Lihat definisi kata "Tua-tua" dalam Studi Kata
Daftar Isi
KECIL: Tua-tua
BROWNING: TUA-TUA
ENSIKLOPEDIA: TUA-TUA

Tua-tua

orang yang tertua atau yang paling berpengaruh diantara sesuatu suku bangsa, disebut tua-tua. Kel 3:16; 4:29; Bil 22:7. Juga pejabat-pejabat dan para ahli hukum Kel 24:1,9; yang merupakan sebuah bada penggabungan yang terdiri dari 70 atau 72 orang didalam Sanhedrin. Hak 2:7; 2Sam 17:4; Yer 29:1. Zaman gerejani terciptakan suatu badan rohani yang sangat berlainan dengan Sanhedrin tersebut, yaotu suatu badan yang terdiri dari pembela-pembela dan tua-tua sidang. Luk 22:66; Kis 22:5; 20:17,28.

Tua-tua [kecil]

TB-

  1. Orang-orang tua-tua Yahudi yaitu pemimpin agama Yahudi. Beberapa di antara mereka itu masuk anggota Mahkamah Agama --> 20354.
  2. Lihat Penatua --> 20550.
  3. Dalam kitab Wahyu disebut ada dua puluh empat orang tua-tua sekeliling takhta Allah di sorga. Mereka itu mewakili umat Tuhan (Wahy 4:4,10; 5:5 dst.).

TUA-TUA [browning]

Dalam masyarakat Israel para kepala keluarga adalah tua-tua dan secara bersama (kolektif) mereka membentuk kepemimpinan suku (Yos. 9:11), atau, di bawah raja, kepemimpinan kelas penguasa (2Sam. 3:17). Tua-tua tidak pernah menjadi gelar jabatan, yang untuknya seseorang dipilih atau diangkat. Seorang anak laki-laki mungkin menggantikan ayahnya sebagai tua-tua kaum keluarga. Tua-tua adalah lembaga para senior dengan bermacam-macam pengaruh, menurut kemampuan pribadi mereka dan kepentingan kelompok sosial tempat mereka menjadi anggotanya. Pada abad-abad berikutnya 'tua-tua' tetap bukan pemegang suatu jabatan, meskipun mereka patut dihormati, dan pemimpin-pemimpin individual muncul daripadanya. Baik dalam *sinagoga, maupun dalam komunitas *Qumran tidak ada tua-tua yang merupakan jenjang kepangkatan atau jabatan. Dalam Injil tua-tua (Yun.: presbuteroi) disebutkan lima kali oleh Markus. Mereka dikaitkan dengan imam Besar dan ahli Taurat (mis. Mrk. 8:31), dan memberi kesan sebagai lembaga kolektif yang menjalankan pengaruhnya secara bersama-sama. Dalam Kisah Para Rasul tua-tua merupakan unsur pokok penguasa Yerusalem, dan lagi-lagi, mereka hanya terlihat sebagai suatu kelompok, tidak pernah sebagai pemegang jabatan kepenatuaan atau secara independen sebagai *ahli Taurat Yahudi dan orang *Farisi (mis., Kis. 4:5), dan mereka tidak perlu 'tua' dalam arti umur. Mungkin mengherankan, tua-tua tidak pernah disebut dalam surat-surat Paulus yang lebih awal, yang menyapa pemimpin jemaat lokal sebagai 'saudara-saudara' yang berbeda dengan anggota jemaat pada umumnya (Flp. 2:21 dst.). Dalam Kisah Para Rasul (Kis. 15:40 dan Kis. 18:27) juga terdapat 'saudara-saudara', yaitu pemimpin-pemimpin setempat yang tidak disebut 'tua-tua', tetapi anggota-anggota jemaat yang dihormati. Rasul Paulus sendiri dan kawan-kawan sekerjanya semua adalah anggota dari suatu tim yang bekerja bersama-sama. Namun, ketika jemaat-jemaat lokal berkembang dan Rasul Paulus telah berpindah jauh, dalam setiap jemaat rumah perlu ada orang dengan kepemimpinan terlatih, untuk memimpin persekutuan. Ia mungkin dipilih karena kemampuannya mengajar. Di Yerusalem sendiri terdapat jemaat-jemaat rumah (Kis. 2:46; 4:31). Seandainya mereka mencari gelar untuk para pemimpin lokalnya, mereka dapat menemukannya dalam mebaqqer Qumran, atau episkopos dalam bahasa Yunani. Ketika pribadi-pribadi ini bertemu satu sama lain untuk konsultasi bersama, mereka disebut sebagai tua-tua, presbuteroi Yerusalem. Situasi yang digambarkan dalam *Surat-surat Pastoral pun serupa. Setiap jemaat rumah setempat dipimpin oleh seorang penilik jemaat (episkopos), dan ketika mereka berkumpul sebagai sebuah kelompok, mereka disebut tua-tua (presbuteroi) umat Kristen di kota itu. Penulis mendesak pembacanya dengan sangat agar menerima kenyataan bahwa sekarang perlu ada seorang pengawas atas semua kelompok di satu tempat, sebagaimana Yakobus untuk jemaat Yerusalem. Episkopos yang dianjurkan adalah seperti *Onesiforus (2Tim. 1:16-18). Seperti halnya seorang pemimpin lokal diperlukan untuk suatu pertemuan kelompok, sekarang harus ada pula seorang pemimpin untuk seluruh jemaat dalam kota secara bersama-sama. Anggota-anggota jemaat lokal didorong untuk melayani pekerjaan ini (1Tim. 3:1), mereka muncul dari antara presbuteroi. Pada zaman *Ignatius (107 M), ia ditetapkan sebagai satu-satunya episkopos (uskup) di *Antiokhia demi menjaga kesatuan Gereja. Ia memimpin *Perjamuan Kudus bersama-sama dengan tua-tua, yang tugas-tugasnya tidak diuraikan, dan para diaken. Kemungkinan, tua-tua tersebut adalah episkopoi dari sejumlah jemaat tetangga yang memiliki nama baik di tempatnya, yang oleh Ignatius dianggap harus diberi kebebasan untuk secara bergantian.mendapat kehormatan untuk duduk di sekeliling uskup Gereja kota itu. Ketika jumlah jemaat berkembang melampaui kapasitas bangunan dalam menampung seluruh anggota persekutuan di bawah pimpinan para penilik jemaatnya, ia merasa perlu untuk mendelegasikan kekuasaan kepada para presbuteroi(tua-tua)nya untuk memimpin Perjamuan Kudus lokal -- yang kemudian menjadi pola tetap para pelayan yang ditahbiskan, yaitu uskup (penilik jemaat), tua-tua, dan diaken.

TUA-TUA [ensiklopedia]

Dalam kebanyakan masyarakat kekuasaan diberikan kepada orang-orang, yg berdasarkan usia tua atau pengalaman, dianggap layak untuk memerintah. Maka tidak mengherankan bahwa para pemimpin dalam kebanyakan masyarakat kuno memakai gelar yg berasal dari akar kata yg berarti 'usia tua': ump Ibrani zdgen, Homer gerontes, Sparta presbus, Latin senatus, Arab syeikh.

Dalam Pentateukh disinggung adanya tua-tua orang Mesir (Kej 50:7), orang Moab dan Midian (Bil 22:7), maupun tua-tua Israel. Dalam Kel 3:16 bangsa Israel dilukiskan mempunyai tua-tua sejak zaman pembuangan di Mesir, dan Musa diperintahkan untuk bekerja sama dengan mereka dalam upaya memperoleh kebebasan. Mula-mula para tua-tua itu mungkin kepala-kepala keluarga, tapi Kel 24:1 menceritakan jumlah yg tetap, yaitu 70 orang. Kepada kalangan khusus ke-70 tua-tua ini dicurahkan Roh Tuhan, dengan maksud supaya mereka turut bersama Musa memerintah umat Israel (Bil 11:25).

Sesudah masa pengembaraan di padang gurun, kelihatannya tiap kota mempunyai lembaga pemerintahan sendiri yg terdiri dari para tua-tua, yg menurut Kitab Ul berfungsi sebagai hakim dalam menahan para pembunuh (Ul 19:12), menjalankan pemeriksaan (Ul 21:2), dan menyelesaikan pertikaian perkawinan (Ul 22:15; 25:7). Para tua-tua dari suatu kota perlindungan menampung juga permohonan akan perlindungan (Yos 20:4, tapi lih juga Bil 35:24). Jumlah mereka berbeda-beda (di Sukot 77 orang, Hak 8:14), dan mereka dihubungkan dengan pejabat-pejabat sipil yg lain, mis kepala-kepala suku (Ul 5:23; 29:10) dan para pengatur pasukan dan para hakim (Yos 8:33). Mungkin kata'tua-tua merupakan kata umum untuk lembaga pemerintahan dan mencakup beberapa dari pejabat-pejabat ini.

Lembaga nasional dari para tua-tua Israel, masih tetap mempunyai pengaruh yg cukup besar pada zaman Kerajaan sebagai pemimpin-pemimpin umat. Mereka mula-mula menghasut supaya seorang raja diangkat (1 Sam 8:4 dab) dan akhirnya menerima Daud (2 Sam 5:3). Kedudukan dan pengaruh mereka diakui oleh Salomo (1 Raj 8:1, 3), Ahab dan Izebel (1 Raj 20:7; 21:8), Yehu (2 Raj 10:1), Hizkia (2 Raj 19:2) dan Yosia (2 Raj 23:1). Nabi Yehezkiel menghadapi mereka (Yeh 8:1; 14:1; 20:1) dan mereka tampil juga pada zaman Ezra. Pada mulanya kekuasaan mereka bersifat sipil, tapi pada zaman PB tua-tua bangsa Yahudi (presbuteroi tou Laou) sama-sama berkuasa dengan para imam kepala (Mat 21:23) dalam memutuskan soal-soal agama, dan jika perlu dalam mengucilkan orang dari rumah sembah yang Yahudi. JBTr/MHS/HAO


Lihat definisi kata "Tua-tua" dalam Studi Kata



TIP #11: Klik ikon untuk membuka halaman ramah cetak. [SEMUA]
dibuat dalam 0.06 detik
dipersembahkan oleh YLSA