Lihat definisi kata "Daging" dalam Studi Kata
Daftar Isi
KECIL: Daging
LAMBANG: Daging
BROWNING: DAGING
ENSIKLOPEDIA: DAGING

Daging

Daging [kecil]

TB- Selain dalam arti harfiah kita "daging" (Yunani: sarx) juga dipakai untuk menyatakan keadaan manusia sebagai makhluk lemah serta berdosa. Dan keadaan itu menentukan seluruh kehidupannya lahir batin. Seringkali kata "sarx" dipertentangkan dengan Roh Allah yang membebaskan manusia dari penaklukannya kepada dosa.

Daging [lambang]

  1. (1) METAFORA kehidupan jasmani manusia atau yang bertalian dengan kekerabatan atau keturunan keluarga. Digunakan dalam kaitan dengan kemanusiaan Kristus. Rm 1:3; 1 Kor 15:39; Ibr 2:14.
  2. (2) METAFORA kekuatan dan kearifan manusia. Yoh 6:63; Gal 3:3; Ef 6:12.
  3. (3) METAFORA sifat manusia yang jahat dan penuh dosa. Orang yang tidak memiliki nalar dan kerinduan akan hal-hal rohani, hanya dapat mencari kepuasan nafsu jasmaniah atau dikuasai oleh pengertian keliru tentang Allah dan dunia. Kej 6:3; Rm 8:3-13; Gal 5:17, 24; 6:8; Ef 2:3; 1 Yoh 2:16.
  4. (4) Menjadi satu "daging" adalah METAFORA hubungan yang sangat intim antara suami - istri. Mereka seakan menjadi satu. Digunakan untuk melukiskan perkawinan dan persekutuan antara Allah dan umat-Nya. Kej 2:24; Mat 19:5; Mrk 10:8; 1 Kor 6:16; Ef 5:31.

DAGING [browning]

Bagian dari kemanusiaan dan bukan bagian dari Allah. Meskipun kata sarks dalam bahasa Yunani digunakan untuk arti fisiologi harfiah tubuh manusia, atau tubuh kuda (Yes. 30:3), dalam arti tubuh yang fana (dapat mati), kadang-kadang kata ini juga digunakan untuk tubuh itu sendiri, atau manusia pada umumnya. Namun, 'daging' cenderung memiliki konotasi kelemahan (Mzm. 78:39) atau bahkan dosa. 'Menurut daging' menunjukkan kekurangan dan kelalaian (1Kor. 1:26). Manusia dipandang terpisah dari Allah dan bertentangan dengan '*roh'. Kedagingan Yesus yang adalah keturunan *Daud kurang berarti dibanding dengan *kebangkitanNya oleh *Roh Kudus (Rm. 1:3-4). Dalam surat-surat Paulus 'daging' menggambarkan pekerjaan *Taurat (Gal. 3:2-3), demikian pula orang-orang yang tidak memiliki Roh Kudus (1Kor. 2:12-3:4). Sifat-sifat jahat yang dikutuk sebagai bersifat kedagingan tidak harus bersifat jasmaniah atau badaniah (Gal. 5:20), tetapi segala perbuatan yang membawa pada '*maut' (Rm. 8:6), sebab perbuatan-perbuatan itu bersifat egosentris. Namun, ketika ambil bagian dalam kedagingan manusia, kehidupan Kristus sepenuhnya berpusat pada Allah (Rm. 8:3). Oleh karena luasnya arti kata ini, versi Inggris modern terpaksa mengambil terjemahan lain: 'kelemahan manusia' atau 'hakikat yang tidak rohani'.

DAGING [ensiklopedia]

I. Dalam PL

Dalam PL kata yg paling umum ialah basar, terdapat 269 kali. Tapi terdapat juga kata sye'er 6 kali dan tivkha 3 kali. Basar yg berarti daging, merupakan unsur utama tubuh atau badan manusia (Kej 40:19) juga binatang (Im 6:27). Acuan terakhir menghasilkan pemikiran akan daging sebagai bahan makanan atau daging korban persembahan -- apakah dimakan atau tidak. Dalam rangka acuan pertama, lahir pengertian 'seluruh tubuh' (Ams 14:30), dan jika pengertian itu diperluas secara wajar, lahirlah pengertian manusia yg utuh, seperti dilukiskan oleh pemazmur dalam 16:9, 'tubuhku akan diam dengan tenteram'. Hal ini memandu pada pemikiran bahwa manusia dapat disatukan seorang dengan yg lain. Laki-laki dan perempuan menjadi satu daging (Kej 2:24), dan seorang bisa berkata kepada kerabatnya, 'Aku darah dagingmu' (Hak 9:2).

Pemikiran tentang daging sebagai manusia yg utuh mengembangkan pengertian basar mengacu kepada seluruh umat manusia (Yes 40:6) yg mengartikan totalitas eksistensi manusia, kadang-kadang mencakup makhluk binatang juga. Kadang-kadang terkandung pengertian bahwa basar itu lemah: 'apakah yg dapat dilakukan manusia (basar) terhadap aku?' (Mzm 56:4). Ini bukan berarti kelemahan moral (barangkali pikiran itu terkandung dim Mzm 78:39). Maksudnya adalah kelemahan tubuh manusia.

II. Dalam PB

Dalam PB kata Yunani untuk daging ialah sarx. Kata ini paling sering muncul sebagai padanan basar dalam PL. Kata sari mengartikan daging sebagai bagian dari tubuh, seperti dalam ay yg menyinggung makan daging (mis Why 19:18), atau seluruh tubuh (Gal 4:13). Sarx bisa mengartikan manusia seutuhnya (2 Kor 7:5; Rm 7:18). Mat 19:5 mengutip Kej 2:24 dan menerjemahkan basar dengan sarx, dan ada juga ay yg menyebut sarx dengan anti segala yg hidup, mis Yoh 17:2. Ketika murid-murid gagal berjaga-jaga di taman Getsemane (Mrk 14:38) penyebabnya ialah sarx(daging) mereka lemah.

Tapi dalam PB ada beberapa artinya. Yg agak serupa dengan ungkapan PL 'sedarah sedaging' walaupun tidak persis sama, ialah ungkapan-ungkapan yg membicarakan keturunan darah dsb. Kristus diperanakkan dari keturunan Daud 'menurut daging' (Rm 1:3). Paulus bicara tentang bangsa Israel menurut daging (1 Kor 10:18), dan tentang orang Israel sebagai'kaum sebangsaku secara jasmani' (sarx, Rm 9:3).

Sarx dapat juga berarti keseluruhan eksistensi seseorang, sehingga dalam Kol 2:1 TBI menerjemahkannya 'aku pribadi'. Pemakaian ini tidak mengandung celaan, dan memang Kristus sendiri dikatakan hidup en sarki, 'sebagai manusia', (Ef 2:15; 1 Ptr 3:18; 1 Yoh 4:2-3). Keadaan 'sebagai manusia' tidak bertentangan dengan berada 'di dalam Tuhan' (Flm 16). Sarx (tubuh) bisa dicemarkan (Yud 8) atau disucikan (Ibr 9:13). Hidup yg dihidupi Paulus sekarang sebagai Kristen ialah di dalam daging (Gal 2:20).

Tapi sarx adalah bagian tubuh dari manusia. Dalamnya ada hawa nafsu dan keinginan daging (Ef 2:3). Jika seseorang memusatkan perhatiannya kepada hawa nafsu dan keinginan daging, maka dapat dikatakan dia memikirkan melulu hal-hal yg bersifat daging (Rm 8:5). Dan keinginan daging ialah maut (Rm 8:6). Hal ini diterangkan sebagai perseteruan dengan Allah (Rm 8:7). Orang yg wawasan pandangannya dibatasi oleh daging, menentang kehendak Allah. Ia hidup menurut daging (Rm 8:13), yaitu daging yg keinginannya berlawanan dengan keinginan Roh (Gal 5:17). Dalam Gal 5:19-21 terdapat daftar perbuatan daging yg merindingkan bulu kuduk. Sarx dalam rangka ini mengartikan seluruh diri manusia itu seperti diarahkan ke arah yg salah, yg melulu mengutamakan dan mengejar hal-hal duniawi ketimbang pelayanan kepada Allah.

KEPUSTAKAAN K Grayston dalam TWBR; D. E. H Whiteley, The Theology of St Paul, 1964; J. A. T Robinson, The Body, 1952; TDNT, NIDNTT, artikel ttg sarx. LM/MHS


Lihat definisi kata "Daging" dalam Studi Kata



TIP #26: Perkuat kehidupan spiritual harian Anda dengan Bacaan Alkitab Harian. [SEMUA]
dibuat dalam 0.07 detik
dipersembahkan oleh YLSA