "Lihatlah, ini baru!"? Tetapi itu sudah ada dulu, lama sebelum kita ada. 1:11 Kenang-kenangan dari masa lampau j  tidak ada, dan dari masa depan yang masih akan datangpun tidak akan ada kenang-kenangan pada mereka yang hidup sesudahnya. k 
Pengejaran hikmat adalah sia-sia
1:12 Aku, Pengkhotbah, l  adalah raja atas Israel di Yerusalem. m  1:13 Aku membulatkan hatiku untuk memeriksa dan menyelidiki dengan hikmat segala yang terjadi di bawah langit. n  Itu pekerjaan yang menyusahkan yang diberikan Allah kepada anak-anak manusia o  untuk melelahkan diri. 1:14 Aku telah melihat segala perbuatan yang dilakukan orang di bawah matahari, tetapi lihatlah, segala sesuatu adalah kesia-siaan dan usaha menjaring angin. p  1:15 Yang bongkok tak dapat diluruskan, q  dan yang tidak ada tak dapat dihitung. 1:16 Aku berkata dalam hati: "Lihatlah, aku telah memperbesar dan menambah hikmat lebih dari pada semua orang yang memerintah atas Yerusalem sebelum aku, r  dan hatiku telah memperoleh banyak hikmat dan pengetahuan." 1:17 Aku telah membulatkan hatiku untuk memahami hikmat s  dan pengetahuan, kebodohan dan kebebalan. t  Tetapi aku menyadari bahwa hal inipun adalah usaha menjaring angin, 1:18 karena di dalam banyak hikmat ada banyak susah hati, u  dan siapa memperbanyak pengetahuan, memperbanyak kesedihan. v 

Hakim-hakim 9:1-57

Konteks
Abimelekh menjadi raja di Sikhem
9:1 Adapun Abimelekh k  bin Yerubaal l  pergi ke Sikhem kepada saudara-saudara ibunya dan berkata kepada mereka dan kepada seluruh kaum dari pihak keluarga ibunya: 9:2 "Tolong katakan kepada seluruh warga kota Sikhem: Manakah yang lebih baik bagimu: tujuh puluh orang memerintah kamu, yaitu semua anak Yerubaal, atau satu orang? Dan ingat juga, bahwa aku darah m  dagingmu." 9:3 Lalu saudara-saudara ibunya mengatakan hal ihwalnya kepada seluruh warga kota Sikhem, maka condonglah hati orang-orang itu untuk mengikuti Abimelekh, sebab kata mereka: "Memang ia saudara kita." 9:4 Sesudah itu mereka memberikan kepadanya tujuh puluh uang perak dari kuil Baal-Berit, n  lalu Abimelekh memberi perak itu sebagai upah kepada petualang-petualang o  dan orang-orang nekat supaya mengikuti dia. 9:5 Ia pergi ke rumah ayahnya di Ofra, lalu membunuh saudara-saudaranya, p  anak-anak Yerubaal, tujuh puluh orang, di atas satu batu. Tetapi Yotam, q  anak bungsu Yerubaal tinggal hidup, karena ia menyembunyikan diri. r  9:6 Kemudian berkumpullah seluruh warga kota Sikhem dan seluruh Bet-Milo; s  mereka pergi menobatkan Abimelekh menjadi raja dekat pohon tarbantin t  di tugu peringatan yang di Sikhem. 9:7 Setelah hal itu dikabarkan kepada Yotam, u  pergilah ia ke gunung Gerizim v  dan berdiri di atasnya, lalu berserulah ia dengan suara nyaring kepada mereka: "Dengarkanlah aku, kamu warga kota Sikhem, maka Allah akan mendengarkan kamu juga. 9:8 Sekali peristiwa pohon-pohon pergi mengurapi yang akan menjadi raja atas mereka. Kata mereka kepada pohon zaitun: Jadilah raja atas kami! 9:9 Tetapi jawab pohon zaitun itu kepada mereka: Masakan aku meninggalkan minyakku yang dipakai untuk menghormati Allah dan manusia, dan pergi melayang di atas pohon-pohon? 9:10 Lalu kata pohon-pohon itu kepada pohon ara: Marilah, jadilah raja atas kami! 9:11 Tetapi jawab pohon ara itu kepada mereka: Masakan aku meninggalkan manisanku dan buah-buahku yang baik, dan pergi melayang di atas pohon-pohon? 9:12 Lalu kata pohon-pohon itu kepada pohon anggur: Marilah, jadilah raja atas kami! 9:13 Tetapi jawab pohon anggur 6  itu kepada mereka: Masakan aku meninggalkan air buah anggurku, w  yang menyukakan hati Allah dan manusia, dan pergi melayang di atas pohon-pohon? 9:14 Lalu kata segala pohon itu kepada semak duri: Marilah, jadilah raja atas kami! 9:15 Jawab semak duri itu kepada pohon-pohon itu: Jika kamu sungguh-sungguh mau mengurapi aku menjadi raja atas kamu, datanglah berlindung di bawah naunganku; x  tetapi jika tidak, biarlah api keluar y  dari semak duri dan memakan habis pohon-pohon aras yang di gunung Libanon. z  9:16 Maka sekarang, jika kamu berlaku setia dan tulus ikhlas dengan membuat Abimelekh menjadi raja, dan jika kamu berbuat yang baik kepada Yerubaal dan kepada keturunannya dan jika kamu membalaskan kepadanya seimbang dengan jasanya-- 9:17 bukankah ayahku telah berperang membela kamu dan menyabung a  nyawanya, dan telah melepaskan kamu dari tangan orang Midian, 9:18 padahal kamu sekarang memberontak terhadap keturunan ayahku dan membunuh anak-anaknya, b  tujuh puluh orang banyaknya, di atas satu batu, serta membuat Abimelekh anak seorang budaknya perempuan menjadi raja atas warga kota Sikhem, karena ia saudaramu-- 9:19 jadi jika kamu pada hari ini c  berlaku setia dan tulus ikhlas kepada Yerubaal dan keturunannya, maka silakanlah kamu bersukacita atas Abimelekh dan silakanlah ia bersukacita atas kamu. 9:20 Tetapi jika tidak demikian, maka biarlah api keluar d  dari pada Abimelekh dan memakan habis warga kota Sikhem e  dan juga Bet-Milo, f  dan biarlah api keluar dari pada warga kota Sikhem dan juga dari Bet-Milo dan memakan habis Abimelekh." 9:21 Kemudian larilah Yotam; g  ia melarikan diri ke Beer, h  dan tinggal di sana karena takut kepada Abimelekh, saudaranya itu. 9:22 Setelah tiga tahun lamanya Abimelekh memerintah atas orang Israel, 9:23 maka Allah membangkitkan semangat jahat 7  i  di antara Abimelekh dan warga kota Sikhem, sehingga warga kota Sikhem itu menjadi tidak setia kepada Abimelekh, 9:24 supaya kekerasan terhadap ketujuh puluh anak j  Yerubaal dibalaskan k  dan darah mereka ditimpakan l  kepada Abimelekh, saudara mereka yang telah membunuh mereka dan kepada warga kota Sikhem yang membantu dia m  membunuh saudara-saudaranya itu. 9:25 Sebab warga kota Sikhem itu menempatkan orang untuk menghadang dia di puncak gunung dan merampas setiap orang yang melewati mereka melalui jalan itu. Hal itu dikabarkan kepada Abimelekh. 9:26 Sementara itu Gaal bin Ebed n  beserta saudara-saudaranya telah datang dan pindah ke kota Sikhem. Warga kota Sikhem percaya kepadanya, 9:27 jadi pergilah mereka ke ladang; mereka mengumpulkan hasil kebun anggur mereka, dan mengirik memerasnya, o  lalu mengadakan perayaan. Mereka masuk ke kuil allah p  mereka dan makan minum sambil mengutuki Abimelekh. 9:28 Berkatalah Gaal bin Ebed: q  "Siapa r  itu Abimelekh dan siapa kita orang Sikhem, maka kita menjadi hambanya? Bukankah anak Yerubaal dan Zebul, wakilnya, menjadi hamba orang-orang Hemor, s  ayah Sikhem, jadi mengapakah kita menjadi hambanya? 9:29 Sekiranya orang-orang kota ini ada di dalam tanganku, t  maka tentulah aku mengenyahkan Abimelekh." Lalu berkatalah ia ke arah Abimelekh: "Perkuatlah tentaramu u  dan majulah!" 9:30 Ketika Zebul, penguasa kota itu mendengar perkataan Gaal bin Ebed, bangkitlah amarahnya. 9:31 Ia mengirim utusan kepada Abimelekh di Aruma dengan pesan: "Gaal bin Ebed dan saudara-saudaranya telah datang ke Sikhem dan ketahuilah mereka menghasut kota itu melawan engkau. 9:32 Oleh sebab itu, berangkatlah pada waktu malam, engkau dan rakyat yang bersama-sama dengan engkau itu, dan adakanlah penghadangan v  di padang. 9:33 Esoknya pagi-pagi, pada waktu matahari terbit, haruslah engkau menyerbu kota itu. Dan jika ia dan orang-orangnya keluar melawan engkau, maka engkau dapat berbuat kepadanya sesuai dengan keadaan yang kaudapati. w " 9:34 Sebab itu berangkatlah Abimelekh pada waktu malam beserta segala rakyat yang bersama-sama dengan dia, lalu mereka mengadakan penghadangan dalam empat pasukan untuk melawan Sikhem. 9:35 Ketika Gaal bin Ebed pergi ke luar dan berdiri di depan pintu gerbang x  kota itu, Abimelekh kebetulan bangun dari tempat penghadangannya y  beserta rakyat yang bersama-sama dengan dia. 9:36 Ketika Gaal melihat rakyat itu, berkatalah ia kepada Zebul: "Lihat, ada orang banyak turun dari puncak gunung." Jawab Zebul kepadanya: "Itu bayang-bayang gunung, yang kausangka manusia." 9:37 Kata Gaal sekali lagi: "Lihat, ada orang banyak turun dari gunung Pusat Tanah dan satu kelompok datang dari jalan Pohon Tarbantin Peramal." 9:38 Jawab Zebul kepadanya: "Di manakah mulutmu itu yang mengatakan: Siapa itu Abimelekh, maka kita menjadi hambanya? Bukankah ini orang-orang yang telah kauhina z  itu? Majulah sekarang untuk memerangi mereka." 9:39 Maka majulah Gaal dengan dipandangi oleh warga kota Sikhem, lalu berperang melawan Abimelekh. 9:40 Tetapi Abimelekh mengejar dia, dan ia melarikan diri dari depannya, dan banyaklah orang tewas sampai di depan pintu gerbang. 9:41 Adapun Abimelekh tinggal di Aruma, tetapi Zebul mengusir Gaal dan saudara-saudaranya, sehingga mereka ini tidak dapat tinggal di Sikhem. 9:42 Keesokan harinya orang-orang kota itu pergi ke ladang. Setelah hal ini dikabarkan kepada Abimelekh, 9:43 dibawanyalah rakyatnya, dibaginya dalam tiga pasukan, a  lalu mereka mengadakan penghadangan b  di padang. Ketika dilihatnya, bahwa orang-orang kota itu keluar dari dalam kota, bangunlah ia menyerang mereka serta menewaskan mereka. 9:44 Abimelekh dan pasukan yang bersama-sama dengan dia menyerbu dan menduduki pintu gerbang kota, sedang kedua pasukan lain itu menyerbu dan menewaskan semua orang yang ada di padang. 9:45 Sehari-harian itu Abimelekh berperang melawan kota itu; ia merebut kota itu dan membunuh orang-orang yang di dalamnya; kemudian dirobohkannya kota c  itu dan ditaburinya dengan garam. d  9:46 Mendengar itu masuklah seluruh warga kota Menara-Sikhem ke dalam liang di bawah kuil e  El-Berit. 9:47 Dikabarkanlah kepada Abimelekh, bahwa seluruh warga kota Menara-Sikhem telah berhimpun di sana. 9:48 Lalu Abimelekh dan seluruh rakyat yang bersama-sama dengan dia naik ke gunung Zalmon. f  Abimelekh mengambil kapak, lalu memotong dahan-dahan kayu, mengangkatnya dan meletakkannya ke atas bahunya sambil berkata kepada rakyatnya yang bersama-sama dengan dia: "Turutilah dengan segera perbuatanku yang kamu lihat ini." 9:49 Kemudian rakyat itu juga masing-masing memotong dahan-dahan, lalu mengikuti Abimelekh, meletakkan dahan-dahan itu di atas liang dan membakar liang itu di atas kepala orang-orang itu. Demikianlah semua penduduk kota Menara-Sikhem juga mati, kira-kira seribu orang laki-laki dan perempuan.
Abimelekh mati ditimpa batu
9:50 Selanjutnya Abimelekh pergi ke Tebes; ia mengepung Tebes, g  lalu merebutnya. 9:51 Tetapi ada sebuah menara yang kuat di tengah-tengah kota, dan semua laki-laki dan perempuan, seluruh warga kota itu, melarikan diri ke situ; mereka menutup pintu di belakangnya dan naik ke atas sotoh menara itu. 9:52 Lalu sampailah Abimelekh ke menara itu, menyerangnya, dan dapat menerobos sampai ke pintu menara itu untuk membakarnya. 9:53 Tetapi seorang perempuan menimpakan sebuah batu kilangan kepada kepala Abimelekh dan memecahkan batu kepalanya. h  9:54 Dengan segera dipanggilnya bujang pembawa senjatanya dan berkata kepadanya: "Hunuslah pedangmu dan bunuhlah aku, i  supaya jangan orang berkata tentang aku: Seorang perempuan membunuh dia." Lalu bujangnya itu menikam dia, sehingga mati. 9:55 Setelah dilihat oleh orang Israel, bahwa Abimelekh telah mati, pergilah mereka, masing-masing ke tempat kediamannya. 9:56 Demikianlah Allah membalaskan kejahatan yang dilakukan oleh Abimelekh kepada ayahnya, yaitu pembunuhan atas ketujuh puluh saudaranya; 9:57 juga segala kejahatan j  orang-orang Sikhem ditimpakan kembali oleh Allah kepada kepala mereka sendiri. Demikianlah kutuk Yotam k  bin Yerubaal mengenai mereka.

2 Korintus 13:1-14

Konteks
Nasihat-nasihat terakhir
13:1 Ini adalah untuk ketiga kalinya aku datang kepada kamu: r  Baru dengan keterangan dua atau tiga orang saksi s  suatu perkara sah. 13:2 Kepada mereka, yang di masa yang lampau berbuat dosa, t  dan kepada semua orang lain, telah kukatakan terlebih dahulu dan aku akan mengatakannya sekali lagi--sekarang pada waktu aku berjauhan u  dengan kamu tepat seperti pada waktu kedatanganku kedua kalinya--bahwa aku tidak akan menyayangkan 8  v  mereka pada waktu aku datang lagi. 13:3 Karena kamu ingin suatu bukti, bahwa Kristus berkata-kata dengan perantaraan aku, w  dan Ia tidak lemah terhadap kamu, melainkan berkuasa di tengah-tengah kamu. 13:4 Karena sekalipun Ia telah disalibkan oleh karena kelemahan, x  namun Ia hidup karena kuasa y  Allah. Memang kami adalah lemah z  di dalam Dia, tetapi kami akan hidup bersama-sama dengan Dia a  untuk kamu karena kuasa Allah. 13:5 Ujilah dirimu sendiri, b  apakah kamu tetap tegak di dalam iman 9 . Selidikilah dirimu! c  Apakah kamu tidak yakin akan dirimu, bahwa Kristus Yesus ada di dalam diri kamu? d  Sebab jika tidak demikian, kamu tidak tahan uji. 13:6 Tetapi aku harap, bahwa kamu tahu, bahwa bukan kami yang tidak tahan uji. 13:7 Kami berdoa kepada Allah, agar kamu jangan berbuat jahat bukan supaya kami ternyata tahan uji, melainkan supaya kamu ini boleh berbuat apa yang baik, sekalipun kami sendiri tampaknya tidak tahan uji. 13:8 Karena kami tidak dapat berbuat apa-apa melawan kebenaran; yang dapat kami perbuat ialah untuk kebenaran. 13:9 Sebab kami bersukacita, apabila kami lemah e  dan kamu kuat. f  Dan inilah yang kami doakan, yaitu supaya kamu menjadi sempurna. g  13:10 Itulah sebabnya sekali ini aku menulis kepada kamu ketika aku berjauhan dengan kamu, supaya bila aku berada di tengah-tengah kamu, aku tidak terpaksa bertindak keras h  menurut kuasa yang dianugerahkan Tuhan kepadaku untuk membangun dan bukan untuk meruntuhkan. i 
Salam
13:11 Akhirnya, saudara-saudaraku, j  bersukacitalah, usahakanlah dirimu supaya sempurna. Terimalah segala nasihatku! Sehati sepikirlah kamu, dan hiduplah dalam damai sejahtera; k  maka Allah, sumber kasih l  dan damai sejahtera m  akan menyertai kamu! 13:12 Berilah salam seorang kepada yang lain dengan cium yang kudus. n  13:13 (13-12b) Salam o  dari semua orang kudus kepada kamu. 13:14 (13-13) Kasih karunia Tuhan Yesus Kristus, p  dan kasih Allah, q  dan persekutuan 10  Roh Kudus r  menyertai kamu sekalian.
Seret untuk mengatur ukuranSeret untuk mengatur ukuran

[1:2]  1 Full Life : SEGALA SESUATU ADALAH SIA-SIA.

Nas : Pengkh 1:2

Ayat ini menyatakan tema kitab Pengkhotbah, yaitu bahwa seluruh kegiatan kita di atas muka bumi ini tidak ada artinya dan tidak ada tujuannya ketika dilakukan terlepas dari kehendak Allah, persekutuan, dan kegiatan kasih Allah di dalam kehidupan kita. Kitab ini juga menekankan bahwa ciptaan itu sendiri tunduk kepada kesia-siaan dan kerusakan.

  1. 1) Tujuan penulis ialah menghancurkan semua harapan palsu umat manusia kepada dunia sekular semata-mata; ia ingin pembacanya melihat kenyataan-kenyataan serius dari kejahatan, ketidakadilan, dan kematian serta menginsafi bahwa hidup terlepas dari Allah itu sia-sia dan tidak akan menghasilkan kebahagiaan sejati.
  2. 2) Pemecahan persoalan ini terdapat di dalam iman dan percaya kepada Allah; hanya ini yang menjadikan hidup ini bermakna. Kita harus melihat lebih jauh dari hal-hal duniawi kepada hal-hal sorgawi untuk menerima pengharapan, sukacita, dan damai sejahtera (Pengkh 3:12-17; 8:12-13; Pengkh 12:13-14).

[1:5]  2 Full Life : MATAHARI TERBIT.

Nas : Pengkh 1:5-11

Dunia tampaknya berjalan terus sesuai dengan pola tertentu tanpa ada yang berubah. Umat manusia tidak bisa berharap bahwa alam akan memberi tahu makna untuk hidup mereka di dunia, mereka juga tidak dapat menemukan kepuasan total di dalamnya.

[1:9]  3 Full Life : TAK ADA SESUATU YANG BARU DI BAWAH MATAHARI.

Nas : Pengkh 1:9

Ayat ini tidak berarti bahwa tidak ada penemuan baru, hanya bahwa tidak ada bentuk kegiatan baru. Pencarian, sasaran, dan keinginan umat manusia tetap sama.

[1:12]  4 Full Life : AKU, PENGKHOTBAH ... MENYELIDIKI DENGAN HIKMAT.

Nas : Pengkh 1:12-18

Manusia sendiri tidak dapat menemukan maksud dalam hidup, demikian pula, orang tidak dapat memakai prestasi manusia sendiri untuk memperbaiki semua yang tampaknya salah di dunia ini (ayat Pengkh 1:15). Pemecahannya memerlukan sesuatu yang lebih tinggi daripada hikmat, filsafat, atau gagasan manusia. Hikmat itu adalah "dari atas" (Yak 3:17), yaitu hikmat "yang tersembunyi dan rahasia, yang sebelum dunia dijadikan, telah disediakan Allah bagi kemuliaan kita" (1Kor 2:7).

[9:4]  5 Full Life : ABIMELEKH ... MEMBUNUH SAUDARA-SAUDARANYA ... TUJUH PULUH ORANG.

Nas : Hak 9:4-5

Tragedi besar yang terjadi dalam keluarga Gideon ini disebabkan oleh poligaminya (Hak 8:30-31). Gundiknya di Sikhem telah melahirkan Abimelekh yang kemudian membunuh tujuh puluh saudaranya. Gideon memiliki kemampuan memimpin di medan peperangan, tetapi bukan di rumah tangga. Allah, sebaliknya, sangat mementingkan keluarga. Di bawah perjanjian yang baru Ia memerintahkan agar jangan mengangkat seorang menjadi penilik jemaat apabila ia tidak bisa mengatur keluarganya dengan baik (1Tim 3:1-5)

[9:13]  6 Full Life : ANGGUR.

Nas : Hak 9:13

Istilah Ibrani yang diterjemahkan dengan anggur di sini ialah _tirosh_ yang artinya "anggur baru." _Tirosh_ pada umumnya mengacu kepada sari buah anggur yang segar dan murni, hasil pohon anggur

(lihat cat. --> Yes 65:8;

[atau ref. Yes 65:8]

lihat art. ANGGUR PADA ZAMAN PERJANJIAN LAMA).

[9:23]  7 Full Life : ALLAH MEMBANGKITKAN SEMANGAT JAHAT

Nas : Hak 9:23

(versi Inggris NIV -- "Allah mengutus roh jahat"). Allah menggunakan roh-roh jahat untuk menghukum Abimelekh dan penduduk Sikhem karena pembunuhan putra-putra Gideon. Roh jahat itu menyebabkan perselisihan dan kecurigaan

(lihat cat. --> 1Sam 16:14;

lihat cat. --> 1Sam 16:23).

[atau ref. 1Sam 16:14,23]

[13:2]  8 Full Life : AKU TIDAK AKAN MENYAYANGKAN.

Nas : 2Kor 13:2

Kasih seorang pendeta terhadap umatnya

(lihat cat. --> 2Kor 12:15)

[atau ref. 2Kor 12:15]

menuntut baik sikap yang keras maupun kasih sayang. Akan ada saat tertentu ketika kesabaran sudah melampaui batasnya, dan demi kebaikan jemaat, para pelanggar tidak harus disayangkan lagi.

[13:5]  9 Full Life : UJILAH ... APAKAH KAMU TETAP TEGAK DI DALAM IMAN.

Nas : 2Kor 13:5

Tidak ada pengetahuan yang lebih penting bagi orang percaya daripada kepastian bahwa mereka memiliki hidup yang kekal (bd. 1Yoh 5:13;

lihat cat. --> Yoh 17:3).

[atau ref. Yoh 17:3]

Setiap orang yang mengaku dirinya orang Kristen, harus menguji dirinya untuk menentukan apakah keselamatannya merupakan suatu kenyataan masa kini

(lihat art. KEYAKINAN AKAN KESELAMATAN).

[13:14]  10 Full Life : KASIH KARUNIA ... KASIH ... PERSEKUTUAN.

Nas : 2Kor 13:13

Ucapan berkat Paulus yang terakhir ini menyokong kepercayaan jemaat PB dalam Trinitas. Paulus berdoa kiranya jemaat Korintus akan terus-menerus mengalami

  1. (1) kasih karunia Kristus, yaitu dekatnya kehadiran, kuasa, rahmat dan penghiburan-Nya;
  2. (2) kasih Allah Bapa dengan segala berkat-Nya; dan
  3. (3) persekutuan yang semakin dalam dengan Roh Kudus. Jikalau ketiga kenyataan ini merupakan berkat yang tinggal di dalam diri kita, maka keselamatan kekal kita sudah pasti.



TIP #11: Klik ikon untuk membuka halaman ramah cetak. [SEMUA]
dibuat dalam 0.03 detik
dipersembahkan oleh YLSA