kecilkan semua  

Teks -- 2 Tawarikh 7:14 (TB)

Tampilkan Strong
Konteks
7:14 dan umat-Ku, yang atasnya nama-Ku disebut, merendahkan diri, berdoa dan mencari wajah-Ku, lalu berbalik dari jalan-jalannya yang jahat, maka Aku akan mendengar dari sorga dan mengampuni dosa mereka, serta memulihkan negeri mereka.
Paralel   Ref. Silang (TSK)   Ref. Silang (FULL)   ITL  
Daftar Isi

Catatan Kata/Frasa
Full Life , Jerusalem , Ref. Silang FULL

Catatan Kata/Frasa
Wycliffe

Catatan Rentang Ayat
SH , Topik Teologia

kecilkan semua
Tafsiran/Catatan -- Catatan Kata/Frasa (per frasa)

Full Life: 2Taw 7:14 - UMAT-KU ... MERENDAHKAN DIRI, BERDOA DAN MENCARI WAJAH-KU, LALU BERBALIK. Nas : 2Taw 7:14 Hukuman Allah atas umat-Nya pada waktu kemerosotan moral, ketidakacuhan rohani, dan kompromi dengan dunia adalah kekeringan, kemand...

Nas : 2Taw 7:14

Hukuman Allah atas umat-Nya pada waktu kemerosotan moral, ketidakacuhan rohani, dan kompromi dengan dunia adalah kekeringan, kemandulan, dan penyakit sampar (ayat 2Taw 7:13). Janji Allah (lih. catatan berikutnya), sekalipun pada mulanya diberikan kepada Israel, juga berlaku untuk umat-Nya pada setiap zaman yang, setelah mengalami hukuman-Nya, memenuhi keempat syarat berikut bagi kebangunan kehidupan rohani dan pemulihan maksud kudus dan berkat Allah bagi umat-Nya (bd. Kis 3:19):

  1. 1) "Merendahkan diri." Umat Allah harus menyadari kegagalan mereka, menunjukkan kesedihan atas dosa mereka dan memperbaharui komitmen mereka untuk melakukan kehendak Allah. Merendahkan diri di hadapan Allah dan Firman-Nya berarti mengakui kemiskinan rohani pribadi (2Taw 11:16; 2Taw 15:12-13,15; 34:15-19; Mazm 51:19; Mat 5:3).
  2. 2) "Berdoa." Umat Allah harus berseru dengan sungguh-sungguh kepada-Nya memohon kemurahan-Nya, dan harus sepenuhnya bergantung kepada-Nya dan percaya bahwa Dia akan turun tangan. Doa itu harus sungguh-sungguh dan tak berkeputusan hingga Allah menjawab dari sorga (bd. Luk 11:1-13; Luk 18:1-8; Yak 5:17-18).
  3. 3) "Mencari wajah-Ku." Umat Allah harus dengan tekun berbalik kepada Allah dengan segenap hati dan mendambakan kehadiran-Nya -- dan bukan hanya sekedar ingin luput dari kemalangan (2Taw 11:16; 19:3; 1Taw 16:11; 22:19; Yes 55:6-7).
  4. 4) "Berbalik dari jalan-jalannya yang jahat." Umat Allah harus sungguh-sungguh bertobat dengan berbalik dari dosa-dosa khusus dan semua bentuk penyembahan berhala, meninggalkan persesuaian dengan dunia, dan menghampiri Allah untuk menerima kemurahan, pengampunan, dan penyucian (2Taw 29:6-11; 2Raj 17:13; Yer 25:5; Za 1:4; Ibr 4:16).

Full Life: 2Taw 7:14 - MAKA AKU AKAN MENDENGAR ... MENGAMPUNI ... MEMULIHKAN. Nas : 2Taw 7:14 Apabila empat syarat Allah bagi kebangunan rohani dan pemulihan sudah dipenuhi (lih. catatan di atas), maka janji Allah yang rangka...

Nas : 2Taw 7:14

Apabila empat syarat Allah bagi kebangunan rohani dan pemulihan sudah dipenuhi (lih. catatan di atas), maka janji Allah yang rangkap tiga mengenai kebangunan rohani akan digenapi.

  1. 1) Allah akan mengalihkan murka-Nya dari umat itu, mendengarkan seruan mereka yang putus asa serta memperhatikan doa mereka (ayat 2Taw 7:15). Dengan kata lain, bukti kebangunan rohani yang pertama ialah bahwa Allah mulai mendengar dan menjawab doa dari sorga (ayat 2Taw 7:14-15) dan menunjukkan belas kasihan kepada umat-Nya (bd. Mazm 85:5-8; 102:2-3,14; Yer 33:3; Yoel 2:12-13,18-19;

    lihat art. IMAN DAN KASIH KARUNIA).

  2. 2) Allah akan mengampuni umat-Nya, menyucikan mereka dari dosa mereka, dan memulihkan perkenan, kehadiran, damai sejahtera, kebenaran, dan kuasa-Nya di antara mereka (bd. Mazm 85:10-14; Yer 33:7-8; Hos 10:12; Yoel 2:25; 2Kor 6:14-18).
  3. 3) Allah akan memulihkan umat-Nya dan negeri mereka dengan mencurahkan hujan (yaitu perkenan dan berkat jasmaniah) dan Roh Kudus (yaitu, kebangunan rohani di antara umat perjanjian dan di antara yang terhilang secara rohani, bd. Mazm 51:14-15; Hos 5:14-6:3,11; Yoel 2:28-32).

Jerusalem: 2Taw 1:1--9:31 - -- Mengenai riwayat hidup dan pemerintahan raja Salomo 2Tawarikh tidak menceritakan banyak, selain mengenai karyanya membangun bait Allah, dengan demikia...

Mengenai riwayat hidup dan pemerintahan raja Salomo 2Tawarikh tidak menceritakan banyak, selain mengenai karyanya membangun bait Allah, dengan demikian sebetulnya diselesaikan karya Daud. Si Muwarikh melewatkan saja kegagalan dan kesalahan Salomo. Tekanan diletakkan (bab 1 dan 9) pada kekayaan dan kementerengan Salomo, yang seluruhnya hasil berkat Tuhan.

Jerusalem: 2Taw 7:13-16 - -- Ayat-ayat ini ditambah oleh si Muwarikh pada kisah 1Raja-raja. Ini adalah tanggapan atas doa yang tercantum dalam bab 6.

Ayat-ayat ini ditambah oleh si Muwarikh pada kisah 1Raja-raja. Ini adalah tanggapan atas doa yang tercantum dalam bab 6.

Ref. Silang FULL: 2Taw 7:14 - atasnya nama-Ku // merendahkan diri // mencari wajah-Ku // lalu berbalik // akan mendengar // dan mengampuni // serta memulihkan · atasnya nama-Ku: Bil 6:27; Bil 6:27 · merendahkan diri: Kel 10:3; Kel 10:3; Im 26:41; Im 26:41; 2Taw 6:37; 2Taw 6:37 · mencari ...

· atasnya nama-Ku: Bil 6:27; [Lihat FULL. Bil 6:27]

· merendahkan diri: Kel 10:3; [Lihat FULL. Kel 10:3]; Im 26:41; [Lihat FULL. Im 26:41]; 2Taw 6:37; [Lihat FULL. 2Taw 6:37]

· mencari wajah-Ku: 1Taw 16:11; [Lihat FULL. 1Taw 16:11]

· lalu berbalik: 2Raj 17:13; [Lihat FULL. 2Raj 17:13]; Yes 55:7; Yeh 18:32; Za 1:4

· akan mendengar: 2Taw 6:20; [Lihat FULL. 2Taw 6:20]

· dan mengampuni: 2Taw 6:27; [Lihat FULL. 2Taw 6:27]

· serta memulihkan: Kel 15:26; [Lihat FULL. Kel 15:26]; 2Taw 30:20; Mazm 60:4; Yes 30:26; 53:5; 57:18; Yer 33:6; Mal 4:2

kecilkan semua
Tafsiran/Catatan -- Catatan Kata/Frasa (per Ayat)

Wycliffe: 2Taw 2:1--7:22 - -- B. Bait Suci Salomo (2:1-7:22). Hasil warisan terbesar Salomo adalah kitab-kitab terilhamkan yang ditulis olehnya (Amsal, Pengkhotbah, Kidung Agung, ...

B. Bait Suci Salomo (2:1-7:22).

Hasil warisan terbesar Salomo adalah kitab-kitab terilhamkan yang ditulis olehnya (Amsal, Pengkhotbah, Kidung Agung, dan mungkin Ayub) dan Bait Allah yang megah itu. Bagi kita sekarang, hal pertama jelas lebih bermakna daripada yang kedua. Tetapi bagi Ezra yang hidup pada saat tulisan-tulisan yang diilhamkan Allah dalam kanon Perjanjian Lama berakhir (II Tim. 3:16; lih. Pendahuluan, Tanggal Penulisan), namun saat Bait Allah sedang merupakan pusat untuk menghampiri Allah, maka hal kedua jelas menjadi perhatian utamanya, peristiwa yang baginya mengalahkan semua hal lain dalam karier Salomo. Tentang Bait Suci, seperti halnya Kemah Suci yang mendahuluinya, merupakan lambang kehadiran Allah di tengah-tengah bangsa yang telah menebus mereka (7:1, 2; Kel. 29:45, 46). Bait Suci merupakan jalan keselamatan bagi mereka, yang dengan berbagai persembahan kurbannya telah mengantisipasi Anak Domba Allah yang akan "berkemah" di tengah-tengah kita untuk mengangkat dosa-dosa dunia (Yoh. 1:14, 29). Bait Suci juga melambangkan pemuliaan yang menanti manusia di hadirat Allah di surga (Kel. 24:18; Ibr. 9:24). Karena itu penulis Tawarikh memanfaatkan enam dari sembilan pasal, mengenai Salomo untuk membahas Bait Suci ini: persiapannya (ps. 2), pembangunannya (ps. 3, 4) dan penahbisannya (ps. 5-7). Bagian ini merupakan penjelasan yang sama dengan I Raja-Raja 5;6; 7:13; 8:66.

Wycliffe: 2Taw 5:1--7:22 - -- 3) Penahbisan (5:1-7:22). Pentingnya Bait Suci dinyatakan melalui rangkaian upacara yang dilaksanakan ketika Bait Suci tersebut diresmikan. Sesudah m...

3) Penahbisan (5:1-7:22).

Pentingnya Bait Suci dinyatakan melalui rangkaian upacara yang dilaksanakan ketika Bait Suci tersebut diresmikan. Sesudah mengumpulkan semua pemimpin yang ada di Israel, Salomo pertama-tama menyatakan Bait Allah tersebut sebagai pengganti langsung dari semua tempat ibadah Israel yang ada sebelumnya dengan cara meletakkan Tabut Perjanjian di tempat maha kudus (5:1-10). Allah kemudian mempertegas kenyataan bahwa Ia tinggal di dalam Bait Suci tersebut dengan cara memenuhi bangunan itu dengan Syekina, yaitu asap kemuliaan Allah (ay. 11-14). Salomo dengan kagum memberikan sebuah kesaksian singkat tentang kesetiaan Allah (6:1-11). Kesaksian itu kemudian dilanjutkan dengan doa yang lebih panjang untuk penahbisan Bait Suci, dengan meminta Tuhan untuk turun tangan demi kesejahteraan bangsa Israel ketika mereka mengajukan permohonan-permohonan mereka ke hadirat-Nya di Bait Suci itu (ay. 12-42). Doa inipun dijawab ketika Allah mengirimkan api dari langit langsung ke atas mezbah baru itu sehingga dengan demikian mengawali dua minggu masa perayaan dan persembahan kurban penahbisan (7:1-10). Belakangan, sesudah Salomo membangun istananya sendiri, Tuhan menampakkan diri kepada raja itu pada malam hari untuk menegaskan kembali semua janji-janji sebelumnya dengan syarat bahwa Israel tetap setia, tetapi Ia memberikan ancaman pembuangan dan pemusnahan Bait Suci jika mereka tidak setia (ay. 11-22). Pasal-pasal ini sangat mirip dengan I Raja-Raja 8:1-9:9.

Wycliffe: 2Taw 7:14 - Umat-Ku yang atasnya nama-Ku disebut merendahkan diri ... berbalik dari jalan-jalannya yang jahat, maka Aku akan ... memulihkan negeri mereka 14. Umat-Ku yang atasnya nama-Ku disebut merendahkan diri ... berbalik dari jalan-jalannya yang jahat, maka Aku akan ... memulihkan negeri mereka. Aya...

14. Umat-Ku yang atasnya nama-Ku disebut merendahkan diri ... berbalik dari jalan-jalannya yang jahat, maka Aku akan ... memulihkan negeri mereka. Ayat hebat ini, yang paling terkenal di dalam kedua Kitab Tawarikh, menunjukkan secara tidak ada tandingannya di dalam Alkitab, persyaratan Allah agar sebuah bangsa diberkati, apakah itu negeri Salomo, negeri Ezra ataupun negeri kita sendiri. Orang-orang yang percaya harus meninggalkan dosa-dosa mereka, berbalik dari kehidupan yang berpusat pada diri sendiri dan menyerahkan diri kepada firman dan kehendak Allah. Sesudah itu, dan hanya sesudah itu barulah kembali langit akan mengirimkan kebangunan rohani.

buka semua
Tafsiran/Catatan -- Catatan Rentang Ayat

SH: 2Taw 7:1-22 - Perayaan yang istimewa. (Rabu, 15 Mei 2002) Perayaan yang istimewa. Selesai berdoa, ada api yang turun dari surga menyambar kurban-kurban bakaran dan sembelihan tersebut (ayat 1). Ini menunjukka...

Topik Teologia: 2Taw 7:14 - -- Allah yang Berpribadi Pribadi Allah Keselamatan Pertobatan Hasil Pertobatan Hasil dari Bertobat Orang yang Menye...

buka semua
Pendahuluan / Garis Besar

Full Life: 2 Tawarikh (Pendahuluan Kitab) Penulis : Ezra (?) Tema : Ibadah, Kebangunan Rohani, dan Pembaharuan Sejati Tanggal Penulisan: 450-420 SM Latar Belakang Karen...

Full Life: 2 Tawarikh (Garis Besar) Garis Besar I. Salomo: Sumbangan-Sumbangan Penting Masa Pemerintahannya (2Taw 1:1-9:31) A. Penegakan Kepemimpinan Sal...

Jerusalem: 2 Tawarikh (Pendahuluan Kitab) KITAB-KITAB TAWARIKH, EZRA DAN NEHEMIA PENGANTAR Di samping karya sejarah dari tradisi Ulangan yang merangkum kitab Hakim-hakim, Samuel dan Raja-raja,...

Ende: 2 Tawarikh (Pendahuluan Kitab) KITAB TAWARICH PENDAHULUAN Sebagai pengutji daftar kitab2 sutji tradisi Jahudi di Palestina -- menjimpang dari tradisi Babel dan terdjemahan2 kuno, --...

Wycliffe: 2 Tawarikh (Pendahuluan Kitab) PENDAHULUAN 2 TAWARIKH LIHAT PENDAHULUAN I TAWARIKH

Wycliffe: 2 Tawarikh (Garis Besar) GARIS BESAR 2 TAWARIKH I. Masa Pemerintahan Salomo (1:1-9:31)> A. Penobatan Salomo (1:1-17) B. Bait Suci Salomo (2:1-7:22) ...

BIS: 2 Tawarikh (Pendahuluan Kitab) II TAWARIKH PENGANTAR Buku II Tawarikh merupakan lanjutan buku I Tawarikh. Buku ini mulai dengan kisah pemerintahan Raja Salomo sampai wafatnya. Set

II TAWARIKH

PENGANTAR

Buku II Tawarikh merupakan lanjutan buku I Tawarikh. Buku ini mulai dengan kisah pemerintahan Raja Salomo sampai wafatnya. Setelah mengemukakan kisah pemberontakan suku-suku utara di bawah pimpinan Yerobeam melawan Raja Rehabeam, buku ini hanya mengemukakan sejarah Yehuda, yaitu kerajaan selatan, sampai jatuhnya Yerusalem pada tahun 586 Sebelum Masehi.

Isi

  1.  Pemerintahan Salomo
    2Taw 1:1-9:31
    1. a. Tahun-tahun pertama
      2Taw 1:1-17
    2. b. Pembangunan Rumah TUHAN
      2Taw 2:1-7:10
    3. c. Tahun-tahun kemudian
      2Taw 7:11-9:31
  2.  Pemberontakan suku-suku utara
    2Taw 10:1-19
  3.  Raja-raja Yehuda
    2Taw 11:1-36:12
  4.  Jatuhnya Yerusalem
    2Taw 36:13-23

Intisari: 2 Tawarikh (Pendahuluan Kitab) Pelajaran mengenai Kesetiaan ISI II TAWARIKH II Tawarikh menceritakan kisah umat Allah dengan pemeritahan Raja Salomo. Kitab itu menelusuri berbagai

Pelajaran mengenai Kesetiaan

ISI II TAWARIKH
II Tawarikh menceritakan kisah umat Allah dengan pemeritahan Raja Salomo. Kitab itu menelusuri berbagai kejadian yang menimpa Yehuda selama hampir empat ratus tahun sampai akhirnya negeri itu hancur, rakyatnya dibuang dan ibukotanya dihancurkan (587 SM). Kisah kehancuran ini bukan merupakan kata akhir Tawarikh. Kalimat-kalimat terakhir dari kitab ini menunjuk kepada masa depan yang penuh harapan ketika bangsa ini dipulihkan melalui maklumat raja Kores (2Ta 36:23).

MENGAPA KITAB INI DITULIS
Si penyusun mempunyai tiga alasan untuk menyusun kitab ini:
1. Untuk menafsirkan jalannya sejarah. Ia menerangkan mengapa beberapa raja memerintah dengan damai dan sejahtera sedangkan yang lain memerintah dalam pergolakan. Rahasia keberhasilan itu terletak pada kesetiaan kepada Allah.
2. Untuk mengajar. Si penyusun tidak puas hanya dengan menguraikan masa lalu dalam tulisannya. Ia ingin menghimbau umat Allah untuk belajar dari kesalahan-kesalahan yang terjadi sepanjang sejarah, dan setia kepada-Nya sekarang.
3. Untuk menggugah iman. Banyak orang Yahudi merasa Allah telah meninggalkan mereka. Dengan menjelaskan sebab-sebab dari penderitaan mereka, si penyusun mendorong mereka untuk kembali percaya kepada Allah yang besar dan berkuasa. Untuk komentar terinci mengenai mengapa 2 Tawarikh ditulis bacalah komentar mengenai 1 Tawarikh.

CIRI KHUSUS
1. Si penyusun setia kepada keluarga Daud dan memperlihatkan bagaimana Allah tetap setia memenuhi janji-Nya bahwa takta Daud akan tetap aman (2Ta 21:7) kendati Ia mempunyai alasan untuk tidak melakukannya.
2. Kerajaan Israel Utara dianggap melakukan kesalahan, karena memisahkan diri dari takta Daud (2Ta 13:1-12). Dalam seluruh kitab tindakan bangsa israel dianggap jahat (misalnya 2Ta 21:6,13). Sejarah bangsa Israel diabaikan kecuali kisah yang dapat dipakai sebagai peringatan untuk tidak melakukan kesalahan.
3. Peristiwa dalam sejarah dipakai sedemikian rupa sehingga arti kerohaniannya dapat ditonjolkan. Si penyusun tidak mengada-ada maupun memutarbalikkan sejarah; ia juga bukannya tidak teliti. 1 dan 2 Raja-raja memberikan gambaran sejarah yang lebih lengkap tentang kisah bangsa Israel dan Yehuda, tetapi kedua kitab itu tidak menunjukkan motivasi yang sama untuk menggunakan sejarah guna mengajar masalah rohani.

Pesan

1. Pentingnya perjanjian
Pesan utama II Tawarikh terletak dalam 2Ta 15:2: Tuhan beserta dengan kamu bilamana kamu berserta dengan Dia. Bilamana kamu mencari-Nya. Ia berkenan ditemui olehmu, tetapi bilamana kamu meninggalkannya, kamu akan ditinggalkan-Nya. Hubungan Allah dengan umat-Nya diatur oleh suatu perjanjian, yang didalamnya Allah akan memberkati mereka sepanjang mereka taat kepada-Nya. Kitab ini dengan jelas memberi gambaran mengenai penerapan dari prinsip ini dalam sejarah bangsa Yehuda. Taat pada perjanjian membawa kemakmuran; menyalahi perjanjian membawa kehancuran.

2. Allah perjanjian
o Allah itu besar. 2Ta 2:6; 6:18
o Allah itu baik. 2Ta 5:13
o Allah itu adil. 2Ta 12:6
o Allah itu berkuasa. 2Ta 13:12
o Allah memakmurkan mereka yang percaya kepada-Nya. 2Ta 13:18; 17:5,6; 20:20; 25:7-9; 27:6
o Allah menolong yang lemah. 2Ta 14:11; 20:12, 15-17
o Allah itu panjang sabar. 2Ta 21:7

3. Hukum Allah dalam perjanjian
o Hukum Allah mengemukkan apa yang harus dilakukan oleh manusia untuk dapat menerima kepenuhan berkat Allah. 2Ta 6:16; 33:8
o Mengabaikan hukum Allah akan membawa bencana. 2Ta 12:1,2
o Kebangunan rohani akan menyebarluaskan hukum Allah. 2Ta 17:9
o Hukum Allah menyangkut masalah manusia. 2Ta 19:10
o Hukum Allah menyangkut penyembahan yang benar. 2Ta 23:18; 29:15
o Ketaatan mambawa kemakmuran. 2Ta 31:12
o Oleh karena dosa, manusia sering perlu bertobat dan memperbarui penghayatannya terhadap hukum Allah. 2Ta 14:2-5; 17:6; 24:1-14; 29:1-31:21; 34:1-35:27

4. Manusia perjanjian
o Mereka harus tetap taat sampai pada akhirnya. 2Ta 16:1-14; 24:17-27; 26:16-23
o Mereka harus menyadari bahaya kesombongan. 2Ta 32:24-31
o Mereka harus peka terhadap suara Tuhan. 2Ta 19:2,3; 20:35-37; 35:20-26
o Mereka harus menanggung segala akibat dosa. 2Ta 35:20-25
o Mereka dapat cepat tanggap terhadap berita gembira pengampunan. 2Ta 33:10-20

Penerapan

1. Bagi pemerintahan dunia
o Allah mengatur urusan semua bangsa.
o Allah mengharapkan ketaatan dari semua bangsa.
o Allah memakai nasib setiap bangsa untuk melaksanakan kehendak-Nya.
o Allah lebih kaya dari kekayaan segala bangsa.

2. Bagi orang-orang Kristen yang percaya
o Sebagai pelaku ibadah:
- Ibadah harus berpusat pada kebesaran Allah
- Ibadah memerlukan ketaatan yang sungguh-sungguh
- Ibadah harus dijaga kekudusannya
- Ibadah berarti menaikkan pujian dengan penuh kegembiraan
- Ibadah menyangkut hal memberi dengan suka cita
o Sebagai pekerja:
- Pelayanan atas dasar kemauan
- Pelayanan harus tepat
- Pelayanan harus ditujukan bagi Allah
o Sebagai murid:
- Kita harus sering memperbarui janji kita.
- Kita harus selalu siap menghadapi pencobaan setiap hari.
- Kita harus mendengarkan suara Tuhan dengan hati-hati.
- Kita harus bertekad untuk menjadi murid yang teguh.

Tema-tema Kunci

1. Kebijaksanaan
Pelajarilah permohonan Salomo, dan perhatikan mengapa Allah berkenan atas permohonan itu dan apa yang kemudian terjadi (2Ta 1:7-17). Apakah kita memasukkan kebijaksanaan dalam doa kita?

2. Rumah Tuhan
Tulislah pelajaran apa saja yang dapat dipelajari dari cara Salomo membangun Rumah Tuhan; hal-hal yang dikatakannya kepada Allah dan apa yang dikatakan Allah kepadanya (2Ta 2:1-7:22).

3. Dukungan rohani
Apa yang dapat kita pelajari dari pengalaman beberapa raja (2Ta 22:3; 24:17-19; 26:5) tentang berkat dan bahaya dari persekutuan dengan orang-orang Kristen yang lebih dewasa?

4. Penderitaan
Penderitaan dapat merupakan pembawa pesan dari Tuhan (2Ta 16:12; 32:24,25; 33:10-13); masalah yang penting ialah bagaimana reaksi kita terhadap penderitaan. Dengan cara apa lagi Allah berbicara pada kita dewasa ini?

5. Perubahan
Kitab ini berisi banyak contoh mengenai raja-raja yang berubah menjadi jahat dan seorang raja yang menjadi baik. Siapakah mereka? Bahaya apa yang diperlihatkan oleh mereka yang tidak setia? Apakah Injil kita mengizinkan adanya perubahan drastis (2Ta 33:1-20)?

6. Pujian
Pelajarilah ajaran yang beguna tentang memuji Allah (2Ta 5:11-14; 6:14-42; 20:15-30). Apa yang dapat dipelajari oleh Gereja dewasa ini mengenai dasar dan isi penyembahan kita?

7. Bimbingan
Kesalahan apa yang terdapat pada cara yang dipakai oleh Ahab dalam mencari bimbingan (2Ta 18:1-34)? Sampai dimana kita membuat kesalahan dalam hal ini?

8. Memberi
Pelajaran penting apa yang diajarkan dalam 2 Tawarikh mengenai memberi (2Ta 24:10; 31:2-21)? Carilah pengajaran serupa dalam Perjanjian Baru.

9. Iman
Tulislah segi apa dalam kehidupan Anda yang memerlukan latihan iman Anda, seperti yang dilakukan oleh Yosafat (2Ta 20:20).

Garis Besar Intisari: 2 Tawarikh (Pendahuluan Kitab) [1] PEMERINTAHAN RAJA SALOMO 2Ta 1:1-9:31 2Ta 1:1-17 Raja Salomo: kebijaksanaan dan kekayaannya 2Ta 2:1-8Persiapan pembuatan Rumah Tuhan

[1] PEMERINTAHAN RAJA SALOMO 2Ta 1:1-9:31

2Ta 1:1-17 Raja Salomo: kebijaksanaan dan kekayaannya
2Ta 2:1-8Persiapan pembuatan Rumah Tuhan
2Ta 3:1-17Pembangunan Rumah Tuhan
2Ta 4:1-5:1Memperlengkapi Rumah Tuhan
2Ta 5:2-14Tabut Perjanjian dibawa ke Rumah Tuhan
2Ta 6:1-42Pidato dan doa Raja Salomo
2Ta 7:1-10 Raja Salomo meresmikan Rumah Tuhan
2Ta 7:1-22Tuhan berbicara kepada Salomo
2Ta 8:1-18Jasa-jasa Salomo yang lain
2Ta 9:1-12Kunjungan Ratu negeri Syeba
2Ta 9:13-28Kekayaan Raja Salomo
2Ta 9:29-31Kematian Raja Salomo

[2] MASA PEMERINTAHAN PARA PENGGANTI SALOMO 2Ta 10:1-36:23

2Ta 10:1-19Kerajaan terpecah
2Ta 11:1-12:16Rehobeam: kebaikan yang dilakukannya
2Ta 13:1-14:1Abia: bersandar kepada Tuhan
2Ta 14:2-16:14Asa: pada mulanya sangat taat kepada Tuhan
2Ta 17:1-21:3Yosafat: bangga melayani Tuhan
2Ta 21:4-20Yehoram: tidak seorang pun meratapi kematiannya
2Ta 22:1-9Ahazia: dibujuk untuk melakukan kejahatan
2Ta 22:10-24:16Yoas: raja muda yang menjadi pembaharu
2Ta 24:17-27Yoas: tidak patuh kepada Tuhan
2Ta 25:1-28Amazia: pengikut Tuhan yang setengah-setengah
2Ta 26:1-23Uzia: kesombongan menyebabkan kejatuhannya
2Ta 27:1-9Yotam: berjalan dengan teguh mengikuti Tuhan
2Ta 28:1-27Ahas: menyebarkan kejahatan
2Ta 29:1-32:33Hizkia: berhasil dalam setiap usahanya
2Ta 33:1-20Manasye: dalam kekalutan ia mencari Tuhan
2Ta 33:21-25Amon: bertambah-tambah dosanya
2Ta 34:1-35:27Yosia: bertindak sesuai dengan undang-undang
2Ta 36:1-14Yoahas: pemerintahan yang singkat
2Ta 36:5-8Yoyakim: melakukan hal-hal yang dibenci Tuhan
2Ta 36:9,10Yoyakim: melakukan kejahatan di mata Tuhan
2Ta 36:11-14Zedekia: tidak mau berpaling kepada Tuhan
2Ta 36:15-22Jatuhnya Yerusalem
2Ta 36:23Pengharapan untuk masa depan
Advanced Commentary (Kamus, Lagu-Lagu Himne, Gambar, Ilustrasi Khotbah, Pertanyaan-Pertanyaan, dll)


TIP #13: Klik ikon untuk membuka halaman teks alkitab dalam format PDF. [SEMUA]
dibuat dalam 0.07 detik
dipersembahkan oleh YLSA