kecilkan semua  

Teks -- Ulangan 19:1-21 (TB)

Tampilkan Strong
Konteks
Kota-kota perlindungan
19:1 "Apabila TUHAN, Allahmu, sudah melenyapkan bangsa-bangsa yang negerinya diberikan kepadamu oleh TUHAN, Allahmu, dan engkau sudah menduduki daerah mereka dan diam di kota-kota dan rumah-rumah mereka, 19:2 maka engkau harus mengkhususkan tiga kota di dalam negeri yang diberikan TUHAN, Allahmu, kepadamu untuk diduduki. 19:3 Engkau harus menetapkan jauhnya jalan, dan membagi dalam tiga bagian wilayah negeri yang diberikan TUHAN, Allahmu, untuk dimiliki olehmu, supaya setiap pembunuh dapat melarikan diri ke sana. 19:4 Inilah ketentuan mengenai pembunuh yang melarikan diri ke sana dan boleh tinggal hidup: apabila ia membunuh sesamanya manusia dengan tidak sengaja dan dengan tidak membenci dia sebelumnya, 19:5 misalnya apabila seseorang pergi ke hutan dengan temannya untuk membelah kayu, ketika tangannya mengayunkan kapak untuk menebang pohon kayu, mata kapak terlucut dari gagangnya, lalu mengenai temannya sehingga mati, maka ia boleh melarikan diri ke salah satu kota itu dan tinggal hidup. 19:6 Maksudnya supaya jangan penuntut tebusan darah sementara hatinya panas dapat mengejar pembunuh itu, karena jauhnya perjalanan, menangkapnya dan membunuhnya, padahal pembunuh itu tidak patut mendapat hukuman mati, karena ia tidak membenci dia sebelumnya. 19:7 Itulah sebabnya aku memberi perintah kepadamu, demikian: tiga kota haruslah kaukhususkan. 19:8 Dan jika TUHAN, Allahmu, sudah meluaskan daerahmu nanti, seperti yang dijanjikan-Nya dengan sumpah kepada nenek moyangmu, dan sudah memberikan kepadamu seluruh negeri yang dikatakan-Nya akan diberikan kepada nenek moyangmu, 19:9 -- apabila engkau melakukan dengan setia perintah ini, yang kusampaikan kepadamu pada hari ini, dengan mengasihi TUHAN, Allahmu, dan dengan senantiasa hidup menurut jalan yang ditunjukkan-Nya -- maka haruslah engkau menambah tiga kota lagi kepada yang tiga itu, 19:10 supaya jangan tercurah darah orang yang tidak bersalah di negeri yang diberikan TUHAN, Allahmu, kepadamu menjadi milikmu dan hutang darah melekat kepadamu. 19:11 Tetapi apabila seseorang membenci sesamanya manusia, dan dengan bersembunyi menantikan dia, lalu bangun menyerang dan memukul dia, sehingga mati, kemudian melarikan diri ke salah satu kota itu, 19:12 maka haruslah para tua-tua kotanya menyuruh mengambil dia dari sana dan menyerahkan dia kepada penuntut tebusan darah, supaya ia mati dibunuh. 19:13 Janganlah engkau merasa sayang kepadanya. Demikianlah harus kauhapuskan darah orang yang tidak bersalah dari antara orang Israel, supaya baik keadaanmu."
Larangan menggeser batas tanah
19:14 "Janganlah menggeser batas tanah sesamamu yang telah ditetapkan oleh orang-orang dahulu di dalam milik pusaka yang akan kaumiliki di negeri yang diberikan TUHAN, Allahmu, kepadamu untuk menjadi milikmu."
Dari hal saksi
19:15 "Satu orang saksi saja tidak dapat menggugat seseorang mengenai perkara kesalahan apapun atau dosa apapun yang mungkin dilakukannya; baru atas keterangan dua atau tiga orang saksi perkara itu tidak disangsikan. 19:16 Apabila seorang saksi jahat menggugat seseorang untuk menuduh dia mengenai suatu pelanggaran, 19:17 maka kedua orang yang mempunyai perkara itu haruslah berdiri di hadapan TUHAN, di hadapan imam-imam dan hakim-hakim yang ada pada waktu itu. 19:18 Maka hakim-hakim itu harus memeriksanya baik-baik, dan apabila ternyata, bahwa saksi itu seorang saksi dusta dan bahwa ia telah memberi tuduhan dusta terhadap saudaranya, 19:19 maka kamu harus memperlakukannya sebagaimana ia bermaksud memperlakukan saudaranya. Demikianlah harus kauhapuskan yang jahat itu dari tengah-tengahmu. 19:20 Maka orang-orang lain akan mendengar dan menjadi takut, sehingga mereka tidak akan melakukan lagi perbuatan jahat seperti itu di tengah-tengahmu. 19:21 Janganlah engkau merasa sayang kepadanya, sebab berlaku: nyawa ganti nyawa, mata ganti mata, gigi ganti gigi, tangan ganti tangan, kaki ganti kaki."
Paralel   Ref. Silang (TSK)   Ref. Silang (FULL)   ITL  

Nama Orang, Nama Tempat, Topik/Tema Kamus

Nama Orang dan Nama Tempat:
 · anak Israel a citizen of Israel.,a member of the nation of Israel
 · Anak perempuan Israel a citizen of Israel.,a member of the nation of Israel
 · bangsa Israel the nation that descended from Jacob, whom God named Israel; the Jewish people,son of Isaac son of Abraham; founder of the nation of Israel,the nation of Israel under Moses, Joshua and the judges,the kingdom of Israel under King Saul,the northern tribes under Ish-Bosheth & Abner,the Kingdom of Israel as united under David and Solomon,the Northern Kingdom as divided from Judah, Simeon and Benjamin,the post exile Jewish community; the re-established Israel,the post exile lay community; Israelites other than Levites,Israel in general as in the Psalms and the prophets,the phrase "All Israel",the phrase "Assembly of (United) Israel",the phrase "Border(s) of Israel",the phrase "Children of Israel",the phrase "Congregation of Israel",the phrase "Descendants" or "Offspring of Israel",the phrase "Elders of Israel",the phrase "God of Israel",the phrase "Hill country of Israel",the phrase "Holy One of Israel",the phrase "House of Israel",the phrases "Judge(d) Israel; judge(s) of Israel",the phrase "King of Israel",the phrase "King over Israel",the phrase "Kings of Israel",the phrase "Land of Israel",the phrase "Leaders in/of Israel; take the lead in Israel",the phrase "Man of Israel",the phrase "Men of Israel",the phrase "Mountains of Israel",the phrase "O house of Israel",the phrase "O Israel",the phrase "His people Israel",the phrase "My people Israel",the phrase "Thy people Israel",the phrase "People of Israel",the phrase "Prince(s) in/of/over Israel",the phrase "Reign over Israel",the phrase "Shepherd(s) of Israel",the phrase "Sons of Israel",the phrase "Territory of Israel",the phrase "Throne in/over/of Israel",the phrase "Tribes of Israel",the phrase "Virgin of Israel"
 · Israel a citizen of Israel.,a member of the nation of Israel
 · kaum Israel the nation that descended from Jacob, whom God named Israel; the Jewish people,son of Isaac son of Abraham; founder of the nation of Israel,the nation of Israel under Moses, Joshua and the judges,the kingdom of Israel under King Saul,the northern tribes under Ish-Bosheth & Abner,the Kingdom of Israel as united under David and Solomon,the Northern Kingdom as divided from Judah, Simeon and Benjamin,the post exile Jewish community; the re-established Israel,the post exile lay community; Israelites other than Levites,Israel in general as in the Psalms and the prophets,the phrase "All Israel",the phrase "Assembly of (United) Israel",the phrase "Border(s) of Israel",the phrase "Children of Israel",the phrase "Congregation of Israel",the phrase "Descendants" or "Offspring of Israel",the phrase "Elders of Israel",the phrase "God of Israel",the phrase "Hill country of Israel",the phrase "Holy One of Israel",the phrase "House of Israel",the phrases "Judge(d) Israel; judge(s) of Israel",the phrase "King of Israel",the phrase "King over Israel",the phrase "Kings of Israel",the phrase "Land of Israel",the phrase "Leaders in/of Israel; take the lead in Israel",the phrase "Man of Israel",the phrase "Men of Israel",the phrase "Mountains of Israel",the phrase "O house of Israel",the phrase "O Israel",the phrase "His people Israel",the phrase "My people Israel",the phrase "Thy people Israel",the phrase "People of Israel",the phrase "Prince(s) in/of/over Israel",the phrase "Reign over Israel",the phrase "Shepherd(s) of Israel",the phrase "Sons of Israel",the phrase "Territory of Israel",the phrase "Throne in/over/of Israel",the phrase "Tribes of Israel",the phrase "Virgin of Israel"
 · orang Israel a citizen of Israel.,a member of the nation of Israel
 · orang-orang Israel a citizen of Israel.,a member of the nation of Israel
 · seorang Ismael a citizen of Israel.,a member of the nation of Israel
 · seorang Israel a citizen of Israel.,a member of the nation of Israel
 · suku Israel the nation that descended from Jacob, whom God named Israel; the Jewish people,son of Isaac son of Abraham; founder of the nation of Israel,the nation of Israel under Moses, Joshua and the judges,the kingdom of Israel under King Saul,the northern tribes under Ish-Bosheth & Abner,the Kingdom of Israel as united under David and Solomon,the Northern Kingdom as divided from Judah, Simeon and Benjamin,the post exile Jewish community; the re-established Israel,the post exile lay community; Israelites other than Levites,Israel in general as in the Psalms and the prophets,the phrase "All Israel",the phrase "Assembly of (United) Israel",the phrase "Border(s) of Israel",the phrase "Children of Israel",the phrase "Congregation of Israel",the phrase "Descendants" or "Offspring of Israel",the phrase "Elders of Israel",the phrase "God of Israel",the phrase "Hill country of Israel",the phrase "Holy One of Israel",the phrase "House of Israel",the phrases "Judge(d) Israel; judge(s) of Israel",the phrase "King of Israel",the phrase "King over Israel",the phrase "Kings of Israel",the phrase "Land of Israel",the phrase "Leaders in/of Israel; take the lead in Israel",the phrase "Man of Israel",the phrase "Men of Israel",the phrase "Mountains of Israel",the phrase "O house of Israel",the phrase "O Israel",the phrase "His people Israel",the phrase "My people Israel",the phrase "Thy people Israel",the phrase "People of Israel",the phrase "Prince(s) in/of/over Israel",the phrase "Reign over Israel",the phrase "Shepherd(s) of Israel",the phrase "Sons of Israel",the phrase "Territory of Israel",the phrase "Throne in/over/of Israel",the phrase "Tribes of Israel",the phrase "Virgin of Israel"
 · umat Israel the nation that descended from Jacob, whom God named Israel; the Jewish people,son of Isaac son of Abraham; founder of the nation of Israel,the nation of Israel under Moses, Joshua and the judges,the kingdom of Israel under King Saul,the northern tribes under Ish-Bosheth & Abner,the Kingdom of Israel as united under David and Solomon,the Northern Kingdom as divided from Judah, Simeon and Benjamin,the post exile Jewish community; the re-established Israel,the post exile lay community; Israelites other than Levites,Israel in general as in the Psalms and the prophets,the phrase "All Israel",the phrase "Assembly of (United) Israel",the phrase "Border(s) of Israel",the phrase "Children of Israel",the phrase "Congregation of Israel",the phrase "Descendants" or "Offspring of Israel",the phrase "Elders of Israel",the phrase "God of Israel",the phrase "Hill country of Israel",the phrase "Holy One of Israel",the phrase "House of Israel",the phrases "Judge(d) Israel; judge(s) of Israel",the phrase "King of Israel",the phrase "King over Israel",the phrase "Kings of Israel",the phrase "Land of Israel",the phrase "Leaders in/of Israel; take the lead in Israel",the phrase "Man of Israel",the phrase "Men of Israel",the phrase "Mountains of Israel",the phrase "O house of Israel",the phrase "O Israel",the phrase "His people Israel",the phrase "My people Israel",the phrase "Thy people Israel",the phrase "People of Israel",the phrase "Prince(s) in/of/over Israel",the phrase "Reign over Israel",the phrase "Shepherd(s) of Israel",the phrase "Sons of Israel",the phrase "Territory of Israel",the phrase "Throne in/over/of Israel",the phrase "Tribes of Israel",the phrase "Virgin of Israel"
 · Yakub the second so of a pair of twins born to Isaac and Rebeccaa; ancestor of the 12 tribes of Israel,the nation of Israel,a person, male,son of Isaac; Israel the man and nation


Topik/Tema Kamus: Hukum Musa | Musa | Perintah | Pembunuh | Perlindungan Pengejaran/Asyil | Darah | Fitnah | Bunuh Pembunuhan | Hukum Dan Pembinaan Hukum | Hukuman | Sidang, Persidangan Pengadilan | Sumpah, Bersumpah Dusta | Jalan Raya | Bunuh, Membunuh Dengan Tidak Sengaja | Pertanian | Tani, Pertanian | Rajin Dalam Hal Rohani | Pohon | Penatua | Kota Perlindungan | selebihnya
Daftar Isi

Catatan Kata/Frasa
Full Life , Jerusalem , Ende , Ref. Silang FULL

Catatan Kata/Frasa
Wycliffe

Catatan Rentang Ayat
SH , Utley , Topik Teologia

kecilkan semua
Tafsiran/Catatan -- Catatan Kata/Frasa (per frasa)

Full Life: Ul 19:21 - JANGANLAH ENGKAU MERASA SAYANG. Nas : Ul 19:21 Prinsip yang dinyatakan di sini ialah bahwa hukuman atas kejahatan harus sesuai dengan pelanggarannya, tidak boleh berlebihan (lih. ...

Nas : Ul 19:21

Prinsip yang dinyatakan di sini ialah bahwa hukuman atas kejahatan harus sesuai dengan pelanggarannya, tidak boleh berlebihan (lih. Kel 21:23-25; Im 24:17-20). Kelonggaran bagi mereka yang mencederai pihak yang tidak bersalah dan tidak terlindung akan mendorong meningkatnya kejahatan dan kekerasan di negeri itu (ayat Ul 19:19). PB tidak membatalkan prinsip ini untuk memerintah masyarakat ini (bd. Rom 13:1-4), tetapi PB melarang hukum pembalasan dalam hubungan antar-pribadi (bd. Mat 5:38-41).

Jerusalem: Ul 12:1--26:15 - -- Bagian Ulangan ini memuat "Kitab Hukum Ulangan", Ia merupakan sebuah kumpulan tak keruan pelbagai hukum yang asal usulnya berbeda-beda. Sejumlah hukum...

Bagian Ulangan ini memuat "Kitab Hukum Ulangan", Ia merupakan sebuah kumpulan tak keruan pelbagai hukum yang asal usulnya berbeda-beda. Sejumlah hukum ini agaknya berasal dari kerajaan utara (Israel) dan sesudah direbutnya Samaria dalam th 721 seb Mas diresmikan dalam kerajaan selatan (Yehuda). Kitab Hukum Ulangan ini memperhatikan perkembangan yang sudah ditempuh bangsa Israel di bidang hidup kemasyarakatan dan keagamaan. Ia dimaksudkan sebagai pengganti Kitab Perjanjian. Pada pokoknya bagian Ulangan ini sama dengan kitab hukum Taurat yang ditemukan dalam bait Allah di masa pemerintahan raja Yosia, 2Ra 22:8 dst.

Jerusalem: Ul 19:11 - membenci sesamanya Dengan demikian maksud hati orang dimasukkan ke dalam hukum pidana, bdk juga Bil 35:20-23.

Dengan demikian maksud hati orang dimasukkan ke dalam hukum pidana, bdk juga Bil 35:20-23.

Jerusalem: Ul 19:21 - nyawa ganti nyawa ... Hukum pembalasan, Kel 21:25, disisipkan di sini beralaskan Ula 19:19.

Hukum pembalasan, Kel 21:25, disisipkan di sini beralaskan Ula 19:19.

Ende: Ul 19:1 - -- Ketentuan ini dimaksudkan untuk memberikan kepastian hukum didalam masjarakat jang peradilannja masih dipegang oleh rakjat sendiri: karena belum adanj...

Ketentuan ini dimaksudkan untuk memberikan kepastian hukum didalam masjarakat jang peradilannja masih dipegang oleh rakjat sendiri: karena belum adanja kekuasaan polisionil. sudah lebih dahulu ada kebiasaan mentjari tempat perlindungan dalam salah satu tempat sutji (1Ra 1:50 sld; 1Ra 2:28 sld).

Ende: Ul 19:21 - -- Hak untuk melandjutkan pembalasan atas dasar kesalahan merupakan hal jang sangat biasa didalam masjarakat timur kuno. Hukuman jang lebih ringan daripa...

Hak untuk melandjutkan pembalasan atas dasar kesalahan merupakan hal jang sangat biasa didalam masjarakat timur kuno. Hukuman jang lebih ringan daripada kesalahan jang dilakukan tidak tjukup efektif untuk menghalang-halangi orang melakukan kekerasan terhadap musuhnja. Dilain pihak harus didjaga djangan sampai orang jang membuat kerugian bagi orang lain: mendjadi kurban dari pembalasan jang tidak setimpal. Aturan itu menundjukkan suatu moralitas: jang masih harus dibina dengan hukum dan hukuman. Akan tetapi hukum Deut. mengandaikan bahwa kebanjakan diantara umat mempunjai kesetiaan batin kepada Allah.

Itu tidak berarti: bahwa hukuman tidak lagi perlu bagi pelanggaran-pelanggarannja: tetapi bahwa itu diatur menurut hukum dan bukan dibiarkan sekehendak hatinja sadja.

Dalam Perdjandjian Baru persesuaian batin dengan hukum sebagai Kehendak Penjelamatan Allah akan disempurnakan oleh Jesus dengan mentjurahkan Roh Kudus didalam diri manusia jang beriman. Dengan demikian bukan hukuman sendiri jang dibatalkan: melainkan segala matjam bentuk balas dendam kepada musuh. (Mat 5:38-41).

Ref. Silang FULL: Ul 19:1 - dan rumah-rumah · dan rumah-rumah: Ul 6:10-11

· dan rumah-rumah: Ul 6:10-11

Ref. Silang FULL: Ul 19:6 - tebusan darah · tebusan darah: Bil 35:12; Bil 35:12

· tebusan darah: Bil 35:12; [Lihat FULL. Bil 35:12]

Ref. Silang FULL: Ul 19:8 - meluaskan daerahmu // yang dijanjikan-Nya · meluaskan daerahmu: Kel 34:24; Kel 34:24 · yang dijanjikan-Nya: Kej 15:8; Kej 15:8; Ul 11:24; Ul 11:24

· meluaskan daerahmu: Kel 34:24; [Lihat FULL. Kel 34:24]

· yang dijanjikan-Nya: Kej 15:8; [Lihat FULL. Kej 15:8]; Ul 11:24; [Lihat FULL. Ul 11:24]

Ref. Silang FULL: Ul 19:9 - menurut jalan · menurut jalan: Ul 6:5

· menurut jalan: Ul 6:5

Ref. Silang FULL: Ul 19:10 - tercurah darah // hutang darah · tercurah darah: Ams 6:17; Yer 7:6; 26:15 · hutang darah: Ul 21:1-9

· tercurah darah: Ams 6:17; Yer 7:6; 26:15

· hutang darah: Ul 21:1-9

Ref. Silang FULL: Ul 19:11 - sehingga mati · sehingga mati: Kel 21:12; Kel 21:12; 1Yoh 3:15

· sehingga mati: Kel 21:12; [Lihat FULL. Kel 21:12]; 1Yoh 3:15

Ref. Silang FULL: Ul 19:13 - merasa sayang // tidak bersalah · merasa sayang: Ul 7:2 · tidak bersalah: Ul 21:9; 1Raj 2:31

· merasa sayang: Ul 7:2

· tidak bersalah: Ul 21:9; 1Raj 2:31

Ref. Silang FULL: Ul 19:14 - menjadi milikmu · menjadi milikmu: Ul 27:17; Ayub 24:2; Mazm 16:6; Ams 15:25; 22:28; 23:10; Yes 1:23; Hos 5:10

Ref. Silang FULL: Ul 19:15 - orang saksi · orang saksi: Ul 17:6; Ul 17:6; Mat 18:16%&; Mat 18:16%&; Mat 26:60; 2Kor 13:1%&

· orang saksi: Ul 17:6; [Lihat FULL. Ul 17:6]; Mat 18:16%&; [Lihat FULL. Mat 18:16%&]; Mat 26:60; 2Kor 13:1%&

Ref. Silang FULL: Ul 19:16 - seorang saksi · seorang saksi: Kel 23:1; Ams 6:19

· seorang saksi: Kel 23:1; Ams 6:19

Ref. Silang FULL: Ul 19:17 - dan hakim-hakim · dan hakim-hakim: Kel 21:6; Kel 21:6

· dan hakim-hakim: Kel 21:6; [Lihat FULL. Kel 21:6]

Ref. Silang FULL: Ul 19:18 - harus memeriksanya · harus memeriksanya: Kel 23:7; Kel 23:7

· harus memeriksanya: Kel 23:7; [Lihat FULL. Kel 23:7]

Ref. Silang FULL: Ul 19:19 - memperlakukan saudaranya · memperlakukan saudaranya: Ams 19:5,9; 1Kor 5:13%&

· memperlakukan saudaranya: Ams 19:5,9; 1Kor 5:13%&

Ref. Silang FULL: Ul 19:20 - menjadi takut · menjadi takut: Ul 13:11; Ul 13:11

· menjadi takut: Ul 13:11; [Lihat FULL. Ul 13:11]

Ref. Silang FULL: Ul 19:21 - merasa sayang // ganti kaki · merasa sayang: Ul 19:13 · ganti kaki: Kel 21:24; Kel 21:24; Mat 5:38%&

· merasa sayang: Ul 19:13

· ganti kaki: Kel 21:24; [Lihat FULL. Kel 21:24]; Mat 5:38%&

kecilkan semua
Tafsiran/Catatan -- Catatan Kata/Frasa (per Ayat)

Wycliffe: Ul 5:1--26:19 - -- III. Ketentuan-ketentuan: Hidup Menurut Perjanjian (5:1-26:19) Ketika perjanjian-perjanjian tentang kekuasaan raja dibaharui, maka peraturan-peratura...

III. Ketentuan-ketentuan: Hidup Menurut Perjanjian (5:1-26:19)

Ketika perjanjian-perjanjian tentang kekuasaan raja dibaharui, maka peraturan-peraturannya yang merupakan bagian yang panjang dan menentukan di dalam sebuah dokumen perjanjian, diulang kembali dengan sejumlah penyempurnaan, khususnya penyempurnaan yang diperlukan sesuai dengan situasi yang berubah. Oleh karena itu, Musa merangkum dan merumuskan ulang berbagai syarat yang dikemukakan di dalam Perjanjian Sinai. Selanjutnya, sebagaimana peraturan-peraturan perjanjian biasanya diawali dengan tuntutan yang mendasar dan umum agar si raja yang kalah tunduk sepenuhnya kepada raja pemenang dan sesudah itu baru dilanjutkan dengan peraturan yang lebih terinci, demikian pula Musa saat ini menghadapkan Israel dengan tuntutan primer yakni mengkhususkan diri sepenuhnya untuk Tuhan (ay. 5-11) dan sesudah itu barulah dengan peraturan-peraturan tambahan tentang kehidupan sesuai perjanjian (ay. 12-26).

Wycliffe: Ul 12:1--26:19 - -- B. Berbagai Perintah Pelengkap (12:1-26:19) Setelah melukiskan semangat batin dari kehidupan teokratis (ps. 5-11), Musa melanjutkan dengan menguraika...

B. Berbagai Perintah Pelengkap (12:1-26:19)

Setelah melukiskan semangat batin dari kehidupan teokratis (ps. 5-11), Musa melanjutkan dengan menguraikan ketetapan dan peraturan dari bentuk lahiriah teokrasi itu (ps. 12-26). Pasal 12:1-16:17 terutama berkenaan dengan berbagai persyaratan pentahiran dengan upacara agama. Kewenangan pemerintahan dan hukum merupakan pokok pembahasan dalam 16:18-21:23. Luasnya hubungan antar warga teokrasi dicantumkan di 22:1-25:19. Rangkaian peraturan ini diakhiri dengan pengakuan ritual tentang kekuasaan Tuhan dan pernyataan akhir tentang pengesahan perjanjian (ps. 26).

Wycliffe: Ul 16:18--21:23 - -- 2) Keadilan Pengadilan Pemerintah (16:18-21:23) Bagian ini berisi serangkaian peraturan yang berkenaan dengan pemerintahan teokratis, dengan penekana...

2) Keadilan Pengadilan Pemerintah (16:18-21:23)

Bagian ini berisi serangkaian peraturan yang berkenaan dengan pemerintahan teokratis, dengan penekanan utama pada unsur hukumnya. Di samping kekudusan ibadah, Israel juga harus memiliki keadilan politik hukum. Di antara pemerintahan dan ibadah terdapat kesatuan otoritas tertinggi, sebab Tuhan merupakan Allah dan juga Raja Israel. Oleh karena itu, semua lembaga teokratis, tidak seperti dalam negara yang biasa, bersifat religius, dan ada perluasan praktik ibadah hingga keluar dari wilayah tempat ibadah dan memasuki gelanggang pemerintahan. Selanjutnya, karena seluruh hukum teokratis, baik yang menyangkut moral dan sipil maupun menyangkut ibadah dipahami menurut peraturan perjanjian dari Tuhan yang tercatat di dalam dokumen perjanjian, dan karena Kitab Hukum tersebut diserahkan kepada para imam di tempat ibadah pusat untuk dipelihara dan dijelaskan kepada bangsa itu, para imam memiliki kekuasaan utama di bidang hukum (bdg. 21:5), setidak-tidaknya hingga masa permulaan kerajaan (bdg. 17:9, 10). Di samping Pengetahuan mereka tentang hukum yang tertulis, para imam juga bisa memanfaatkan Urim dan Tumim untuk mengetahui keputusan ilahi. Kenyataan tersebut akan memberikan peranan yang lebih tinggi kepada para imam sekalipun di kemudian hari para raja lebih banyak berperan di bidang hukum. Di seluruh negeri tersebut suara lisan dari Raja ilahi yang bertakhta di tempat ibadah pusat itu makin dinyatakan kepada dan melalui seorang nabi. Namun sementara para nabi mencatat hukuman Tuhan yang tidak terduga kepada bangsa dan pemimpin umat-Nya, fungsi hukum dari para imam adalah menyangkut proses peradilan kasus sengketa antar orang Israel.

Wycliffe: Ul 19:1-21 - -- d) Jaminan Keadilan (19:1-21). Tema keadilan hukum dilanjutkan dengan serangkaian peraturan yang diarahkan untuk memastikan terjadinya proses pengadi...

d) Jaminan Keadilan (19:1-21).

Tema keadilan hukum dilanjutkan dengan serangkaian peraturan yang diarahkan untuk memastikan terjadinya proses pengadilan serta pengambilan keputusan yang adil. Perlindungan disediakan bagi seorang pembunuh terhadap murka seorang pembalas dendam hingga dapat diproses secara hukum dengan adil (ay. 1-13). Mengutak-atik bukti sehingga menguntungkan salah satu pihak tidak diperbolehkan (ay. 15-21). Peraturan-peraturan ini dimaksudkan untuk menyediakan keadilan dengan melindungi orang yang tidak bersalah, sekalipun keadilan juga harus dipenuhi dengan hukuman yang setimpal terhadap orang yang bersalah (ay. 11-13, 19-21).

Perlindungan Hukum (19:1-13). 2, 3. Engkau harus mengkhususkan tiga kota ... supaya setiap pembunuh dapat melarikan diri ke sana. Negeri yang terletak di bagian barat Sungai Yordan adalah wilayah yang dimaksudkan, sebab sebagaimana dikemukakan pada bagian penutup dari bagian pendahuluan historis (4:41-43) Musa telah menunjuk tiga kota perlindungan di sebelah timur Sungai Yordan. Peranan Yosua di dalam melaksanakan tugas pendirian tiga kota perlindungan ini merupakan tanda kesatuan fungsional dan dinasti di antara Yosua dengan Musa (bdg. Yos. 20).

Wycliffe: Ul 19:6 - penuntut tebusan darah 6. Salah satu tugas dari kerabat penebus ialah menjadi penuntut tebusan darah (Kej. 4:10 dst.). Lembaga ini tidak dengan sendirinya merupakan tanda da...

6. Salah satu tugas dari kerabat penebus ialah menjadi penuntut tebusan darah (Kej. 4:10 dst.). Lembaga ini tidak dengan sendirinya merupakan tanda dari masyarakat primitif; lembaga ini justru merupakan tanda dari suatu bentuk pemerintahan yang tidak terlalu rumit dan tidak terlalu tersentralisasi. Secara ideal, seorang penuntut tebusan darah harus bertindak berdasarkan dorongan rasa keadilan. Sekalipun demikian, karena ada kemungkinan besar dia bertindak hanya karena bernafsu, maka sekalipun jabatan ini berkesinambungan, sekarang telah dibatasi secara bijaksana di dalam bentuk pemerintahan baru Israel yang lebih tersentralisasi yang ditetapkan dalam Kitab Ulangan ini. Pembatasan tersebut terlaksana dengan memperluas pengertian dan memanfaatkan lembaga perlindungan hukum yang semula berkaitan dengan mezbah (bdg. Kej. 4:15; Kel. 21:14b).

Awal dari hal ini terdapat di dalam Kitab Perjanjian Sinai (Kel. 21:12-14) dan diuraikan secara lengkap di Bilangan 35:9-34. Sejumlah penyempurnaan kemudian ditambahkan di Ulangan pasal 19 (bdg. ay. 3a, 8, 9 dan 12), terutama menyangkut pertumbuhan Israel kelak di Kanaan. Di dalam Kitab Bilangan, istilah "kota perlindungan" dipakai untuk kota-kota tempat perlindungan seorang pembunuh yang tidak bersalah melaksanakan hukuman yang direncanakan (ay. 4, 5). Sebagaimana pemisahan geografis menyebabkan suku-suku Israel tidak bisa terpusatkan (12:15 dst.) demikian juga keadaan tersebut mengharuskan desentralisasi tempat perlindungan. Sekalipun demikian, kenyataan bahwa kota-kota perlindungan adalah kota tempat tinggal suku Lewi (bdg. Yos. 20:7 dst. dan 21:1 dst.) menunjukkan bahwa berbeda dengan pembunuhan hewan yang dilaksanakan terpisah dari mezbah pusat, tempat perlindungan yang didesentralisasi tidak kehilangan sifat kudus secara agama. Perhatikan juga penggabungan pengaturan ini dengan kehidupan imam besar (Bil. 35:25). Dengan demikian, tempat perlindungan itu merupakan perluasan dari mezbah selaku tempat perlindungan semacam itu. Semua ini lebih jauh menambah penekanan bagian hukum ini pada peranan penting hukum dari lembaga imamat dan mezbah pusat. Karena mezbah adalah tempat tinggal Tuhan, orang dapat melihat di dalam hukum-hukum tentang tempat perlindungan ini padanan Kitab Ulangan dengan berbagai ketetapan ekstradisi yang sangat menonjol di dalam perjanjian-perjanjian internasional antar kerajaan.

Wycliffe: Ul 19:9 - Maka haruslah engkau menambah tiga kota lagi kepada yang tiga itu 9. Maka haruslah engkau menambah tiga kota lagi kepada yang tiga itu. Musa memandang menembus masa depan yang dekat dan pemilihan tiga buah kota di ba...

9. Maka haruslah engkau menambah tiga kota lagi kepada yang tiga itu. Musa memandang menembus masa depan yang dekat dan pemilihan tiga buah kota di bagian barat Sungai Yordan ke masa depan yang lebih jauh lagi yaitu ketika wilayah Israel yang menjadi makin luas - sesuai dengan janji Allah (1:7; 11:24; 12:20) - akan memerlukan sembilan dan bukan lagi enam buah kota perlindungan. Sejarah tidak mencatat terwujudnya perintah ini.

Wycliffe: Ul 19:12 - a. Para tua-tua kota // // Janganlah menggeser batas tanah sesamamu // kan // yang telah ditetapkan oleh orang-orang dahulu // Baru atas keterangan dua atau tiga orang saksi 12a. Para tua-tua kota. Para pejabat lokal ini memiliki tanggung jawab atas tertumpahnya darah orang yang tidak bersalah di sekeliling mereka (lih. ju...

12a. Para tua-tua kota. Para pejabat lokal ini memiliki tanggung jawab atas tertumpahnya darah orang yang tidak bersalah di sekeliling mereka (lih. juga 21:3 dst.), karena itu mereka diberi tugas memenuhi jeritan darah itu meminta keadilan (bdg. ay. 13), tetapi tanpa mencabut hak zaman dulu dari seorang penuntut balas (12b). Pengadilan itu sendiri harus dilaksanakan di hadapan "rapat umat" (Bil. 35:12, 24), maksudnya secara terbuka di hadapan umum, namun apakah langsung di wilayah terjadinya pembunuhan ataukah di dalam kota perlindungan tidak dijelaskan. Yosua 20:4 (bdg. ay. 6) menyebutkan sebuah pengadilan, setidak-tidaknya pengadilan pembukaan, yang harus diadakan di kota perlindungan.

Hukum Tentang Batas Tanah (19:14). Ayat ini membahas apa yang sesungguhnya merupakan pelanggaran terhadap titah kesembilan sebagaimana juga ayat 16-21. Janganlah menggeser batas tanah sesamamu. Nilai dari batas tanah sebagai bukti hak milik tampak dengan jelas. Larangan untuk menggeser batas tanah dilindungi secara hukum melalui sanksi-sanksi yang berat di dalam berbagai perangkat hukum kuno dan melalui kutukan terhadap para pengganggu yang tertulis di batas tanah itu sendiri (bdg. 27:17). Batu-batu setinggi beberapa kaki (kudurru, dalam bahasa Akadia) merupakan tanda batas tanah yang dianugerahkan pihak kerajaan. Kenyataan bahwa warisan yang diterima Israel dan juga masing-masing kepala keluarga Israel merupakan batas yang mereka terima sebagai anugerah dari Raja ilahi menambah besar kesalahan dari siapa saja yang merusak batas tanah yang telah didirikan oleh angkatan-angkatan semula sesudah mereka menaklukkan Kanaan ... yang telah ditetapkan oleh orang-orang dahulu.

Hukum Tentang Saksi (19:15-21). 15. Baru atas keterangan dua atau tiga orang saksi. Ayat ini merupakan peraturan umum mengenai saksi di dalam menangani kasus-kasus kejahatan sebagaimana telah disebutkan sebelumnya untuk perkara-perkara yang berat (17:6; Bil. 35:30). 19:16-21 membahas tentang saksi palsu, yaitu, pelanggaran terhadap titah kesembilan di pengadilan (lih. 5:20; Kel. 20:16; 23:1).

Wycliffe: Ul 19:16 - Seorang saksi jahat 16. Seorang saksi jahat. Dia dinamakan demikian mengingat akibat yang dihasilkan oleh kesaksiannya yang palsu; tetapi dari sudut hakim tidak jelas apa...

16. Seorang saksi jahat. Dia dinamakan demikian mengingat akibat yang dihasilkan oleh kesaksiannya yang palsu; tetapi dari sudut hakim tidak jelas apakah dia itu saksi palsu atau tidak. Justru kesulitan inilah yang membuat kasus semacam ini harus dialihkan ke pengadilan pusat (bdg. 17:8-13).

Wycliffe: Ul 19:18 - Maka hakim-hakim itu harus memeriksanya baik-baik 18. Maka hakim-hakim itu harus memeriksanya baik-baik (bdg. 13:14; 17:4). Para hakim tidak boleh memanfaatkan sarana siksaan sebagaimana halnya di dal...

18. Maka hakim-hakim itu harus memeriksanya baik-baik (bdg. 13:14; 17:4). Para hakim tidak boleh memanfaatkan sarana siksaan sebagaimana halnya di dalam beberapa kasus pengadilan tetangga Israel.

Wycliffe: Ul 19:21 - Nyawa ganti nyawa 21. Nyawa ganti nyawa. Sekalipun demikian, hukuman terhadap kesaksian Yang palsu harus ditentukan oleh prinsip lex talionis, yaitu hukum memberlakukan...

21. Nyawa ganti nyawa. Sekalipun demikian, hukuman terhadap kesaksian Yang palsu harus ditentukan oleh prinsip lex talionis, yaitu hukum memberlakukan sesama seperti dirinya sendiri (Kel. 21:23 dst.; Im. 24:17 dst.) yang diakui hampir secara universal. Prinsip tersebut bukan izin untuk membalas dendam, melainkan sebuah kepastian keadilan. Perhatikan kembali kedudukan penting dari imam di dalam pengadilan (19:17).

buka semua
Tafsiran/Catatan -- Catatan Rentang Ayat

SH: Ul 19:1-13 - Di bawah perlindungan sayap Allah. (Kamis, 24 Juni 2004) Di bawah perlindungan sayap Allah. Kita tahu bahwa, keba-nyakan induk burung memiliki sifat alami yang sama. Apabila anak-anaknya terancam, ...

SH: Ul 19:14-21 - Keadilan Tuhan. (Jumat, 25 Juni 2004) Keadilan Tuhan. Salah satu perintah Tuhan yang sangat ditekankan di PL namun yang sering dilanggar oleh umat-Nya ialah keadilan. Perjanjian ...

Utley: Ul 19:1-3 - --NASKAH NASB (UPDATED): Ul 19:1-31 "Apabila TUHAN, Allahmu, sudah melenyapkan bangsa-bangsa yang negerinya diberikan kepadamu oleh TUHAN, Allahmu, dan ...

Utley: Ul 19:4-7 - --NASKAH NASB (UPDATED): Ul 19:4-74 Inilah ketentuan mengenai pembunuh yang melarikan diri ke sana dan boleh tinggal hidup: apabila ia membunuh sesamany...

Utley: Ul 19:8-10 - --NASKAH NASB (UPDATED): Ul 19:8-108 Dan jika TUHAN, Allahmu, sudah meluaskan daerahmu nanti, seperti yang dijanjikan-Nya denga. sumpah kepada nenek moy...

Utley: Ul 19:11-13 - --NASKAH NASB (UPDATED): Ul 19:11-1311 "Tetapi apabila seseorang membenci sesamanya manusia, dan dengan bersembunyi menantikan dia, lalu bangun menyeran...

Utley: Ul 19:14 - --NASKAH NASB (UPDATED): Ul 19:1414 "Janganlah menggeser batas tanah sesamamu yang telah ditetapkan oleh orang-orang dahulu di dalam milik pusaka yang a...

Utley: Ul 19:15-21 - --NASKAH NASB (UPDATED): Ul 19:15-2115 "Satu orang saksi saja tidak dapat menggugat seseorang mengenai perkara kesalahan apapun atau dosa apapun yang mu...

Topik Teologia: Ul 19:4 - -- Kehidupan Kristen: Tanggung Jawab Terhadap Sesama dan Alam Tanggung Jawab Terhadap Sesama Tugas Terhadap Kelompok-kelompok Orang Khusus ...

Topik Teologia: Ul 19:6 - -- Umat Manusia Pada Umumnya Unsur-unsur Pembentuk Keindividualitas Manusia Jiwa Manusia Jiwa sebagai Prinsipal Hidup (Nafas, Hidup, ...

Topik Teologia: Ul 19:11 - -- Umat Manusia Pada Umumnya Unsur-unsur Pembentuk Keindividualitas Manusia Jiwa Manusia Jiwa sebagai Prinsipal Hidup (Nafas, Hidup, ...

Topik Teologia: Ul 19:12 - -- Dosa Dosa-dosa Terhadap Sesama Dosa-dosa Merugikan Orang Lain Pembunuhan Kej 9:5-6 Kel 20:13 Kel 21:12-14 Ima 24:17 B...

Topik Teologia: Ul 19:14 - -- Dosa Dosa-dosa Terhadap Sesama Dosa-dosa Penipuan Kecurangan dan Ketidakjujuran Ima 19:11 Ima 19:35-36 Ima 25:14 Ula ...

Topik Teologia: Ul 19:16 - -- Dosa Dosa-dosa Terhadap Sesama Dosa-dosa Kebencian Meleter / Fitnah Ula 19:16-19 Maz 41:6 Maz 41:7 Ams 10:18 Yer 6:27-28 Mat 15:19...

buka semua
Pendahuluan / Garis Besar

Full Life: Ulangan (Pendahuluan Kitab) Penulis : Musa Tema : Pembaharuan Perjanjian Tanggal Penulisan: Sekitar 1405 SM Latar Belakang Kitab ini berisi amanat perpisa...

Full Life: Ulangan (Garis Besar) Garis Besar Pendahuluan (Ul 1:1-5) I. Wejangan Musa I: Menceritakan Kembali Sejarah Israel yang Baru Mereka Alami ...

Jerusalem: Ulangan (Pendahuluan Kitab) PENGANTAR JUDUL-JUDUL, PEMBAGIAN DAN ISI Kelima buku pertama Kitab Suci merupakan suatu kesatuan yang oleh orang-orang Yahudi diberi nama "Hukum&...

Ende: Ulangan (Pendahuluan Kitab) ULANGTUTUR KATA PENDAHULUAN Salah satu diantara kitab-kitab kumpulan hukum jang terpenting dari Israil ialah Kitab Ulangtutur. Kitab ini terkenal deng...

Wycliffe: Ulangan (Pendahuluan Kitab) PENDAHULUAN ULANGAN Judul. Judul kitab ini merupakan terjemahan dari judul bahasa Inggrisnya yang tampaknya berlandaskan pada sebuah kesalahan terjem...

Wycliffe: Ulangan (Garis Besar) GARIS BESAR ULANGAN I. Mukadimah: Perantara Perjanjian (1:1-5) II. Pendahuluan Historis: Sejarah Perjanjian (1:6-4:49) A. Dari ...

BIS: Ulangan (Pendahuluan Kitab) ULANGAN PENGANTAR Buku Ulangan terdiri dari serangkaian pidato-pidato yang diucapkan Musa di depan bangsa Israel waktu mereka berada di negeri Moab.

ULANGAN

PENGANTAR

Buku Ulangan terdiri dari serangkaian pidato-pidato yang diucapkan Musa di depan bangsa Israel waktu mereka berada di negeri Moab. Mereka berhenti di situ sesudah mengakhiri perjalanan panjang lewat padang gurun dan sebelum masuk ke Kanaan untuk menduduki negeri itu.

Beberapa pokok yang penting dari buku ini ialah:

  1. 1. Musa mengingatkan bangsa Israel akan peristiwa-peristiwa besar selama 40 tahun yang terakhir. Ia mohon kepada bangsa Israel supaya mereka ingat bagaimana Allah memimpin mereka melalui padang gurun dan karena itu mereka harus taat dan setia kepada Allah.
  2. 2. Musa mengulangi Sepuluh Perintah Allah, dan ia menekankan arti Perintah yang Pertama. Ia minta dengan sangat supaya orang Israel beribadat kepada TUHAN saja. Lalu ia mengulangi beberapa hukum dan perintah yang mengatur kehidupan bangsa Israel di tanah yang sudah dijanjikan.
  3. 3. Musa mengingatkan bangsa Israel akan arti ikatan perjanjian Allah dengan mereka. Ia mendorong bangsa itu supaya membaharui kesediaan mereka untuk memenuhi kewajiban-kewajiban mereka.
  4. 4. Yosua ditunjuk sebagai pengganti Musa untuk memimpin umat Allah. Sesudah menyanyikan sebuah lagu pujian bagi kesetiaan TUHAN, dan mengucapkan berkat atas suku-suku Israel, Musa meninggal di Moab, di sebelah timur Sungai Yordan.

Tema pokok buku ini ialah bahwa Allah sudah menyelamatkan dan memberkati umat pilihan-Nya, bangsa yang dikasihi-Nya. Jadi bangsa Israel tak boleh lupa akan hal itu. Mereka harus mentaati Allah, supaya mereka tetap hidup dan terus diberkati.

Ayat-ayat yang paling penting dalam buku ini ialah Ul 6:4-6. Ayat- ayat ini memuat kata-kata yang oleh Yesus disebut hukum yang terbesar, "Cintailah TUHAN Allahmu dengan sepenuh hatimu: Tunjukkan itu dalam cara hidupmu dan dalam perbuatanmu."

Isi

  1.  Pidato yang pertama
    Ul 1:1-4:49
  2.  Pidato yang kedua
    Ul 5:1-26:19
    1. a. Sepuluh Perintah Allah
      Ul 5:1-10:22
    2. b. Hukum-hukum, peraturan-peraturan, dan nasihat-nasihat
      Ul 11:1-26:19
  3.  Petunjuk-petunjuk untuk memasuki negeri Kanaan
    Ul 27:1-28:68
  4.  Perjanjian dibaharui
    Ul 29:1-30:20
  5.  Kata-kata terakhir
    Ul 31:1-33:29
  6.  Kematian Musa
    Ul 34:1-12

Ajaran: Ulangan (Pendahuluan Kitab) Tujuan Supaya dengan melihat pengalaman umat Allah di Padang Gurun, yang diceritakan dalam Kitab Ulangan, setiap anggota jemaat mengerti kebesaran k

Tujuan

Supaya dengan melihat pengalaman umat Allah di Padang Gurun, yang diceritakan dalam Kitab Ulangan, setiap anggota jemaat mengerti kebesaran kasih setia Allah dalam memelihara dan mengampuni umat-Nya.

Pendahuluan

Penulis : Musa.

Isi Kitab: Kitab Ulangan terdiri dari 34 pasal dan berisi khotbah Musa kepada umat Allah.

I. Ajaran-ajaran utama dalam Kitab Ulangan

  1. Pasal 1-4 (Ul 1:1-4:49).

    Khotbah kesatu Musa, tentang sejarah perjanjian Allah dengan umat-Nya Dalam khotbah yang pertama, Musa mengingatkan bangsa Israel akan segala pemeliharaan Tuhan, mulai mereka berangkat dari gunung Horeb. Di bagian ini Musa mengingatkan pula, bahwa bangsa Israel sejak keluar dari tanah Mesir selalu bersungut-sungut dan memberontak. Oleh karena itu Musa memberikan suatu perintah yang besar mengenai kehidupan yang berkenan kepada Allah, yaitu taat kepada Taurat dan mengasihi Allah dengan sepenuh hati.

    Pendalaman

    1. Bacalah pasal Ul 1:3; 4:1-6,39-40. Siapakah yang berkhotbah (berbicara) di bagian ini? Dan apakah ringkasan isi khotbahnya?
  2. Pasal 5-28 (Ul 5:1-28:68).

    Khotbah kedua Musa, tentang syarat-syarat kehidupan umat Allah.

    Dalam khotbah kedua ini, Musa mengingatkan bangsa Israel bahwa mereka adalah bangsa pilihan Allah. Oleh karena itu mereka harus hidup memuliakan Allah, dengan hidup menurut hukum Tuhan. Intisari dari hukum itu adalah mengasihi Tuhan dengan segenap hati supaya diberkati.

    Pendalaman

    1. Bacalah pasal Ul 5:1-22. Apa yang diajarkan Musa?
    2. Bacalah pasal Ul 10:12-17. Apakah tanggapan yang diharapkan dari umat Alla terhadap Firman Allah?
    3. Bacalah pasal Ul 28:1-6,8-10. Apakah janji Tuhan atas umat-Nya yang setia?
    4. Bacalah pasal Ul 28:15-19. Apakah tindakan Tuhan atas umat-Nya yang tidak setia? Apakah sebab lain yang membuat umat Tuhan menderita? (Ul 28:47-48).
  3. Pasal 29-34 (Ul 29:1-34:12).

    Khotbah ketiga Musa, yaitu tentang persiapan terakhir dan perpisahan.

    Khotbah yang ketiga dari Musa berisi ajakan kepada bangsa Israel untuk memperhatikan semua hukum Tuhan, agar dapat memiliki hidup yang penuh berkat. Pada bagian yang terakhir sebagai persiapan, juga Musa mengangkat Yosua sebagai pengganti (pasal Ul 31:7) dan para imam untuk mengajar. Sebelum Musa meninggal dunia dia sempat memuji Tuhan dengan menyanyi (pasal Ul 32:1-43) serta membagi berkat kepada tiap-tiap suku Israel. Kemudian Musa naik ke atas bukit Nebo untuk melihat tanah Kanaan yang dijanjikan itu, karena dia sendiri tidak diperkenankan masuk ke Kanaan. Akhirnya Musa meninggal dunia.

    Pendalaman

    1. Bacalah pasal Ul 29:10-13. Apakah isi ajakan Musa?
    2. Bacalah pasal Ul 30:1-3. Apakah jalan keluarnya agar tidak dikutuk?
    3. Bacalah pasal Ul 31:7-8,23. Siapakah yang menggantikan Musa, untuk memimpin bangs Israel masuk ke dalam tanah perjanjian?
    4. Bacalah pasal Ul 34:1-5. Apakah teladan yang dapat saudara ambil dari seluru kehidupan Musa?

II. Kesimpulan/penerapan

  1. Kitab Ulangan menceritakan riwayat bangsa Israel sebagai umat pilihan Allah, yang hanya dapat hidup melalui kuat kuasa Allah.

  2. Hidup dengan mengasihi Allah dengan segenap hati, kekuatan dan akal budi merupakan jalan satu-satunya untuk mengalami kuasa dan kasih Allah.

  3. Hidup yang mengasihi Allah dengan segenap hati, kekuatan dan akal budi berarti hidup dengan menjauhkan diri dari penyembahan berhala dan keinginan diri sendiri.

  4. Kitab Ulangan mengajarkan kasih setia Allah dalam kehidupan umat-Nya, baik pengampunan-Nya maupun keadilan-Nya untuk kehidupan di masa yang akan datang.

Pertanyaan-pertanyaan yang Dapat Digunakan untuk Tanya Jawab

  1. Siapakah penulis Kitab Ulangan?
  2. Apakah isi Kitab Ulangan?
  3. Pelajaran rohani apakah yang saudara dapatkan dari mempelajari Kita Ulangan?

Intisari: Ulangan (Pendahuluan Kitab) Suatu tantangan bagi umat Allah NAMANama Ibrani untuk Kitab Ulangan dirangkum dalam baris pembukaan yang berbunyi "inilah perkataan-perkataan itu". N

Suatu tantangan bagi umat Allah

NAMA
Nama Ibrani untuk Kitab Ulangan dirangkum dalam baris pembukaan yang berbunyi "inilah perkataan-perkataan itu". Nama Ulangan diambil dari kata Yunani yang berarti "hukum kedua" yang merupakan terjemahan yang sedikit kurang tepat dari "salinan dari hukum ini" (Ula 17:18).

STRUKTUR KITAB ULANGAN
Dalam Ulangan kita membaca pengulangan dan penekanan kembali dari perjanjian yang dibuat antara Allah dan bangsa Israel di Sinai. Bentuk perjanjian dibuat sesuai dengan pola umum naskah perjanjian di daerah Asia Timur Dekat kuno yang terdiri dari latar belakang historis, daftar kewajiban, uraian mengenai berkat dan kutuk, serta pengaturan untuk menyimpan dan membaca dokumen perjanjian. Dalam Ulangan pola ini ditampilkan dalam bentuk tiga pidato Musa di depan bangsa Israel sebelum ia wafat untuk mengingatkan mereka apa artinya menjadi umat Allah.

PENULIS DAN WAKTU PENULISAN
Tidak ada alasan untuk meragukan bahwa sebagian besar bahan didapat langsung dari Musa sendiri. Pendapat bahwa seluruh kitab ini dibuat selama masa reformasi Hizkia atau Yosia, atau bahkan setelah masa pengasingan tidak dapat didukung, karena tidak ada isi kitab yang berhubungan dengan tradisi Raja Daud atau Bait Allah; kedua fakta ini amat penting di kemudian hari. Pada kenyataannya pola hidup yang digambarkan cocok dengan latar belakang kehidupan bangsa Israel sebelum adanya kerajaan. Namun demikian, rupanya telah terjadi beberapa penyuntingan dan penyusunan kembali sehingga sangat sukar untuk menentukan kapan akhirnya kitab itu diterbitkan. Contoh-contoh perjanjian dan prinsip-prinsip yang terdapat dalam Keluaran seringkali dikemukakan secara berbeda di dalam Ulangan. Mungkin hal ini dilakukan untuk memenuhi situasi yang berbeda, tetapi andaikata uraian itu disesuaikan untuk kebutuhan zaman yang kemudian, itu tidak berarti bahwa tidak seluruh isi kitab didasarkan pada bahan-bahan dari Musa.

MENGAPA ULANGAN DITULIS?
Tujuan utama dari pidato-pidato Musa ialah untuk meyakinkan bangsa Israel sebagai umat Allah sebelum ia menyerahkan tampuk pimpinan kepada Yosua dan bangsa itu berjuang melawan orang Kanaan. Secara keseluruhan Ulangan mengajarkan isi dan arti agama Israel, menantang mereka untuk melaksanakan peraturan-peraturannya dan mendorong bangsa itu untuk menyerahkan diri sekali lagi pada pelayanan kepada Allah. Kitab itu menggambarkan "kehidupan berbahagia" dalam persekutuan dengan Allah sambil menikmati segala berkat-Nya, dan membandingkannya dengan akibat yang akan terjadi jika mereka melalaikan perjanjian. Kitab itu hampir dapat digambarkan sebagai suatu kitab "undang-undang" bagi bangsa Israel dan bukan hanya sebagai buku pegangan bagi para pemimpin mereka.

Pesan

1. Allah perjanjian
Allah merupakan pusat pesan Ulangan. Oleh karena Dia adalah Dia, maka perjanjian itu ada.
o Dialah satu-satunya Allah. Ula 4:35; 6:4
o Dia adil dan benar. Ula 16:18; 32:4
o Dialah penguasa yang berdaulat. Ula 10:17
o Dia pencemburu dan tidak ingin disaingi. Ula 5:9; 6:15
o Dia lemah lembut dan murah hati. Ula 6:24; 28:1-14
o Dia adalah Bapa orang Israel. Ula 1:31; 32:6

2. Kewajiban-kewajiban dalam perjanjian
Jika Israel ingin mengadakan hubungan dengan Allah, maka mereka harus mengakui kedaulatan-Nya dan menjadi bangsa yang kudus, sehingga layak bagi Allah yang kudus. Ini berarti melaksanakan tuntutan Allah.
o Ketaatan mutlak dalam segala bidang. Ula 8:1, 11; 11:1
o Kasih yang bulat dan teguh. Ula 6:5
o Percaya penuh hanya kepada Allah. Ula 6:13; 13:1-18
o Selalu ingat kepada Allah -- siapa Dia, apa yang telah dilakukan-Nya, dan apa yang diharapkan dari umat-Nya. Ula 11:18-20
o Pendidikan bagi anak-anak. Ula 4:9; 11:19

3. Berkat bagi yang taat kepada perjanjian
o Kemakmuran bangsa termasuk kemenangan atas musuh-musuh. Ula 7:22; 28:1, 7, 13
o Kemakmuran negeri -- termasuk kesuburan tanaman dan ternak serta keadaan cuaca yang baik. Ula 28:3, 5, 11, 12
o Kemakmuran bagi keluarga -- mereka akan mempunyai banyak anak-anak sehat. Ula 28:4, 11; 7:14
o Kemakmuran bagi tiap orang -- termasuk kesehatan yang baik dan panjang umur. Ula 5:16; 7:15

4. Akibat-akibat dari ketidaktaatan pada perjanjian
o Malapetaka bagi bangsa. Mereka akan menderita banyak kekalahan dan pada akhirnya dimusnahkan. Ula 28:20, 25; 4:26
o Malapetaka bagi negeri. Akan terjadi kekeringan yang dahsyat dan tanaman serta binatang akan binasa. Ula 28:22-24; 28:38-40
o Malapetaka bagi rakyat. Akan terjadi epidemi yang menakutkan, keluarga akan terpecah-belah dan tidak ada keamanan. Ula 28:21, 22, 28, 32, 42

Hubungan dengan Allah tidak boleh dilaksanakan dengan sewenang-wenang. Daftar berkat dan kutuk menekankan kesungguhan dari perjanjian dengan Allah. Ulangan menegaskan bahwa Allah sungguh-sungguh mempunyai kuasa untuk mendatangkan semua berkat dan kutuk itu.

Penerapan

Ulangan mengajar kita tentang:

1. Hubungan kita dengan Allah
o Hubungan itu harus pribadi. Menjadi rakyat suatu bangsa atau keluarga yang mengikut Allah tidaklah cukup. Setiap pribadi harus mempunyai pengalaman langsung dan mutakhir dengan Allah.
o Hubungan itu harus hidup. Perjanjian itu lebih dari sekadar perjanjian kontrak. Allah menginginkan persekutuan dengan umat-Nya dan kasih dari mereka, dengan ketaatan yang terbit dari kasih itu.
o Hubungan itu harus menyeluruh. Allah menginginkan kita mengikuti Dia, tidak hanya satu hari dalam seminggu atau dalam situasi-situasi tertentu, tetapi setiap saat -- Dia menaruh perhatian pada apa yang kita kerjakan dalam setiap segi kehidupan kita.

2. Ibadah kita kepada Allah
o Ibadah kita harus murni dan tidak dinodai atau dirusak dengan memasukkan pengajaran dan adat istiadat orang-orang di sekeliling kita.
o Ibadah kita harus sesuai dengan pola yang sudah digariskan oleh Allah.
o Ibadah kita harus diresapi dan tidak semata-mata hanya terikat pada suatu bentuk peribadatan tertentu. Ibadah itu harus menyenangkan.

Tema-tema Kunci

1. Kekuasaan Allah
Allah tidak hanya dipandang sebagai Tuhan perjanjian yang berdaulat atas seluruh bangsa Israel, tetapi juga sebagai Allah umat manusia, berkuasa atas seluruh dunia, yang berkuasa atas bangsa-bangsa dan alam semesta. Dia mempunyai kuasa untuk melaksanakan janji-janji-Nya. Buatlah sebuah daftar mengenai cara-cara Allah menunjukkan kuasa-Nya dalam pasal Ula 4 dan Ula 30.

2. Kesetiaan Allah
Salah satu hal yang memungkinkan bangsa Israel melihat perjanjian itu sebagai dasar dari kehidupan bangsa mereka adalah pengetahuan bahwa Allah dapat diandalkan sepenuhnya. Baca pasal Ula 32 dan catat semua cara yang berbeda dalam menggambarkan Allah.

3. Kasih
Dasar utama dari perjanjian adalah kasih. Kasih Allahlah yang memulai perjanjian itu dan memungkinkan kelanjutannya. Tuntutan pertama terhadap manusia ialah bahwa ia harus mengasihi Allah. Tanpa kasih, hubungan dengan Allah tidak mungkin terwujud. Bacalah Ula 4:37; 5:10; 6:5; 7:9, 13; 10:12-19; 11:1, 13, 22; 13:3; 19:9; 23:5; 30:16, 20.

4. Penyerahan
Yang Allah inginkan dari umat-Nya ialah penyerahan total, kesetiaan yang utuh, dan pengabdian dengan sepenuh hati. Semua ini berarti mengikuti kehendak Allah dalam setiap segi kehidupan seperti diatur dalam perintah-perintah di dalam perjanjian. Bacalah Ula 5:1-21; 6:4-9; 10:12-22. Semua ayat ini dapat dianggap sebagai ringkasan dari keseluruhan hukum Allah.

Garis Besar Intisari: Ulangan (Pendahuluan Kitab) [1] PIDATO MUSA YANG PERTAMA Ula 1:1-4:43 Sejarah mengenai seberapa jauh karya Allah bagi bangsa Israel Ula 1:1-5Pendahuluan -- Musa mulai berpida

[1] PIDATO MUSA YANG PERTAMA Ula 1:1-4:43

Sejarah mengenai seberapa jauh karya Allah bagi bangsa Israel

Ula 1:1-5Pendahuluan -- Musa mulai berpidato
Ula 1:6-8Firman Allah di Horeb
Ula 1:9-18Hakim-hakim yang diangkat untuk membantu Musa
Ula 1:19-25Penyelidikan pertama ke Kanaan
Ula 1:26-46Bangsa itu tidak taat kepada Allah
Ula 2:1-18Pengembaraan di padang gurun -- 38 tahun
Ula 2:19-3:17Perebutan daerah sebelah timur Sungai Yordan
Ula 3:18-29Musa harus menyerahkan kepemimpinan kepada Yosua
Ula 4:1-40Jalan Allah sudah dipersiapkan -- ikutilah!
Ula 4:41-43Penunjukan kota-kota suaka

[2] PIDATO MUSA YANG KEDUA Ula 4:44-11:32

Perjanjian dengan Allah

Ula 4:44-49Pendahuluan
Ula 5:1-22Sepuluh Perintah
Ula 5:23-33Respons bangsa Israel
Ula 6:1-25Kasihi, percayai dan taati Allah
Ula 7:1, 2Rebutlah negeri itu...
Ula 7:3-26Tetapi, bukan adat-istiadat dan dewa-dewanya
Ula 8:1-10Ketaatan akan membawa berkat
Ula 8:11-20Ketidaktaatan akan membawa malapetaka
Ula 9:1-6Mereka tidak layak memasuki negeri itu
Ula 9:7-29Bangsa Israel umat berdosa
Ula 10:1-22Perjanjian diperbarui
Ula 11:1-32Berkat atau kutuk?

[3] PIDATO MUSA YANG KEDUA Ula 12:1-26:19

Peraturan-peraturan terperinci

Ula 12:1-32Petunjuk-petunjuk untuk peribadatan
Ula 13:1-18Nabi dan guru-guru palsu harus binasa
Ula 14:1-29Peraturan mengenai makanan dan persepuluhan
Ula 15:1-18Tahun pembebasan para budak
Ula 15:19-23Anak sulung ternak adalah milik Allah
Ula 16:1-22Hari-hari raya tahunan
Ula 17:1-20Peraturan bagi para hakim dan raja-raja
Ula 18:1-8Hak orang Lewi
Ula 18:9-22Peraturan mengenai nubuatan
Ula 19:1-21Apa yang harus dilakukan terhadap pembunuh?
Ula 20:1-20Peraturan tentang perang
Ula 21:1-25:19Peraturan tentang kehidupan
Ula 26:1-19Persembahan kepada Allah

[4] PESAN DARI PARA PEMIMPIN Ula 27:1-28:68

Ula 27:1-3Ingatlah pada perjanjian
Ula 27:4-10Dirikanlah mezbah di Gunung Ebal
Ula 27:11-26Kutuk bagi mereka yang tidak taat
Ula 28:1-14Berkat bagi mereka yang taat
Ula 28:15-68Akibat-akibat karena berpaling dari Allah

[5] PIDATO MUSA YANG KETIGA Ula 29:1-30:20

Ula 29:1-17Engkau telah melihat apa yang telah diperbuat Allah
Ula 29:18-29Engkau akan melihat apa yang akan diperbuat Allah
Ula 30:1-10Pertobatan membawa pemulihan
Ula 30:11-14Perintah-perintah Allah tidak terlalu sukar
Ula 30:15-20Allah layak dipatuhi!

[6] HARI-HARI TERAKHIR MUSA Ula 31:1-34:12

Ula 31:1-8Yosua akan menjadi pemimpin baru
Ula 31:9-29Persiapan pengambilalihan
Ula 31:30-32:52Nyanyian perpisahan Musa
Ula 33:1-29Berkat terakhir
Ula 34:1-12Musa meninggal dunia
Advanced Commentary (Kamus, Lagu-Lagu Himne, Gambar, Ilustrasi Khotbah, Pertanyaan-Pertanyaan, dll)


TIP #11: Klik ikon untuk membuka halaman ramah cetak. [SEMUA]
dibuat dalam 0.37 detik
dipersembahkan oleh YLSA