
Teks -- Mazmur 37:24 (TB)





Nama Orang, Nama Tempat, Topik/Tema Kamus



kecilkan semuaTafsiran/Catatan -- Catatan Kata/Frasa (per frasa)
Full Life -> Mzm 37:1-40
Full Life: Mzm 37:1-40 - JANGAN MARAH.
Nas : Mazm 37:1-40
Mazmur ini bukan sebuah doa, tetapi serangkaian ucapan yang
mengandung pepatah atau petunjuk tentang hikmat rohani. Temanya adal...
Nas : Mazm 37:1-40
Mazmur ini bukan sebuah doa, tetapi serangkaian ucapan yang mengandung pepatah atau petunjuk tentang hikmat rohani. Temanya adalah sikap orang percaya terhadap orang fasik yang rupanya berhasil dan kesukaran orang benar (juga lih. pasal Mazm 49:1-21; 73:1-28); mazmur ini mengajarkan bahwa orang fasik akhirnya akan dijatuhkan dan kehilangan segala sesuatu yang telah mereka peroleh di dunia, sedangkan orang benar yang tetap setia kepada Allah akan mengalami kehadiran, pertolongan, dan bimbingan-Nya di bumi serta mewarisi keselamatan dan tanah perjanjian. Menurut PB, warisan orang percaya ialah "langit yang baru dan bumi yang baru" (lih. Wahy 21:1).
Jerusalem -> Mzm 37:1-40
Jerusalem: Mzm 37:1-40 - Kebahagiaan orang fasik semu Dalam mazmur yang tersusun menurut abjad Ibrani, bdk Maz 37:9-10+, ini seorang berhikmat yang sudah tua memikirkan masakah kejahatan orang fasik (soal...
Dalam mazmur yang tersusun menurut abjad Ibrani, bdk Maz 37:9-10+, ini seorang berhikmat yang sudah tua memikirkan masakah kejahatan orang fasik (soal yang sama menjadi pokok pemikiran Maz 49:1-20; 73:1-28) yang sejahtera. kesejahteraan itu nampaknya bertentangan dengan keadilan Allah dan mengesalkan hati orang benar, Maz 37:1,8. Si bijak memecahkan soalnya dengan mengulang ajaran tradisionil, bdk Ams 10:3; 23:17; 24:1; 16:19; Ayu 4:7 dst Maz 5:12; 21:7 dst Pengk 8:11 dst; Kebahagiaan orang fasik hanya sementara dan karenanya semu belaka, padahal kebahagiaan orang benar berlangsung terus. Pandangan pemazmur rupanya masih terkurung di dalam dunia ini, di mana baik orang fasik maupun orang benar (mesti) mendapat balasannya.
Ende -> Mzm 37:1-40
Ende: Mzm 37:1-40 - -- Dalam lagu ini seorang jang sudah tua memikirkan soal kesedjahteraan orang2
djahat, hal mana bertentangan rupanja dengan keadilan Tuhan (soal jang sam...
Dalam lagu ini seorang jang sudah tua memikirkan soal kesedjahteraan orang2 djahat, hal mana bertentangan rupanja dengan keadilan Tuhan (soal jang sama Maz 49:1-20;73:1-28). Soalnja dipetjahkan dengan menundjukkan, bahwa kebahagiaan itu sementara sadja dan sebab itu semu belaka, padahal kesedjahteraan si djudjur berlangsung tetap. Pengarang belum tahu akan hidup baka, hingga tidak berhasil menghapuskan soal itu sama sekali. Menurut angapannja pahala dan hukuman harus dilaksanakan selama hidup didunia.
Mazmur tersusun menurut abjad Hibrani
Ref. Silang FULL -> Mzm 37:24
Ref. Silang FULL: Mzm 37:24 - sampai tergeletak // Tuhan menopang · sampai tergeletak: Mazm 13:5; Mazm 13:5; Mazm 27:2; 38:18; 55:23; 119:165; Ams 3:23; 10:9
· Tuhan menopang: 2Taw 9:8; Mazm 41:13; 145...
· sampai tergeletak: Mazm 13:5; [Lihat FULL. Mazm 13:5]; Mazm 27:2; 38:18; 55:23; 119:165; Ams 3:23; 10:9
· Tuhan menopang: 2Taw 9:8; Mazm 41:13; 145:14

buka semuaTafsiran/Catatan -- Catatan Rentang Ayat
Matthew Henry -> Mzm 37:21-33
Matthew Henry: Mzm 37:21-33 - Pesan dan Janji Pesan dan Janji (37:21-33)
Ayat-ayat di atas memiliki tujuan yang hampir sama denga...
SH: Mzm 37:21-40 - Kebahagiaan orang benar (ayat 2) (Senin, 2 Juni 2003) Kebahagiaan orang benar (ayat 2)
Kebahagiaan orang benar (ayat 2...

SH: Mzm 37:21-40 - Kebahagiaan orang fasik semu (Selasa 5 Agustus 2008) Kebahagiaan orang fasik semu
Judul: Orang benar mewarisi bumi
Berulang kali di mazmur ini, orang benar...

SH: Mzm 37:12-25 - Tumbuh mekar di jalan yang sukar (Senin, 6 Agustus 2001) Tumbuh mekar di jalan yang sukar
Tumbuh mekar di jalan yang sukar.
Dunia yang fasik ini bukanlah habitat ...

SH: Mzm 37:12-26 - Orang fasik pasti dihukum (Minggu, 13 November 2011) Orang fasik pasti dihukum
Judul: Orang fasik pasti dihukum
Headline di surat kabar terkemuka Indonesia...

SH: Mzm 37:12-26 - Orang Benar Berbelas Kasihan (Selasa, 28 Agustus 2018) Orang Benar Berbelas Kasihan
Seorang ibu mengeluh kepada anaknya, "Orang-orang itu bagaimana, ya? Kok sepertinya ...
