Amsal 1:1--3:35
Tujuan Amsal
1:1 Amsal-amsal Salomo, anak Daud, raja Israel,
1:2 untuk mengetahui hikmat dan didikan, dan untuk memahami kata-kata yang berpengertian;
1:3 untuk memperoleh didikan tentang hikmat dalam keadilan, kebenaran, dan kejujuran;
1:4 untuk memberikan kepandaian kepada orang-orang naif serta pengetahuan dan petunjuk kepada orang-orang muda.
1:5 Biarlah yang berhikmat mendengar dan menambah pengajaran, dan yang berpengertian memperoleh bimbingan,
1:6 untuk memahami amsal dan perumpamaan, kata-kata orang berhikmat dan teka-teki mereka.
1:7 Takut akan TUHAN adalah permulaan pengetahuan; orang-orang bodoh menghina hikmat dan didikan.
Nasihat dan Peringatan
1:8 Anakku, dengarkanlah didikan ayahmu, dan jangan membuang pengajaran ibumu.
1:9 Sebab, itu adalah karangan bunga yang indah bagi kepalamu dan kalung rantai bagi lehermu.
1:10 Anakku, jika orang-orang berdosa membujukmu, janganlah kamu menurut.
1:11 Jika mereka berkata, “Ikutlah dengan kami. Mari kita mengadang darah; mari kita menyergap orang-orang yang tidak bersalah tanpa alasan.
1:12 Mari kita menelan mereka hidup-hidup seperti dunia orang mati, dan dengan seutuhnya, seperti mereka yang turun ke liang kubur.
1:13 Kita akan mendapatkan segala harta benda berharga; kita akan memenuhi rumah kita dengan barang-barang rampasan.
1:14 Buanglah undimu ke tengah-tengah kami, maka kita semua akan memiliki sekantong uang.”
1:15 Anakku, jangan berjalan di jalan mereka; tahanlah langkahmu dari jalan-jalan mereka,
1:16 karena kaki mereka berlari menuju kejahatan, dan mereka itu tergesa-gesa menumpahkan darah.
1:17 Sebab, sia-sialah jaring yang dibentangkan di depan mata segala yang bersayap,
1:18 tetapi orang-orang itu mengadang darahnya sendiri; mereka menyergap nyawanya sendiri.
1:19 Seperti itulah akhir dari semua orang yang tamak akan laba; ia akan membinasakan nyawa para pemiliknya.
Panggilan Hikmat
1:20 Hikmat berseru-seru di jalanan; di tempat-tempat umum, ia mengangkat suaranya.
1:21 Di ujung-ujung keramaian, ia berseru-seru; di pintu-pintu gerbang kota, ia mengucapkan perkataannya.
1:22 “Hai orang-orang naif, berapa lama lagi kamu menyukai kenaifanmu? Berapa lama lagi para pengejek senang dengan ejekannya, dan orang-orang bodoh benci kepada pengetahuan?
1:23 Palingkanlah dirimu kepada teguranku. Lihatlah, aku hendak mencurahkan rohku kepadamu, dan memberitahukan semua perkataanku kepadamu.
1:24 Sebab, aku telah memanggil, dan kamu menolak, telah mengulurkan tanganku, dan tidak ada yang memperhatikan,
1:25 karena kamu mengabaikan semua nasihatku, dan tidak menginginkan teguranku.
1:26 Oleh sebab itu, aku juga akan menertawakan malapetakamu; aku akan mengejek ketika ketakutan menghampirimu,
1:27 ketika ketakutan menyerangmu seperti badai, dan kemalangan menimpamu seperti angin puyuh, ketika kesusahan dan penderitaan menimpamu.
1:28 Pada waktu itu, mereka akan memanggilku, tetapi aku tidak akan menjawab; mereka akan mencariku dengan tekun, tetapi tidak akan mendapatkan aku.
1:29 Sebab, mereka membenci pengetahuan, dan tidak memilih takut akan TUHAN,
1:30 tidak menginginkan nasihatku, dan menghina semua teguranku.
1:31 Oleh sebab itu, mereka akan memakan buah dari jalan mereka, dan dikenyangkan oleh rencana-rencana mereka sendiri.
1:32 Sebab, orang-orang naif dibunuh oleh kesesatan mereka, dan kemakmuran orang-orang bodoh akan membinasakan mereka.
1:33 Akan tetapi, mereka yang mendengarkan aku akan diam dengan aman dan tenteram tanpa takut terhadap malapetaka.”
Mencari Hikmat
2:1 Anakku, jika kamu menerima kata-kataku, dan menyimpan perintah-perintahku dalam dirimu,
2:2 buatlah telingamu memperhatikan hikmat, dan condongkanlah hatimu kepada pengertian.
2:3 Ya, jika kamu berseru-seru demi pengetahuan, dan mengangkat suaramu demi pengertian,
2:4 jika kamu mencarinya seperti perak, dan menyelidikinya seperti harta yang tersembunyi,
2:5 pada waktu itulah kamu akan mengerti tentang takut akan TUHAN, dan menemukan pengetahuan akan Allah.
2:6 Sebab, TUHAN mengaruniakan hikmat; pengetahuan dan pengertian datang dari mulut-Nya.
2:7 Dia menyimpan hikmat yang benar bagi orang-orang yang tulus. Dia adalah perisai bagi mereka yang berjalan dalam kejujuran,
2:8 menjaga jalan-jalan keadilan, dan memelihara jalan orang-orang kudus-Nya.
2:9 Dengan demikian, kamu akan memahami kebenaran, dan keadilan, dan kejujuran, segala jalan yang baik.
2:10 Sebab, hikmat akan menghampiri hatimu, dan pengetahuan akan menjadi kesukaan bagi jiwamu.
2:11 Kebijaksanaan akan melindungimu, dan pengertian akan menjagamu
2:12 untuk melepaskanmu dari jalan kejahatan, dari orang-orang yang mengatakan kesesatan,
2:13 yang meninggalkan jalan-jalan kejujuran, dan melangkah di jalan-jalan kegelapan,
2:14 yang bersukacita dengan melakukan kejahatan, dan senang dengan kesesatan yang jahat,
2:15 yang langkah-langkahnya bengkok, dan yang jalan-jalannya sesat.
2:16 Kamu akan diselamatkan dari perempuan liar, dari perempuan asing dengan kata-kata rayuannya,
2:17 yang meninggalkan teman masa mudanya, dan melupakan perjanjian dengan Allahnya.
2:18 Sebab, rumahnya tenggelam menuju kematian, dan langkahnya menuju arwah-arwah.
2:19 Semua yang pergi kepadanya tidak pernah kembali lagi, ataupun mencapai jalan kehidupan.
2:20 Oleh karena itu, hendaklah kamu berjalan di jalan orang baik, dan memelihara jalan-jalan orang benar.
2:21 Sebab, orang jujur akan diam di negeri, dan orang yang tidak bercela akan tinggal di dalamnya,
2:22 tetapi orang fasik akan dipangkas dari negeri, dan para pelanggar akan dicabut darinya.
Percayalah kepada TUHAN
3:1 Anakku, jangan lupakan ajaranku, melainkan biarlah hatimu menyimpan perintah-perintahku,
3:2 karena hari-hari yang panjang, tahun-tahun kehidupan, serta kesejahteraan akan mereka tambahkan kepadamu.
3:3 Kiranya kasih dan kesetiaan tidak pernah meninggalkanmu. Ikatlah mereka pada lehermu, dan tulislah semuanya itu pada loh hatimu.
3:4 Dengan demikian, kamu akan menemukan perkenanan dan pengertian yang baik menurut pandangan Allah dan manusia.
3:5 Percayalah kepada TUHAN dengan sepenuh hatimu, dan jangan bersandar pada pengertianmu sendiri.
3:6 Dalam segala jalanmu, akuilah Dia, dan Dia akan meluruskan jalanmu.
3:7 Jangan berhikmat menurut pandanganmu sendiri; takutilah TUHAN, dan berbaliklah dari kejahatan.
3:8 Itu akan membawa kesembuhan bagi tubuhmu, dan menjadi kesegaran bagi tulang-tulangmu.
3:9 Hormatilah TUHAN dengan kekayaanmu dan dengan buah pertama dari segala penghasilanmu,
3:10 maka lumbung-lumbungmu akan dipenuhi dengan kelimpahan, dan tempat-tempat pemerasan anggurmu akan meluap-luap dengan anggur baru.
3:11 Anakku, jangan merendahkan didikan TUHAN, atau membenci teguran-Nya.
3:12 Sebab, TUHAN menegur orang yang Dia kasihi, sama seperti seorang ayah terhadap anak yang dikasihinya.
Berbahagialah Orang yang Mendapatkan Hikmat
3:13 Berbahagialah orang yang mendapatkan hikmat, dan orang yang memperoleh pengertian,
3:14 karena labanya lebih baik daripada perak, dan hasilnya lebih baik daripada emas.
3:15 Ia lebih berharga daripada batu-batu merah delima, dan segala yang kamu inginkan tidak dapat dibandingkan dengannya.
3:16 Umur panjang ada di tangan kanannya; di tangan kirinya, ada kekayaan dan kehormatan.
3:17 Jalan-jalannya adalah jalan kesukaan, dan segala langkahnya adalah kedamaian.
3:18 Ia adalah pohon kehidupan bagi orang yang berpegang padanya; mereka yang memegangnya erat-erat disebut berbahagia.
3:19 Dengan hikmat, TUHAN meletakkan dasar bumi; dengan pengertian, Dia menetapkan langit;
3:20 dengan pengetahuan-Nya, samudra raya terbelah, dan awan-awan meneteskan embun.
3:21 Anakku, jangan biarkan mereka menjauh dari matamu; peliharalah hikmat yang baik dan kebijaksanaan
3:22 supaya mereka menjadi kehidupan bagi jiwamu, dan kasih karunia bagi lehermu.
3:23 Lalu, kamu akan menempuh jalanmu dengan aman, dan kakimu tidak akan tersandung.
3:24 Bila kamu berbaring, kamu tidak akan takut; ketika kamu berbaring, tidurmu akan nyenyak.
3:25 Jangan takut terhadap kengerian yang tiba-tiba, atau kehancuran yang melanda orang fasik, ketika itu datang.
3:26 Sebab, Tuhan akan menjadi kepercayaanmu, dan akan menjaga kakimu dari perangkap.
3:27 Jangan menahan kebaikan dari mereka yang berhak menerimanya jika ada padamu kesanggupan untuk melakukannya.
3:28 Jangan berkata kepada sesamamu, “Pergilah dan datanglah kembali, besok aku akan memberikannya,” padahal kamu memilikinya.
3:29 Jangan merencanakan kejahatan terhadap sesamamu, yang tinggal bersamamu dengan rasa aman.
3:30 Jangan beradu dengan orang tanpa alasan ketika dia tidak berbuat jahat kepadamu.
3:31 Jangan iri terhadap orang yang kejam, dan jangan memilih satu pun dari jalan-jalan mereka,
3:32 karena orang-orang sesat itu memuakkan bagi TUHAN, tetapi Dia karib dengan mereka yang lurus hati.
3:33 Kutukan TUHAN ada atas rumah orang fasik, tetapi Dia memberkati tempat tinggal orang benar.
3:34 Kepada para pengejek, Dia pun mengejek, tetapi kepada yang rendah hati, Dia memberi perkenanan.
3:35 Orang berhikmat akan mewarisi kehormatan, tetapi orang-orang bodoh mendapat malu.
Sumber: http://alkitab.sabda.org/passage.php?passage=Amsal 1-3
Copyright © 2005-2026 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)