: A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z
EDEN, TAMAN | Eder | Edessa | Edom | EDOM, ORANG | EDOM, ORANG EDOM | Edomite | Edrei | Eduth | Efa | Efai
Daftar Isi
ENSIKLOPEDIA: EDOM, ORANG EDOM

EDOM, ORANG EDOM

Peta Google: Edom (30° 44´, 35° 36´);

EDOM, ORANG EDOM [ensiklopedia]

Kata Edom ('edom) mempunyai tiga makna, yaitu: 1. nama Esau sendiri, yg diberikan sebagai peringatan akan sup merah sebagai pengganti dari hak sulungnya (Kej 25:30; 36:1, 8, 19); 2. orang Edom sebagai suatu kelompok bangsa (Bil 20:18, 20, 21; Am 1:6, 11; 9:12; Mal 1:4); 3. tanah yg diduduki oleh keturunan Esau. dulu tanah Seir (Kej 32:3; 36:20, 21, 30; Bil 24:18).

Daerah itu terbentang dari Wadi Zered sampai ke Teluk Akaba kr 160 km, meluas ke arah kedua sisi Araba atau padang gurun Edom (2 Raj 3:8, 20), daerah lembah luas yg menghubungkan Laut Mati dengan Laut Merah (Kej 14:6; Ul 2:1, 12; Yos 15:1; Hak 11:17-18; 1 Raj 9:26, dab). Daerah itu berbukit-bukit, dengan puncak-puncaknya yg mencapai ketinggian hingga 1.607 m. Walaupun bukan tanah subur. tapi ada juga lahan yg baik untuk ditanami (Bil 20:17, 19). Pada zaman Alkitab jalan raya raja dibangun melalui dataran tinggi timur (Bil 20:14-18). Ibukotanya, Sela, berada di dataran tinggi kecil dekat Petra (*SELA). Kota-kota lain yg penting ialah Bozra dan Teman.

Orang Edom ('edom, 'adomim) ialah keturunan Edom (Esau, Kej 36:1-17). Arkeologi modem menunjukkan bahwa negeri itu sudah berpenghuni sebelum zaman Esau. Kesimpulannya ialah, bahwa keturunan Esau pindah ke negeri itu, dan pada waktunya menjadi kelompok paling kuat, dan memasukkan ke dalam kelompok mereka penduduk asli negeri itu, orang Hori (Kej 36:20) dan kelompok-kelompok lainnya. Sesudah thn 1850 sM ada kemunduran dalam kebudayaan Edom hingga paling tidak kr thn 1300 sM, dan negeri itu diduduki oleh bangsa-bangsa pengembara.

Esau sudah menduduki Edom waktu Yakub kembali dari Haran (Kej 32:3; 36:6-8; Ul 2:4-5; Yos 24:4). Kepala-kepala kaum sudah berperan di sini jauh sebelumnya (Kej 36:15-19, 40-43; 1 Taw 1:51-54), dan di Edom sudah ada raja 'sebelum ada raja yg memerintah di Israel' (Kej 36:31-39; 1 Taw 1:43-51).

Pada waktu Israel keluar dari Mesir, Israel meminta izin untuk lewat melalui jalan raya raja, tapi permintaan itu ditolak (Bil 20:14-21; 21:4; Hak 11:17-18). Kendati sikap ini kasar, Israel dilarang menganggap keji kakaknya, yaitu Edom (Ul 23:7-8). Pada waktu itu Bileam menubuatkan penaklukan Edom (Bil 24:18).

Yosua menentukan batas daerah bagian Yehuda sampai perbatasan Edom (Yos 15:1, 21), tapi tidak melanggar sampai masuk ke daerah mereka. Dua abad kemudian raja Saul berperang melawan orang Edom (1 Sam 14:47), walaupun ada beberapa orang Edom di antara hambanya (1 Sam 21:7; 22:9, 18). Daud menaklukkan Edom dan menempatkan tentara pendudukan di seluruh negeri itu (2 Sam 8:13-14). Perubahan 'aram dim ay 13 menjadi 'edom karena resy 'r' tertukar oleh seorang penyalin menjadi daleth 'd'. Bnd 1 Taw 18:13. Orang Edom yg terbunuh pada waktu ini cukup banyak (2 Sam 8:13), dan 1 Raj 11:15-16 membicarakan bahwa Yoab, panglima Daud, tinggal di Edom selama 6 bulan, 'sampai dilenyapkannya semua laki-laki di Edom.' Ada yg melarikan diri, sebab Hadad, dari keturunan raja Edom, lari ke Mesir, dan di kemudian hari menimbulkan kesukaran-kesukaran terhadap Salomo (1 Raj 11:14-22). Penaklukan Edom ini memungkinkan Salomo membangun pelabuhan di Ezion-Geber, dan mengusahakan tambang tembaga di daerah itu, seperti terang terbukti dari penggalian (1 Raj 9:26-28).

Pada zaman Yosafat, orang Edom bergabung dengan orang Amon dan Moab dalam suatu pemberontakan terhadap Yehuda (2 Taw 20:1), tapi pasukan sekutu itu menjadi saling bunuh (ay 22-23). Yosafat berusaha untuk memanfaatkan pelabuhan Ezion-Geber, tapi kapal-kapalnya pecah (1 Raj 22:49). Pada waktu ini Edom diperintah oleh seorang kepala daerah, yg berperan sebagai raja (1 Raj 22:47). 'Raja' ini mengakui keunggulan Yehuda dan ia menggabungkan diri dengan persekutuan Yehuda-Israel dalam suatu serangan ke Mesa, raja bangsa Moab (2 Raj 3:4-27).

Dalam pemerintahan Yoram, Edom memberontak, tapi, walaupun Yoram mengalahkan mereka dalam pertempuran, ia tak dapat memaksa mereka takluk (2 Raj 8:20-22; 2 Taw 21:8-10), dan Edom mendapat kelonggaran selama kr 40 thn.

Di kemudian hari Amazia menyerbu Edom, dan membunuh 10.000 orang Edom di Lembah Asin, menaklukkan Sela, ibukota mereka, dan membunuh 10.000 orang lagi dengan mencampakkan mereka dari puncak bukit di Sela (2 Raj 14:7; 2 Taw 25:11-12). Raja Uzia, penggantinya, membangun bandar Elat kembali (2 Raj 14:22), tapi dalam pemerintahan Ahaz, tatkala Yehuda sedang diserang oleh Pekah dan Rezin, orang Edom memasuki Yehuda dan membawa tawanan (2 Taw 28:17). Dan bandar Elat hilang lagi sekali lagi. (Baca 'Edom' untuk'Aram'dlm 2 Raj 16:6.) Sesudah itu tak pernah lagi Edom ditaklukkan kembali oleh Yehuda. Prasasti bertulis ukiran Asyur menunjukkan bahwa Edom menjadi negara taklukan Asyur sesudah kr thn 736 sM.

Sesudah Yehuda jatuh, Edom bersukacita (Mzm 137:7). Para nabi menubuatkan hukuman terhadap Edom karena rasa kebenciannya yg sangat mendendam (Yer 49:7-22; Rat 4:21-22; Yeh 25:12-14; 35:15; Yl 3:19; Am 9:12; Ob 10 dab). Beberapa orang Edom menyusup masuk ke selatan Yehuda dan bermukim di selatan Hebron. Edom sendiri jatuh dalam kekuasaan Arab selama abad ke-5 sM, dan pada abad 3 sM diserbu oleh orang Nabatea. Selama abad-abad ini orang Edom lari ke Yehuda. Di kemudian hari mereka ditundukkan oleh Yudas Makabe, dan Yohanes Hirkanus memaksa mereka disunat dan dimasukkan ke dalam bangsa Yahudi. Raja-raja Herodes umumnya keturunan Edom.

KEPUSTAKAAN. Nelson Glueck, The Other Side of Jordan, New Haven, 1940; AASOR, 15, 18-19, banyak membicarakan Edom; berbagai artikel dalam BASOR, 71, 72, 75, 76, 79, 80, 82, 84, 85; FM Abel, Geographie de la Palestine, 1933, 2, hlm 281-285; M Du Buit, Geographie de la Terre Sainte, 1958, hlm 143-144; D Baly, The Geography of the Bible, 1958, Cp 19. JAT/MHS