TB NETBible YUN-IBR Ref. Silang Nama Gambar Himne

  Boks Temuan

Kejadian 22:1

Konteks
Kepercayaan Abraham diuji
22:1 Setelah semuanya itu Allah mencoba d  Abraham 1 . Ia berfirman kepadanya: "Abraham," lalu sahutnya: "Ya, Tuhan. e "

Kejadian 1:6

Konteks
1:6 Berfirmanlah q  Allah: "Jadilah cakrawala r  di tengah segala air s  untuk memisahkan air dari air."

Yesaya 58:11

Konteks
58:11 TUHAN akan menuntun k  engkau senantiasa dan akan memuaskan hatimu l  di tanah m  yang kering, dan akan membaharui kekuatanmu; n  engkau akan seperti taman o  yang diairi dengan baik dan seperti mata air p  yang tidak pernah mengecewakan.

Matius 5:6

Konteks
5:6 Berbahagialah orang yang lapar dan haus akan kebenaran 2 , karena mereka akan dipuaskan. i 

Lukas 1:53

Konteks
1:53 Ia melimpahkan segala yang baik l  kepada orang yang lapar, dan menyuruh orang yang kaya pergi dengan tangan hampa;
Seret untuk mengatur ukuranSeret untuk mengatur ukuran

[22:1]  1 Full Life : ALLAH MENCOBA ABRAHAM.

Nas : Kej 22:1

Iman dan penyerahan Abraham kepada Allah diuji seberat-beratnya. Allah memerintahnya untuk melakukan sesuatu yang sama sekali bertentangan dengan akal sehat dan kasihnya selaku seorang bapa dan harapan seumur hidupnya (ayat Kej 22:2). Di dalam kisah Abraham kita membaca tentang tiga ujian iman yang besar.

  1. (1) Panggilan untuk memisahkan dirinya dari bangsa dan tanah airnya (Kej 12:1) serta pergi tanpa mengetahui tujuannya (bd. Ibr 11:8);
  2. (2) tuntutan untuk mempercayai Allah akan menggenapi perjanjian-Nya walaupun penggenapan perjanjian itu tidak tampak selama 25 tahun (Kej 12:1-3; 15:6,8; 18:9-14; Ibr 11:8-13);
  3. (3) perintah untuk mempersembahkan Ishak, putra yang dijanjikan itu (pasal Kej 22:1-24). Dengan cara yang mirip dengan yang dialami Abraham, iman sejati semua orang percaya akan diuji.

[5:6]  2 Full Life : ORANG YANG LAPAR DAN HAUS AKAN KEBENARAN.

Nas : Mat 5:6

Ayat ini termasuk salah satu ayat yang terpenting dalam Khotbah di Bukit.

  1. 1) Syarat dasar dari semua kehidupan saleh adalah "lapar dan haus akan kebenaran" (bd. Mat 6:33). Lapar semacam itu tampak dalam diri Musa (Kel 33:13,18), pemazmur

    (lihat cat. --> Mazm 42:3;

    lihat cat. --> Mazm 42:7;

    lihat cat. --> Mazm 63:2)

    [atau ref. Mazm 42:3,7; 63:2]

    dan Rasul Paulus (Fili 3:10). Kondisi rohani orang Kristen seumur hidup mereka akan tergantung pada rasa lapar dan dahaga mereka akan
    1. (a) kehadiran Allah (Ul 4:29),
    2. (b) Firman Allah (Mazm 119:1-176),
    3. (c) hubungan dengan Kristus (Fili 3:8-10),
    4. (d) persekutuan Roh Kudus (Yoh 7:37-39; 2Kor 13:14),
    5. (e) kebenaran (Mat 5:6),
    6. (f) kuasa kerajaan (Mat 6:33) dan
    7. (g) kedatangan Tuhan kembali (2Tim 4:8).
  2. 2) Kelaparan orang Kristen terhadap perkara Allah dilenyapkan oleh kekhawatiran duniawi, tipu daya kekayaan (Mat 13:22), keinginan akan berbagai hal (Mr 4:19), kenikmatan hidup (Luk 8:14), dan kegagalan untuk tetap tinggal dalam Kristus

    (lihat cat. --> Yoh 15:4).

    [atau ref. Yoh 15:4]

    Pada saat kelaparan orang percaya akan Allah dan kebenaran-Nya sudah tidak ada lagi, mereka akan mati secara rohani. Oleh karena itu adalah sangat penting bahwa kita peka terhadap pekerjaan Roh Kudus yang menginsyafkan kita (bd. Yoh 16:8-13; Rom 8:5-16).



TIP #15: Gunakan tautan Nomor Strong untuk mempelajari teks asli Ibrani dan Yunani. [SEMUA]
dibuat dalam 0.03 detik
dipersembahkan oleh YLSA