TB NETBible YUN-IBR Ref. Silang Nama Gambar Himne

  Boks Temuan

Ayub 4:1--14:22

Konteks
Elifas menegur Ayub
4:1 Maka berbicaralah Elifas, orang Teman 1 : o  4:2 "Kesalkah engkau, bila orang mencoba berbicara kepadamu? Tetapi siapakah dapat tetap menutup p  mulutnya? 4:3 Sesungguhnya, engkau telah mengajar banyak q  orang, dan tangan r  yang lemah telah engkau kuatkan; 4:4 orang yang jatuh s  telah dibangunkan oleh kata-katamu, dan lutut t  yang lemas telah kaukokohkan; 4:5 tetapi sekarang, dirimu yang tertimpa, dan engkau kesal, u  dirimu terkena, v  dan engkau terkejut. w  4:6 Bukankah takutmu akan Allah yang menjadi sandaranmu, x  dan kesalehan y  hidupmu menjadi pengharapanmu? 4:7 Camkanlah ini: siapa binasa z  dengan tidak bersalah dan di manakah orang yang jujur dipunahkan 2 ? a  4:8 Yang telah kulihat b  ialah bahwa orang yang membajak kejahatan c  dan menabur kesusahan, ia menuainya d  juga. 4:9 Mereka binasa oleh nafas Allah, e  dan lenyap f  oleh hembusan hidung-Nya. 4:10 Singa mengaum, g  singa meraung--patahlah h  gigi singa-singa i  muda. 4:11 Singa binasa karena kekurangan mangsa, j  dan anak-anak singa betina bercerai-berai. k  4:12 Suatu perkataan l  telah disampaikan kepadaku dengan diam-diam dan telingaku menangkap bisikannya, m  n  4:13 waktu bermenung oleh sebab khayal malam 3 , ketika tidur nyenyak menghinggapi orang. o  4:14 Aku terkejut dan gentar, p  sehingga tulang-tulangku gemetar. q  4:15 Suatu roh melewati aku, tegaklah r  bulu romaku. 4:16 Ia berhenti, tetapi rupanya tidak dapat kukenal. Suatu sosok ada di depan mataku, suara s  berbisik-bisik kudengar: 4:17 Mungkinkah seorang manusia benar di hadapan Allah, t  mungkinkah seseorang tahir di hadapan Penciptanya? u  4:18 Sesungguhnya, hamba-hamba-Nya v  tidak dipercayai-Nya, malaikat-malaikat-Nyapun didapati-Nya tersesat, w  4:19 lebih-lebih lagi mereka yang diam dalam pondok tanah liat, x  yang dasarnya y  dalam debu, z  yang mati terpijat a  seperti gegat. b  4:20 Di antara pagi dan petang mereka dihancurkan, dan tanpa dihiraukan mereka binasa untuk selama-lamanya. c  4:21 Bukankah kemah mereka dicabut? d  Mereka mati, e  tetapi tanpa hikmat. f  5:1 Berserulah--adakah orang yang menjawab engkau? g  Dan kepada siapa di antara orang-orang yang kudus h  engkau akan berpaling? 5:2 Sesungguhnya, orang bodoh dibunuh oleh sakit hati, i  dan orang bebal j  dimatikan oleh iri hati. 5:3 Aku sendiri pernah melihat k  orang bodoh berakar, l  tetapi serta-merta m  kukutuki n  tempat kediamannya. 5:4 Anak-anaknya o  selalu tidak tertolong, p  mereka diinjak-injak di pintu gerbang q  tanpa ada orang yang melepaskannya. r  5:5 Apa yang dituainya, s  dimakan habis oleh orang yang lapar, bahkan dirampas dari tengah-tengah duri, dan orang-orang yang dahaga mengingini kekayaannya. 5:6 Karena bukan dari debu terbit bencana dan bukan dari tanah t  tumbuh kesusahan; 5:7 melainkan manusia menimbulkan kesusahan u  bagi dirinya, seperti bunga api berjolak tinggi. 5:8 Tetapi aku, tentu aku akan mencari Allah, dan kepada Allah v  aku akan mengadukan perkaraku. 5:9 Ia melakukan perbuatan-perbuatan yang besar w  dan yang tak terduga, x  serta keajaiban-keajaiban yang tak terbilang y  banyaknya; 5:10 Ia memberi hujan ke atas muka bumi z  dan menjatuhkan air ke atas ladang; a  5:11 Ia menempatkan orang yang hina pada derajat yang tinggi b  dan orang yang berdukacita c  mendapat d  pertolongan yang kuat; 5:12 Ia menggagalkan rancangan e  orang cerdik, sehingga usaha tangan mereka tidak berhasil; f  5:13 Ia menangkap orang berhikmat g  dalam kecerdikannya h  sendiri, sehingga rancangan orang yang belat-belit digagalkan. i  5:14 Pada siang hari mereka tertimpa gelap, j  dan pada tengah hari mereka meraba-raba seperti pada waktu malam. k  5:15 Tetapi Ia menyelamatkan orang-orang miskin l  dari kedahsyatan mulut mereka, dan dari tangan orang yang kuat. m  5:16 Demikianlah ada harapan bagi orang kecil, n  dan kecurangan tutup mulut. o  5:17 Sesungguhnya, berbahagialah manusia yang ditegur p  Allah 4 ; sebab itu janganlah engkau menolak didikan q  Yang Mahakuasa. r  5:18 Karena Dialah yang melukai, tetapi juga yang membebat; s  Dia yang memukuli, tetapi yang tangan-Nya menyembuhkan t  pula. 5:19 Dari enam macam kesesakan engkau diluputkan-Nya u  dan dalam tujuh macam engkau v  tidak kena malapetaka. 5:20 Pada masa kelaparan w  engkau dibebaskan-Nya dari maut, dan pada masa perang dari kuasa pedang. x  5:21 Dari cemeti lidah y  engkau terlindung, dan engkau tidak usah takut, z  bila kemusnahan datang. a  5:22 Kemusnahan dan kelaparan b  akan kautertawakan c  dan binatang liar d  tidak akan kautakuti. 5:23 Karena antara engkau dan batu-batu e  di padang akan ada perjanjian, f  dan binatang liar akan berdamai dengan engkau. g  5:24 Engkau akan mengalami, bahwa kemahmu aman h  dan apabila engkau memeriksa tempat kediamanmu, engkau tidak akan kehilangan i  apa-apa. 5:25 Engkau akan mengalami, bahwa keturunanmu menjadi banyak j  dan bahwa anak cucumu seperti rumput di tanah. k  5:26 Dalam usia tinggi l  engkau akan turun ke dalam kubur, seperti berkas gandum dibawa masuk pada waktunya. m  5:27 Sesungguhnya, semuanya itu telah kami selidiki, memang demikianlah adanya; dengarkanlah n  dan camkanlah itu! o "
Ayub kecewa terhadap sahabat-sahabatnya
6:1 Lalu Ayub menjawab: 6:2 "Ah, hendaklah kiranya kekesalan hatiku ditimbang, dan kemalanganku ditaruh bersama-sama di atas neraca! p  6:3 Maka beratnya akan melebihi pasir q  di laut; oleh sebab itu tergesa-gesalah r  perkataanku. 6:4 Karena anak panah s  dari Yang Mahakuasa t  tertancap pada tubuhku 5 , u  dan racunnya v  diisap w  oleh jiwaku; kedahsyatan x  Allah seperti pasukan melawan aku. y  6:5 Meringkikkah z  keledai a  liar di tempat rumput muda, atau melenguhkah lembu dekat makanannya? b  6:6 Dapatkah makanan tawar dimakan tanpa garam atau apakah putih telur c  ada rasanya? 6:7 Aku tidak sudi menjamahnya, semuanya itu makanan yang memualkan d  bagiku. 6:8 Ah, kiranya terkabul permintaanku dan Allah memberi apa yang kuharapkan! e  6:9 Kiranya Allah berkenan meremukkan f  aku, kiranya Ia melepaskan tangan-Nya dan menghabisi g  nyawaku! 6:10 Itulah yang masih merupakan hiburan h  bagiku, bahkan aku akan melompat-lompat kegirangan di waktu kepedihan i  yang tak kenal belas kasihan, sebab aku tidak pernah menyangkal firman j  Yang Mahakudus 6 . k  6:11 Apakah kekuatanku, sehingga aku sanggup bertahan, dan apakah masa depanku, sehingga aku harus bersabar? l  6:12 Apakah kekuatanku seperti kekuatan batu? Apakah tubuhku dari tembaga? m  6:13 Bukankah tidak ada lagi pertolongan bagiku, n  dan keselamatan jauh dari padaku? 6:14 Siapa o  menahan kasih sayang p  terhadap sesamanya, q  melalaikan takut akan Yang Mahakuasa. r  6:15 Saudara-saudaraku tidak dapat dipercaya seperti sungai, s  seperti dasar dari pada sungai yang mengalir lenyap, 6:16 yang keruh karena air beku, yang di dalamnya salju t  menjadi cair, 6:17 yang surut pada musim kemarau, dan menjadi kering di tempatnya apabila kena panas; u  6:18 berkeluk-keluk jalan arusnya, mengalir ke padang tandus, lalu lenyap. 6:19 Kafilah dari Tema v  mengamat-amatinya dan rombongan dari Syeba w  mengharapkannya, 6:20 tetapi mereka kecewa karena keyakinan mereka, mereka tertipu x  setibanya di sana. 6:21 Demikianlah kamu sekarang bagiku, ketika melihat yang dahsyat, takutlah y  kamu. 6:22 Pernahkah aku berkata: Berilah aku sesuatu, atau: Berilah aku uang suap z  dari hartamu, a  6:23 atau: Luputkan aku dari tangan musuh, atau: Tebuslah aku dari tangan orang lalim? b  6:24 Ajarilah aku, maka aku akan diam; c  dan tunjukkan kepadaku dalam hal apa aku tersesat. d  6:25 Alangkah kokohnya kata-kata e  yang jujur! Tetapi apakah maksud celaan dari pihakmu itu? 6:26 Apakah kamu bermaksud mencela perkataan? Apakah perkataan orang yang putus asa dianggap angin? f  6:27 Bahkan atas anak yatim g  kamu membuang undi, h  dan sahabatmu kamu perlakukan sebagai barang dagangan. 6:28 Tetapi sekarang, berpalinglah kepadaku; aku tidak akan berdusta di hadapanmu. i  6:29 Berbaliklah, janganlah terjadi kecurangan, j  berbaliklah, aku pasti benar. k  l  6:30 Apakah ada kecurangan pada lidahku? m  Apakah langit-langitku tidak dapat membeda-bedakan n  bencana?"
Hidup itu berat
7:1 7 "Bukankah manusia harus bergumul o  di bumi, p  dan hari-harinya seperti hari-hari orang upahan? q  7:2 Seperti kepada seorang budak yang merindukan naungan, r  seperti kepada orang upahan yang menanti-nantikan upahnya, s  7:3 demikianlah dibagikan kepadaku bulan-bulan yang sia-sia, dan ditentukan kepadaku t  malam-malam penuh kesusahan. 7:4 Bila aku pergi tidur, maka pikirku: Bilakah aku akan bangun? u  Tetapi malam merentang panjang, dan aku dicekam oleh gelisah sampai dinihari. v  7:5 Berenga w  dan abu menutupi tubuhku, kulitku menjadi keras, lalu pecah. x  7:6 Hari-hariku berlalu lebih cepat dari pada torak, y  dan berakhir tanpa harapan. z  7:7 Ingatlah, bahwa hidupku hanya hembusan a  nafas; mataku tidak akan lagi b  melihat yang baik. 7:8 Orang yang memandang aku, tidak akan melihat aku lagi, sementara Engkau memandang aku, aku tidak ada lagi. c  7:9 Sebagaimana awan lenyap d  dan melayang hilang, demikian juga orang yang turun ke dalam dunia orang mati e  tidak akan muncul kembali. f  7:10 Ia tidak lagi kembali ke rumahnya, dan tidak dikenal lagi g  oleh tempat tinggalnya. h  7:11 Oleh sebab itu akupun tidak akan menahan i  mulutku, aku akan berbicara dalam kesesakan j  jiwaku 8 , mengeluh k  dalam kepedihan hatiku. l  7:12 Apakah aku ini laut m  atau naga, n  sehingga Engkau menempatkan penjaga o  terhadap aku? 7:13 Apabila aku berpikir: Tempat tidurku akan memberi aku penghiburan, dan tempat pembaringanku akan meringankan keluh kesahku, p  7:14 maka Engkau mengagetkan aku dengan impian dan mengejutkan q  aku dengan khayal, r  7:15 sehingga aku lebih suka dicekik dan mati s  dari pada menanggung kesusahanku. t  7:16 Aku jemu, u  aku tidak mau hidup untuk selama-lamanya. v  Biarkanlah w  aku 9 , karena hari-hariku hanya seperti hembusan x  nafas saja. 7:17 Apakah gerangan manusia, sehingga dia Kauanggap agung, dan Kauperhatikan, y  7:18 dan Kaudatangi setiap pagi, z  dan Kauuji a  setiap saat? b  7:19 Bilakah Engkau mengalihkan pandangan-Mu dari padaku, c  dan membiarkan d  aku, sehingga aku sempat menelan ludahku? 7:20 Kalau aku berbuat dosa 10 , apakah yang telah kulakukan terhadap Engkau, e  ya Penjaga manusia? Mengapa Engkau menjadikan aku sasaran-Mu, f  sehingga aku menjadi beban bagi diriku? g  7:21 Dan mengapa Engkau tidak mengampuni pelanggaranku, dan tidak menghapuskan kesalahanku? h  Karena sekarang aku terbaring dalam debu, i  lalu Engkau akan mencari aku, tetapi aku tidak akan ada lagi. j "
Bildad membela keadilan hukuman Allah
8:1 Maka berbicaralah Bildad, orang Suah: k  8:2 "Berapa lamakah lagi engkau akan berbicara begitu, l  dan perkataan mulutmu seperti angin m  yang menderu? 8:3 Masakan Allah membengkokkan keadilan? n  Masakan Yang Mahakuasa membengkokkan kebenaran? o  8:4 Jikalau anak-anakmu telah berbuat dosa terhadap Dia, maka Ia telah membiarkan mereka dikuasai oleh pelanggaran p  mereka. 8:5 Tetapi engkau, kalau engkau mencari Allah, dan memohon q  belas kasihan dari Yang Mahakuasa, r  8:6 kalau engkau bersih dan jujur 11 , maka tentu Ia akan bangkit demi engkau s  dan Ia akan memulihkan rumah yang adalah hakmu. t  8:7 Maka kedudukanmu yang dahulu akan kelihatan hina, tetapi kedudukanmu yang kemudian akan menjadi u  sangat mulia. v  8:8 Bertanya-tanyalah tentang orang-orang zaman w  dahulu, dan perhatikanlah apa yang diselidiki para nenek moyang. 8:9 Sebab kita, anak-anak kemarin, tidak mengetahui apa-apa; x  karena hari-hari kita seperti bayang-bayang y  di bumi. 8:10 Bukankah mereka yang harus mengajari z  engkau dan yang harus berbicara kepadamu, dan melahirkan kata-kata dari akal budi a  mereka? 8:11 Dapatkah pandan bertumbuh tinggi, kalau tidak di rawa, b  atau mensiang c  bertumbuh subur, kalau tidak di air? 8:12 Sementara dalam pertumbuhan, sebelum waktunya disabit, layulah ia lebih dahulu dari pada rumput d  lain. 8:13 Demikianlah pengalaman e  semua orang yang melupakan Allah; f  maka lenyaplah harapan orang fasik, g  8:14 yang andalannya seperti benang laba-laba, kepercayaannya seperti sarang h  laba-laba. 8:15 Ia bersandar pada rumahnya, i  tetapi rumahnya itu tidak tetap tegak, ia menjadikannya tempat berpegang, tetapi rumah itu tidak tahan. j  8:16 Ia seperti tumbuh-tumbuhan yang masih segar di panas matahari, sulurnya k  menjulur di seluruh taman. l  8:17 Akar-akarnya membelit timbunan batu, menyusup ke dalam sela-sela batu itu. 8:18 Tetapi bila ia dicabut dari tempatnya, maka tempatnya itu tidak mengakuinya m  lagi, katanya: Belum pernah aku melihat engkau! n  8:19 Demikianlah o  kesukaan hidupnya, dan tumbuh-tumbuhan lain timbul p  dari tanah. 8:20 Ketahuilah, Allah tidak menolak orang yang saleh, q  dan Ia tidak memegang tangan orang yang berbuat jahat. r  8:21 Ia masih akan membuat mulutmu tertawa s  dan bibirmu bersorak-sorak. t  8:22 Pembencimu akan terselubung dengan malu, u  dan kemah v  orang fasik akan tidak ada lagi. w "
Jawab Ayub: Tidak seorangpun dapat bertahan di hadapan Allah
9:1 Tetapi Ayub menjawab: 9:2 "Sungguh, aku tahu, bahwa demikianlah halnya, masakan manusia benar di hadapan Allah 12 ? x  9:3 Jikalau ia ingin beperkara dengan Allah y  satu dari seribu z  kali ia tidak dapat membantah-Nya. 9:4 Allah itu bijak a  dan kuat, b  siapakah dapat berkeras melawan c  Dia, dan tetap selamat? d  9:5 Dialah yang memindahkan gunung-gunung e  dengan tidak diketahui orang, yang membongkar-bangkirkannya dalam murka-Nya; f  9:6 yang menggeserkan bumi g  dari tempatnya, sehingga tiangnya bergoyang-goyang; h  9:7 yang memberi perintah kepada matahari, sehingga tidak terbit, i  dan mengurung bintang-bintang j  dengan meterai; 9:8 yang seorang diri membentangkan langit, k  dan melangkah di atas gelombang-gelombang laut; l  9:9 yang menjadikan m  bintang Biduk, bintang Belantik, bintang Kartika, dan gugusan-gugusan bintang Ruang Selatan; n  9:10 yang melakukan perbuatan-perbuatan besar o  yang tidak terduga, dan keajaiban-keajaiban yang tidak terbilang p  banyaknya. 9:11 Apabila Ia melewati aku, aku tidak melihat-Nya, dan bila Ia lalu, aku tidak mengetahui. q  9:12 Apabila Ia merampas, siapa akan menghalangi-Nya? r  Siapa akan menegur-Nya: Apa yang Kaulakukan? s  9:13 Allah tidak menahani murka-Nya, t  di bawah kuasa-Nya para pembantu Rahab u  membungkuk; 9:14 lebih-lebih aku, bagaimana aku dapat membantah Dia, memilih kata-kataku di hadapan Dia? v  9:15 Walaupun aku benar, aku tidak mungkin membantah Dia, w  malah aku harus memohon x  belas kasihan y  kepada yang mendakwa z  aku. 9:16 Bila aku berseru, Ia menjawab; aku tidak dapat percaya, bahwa Ia sudi mendengarkan a  suaraku; 9:17 Dialah yang meremukkan aku b  dalam angin ribut, c  yang memperbanyak d  lukaku dengan tidak semena-mena 13 , e  9:18 yang tidak membiarkan aku bernafas, tetapi mengenyangkan aku dengan kepahitan. f  9:19 Jika mengenai kekuatan tenaga, Dialah yang mempunyai! g  Jika mengenai keadilan, siapa dapat menggugat Dia? h  9:20 Sekalipun aku benar, mulutku sendiri akan menyatakan aku tidak benar; sekalipun aku tidak bersalah, Ia akan menyatakan aku bersalah. i  9:21 Aku tidak bersalah! j  Aku tidak pedulikan diriku, k  aku tidak hiraukan hidupku! l  9:22 Semuanya itu sama saja, itulah sebabnya aku berkata: yang tidak bersalah dan yang bersalah m  kedua-duanya dibinasakan-Nya. 9:23 Bila cemeti-Nya n  membunuh dengan tiba-tiba, Ia mengolok-olok keputusasaan orang yang tidak bersalah. o  9:24 Bumi telah diserahkan ke dalam tangan orang fasik, p  dan mata para hakimnya q  telah ditutup-Nya; kalau bukan oleh Dia, oleh siapa lagi? r  9:25 Hari-hariku berlalu lebih cepat dari pada seorang pelari, s  lenyap tanpa melihat bahagia, t  9:26 meluncur lewat u  laksana perahu dari pandan, v  seperti rajawali yang menyambar mangsanya. w  9:27 Bila aku berpikir: Aku hendak melupakan keluh kesahku, x  mengubah air mukaku, dan bergembira, 9:28 maka takutlah y  aku kepada segala kesusahanku; aku tahu, bahwa Engkau tidak akan menganggap aku tidak bersalah. z  9:29 Aku dinyatakan bersalah, apa gunanya aku menyusahkan diri dengan sia-sia? a  9:30 Walaupun aku membasuh diriku dengan salju b  dan mencuci tanganku c  dengan sabun, d  9:31 namun Engkau akan membenamkan aku dalam lumpur, e  sehingga pakaianku merasa jijik terhadap aku. f  9:32 Karena Dia bukan manusia g  seperti aku, sehingga aku dapat menjawab-Nya: h  Mari bersama-sama menghadap pengadilan. i  9:33 Tidak ada wasit di antara kami 14 , j  yang dapat memegang kami berdua! k  9:34 Biarlah Ia menyingkirkan pentung-Nya dari padaku, l  jangan aku ditimpa kegentaran m  terhadap Dia, 9:35 maka aku akan berbicara tanpa rasa takut terhadap Dia, n  karena aku tidak menyadari o  kesalahanku."
Apakah maksud Allah dengan penderitaan?
10:1 "Aku telah bosan hidup, p  aku hendak melampiaskan keluhanku, aku hendak berbicara dalam kepahitan jiwaku 15 . q  10:2 Aku akan berkata kepada Allah: r  Jangan mempersalahkan aku; beritahukanlah aku, mengapa Engkau beperkara s  dengan aku 16 . t  10:3 Apakah untungnya bagi-Mu mengadakan penindasan, u  membuang hasil jerih payah tangan-Mu, v  sedangkan Engkau mendukung rancangan orang fasik? w  10:4 Apakah Engkau mempunyai mata badani? Samakah penglihatan-Mu dengan penglihatan x  manusia? 10:5 Apakah hari-hari-Mu seperti hari-hari manusia, tahun-tahun-Mu seperti hari-hari orang laki-laki, y  10:6 sehingga Engkau mencari-cari kesalahanku, dan mengusut dosaku, z  10:7 padahal Engkau tahu, bahwa aku tidak bersalah, a  dan bahwa tiada seorangpun dapat memberi kelepasan dari tangan-Mu? b  10:8 Tangan-Mulah yang membentuk c  dan membuat aku, tetapi kemudian Engkau berpaling dan hendak membinasakan aku? d  10:9 Ingatlah, bahwa Engkau yang membuat aku dari tanah liat, e  tetapi Engkau hendak menjadikan aku debu kembali? f  10:10 Bukankah Engkau yang mencurahkan aku seperti air susu, dan mengentalkan aku seperti keju? 10:11 Engkau mengenakan kulit dan daging kepadaku, serta menjalin g  aku dengan tulang dan urat. 10:12 Hidup h  dan kasih setia i  Kaukaruniakan kepadaku, dan pemeliharaan-Mu j  menjaga k  nyawaku. 10:13 Tetapi inilah yang Kausembunyikan di dalam hati-Mu; aku tahu, bahwa inilah maksud-Mu: l  10:14 kalau aku berbuat dosa, maka Engkau akan mengawasi aku, m  dan Engkau tidak akan membebaskan n  aku dari pada kesalahanku. 10:15 Kalau aku bersalah, o  celakalah aku! p  dan kalau aku benar, aku takkan berani mengangkat kepalaku, q  karena kenyang dengan penghinaan, dan karena melihat sengsaraku. r  10:16 Kalau aku mengangkat kepalaku, maka seperti singa s  Engkau akan memburu aku 17 , dan menunjukkan kembali kuasa-Mu yang ajaib kepadaku. t  10:17 Engkau akan mengajukan saksi-saksi baru terhadap aku, u  --Engkau memperbesar kegeraman-Mu terhadap aku v --dan pasukan-pasukan baru, bahkan bala tentara melawan w  aku. 10:18 Mengapa Engkau menyebabkan aku keluar dari kandungan? x  Lebih baik aku binasa, sebelum orang melihat aku! y  10:19 Maka aku seolah-olah tidak pernah ada; dari kandungan ibu aku langsung dibawa ke kubur. z  10:20 Bukankah hari-hari a  umurku hanya sedikit? b  Biarkanlah aku, c  supaya aku dapat bergembira d  sejenak, 10:21 sebelum aku pergi, dan tidak kembali lagi, e  ke negeri yang gelap dan kelam pekat, f  10:22 ke negeri yang gelap gulita, tempat yang kelam pekat g  dan kacau balau, di mana cahaya terang serupa dengan kegelapan. h "
Anjuran Zofar supaya Ayub merendahkan diri di hadapan Allah
11:1 Maka berbicaralah Zofar 18 , orang Naama: i  11:2 "Apakah orang yang banyak bicara tidak harus dijawab? j  Apakah orang yang banyak mulut harus dibenarkan? k  11:3 Apakah orang harus diam terhadap bualmu? l  Dan kalau engkau mengolok-olok, m  apakah tidak ada yang mempermalukan engkau? 11:4 Katamu: Pengajaranku murni, n  dan aku bersih o  di mata-Mu. 11:5 Tetapi, mudah-mudahan Allah sendiri berfirman, p  dan membuka mulut-Nya terhadap engkau, 11:6 dan memberitakan kepadamu rahasia hikmat, q  karena itu ajaib bagi pengertian. Maka engkau akan mengetahui, bahwa Allah tidak memperhitungkan bagimu sebagian dari pada kesalahanmu. r  11:7 Dapatkah engkau memahami s  hakekat Allah, menyelami batas-batas kekuasaan Yang Mahakuasa? 11:8 Tingginya t  seperti langit u --apa yang dapat kaulakukan? Dalamnya melebihi dunia orang mati v --apa yang dapat kauketahui? w  11:9 Lebih panjang dari pada bumi ukurannya, x  dan lebih luas dari pada samudera. y  11:10 Apabila Ia lewat, melakukan penangkapan, dan mengadakan pengadilan, siapa dapat menghalangi-Nya? z  11:11 Karena Ia mengenal penipu dan melihat kejahatan tanpa mengamat-amatinya. a  11:12 Jikalau orang dungu dapat mengerti, maka anak keledai b  liarpun dapat lahir sebagai manusia. c  11:13 Jikalau engkau ini menyediakan hatimu, d  dan menadahkan tanganmu e  kepada-Nya; f  11:14 jikalau engkau menjauhkan g  kejahatan dalam tanganmu, dan tidak membiarkan kecurangan h  ada dalam kemahmu, i  11:15 maka sesungguhnya, engkau dapat mengangkat mukamu j  tanpa cela, dan engkau akan berdiri teguh k  dan tidak akan takut, l  11:16 bahkan engkau akan melupakan kesusahanmu, m  hanya teringat kepadanya seperti kepada air yang telah mengalir lalu. n  11:17 Kehidupanmu akan menjadi lebih cemerlang dari pada siang hari, o  kegelapan akan menjadi terang seperti pagi hari. p  11:18 Engkau akan merasa aman, sebab ada harapan, dan sesudah memeriksa kiri kanan, engkau akan pergi tidur q  dengan tenteram; r  11:19 engkau akan berbaring tidur dengan tidak diganggu, s  dan banyak orang akan mengambil muka t  kepadamu. 11:20 Tetapi mata orang fasik akan menjadi rabun, u  mereka v  tidak dapat melarikan diri lagi; yang masih diharapkan mereka hanyalah menghembuskan w  nafas."
Ayub mengakui kekuasaan dan hikmat Allah
12:1 Tetapi Ayub menjawab: 12:2 "Memang, kamulah orang-orang itu, dan bersama-sama kamu x  hikmat akan mati. 12:3 Akupun mempunyai pengertian, sama seperti kamu, aku tidak kalah dengan kamu; siapa tidak tahu hal-hal y  serupa itu? 12:4 Aku menjadi tertawaan z  sesamaku, a  aku, yang mendapat jawaban b  dari Allah, bila aku berseru kepada-Nya; orang yang benar dan saleh c  menjadi tertawaan. 12:5 Penghinaan d  bagi orang yang celaka 19 , --demikianlah pendapat orang yang hidup aman--suatu pukulan bagi orang yang tergelincir e  kakinya. 12:6 Tetapi amanlah f  kemah para perusak, dan tenteramlah g  mereka yang membangkitkan murka Allah, mereka yang hendak membawa Allah dalam tangannya. 12:7 Tetapi bertanyalah kepada binatang, maka engkau akan diberinya pengajaran, h  kepada burung di udara, i  maka engkau akan diberinya keterangan. j  12:8 Atau bertuturlah kepada bumi, maka engkau akan diberinya pengajaran, bahkan ikan di laut akan bercerita kepadamu. 12:9 Siapa di antara semuanya itu yang tidak tahu, k  bahwa tangan Allah yang melakukan itu; l  12:10 bahwa di dalam tangan-Nya terletak nyawa m  segala yang hidup dan nafas setiap manusia? n  12:11 Bukankah telinga menguji kata-kata, seperti langit-langit mencecap makanan? o  12:12 Konon hikmat ada pada orang yang tua, p  dan pengertian q  pada orang yang lanjut umurnya. 12:13 Tetapi pada Allahlah hikmat r  dan kekuatan 20 , s  Dialah t  yang mempunyai pertimbangan dan pengertian. 12:14 Bila Ia membongkar, u  tidak ada yang dapat membangun kembali; v  bila Ia menangkap seseorang, tidak ada yang dapat melepaskannya. w  12:15 Bila Ia membendung air, x  keringlah y  semuanya; bila Ia melepaskannya mengalir, maka tanah z  dilandanya. 12:16 Pada Dialah kuasa dan kemenangan, a  Dialah b  yang menguasai baik orang yang tersesat maupun orang yang menyesatkan. 12:17 Dia yang menggiring menteri dengan telanjang, c  dan para hakim d  dibodohkan-Nya. 12:18 Dia membuka belenggu e  yang dikenakan oleh raja-raja dan mengikat pinggang f  mereka dengan tali pengikat. 12:19 Dia yang menggiring dan menggeledah g  para imam, dan menggulingkan yang kokoh. h  12:20 Dia yang membungkamkan orang-orang yang dipercaya, menjadikan para tua-tua i  hilang akal. 12:21 Dia yang mendatangkan penghinaan kepada para pemuka, j  dan melepaskan ikat pinggang orang kuat. k  12:22 Dia yang menyingkapkan rahasia kegelapan, l  dan mendatangkan kelam pekat m  pada terang. n  12:23 Dia yang membuat bangsa-bangsa bertumbuh, lalu membinasakannya, o  dan memperbanyak bangsa-bangsa, p  lalu menghalau mereka. q  12:24 Dia menyebabkan para pemimpin dunia kehilangan akal, r  dan membuat mereka tersesat di padang belantara s  yang tidak ada jalannya. 12:25 Mereka meraba-raba dalam kegelapan yang tidak ada terangnya; t  dan Ia membuat mereka berjalan terhuyung-huyung seperti orang mabuk. u "
Ayub membela perkaranya di hadapan Allah
13:1 "Sesungguhnya, semuanya itu v  telah dilihat mataku, didengar dan dipahami telingaku. 13:2 Apa yang kamu tahu, aku juga tahu, aku tidak kalah dengan kamu. w  13:3 Tetapi aku, aku hendak berbicara dengan Yang Mahakuasa, x  aku ingin membela perkaraku di hadapan Allah. y  13:4 Sebaliknya kamulah orang yang menutupi dusta, z  tabib a  palsulah kamu b  sekalian. 13:5 Sekiranya kamu menutup mulut, c  itu akan dianggap kebijaksanaan d  dari padamu. 13:6 Dengarkanlah pembelaanku, dan perhatikanlah bantahan bibirku. e  13:7 Sudikah kamu berbohong untuk Allah, f  sudikah kamu mengucapkan dusta untuk Dia? 13:8 Apakah kamu mau memihak g  Allah, berbantah untuk membela Dia? 13:9 Apakah baik, kalau Ia memeriksa kamu? h  Dapatkah kamu menipu Dia seperti menipu manusia? i  13:10 Kamu akan dihukum-Nya dengan keras, jikalau kamu diam-diam memihak. j  13:11 Apakah kebesaran-Nya k  tidak akan mengejutkan kamu dan ketakutan kepada-Nya menimpa kamu? l  13:12 Dalil-dalilmu adalah amsal debu, dan perisaimu perisai tanah liat. m  13:13 Diam! n  Aku hendak bicara, o  apapun yang akan terjadi atas diriku! p  13:14 Dagingku akan kuambil dengan gigiku, dan nyawaku akan kutatang dalam genggamku. q  13:15 Lihatlah, Ia hendak membunuh aku, tak ada harapan r  bagiku 21 , s  namun aku hendak membela peri lakuku di hadapan-Nya. t  13:16 Itulah yang menyelamatkan u  aku; tetapi orang fasik v  tidak akan menghadap kepada-Nya. w  13:17 Dengarkanlah baik-baik perkataanku, x  perhatikanlah keteranganku. 13:18 Ketahuilah, aku menyiapkan perkaraku, y  aku yakin, bahwa aku benar. z  13:19 Siapa mau bersengketa dengan aku? a  Pada saat itu juga aku mau berdiam b  diri dan binasa. c  13:20 Hanya janganlah Kaulakukan terhadap aku dua hal ini, maka aku tidak akan bersembunyi terhadap Engkau: 13:21 jauhkanlah kiranya tangan-Mu d  dari padaku, dan kegentaran e  terhadap Engkau janganlah menimpa aku! 13:22 Panggillah, maka aku akan menjawab; f  atau aku berbicara, dan Engkau menjawab. g  13:23 Berapa besar kesalahan dan dosaku? h  Beritahukanlah kepadaku pelanggaran dan dosaku i  itu. 13:24 Mengapa Engkau menyembunyikan wajah-Mu, j  dan menganggap aku sebagai musuh-Mu? k  13:25 Apakah Engkau hendak menggentarkan l  daun m  yang ditiupkan angin, dan mengejar n  jerami o  yang kering? 13:26 Sebab Engkau menulis hal-hal yang pahit terhadap aku dan menghukum aku karena kesalahan pada masa mudaku; p  13:27 kakiku Kaumasukkan ke dalam pasung, q  segala tindak tandukku r  Kauawasi, dan rintangan Kaupasang di depan tapak kakiku? 13:28 Dan semuanya itu terhadap orang yang sudah rapuh seperti kayu lapuk, seperti kain s  yang dimakan gegat! t "
Setelah mati tidak ada harapan lagi
14:1 "Manusia yang lahir dari perempuan, u  singkat v  umurnya dan penuh kegelisahan 22 . w  14:2 Seperti bunga x  ia berkembang, lalu layu, y  seperti bayang-bayang z  ia hilang lenyap dan tidak dapat bertahan. a  14:3 Masakan Engkau menujukan pandangan-Mu kepada orang seperti itu, b  dan menghadapkan kepada-Mu untuk diadili? c  14:4 Siapa dapat mendatangkan yang tahir d  dari yang najis? e  Seorangpun tidak! f  14:5 Jikalau hari-harinya sudah pasti, g  dan jumlah bulannya h  sudah tentu pada-Mu, dan batas-batasnya sudah Kautetapkan, sehingga tidak dapat dilangkahinya, i  14:6 hendaklah Kaualihkan pandangan-Mu dari padanya, agar ia beristirahat, j  sehingga ia seperti orang upahan k  dapat menikmati harinya. 14:7 Karena bagi pohon l  masih ada harapan: apabila ditebang, ia bertunas kembali, dan tunasnya m  tidak berhenti n  tumbuh. 14:8 Apabila akarnya menjadi tua di dalam tanah, dan tunggulnya o  mati di dalam debu, 14:9 maka bersemilah ia, setelah diciumnya air, p  dan dikeluarkannyalah ranting seperti semai. q  14:10 Tetapi bila manusia mati, maka tidak berdayalah r  ia, bila orang binasa, di manakah s  ia? 14:11 Seperti air menguap dari dalam tasik, dan sungai surut dan menjadi kering, t  14:12 demikian juga manusia berbaring dan tidak bangkit u  lagi, sampai langit hilang lenyap, v  mereka tidak terjaga, dan tidak bangun dari tidurnya. w  14:13 Ah, kiranya Engkau menyembunyikan aku di dalam dunia x  orang mati, melindungi aku, sampai murka-Mu surut; y  dan menetapkan waktu bagiku, kemudian mengingat z  aku a  pula! 14:14 Kalau manusia mati, dapatkah ia hidup lagi 23 ? Maka aku akan menaruh harap selama hari-hari pergumulanku, b  sampai tiba giliranku; c  14:15 maka Engkau akan memanggil, dan akupun akan menyahut; d  Engkau akan rindu kepada buatan e  tangan-Mu. 14:16 Sungguhpun Engkau menghitung langkahku, f  Engkau tidak akan memperhatikan dosaku; g  14:17 pelanggaranku akan dimasukkan di dalam pundi-pundi h  yang dimeteraikan, i  dan kesalahanku j  akan Kaututup dengan lepa. 14:18 Tetapi seperti gunung runtuh berantakan, k  dan gunung batu bergeser dari tempatnya, l  14:19 seperti batu-batu dikikis air, dan bumi m  dihanyutkan tanahnya oleh hujan lebat, n  demikianlah Kauhancurkan harapan o  manusia. 14:20 Engkau menggagahi dia untuk selama-lamanya, maka pergilah p  ia, Engkau mengubah wajahnya dan menyuruh dia pergi. q  14:21 Anak-anaknya menjadi mulia, tetapi ia tidak tahu; atau mereka menjadi hina, tetapi ia tidak menyadarinya. r  14:22 Hanya tubuhnya s  membuat dirinya menderita, dan karena dirinya t  sendiri jiwanya berduka cita."
Seret untuk mengatur ukuranSeret untuk mengatur ukuran

[4:1]  1 Full Life : BERBICARALAH ELIFAS, ORANG TEMAN.

Nas : Ayub 4:1

Pasal Ayub 4:1-21 mengawali yang pertama dari tiga rangkaian utama dialog Elifas, Bildad, dan Zofar dengan Ayub. Ketika membaca dialog ini, perhatikan yang berikut:

  1. 1) Sekalipun perkataan ketiga teman Ayub tercatat dalam Alkitab, belum tentu semua yang mereka katakan itu benar. Roh Kudus mencatat kata-kata mereka, tetapi tidak mengilhaminya. Pada akhir kitab ini, Allah sendiri menyatakan bahwa sebagian besar dari apa yang mereka katakan itu tidak benar (Ayub 42:7-8).
  2. 2) Beberapa pernyataan mereka memang benar dan dinyatakan kembali di dalam PB (mis. sebagian ucapan Elifas dalam Ayub 5:13 terdapat dalam 1Kor 3:19).
  3. 3) Teologi dan pandangan mendasar para penasihat ini salah. Mereka percaya
    1. (a) bahwa orang yang sungguh benar akan senantiasa makmur sedangkan orang berdosa selalu menderita, dan
    2. (b) sebaliknya, kemiskinan dan penderitaan senantiasa menunjukkan keadaan berdosa, sedangkan kemakmuran dan keberhasilan menunjukkan kebenaran. Allah kemudian menyatakan bahwa sikap ini salah dan pandangan yang mereka kemukakan ini "tidak benar tentang Aku" (Ayub 42:7-9).

[4:7]  2 Full Life : DI MANAKAH ORANG YANG JUJUR DIPUNAHKAN?

Nas : Ayub 4:7

Teologi bahwa yang benar tidak akan binasa dan yang jahat akan dihukum adalah benar dari sudut pandangan kekekalan (lih. Gal 6:7; Ibr 10:13); pada akhirnya, keadilan akan dijalankan. Akan tetapi, di bumi ini, sering kali pembalasan adil justru tidak terjadi dan yang tidak bersalahlah yang menderita. Kegagalan untuk menyadari kebenaran ini menjadi kesalahan pokok dalam pikiran Elifas (mis. Mat 23:25; Luk 13:4-5; Yoh 9:1-3; 1Pet 2:19-20).

[4:13]  3 Full Life : KHAYAL MALAM.

Nas : Ayub 4:13

Tidak dikatakan bahwa mimpi Elifas berasal dari Allah; sebenarnya, mimpi-mimpi itu tidak berasal dari Allah, karena mimpi tersebut melukiskan Dia sebagai tidak mempedulikan umat manusia (ayat Ayub 4:17-21). Membangun teologi berdasarkan mimpi dan penglihatan yang tidak dapat didukung oleh penyataan Allah yang tertulis adalah salah.

[5:17]  4 Full Life : MANUSIA YANG DITEGUR ALLAH.

Nas : Ayub 5:17-27

Elifas berpendapat bahwa jikalau Allah menegur seseorang dan orang itu menanggapinya dengan benar, maka Allah akan membebaskannya dari segala malapetaka.

  1. 1) Pikiran yang keliru ini ditentang oleh penulis surat Ibrani yang menyatakan bahwa beberapa dari tokoh iman PL yang terbesar dianiaya, menderita kekurangan, disiksa dan bahkan dibunuh; orang-orang benar ini tidak pernah mengalami kelepasan total dalam hidup ini (Ibr 11:36-39).
  2. 2) Alkitab sama sekali tidak mengajarkan bahwa Allah akan melenyapkan semua kesulitan dan penderitaan dari kehidupan kita. Orang saleh tidak senantiasa lolos dari kesulitan dalam hidup ini.

[6:4]  5 Full Life : ANAK PANAH DARI YANG MAHAKUASA TERTANCAP PADA TUBUHKU.

Nas : Ayub 6:4

Ayub sadar bahwa pada hakikatnya penderitaannya itu datang dari Allah, atau setidak-tidaknya dengan izin dan pengetahuan Allah. Kesedihannya yang paling hebat ialah: Allah tampaknya menentang dirinya dan ia tidak mengetahui penyebabnya. Ketika saudara mengalami kesukaran sementara dengan sungguh-sungguh berusaha untuk menyenangkan Allah, jangan menyerah kepada pemikiran bahwa Allah tidak mempedulikan saudara lagi. Mungkin saudara tidak mengetahui mengapa Allah membiarkan hal semacam itu terjadi, tetapi saudara dapat mengetahui (sebagaimana halnya Ayub) bahwa akhirnya Allah sendiri akan memberi kekuatan, ketabahan, dan keteguhan, serta menuntun saudara hingga mencapai kemenangan (bd. Rom 8:35-39; Yak 5:11; 1Pet 5:10).

[6:10]  6 Full Life : AKU TIDAK PERNAH MENYANGKAL FIRMAN YANG MAHAKUDUS.

Nas : Ayub 6:10

Di dalam semua penderitaannya, yang menghibur Ayub ialah bahwa dia tidak berpaling dari Tuhan atau menyangkal firman-Nya. Karena tidak merasa telah berbuat dosa tertentu, Ayub menegaskan ketidaksalahannya sepanjang kitab ini (lih. Ayub 16:17; 27:6), yakin bahwa dirinya senantiasa berusaha untuk menghormati dan menaati Allah. Karena itu ia dapat bersukacita, bahkan dalam kepedihannya.

[7:1]  7 Full Life : AYUB BERBICARA KEPADA ALLAH.

Nas : Ayub 7:1

Ayub kini berpaling dari teman-temannya, yang rupanya tidak mengerti, dan berdoa kepada Tuhan. Perhatian Ayub yang terbesar selama semua percakapan adalah tentang Allah. Bahkan ketika ia berbicara tentang Allah dengan bentuk orang ketiga, Ayub senantiasa sadar akan kehadiran-Nya. Hati Ayub tidak pernah berpaling dari Allah yang dikasihinya.

[7:11]  8 Full Life : KESESAKAN JIWAKU.

Nas : Ayub 7:11

Ayub sering kali berbicara tentang kesedihan dan kegetiran roh dan jiwanya (bd. Ayub 10:1; 27:2). Ia menjadi orang yang sangat menderita pada seluruh aspek hidupnya.

  1. 1) Secara jasmaniah ia kehilangan kekayaan, anak-anak, dan kesehatannya (Ayub 1:13-19; 2:7-8).
  2. 2) Secara sosial ia diasingkan dari semua sahabat dan keluarganya (Ayub 2:7-8; 19:13-19). Ia dicemooh oleh masyarakat umum (Ayub 16:10; 30:1-10) serta dikhianati oleh sahabat-sahabat karibnya (Ayub 6:14-23).
  3. 3) Secara rohani ia merasa ditinggalkan oleh Allah, karena percaya bahwa Tuhan telah berbalik melawan dia (ayat Ayub 7:17-19; 6:4).
  4. 4) Karena disiksa dalam bermacam-macam cara, Ayub mengalami berbagai macam perasaan: kekhawatiran (ayat Ayub 7:4,13-14), ketidaktentuan (Ayub 9:20), penolakan dan pengkhianatan (Ayub 10:3; 12:4), ketakutan (Ayub 6:4; 9:28), kesepian (Ayub 19:13-19), dan keputusasaan yang membuatnya ingin mati (pasal Ayub 3:1-26).

[7:16]  9 Full Life : BIARKANLAH AKU.

Nas : Ayub 7:16

Ayub dengan jujur berbicara kepada Allah tentang rasa ketidakadilan, penolakan, dan keragu-raguan yang dialaminya. Ia bahkan berharap Allah akan membiarkannya (ayat Ayub 7:16-19), sekalipun pada saat lainnya ia mendambakan Allah berbicara kepadanya (Ayub 14:15; 23:3,5). Orang percaya yang sedang mengalami pencobaan dan penderitaan berat hendaknya mengungkapkan perasaan mereka secara terbuka kepada Allah di dalam doa. Berbicara kepada Allah dari hati mengenai kepedihan dan kesedihan dengan sikap pasrah tidaklah salah. Hana mencurahkan isi hatinya kepada Tuhan karena kesusahan dan sakit hati yang berat (1Sam 1:13-16). Yesus sendiri mempersembahkan "doa dan permohonan dengan ratap tangis dan keluhan kepada Dia" (Ibr 5:7), dan ketika hendak mati Ia mengalami kegelapan yang tak terlukiskan karena dipisahkan dari Allah (Mat 27:46).

[7:20]  10 Full Life : KALAU AKU BERBUAT DOSA.

Nas : Ayub 7:20

Ayub mempertimbangkan kemungkinan bahwa pendapat teman-temannya itu benar, bahwa Allah marah kepadanya karena suatu pelanggaran yang tidak disadarinya. Yang tidak diketahui Ayub ialah bahwa Allah memang sedang mengawasinya, bukan dengan murka, tetapi dengan belas kasihan dan kekaguman. Sekalipun dicobai hingga batas kekuatannya, Ayub tetap menolak untuk mengutuk Allah (bd. Ayub 2:9) dan dengan demikian kuasa penebusan Allah ditinggikan. Ketika tiba saatnya, ketika ujian sudah berakhir, Allah menyatakan perkenan-Nya di depan umum (Ayub 42:8).

[8:6]  11 Full Life : KALAU ENGKAU BERSIH DAN JUJUR.

Nas : Ayub 8:6

Argumentasi Bildad pada hakikatnya sama dengan yang dikemukakan Elifas. Jikalau Ayub sungguh-sungguh jujur, Allah akan membenarkannya. Karena Ayub tidak dibenarkan oleh Allah maka pasti dia jahat. Bildad melandaskan argumentasinya ini pada kepercayaannya bahwa karena Allah itu adil, Ia tidak akan mendatangkan kesulitan pada orang benar (ayat Ayub 8:3-4,20). Kekeliruan Bildad kemudian dibeberkan Allah sendiri (Ayub 42:7-8) -- dan akhirnya pada penyaliban Kristus, ketika Allah menyerahkan Anak-Nya kepada penderitaan dan kematian (Mat 27:31-50).

[9:2]  12 Full Life : BENAR DI HADAPAN ALLAH.

Nas : Ayub 9:2

Dalam pasal Ayub 9:1-35 Ayub mengakui bahwa dia tidak mungkin benar secara sempurna di hadapan Allah. Ia mengerti bahwa pada dasarnya ia cenderung kepada keakuan dan dosa sehingga tidak tanpa cacat di hadapan Allah (bd. Ayub 7:21). Namun, dengan segenap hati dan jiwanya ia telah melawan kejahatan dan berbalik daripadanya (Ayub 1:1,8; 2:3); ia yakin bahwa dirinya tidak melakukan dosa besar sehingga tidak patut menderita sehebat itu (Ayub 6:24; 7:20). Jadi, Ayub mengeluh bahwa Allah telah menghukum dirinya tanpa alasan (ayat Ayub 9:16-20). Sekalipun demikian, imannya tetap kokoh, karena ia terus berseru kepada-Nya (lih. Ayub 10:2,8-12; bd. Yak 5:11). Ia tidak mengutuk Allah sebagaimana diperkirakan Iblis (Ayub 1:11; 2:5), sekalipun ia mengeluarkan kata-kata yang kemudian disesalinya (ayat Ayub 9:17,20,22-23,30-31; 42:3-6).

[9:17]  13 Full Life : MEMPERBANYAK LUKAKU DENGAN TIDAK SEMENA-MENA.

Nas : Ayub 9:17

Hal yang paling sulit bagi Ayub untuk diterima ialah bahwa Allah tetap diam di tengah-tengah situasi menyakitkan yang tampaknya tanpa tujuan itu. Kadang-kadang Allah akan mengizinkan kita melewati masa pencobaan yang gelap sementara Ia tetap diam dan bahkan terasa sangat jauh. Namun, di tengah-tengah gelapnya kebungkaman Allah, Ia mempunyai rencana bagi kehidupan kita dan kita harus senantiasa percaya kepada-Nya.

[9:33]  14 Full Life : WASIT DI ANTARA KAMI.

Nas : Ayub 9:33

Ayub melihat perlunya seorang pengantara yang dapat memegang tangannya dan dengan tangan lainnya berpegang kepada Allah serta mendamaikan kedua pihak. Yesus Kristus menjadi pengantara seperti itu, karena oleh kematian dan kebangkitan-Nya Ia memulihkan persekutuan kita dengan Allah (1Tim 2:5; Ibr 9:15).

[10:1]  15 Full Life : DALAM KEPAHITAN JIWAKU.

Nas : Ayub 10:1

Dalam pasal Ayub 10:1-22 Ayub terus mencurahkan kepahitan hatinya dan perasaannya kepada Allah karena merasa diperlakukan dengan tidak adil. Tetapi sekalipun Ayub merasa bahwa Allah telah menarik kasih-Nya dari dirinya, dia tetap percaya kepada keadilan Allah dan terus bergumul dengan Allah mencari pemecahan untuk masalah pelik ini.

[10:2]  16 Full Life : MENGAPA ENGKAU BEPERKARA DENGAN AKU.

Nas : Ayub 10:2

Tidak pernah Ayub berdoa memohon kesembuhan untuk tubuhnya. Yang paling menarik perhatiannya ialah "mengapa" ia menderita dan mengapa Allah tampaknya telah meninggalkan hamba-Nya; mengetahui jawaban atas masalah ini lebih penting bagi Ayub daripada kesengsaraan yang sedang dialaminya. Diterima oleh Allah sebagai milik-Nya, bahkan di tengah kesengsaraan, adalah hal yang paling penting di dalam hidupnya.

[10:16]  17 Full Life : SEPERTI SINGA ENGKAU AKAN MEMBURU AKU.

Nas : Ayub 10:16

Karena Ayub sedang menderita kesengsaraan hebat, ia merasa Allah memusuhinya. PB memberikan penyataan yang lebih lengkap mengenai kesulitan, sehingga orang percaya dapat bersukacita dalam penderitaan.

  1. 1) Paulus menulis kepada jemaat Korintus, "Beban yang ditanggungkan atas kami adalah begitu besar dan begitu berat sehingga kami putus asa juga akan hidup kami" (2Kor 1:8). Namun dalam kesulitannya rasul Paulus memuji Allah karena kehadiran dan Roh-Nya menyertai dirinya untuk menghibur (2Kor 1:3-4,22). Akan tetapi, kemuliaan utama dari penderitaan Paulus ialah bahwa pada batas tertentu ia mengambil bagian dalam "kesengsaraan Kristus" (2Kor 1:5; bd. 2Kor 4:10; Fili 3:10; Kol 1:24; 1Pet 4:13).
  2. 2) Semua orang kudus Allah yang ternama telah mengalami kebenaran alkitabiah itu bahwa menjadi satu dengan Allah dan kerajaan-Nya serta berkomitmen kepada jalan-jalan dan standar-standar-Nya belum tentu berarti bebas dari penderitaan di dunia ini, melainkan bebas untuk menderita di dunia ini bersama Kristus (lih. Ibr 13:12-13; Yak 5:10-11; 1Pet 2:21; 4:1).

[11:1]  18 Full Life : ZOFAR.

Nas : Ayub 11:1

Zofar menuduh Ayub dengan tajam bahwa ia membenarkan diri (ayat Ayub 11:4-6) dan keras kepala (ayat Ayub 11:13-20), dengan mengatakan bahwa Ayub sepantasnya harus lebih menderita lagi daripada sekarang (ayat Ayub 11:6). Ia berpendapat bahwa jikalau Ayub berbalik dari dosa, penderitaannya akan segera berakhir dan keamanan, kemakmuran, dan kebahagiaannya akan kembali (ayat Ayub 11:13-19). Perkataan Zofar mengandung kesalahan teologis yang serius. Alkitab tidak pernah menjamin hidup yang "lebih cemerlang daripada siang hari" (ayat Ayub 11:17) bagi orang percaya yang setia. Sebaliknya, "untuk masuk ke dalam Kerajaan Allah kita harus mengalami banyak sengsara" (Kis 14:22).

[12:5]  19 Full Life : PENGHINAAN BAGI ORANG CELAKA.

Nas : Ayub 12:5

Ayub menyalahkan cara orang kaya sering berpikir. Mereka memandang rendah kaum miskin dan kekurangan serta membenarkan sikap kurang simpatik mereka dengan beranggapan bahwa orang malang itu sendiri telah mendatangkan kesengsaraan atas dirinya. Pada saat bersamaan, mereka yang kaya itu "hidup aman" dengan gaya hidup mereka karena percaya bahwa Allah telah mengganjar mereka karena iman dan kebenaran mereka. Kedua anggapan ini salah, karena ada sangat banyak perkecualian di antara warga negara kerajaan Allah.

[12:13]  20 Full Life : PADA ALLAHLAH HIKMAT DAN KEKUATAN.

Nas : Ayub 12:13

Kita harus percaya bahwa Allah itu bijaksana dan berkuasa sehingga cara-cara-Nya menghadapi kita itulah yang terbaik dan yang paling tepat untuk mencapai yang paling baik bagi kita (bd. Ayub 9:4; 36:5; Yes 40:26,28; Dan 2:20; Rom 16:25,27;

lihat cat. --> Rom 8:28).

[atau ref. Rom 8:28]

  1. 1) Orang percaya tidak boleh berpikir bahwa Allah menjanjikan hidup tanpa kesukaran (bd. Mazm 34:20). Allah mungkin mengirim baik kesenangan maupun kesusahan supaya melepaskan kasih kita akan hal-hal dari dunia ini dan mengikat kasih itu kepada diri-Nya.
  2. 2) Allah mengarahkan semua peristiwa di dalam kehidupan orang percaya yang mengabdi dengan tujuan pengudusan pribadi dan menggenapi pelayanannya di dalam kerajaan Allah (bd. Yakub dalam pasal Kej 28:1-35:29; Yusuf dalam Kej 37:28,

    lihat cat. --> Kej 37:28;

    [atau ref. Kej 37:28]

    lihat art. PEMELIHARAAN ALLAH).

  3. 3) Di dalam hidup ini orang percaya tidak pernah dapat memahami sepenuhnya tujuan akhir dari segala sesuatu yang menimpa diri mereka, demikian pula tidak senantiasa jelas bagaimana Allah bekerja di dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan (Pengkh 3:11; 7:13; 11:5; Rom 8:28). Selama saat-saat itu, ketika kita tidak bisa mengerti sepenuhnya cara Allah menangani kita, kita harus menyerahkan diri kepada Bapa sorgawi, sama seperti yang dilakukan Kristus ketika Ia disalibkan (bd. Mat 27:46; Luk 23:46).

[13:15]  21 Full Life : IA HENDAK MEMBUNUH AKU, TAK ADA HARAPAN BAGIKU

Nas : Ayub 13:15

(versi Inggris NIV -- sekalipun Ia membunuh aku, namun aku akan berharap kepada-Nya). Dalam ayat ini terdapat pernyataan yang paling mengagumkan tentang iman akan kebaikan Allah yang pernah diungkapkan. Apa pun yang diizinkan Allah terjadi atas Ayub, apa pun beban yang ditimpakan kepadanya, bahkan sekalipun dia "dibunuh" oleh-Nya, Ayub percaya bahwa akhirnya Allah tidak akan mengecewakan dia. Paulus mengungkapkan keyakinan yang sama tentang kasih Allah bagi umat-Nya yang setia pasal (Rom 8:39). Walaupun Tuhan mengambil kenyamanan demi kenyamanan, kesehatan dirusakkan dan gelombang-gelombang kesulitan menimpa kita, melalui kasih karunia Yesus Kristus dan kuasa kematian-Nya yang menyelamatkan, kita dapat mempercayai Allah dengan iman yang kokoh, yakin bahwa Dia itu benar, adil, dan baik (bd. Rom 8:37-39).

[14:1]  22 Full Life : PENUH KEGELISAHAN.

Nas : Ayub 14:1

Bagi seorang percaya, hidup yang "penuh kegelisahan" mungkin menjadi akibat dari penganiayaan, ketidakadilan, kemiskinan, penyakit, atau perlawanan Iblis terhadap peperangan iman mereka

(lihat art. PENDERITAAN ORANG BENAR).

Allah menghendaki agar semua orang percaya yang menderita dan tertindas di bumi ini mengetahui bahwa suatu hari kebangkitan

(lihat cat. --> Ayub 14:14 berikut)

[atau ref. Ayub 14:14]

dan kemenangan akan tiba bila mereka akan bersama dengan Dia untuk selama-lamanya

(lihat cat. --> Wahy 21:1;

lihat cat. --> Wahy 21:4).

[atau ref. Wahy 21:1,4]

Pada saat itu mereka akan langsung mengalami bahwa "penderitaan zaman sekarang ini tidak dapat dibandingkan dengan kemuliaan yang akan dinyatakan kepada kita"

(lihat cat. --> Rom 8:18).

[atau ref. Rom 8:18]

[14:14]  23 Full Life : KALAU MANUSIA MATI, DAPATKAH IA HIDUP LAGI?

Nas : Ayub 14:14

Ayub percaya bahwa setelah mati dan memasuki dunia orang mati (ayat Ayub 14:13), Allah akan memanggil dia keluar dari kubur (ayat Ayub 14:15; bd. 1Kor 15:20; 1Tes 4:16-17); dengan kata lain, Ayub mengungkapkan harapan akan kebangkitan pribadi

(lihat cat. --> Ayub 19:25;

lihat cat. --> Ayub 19:26).

[atau ref. Ayub 19:25-26]

Dasar penantian yang penuh harapan ini ialah kasih Allah yang sungguh-sungguh bagi umat-Nya, yaitu "Engkau akan rindu kepada buatan tangan-Mu" (ayat Ayub 14:15). Untuk sesaat, Ayub menjangkau kepada Allah dengan ungkapan iman yang meluap-luap.



TIP #02: Coba gunakan wildcards "*" atau "?" untuk hasil pencarian yang leb?h bai*. [SEMUA]
dibuat dalam 0.04 detik
dipersembahkan oleh YLSA