kecilkan semua  

Teks -- Wahyu 4:1-4 (TB)

Tampilkan Strong
Konteks
Kedua puluh empat tua-tua dan keempat binatang
4:1 Kemudian dari pada itu aku melihat: Sesungguhnya, sebuah pintu terbuka di sorga dan suara yang dahulu yang telah kudengar, berkata kepadaku seperti bunyi sangkakala, katanya: Naiklah ke mari dan Aku akan menunjukkan kepadamu apa yang harus terjadi sesudah ini. 4:2 Segera aku dikuasai oleh Roh dan lihatlah, sebuah takhta terdiri di sorga, dan di takhta itu duduk Seorang. 4:3 Dan Dia yang duduk di takhta itu nampaknya bagaikan permata yaspis dan permata sardis; dan suatu pelangi melingkungi takhta itu gilang-gemilang bagaikan zamrud rupanya. 4:4 Dan sekeliling takhta itu ada dua puluh empat takhta, dan di takhta-takhta itu duduk dua puluh empat tua-tua, yang memakai pakaian putih dan mahkota emas di kepala mereka.
Paralel   Ref. Silang (TSK)   Ref. Silang (FULL)   ITL  

Nama Orang, Nama Tempat, Topik/Tema Kamus

Topik/Tema Kamus: Lihat, Penglihatan | Wahyu | Surga | Pimpin, Pemimpin, Pemuka | Batu Permata | Tua-tua | selebihnya
Daftar Isi

Catatan Kata/Frasa
Full Life , Jerusalem , Ende , Ref. Silang FULL

Catatan Kata/Frasa
Hagelberg

Catatan Rentang Ayat
Matthew Henry , SH , Utley , Topik Teologia , TFTWMS

kecilkan semua
Tafsiran/Catatan -- Catatan Kata/Frasa (per frasa)

Full Life: Why 4:1 - KEMUDIAN DARIPADA ITU. Nas : Wahy 4:1 Banyak penafsir Alkitab berpendapat bahwa pada saat ini di kitab Wahyu, Kristus telah mengangkat orang percaya yang menang dari jema...

Nas : Wahy 4:1

Banyak penafsir Alkitab berpendapat bahwa pada saat ini di kitab Wahyu, Kristus telah mengangkat orang percaya yang menang dari jemaat-jemaat-Nya dari dunia. Jadi, pengangkatan jemaat yang benar

(lihat cat. --> Yoh 14:3;

[atau ref. Yoh 14:3]

lihat art. KEANGKATAN GEREJA)

mendahului masa kesengsaraan (pasal Wahy 6:1-18:24). Hal ini dipercayai karena alasan berikut:

  1. 1) Mulai Wahy 4:1, istilah "jemaat" atau "jemaat-jemaat" tidak muncul lagi sampai Wahy 22:16.
  2. 2) Mempelai Kristus (yaitu, jemaat) muncul pada pasal Wahy 19:1-21 bersama-sama dengan Kristus di sorga sebelum Ia kembali ke bumi untuk menghakimi orang jahat dan untuk memerintah dalam kerajaan seribu tahun

    (lihat cat. --> Wahy 20:4).

    [atau ref. Wahy 20:4]

  3. 3) Janji yang diberikan kepada jemaat di Filadelfia bahwa Ia akan melindunginya dari masa pencobaan atas seluruh dunia itu, menunjuk kepada semua orang percaya yang tetap setia kepada Kristus sebelum kesengsaraan itu

    (lihat cat. --> Wahy 3:10).

    [atau ref. Wahy 3:10]

Full Life: Why 4:4 - DUA PULUH EMPAT TUA-TUA. Nas : Wahy 4:4 Siapakah tua-tua ini? Beberapa orang percaya bahwa mereka mewakili seluruh jemaat di sorga (lihat cat. --> Yoh 14:3; ...

Nas : Wahy 4:4

Siapakah tua-tua ini? Beberapa orang percaya bahwa mereka mewakili seluruh jemaat di sorga

(lihat cat. --> Yoh 14:3;

[atau ref. Yoh 14:3]

2Tim 4:8; 1Pet 5:4). Orang lain percaya bahwa kemungkinan mereka itu adalah malaikat yang berkuasa; akan tetapi, perhatikanlah bahwa para malaikat berdiri di sekeliling tua-tua itu (Wahy 7:11; bd. Wahy 5:8-10). Ada orang lain lagi yang percaya bahwa mereka mewakili Israel dan gereja yang bersatu dalam penyembahan kepada Allah dan Anak Domba itu, yaitu 12 (Israel) ditambah 12 (jemaat) sama dengan 24 (umat Allah dari zaman Israel dan zaman gereja).

Jerusalem: Why 4:1--16:21 - -- Dalam bab-bab ini dahulu Allah digambarkan duduk di atas takhtaNya di sorga diiringi isi sorga, bab 4. Kemudian pandangan merangkum dunia semesta yang...

Dalam bab-bab ini dahulu Allah digambarkan duduk di atas takhtaNya di sorga diiringi isi sorga, bab 4. Kemudian pandangan merangkum dunia semesta yang nasibnya diserahkan kepada Anak Domba. Ini dilambangkan oleh Kitab yang dimeterai, yang diserahkan kepada Anak Domba, bab 5. Lalu menyusullah berbagai penglihatan besar yang berupa lambang. Penglihatan-penglihatan itu, bab 6-16, menyiapkan "Hari Besar", yakni hari murka Allah menimpa para penganiaya, bab 17-19.

Jerusalem: Why 4:2 - Seorang Yohanes dengan sengaja tidak menggambarkan Allah berupa manusia dan bahkan tidak sampai menyebut namaNya. Apa yang nampak hanya cahaya saja. Seluruh g...

Yohanes dengan sengaja tidak menggambarkan Allah berupa manusia dan bahkan tidak sampai menyebut namaNya. Apa yang nampak hanya cahaya saja. Seluruh gambar ini diinspirasikan oleh Yeh 1 dan Yeh 10; bdk juga Yes 6.

Jerusalem: Why 4:4 - tua-tua Tua-tua itu berperan sebagai imam dan raja: mereka memuji dan menyembah Allah, Wah 4:10; 5:9; 11:16,17; 19:4, dan menyampaikan kepadaNya doa kaum beri...

Tua-tua itu berperan sebagai imam dan raja: mereka memuji dan menyembah Allah, Wah 4:10; 5:9; 11:16,17; 19:4, dan menyampaikan kepadaNya doa kaum beriman, Wah 5:8. Mereka membantu Allah dalam memerintah dunia (takhta) dan menjadi penyerta dalam kuasaNya sebagai Raja (mahkota). Jumlah mereka barangkali menyinggung 24 rombongan imam-imam, 1Ta 24:1-19.

Ende: Why 4:2 - -- Penglihatan dalam bab ini, dan memang segala penglihatan buku ini, tidak menggambarkan suatu kenjataan jang djitu, melainkan adalah lambang sadja jang...

Penglihatan dalam bab ini, dan memang segala penglihatan buku ini, tidak menggambarkan suatu kenjataan jang djitu, melainkan adalah lambang sadja jang maksudnja memberi kesan-kesan dan menimbulkan pikiran-pikiran dan perasaan jang sesuai dengan inti kebenaran jang dilambangkan. Penglihatan bab ini hendak mengesankan kebenaran Allah jang maha berdaulat, jang harus disembah oleh segala machluk.

Ende: Why 4:3 - -- Penulis segan mentjoba menggambarkan Allah. Ia menjatakan kesan-kesannja setjara sederhana sekali dengan kegembiraan dua djenis permata jang paling in...

Penulis segan mentjoba menggambarkan Allah. Ia menjatakan kesan-kesannja setjara sederhana sekali dengan kegembiraan dua djenis permata jang paling indah.

Ende: Why 4:4 - Dua puluh empat para orang tua-tua Mereka mewakili umat Allah dibumi, keduabelas suku bangsa Israel, dan jang tak terhitung djumlahnja dari segala bangsa dunia.

Mereka mewakili umat Allah dibumi, keduabelas suku bangsa Israel, dan jang tak terhitung djumlahnja dari segala bangsa dunia.

Ref. Silang FULL: Why 4:1 - pintu terbuka // bunyi sangkakala // ke mari // sesudah ini · pintu terbuka: Mat 3:16; Mat 3:16 · bunyi sangkakala: Wahy 1:10 · ke mari: Wahy 11:12 · sesudah ini: Wahy 1:19; 22:6

· pintu terbuka: Mat 3:16; [Lihat FULL. Mat 3:16]

· bunyi sangkakala: Wahy 1:10

· ke mari: Wahy 11:12

· sesudah ini: Wahy 1:19; 22:6

Ref. Silang FULL: Why 4:2 - oleh Roh // di sorga · oleh Roh: Wahy 1:10; Wahy 1:10 · di sorga: Wahy 4:9,10; 1Raj 22:19; Yes 6:1; Yeh 1:26-28; Dan 7:9; Wahy 20:11

· oleh Roh: Wahy 1:10; [Lihat FULL. Wahy 1:10]

· di sorga: Wahy 4:9,10; 1Raj 22:19; Yes 6:1; Yeh 1:26-28; Dan 7:9; Wahy 20:11

Ref. Silang FULL: Why 4:3 - permata yaspis // permata sardis // suatu pelangi // bagaikan zamrud · permata yaspis: Wahy 21:11 · permata sardis: Wahy 21:20 · suatu pelangi: Yeh 1:28; Wahy 10:1 · bagaikan zamrud: Wahy 21:...

· permata yaspis: Wahy 21:11

· permata sardis: Wahy 21:20

· suatu pelangi: Yeh 1:28; Wahy 10:1

· bagaikan zamrud: Wahy 21:19

Ref. Silang FULL: Why 4:4 - empat tua-tua // pakaian putih · empat tua-tua: Wahy 4:10; Wahy 5:6,8,14; 11:16; 19:4 · pakaian putih: Wahy 3:4,5; Wahy 3:4; Wahy 3:5

· empat tua-tua: Wahy 4:10; Wahy 5:6,8,14; 11:16; 19:4

· pakaian putih: Wahy 3:4,5; [Lihat FULL. Wahy 3:4]; [Lihat FULL. Wahy 3:5]

kecilkan semua
Tafsiran/Catatan -- Catatan Kata/Frasa (per Ayat)

Hagelberg: Why 4:1 - -- 4:1 Kemudian dari pada itu aku melihat: Sesungguhnya, sebuah pintu terbuka di surga dan suara yang dahulu yang telah kudengar, berkata kepadaku sepert...

4:1 Kemudian dari pada itu aku melihat: Sesungguhnya, sebuah pintu terbuka di surga dan suara yang dahulu yang telah kudengar, berkata kepadaku seperti bunyi sangkakala, katanya: Naiklah kemari dan Aku akan menunjukkan kepadamu apa yang harus terjadi sesudah ini.

Yohanes dibawa ke surga untuk melihat apa yang harus terjadi sesudah ini. Titik ini merupakan peralihan struktur dari ketujuh pesan (yang menceritakan situasi jemaat tertentu pada zaman itu) ke bagian berikutnya (yang menceritakan akhir zaman). Istilah harus perlu ditekankan. Nubuatan-nubuatan yang tercantum dalam bagian ini bukan hanya merupakan peristiwa yang akan terjadi. Hal ini harus terjadi, karena Dia yang bertakhta sudah menentukannya.250

Menurut Beasley-Murray, nabi-nabi dalam tulisan lain juga melihat sebuah pintu terbuka di surga.251

Hagelberg: Why 4:1-2 - -- 1. Peralihan (4:1-2)

1. Peralihan (4:1-2)

Hagelberg: Why 4:1 - -- 4:1 Kemudian dari pada itu aku melihat: Sesungguhnya, sebuah pintu terbuka di surga dan suara yang dahulu yang telah kudengar, berkata kepadaku sepert...

4:1 Kemudian dari pada itu aku melihat: Sesungguhnya, sebuah pintu terbuka di surga dan suara yang dahulu yang telah kudengar, berkata kepadaku seperti bunyi sangkakala, katanya: Naiklah kemari dan Aku akan menunjukkan kepadamu apa yang harus terjadi sesudah ini.

Yohanes dibawa ke surga untuk melihat apa yang harus terjadi sesudah ini. Titik ini merupakan peralihan struktur dari ketujuh pesan (yang menceritakan situasi jemaat tertentu pada zaman itu) ke bagian berikutnya (yang menceritakan akhir zaman). Istilah harus perlu ditekankan. Nubuatan-nubuatan yang tercantum dalam bagian ini bukan hanya merupakan peristiwa yang akan terjadi. Hal ini harus terjadi, karena Dia yang bertakhta sudah menentukannya.250

Menurut Beasley-Murray, nabi-nabi dalam tulisan lain juga melihat sebuah pintu terbuka di surga.251

Hagelberg: Why 4:1--5:14 - -- A. Visi Ruangan Takhta sebagai Pendahuluan (4:1-5:14) Pendahuluan ini melukiskan ruangan takhta Allah di surga. Para pembaca perlu mengingat bahwa Tuh...

A. Visi Ruangan Takhta sebagai Pendahuluan (4:1-5:14)

Pendahuluan ini melukiskan ruangan takhta Allah di surga. Para pembaca perlu mengingat bahwa Tuhan Yesus sudah menjanjikan pahala yang indah kepada semua orang yang menaati Firman-Nya. Dalam bagian ini Dia mulai menyediakan pahala-pahala itu. Oleh karena bumi masih penuh dengan orang jahat, maka bumi perlu "dibersihkan". Musuh Tuhan dan orang-orang yang menindas jemaat Kristus belum dikalahkan.

Sama seperti ketujuh surat diawali dengan satu visi mengenai Tuhan Yesus, demikian juga ada visi Tuhan Yesus di surga yang mengawali bagian ini. Apa yang dialami oleh Yohanes, yang diceritakan dalam pasal 4-5, merupakan "engsel" dalam struktur Kitab Wahyu. Dari satu segi, bagian ini terkait erat dengan pasal 1-3 mengenai pahala-pahala yang dijanjikan, karena dalam pasal 4-5 ada juga takhta, pakaian putih, dan mahkota. Dari segi yang lain, bagian ini terkait dengan apa yang diceritakan dalam pasal 6-22, dengan ketujuh segel dari gulungan kitab, yang dibuka satu per satu.

Dalam pasal 4 Dia yang bertakhta, yang dikelilingi dengan takhta dan empat makhluk, dipuji sebagai Pencipta. Dalam pasal 5 Domba Allah yang mendekati Dia yang bertakhta dipuji sebagai Penebus. Peristiwa pengambilan gulungan kitab yang ada di tangan Dia yang bertakhta menjembatani dua pasal ini. Makna dari gulungan kitab tersebut sangat penting, dan akan dibahas dalam bagian berikut ini.

Menurut pengalaman jemaat-jemaat yang diceritakan dalam pasal 2-3, kuasa kejahatan di bumi ini dengan bebas mengancam dan menyusahkan jemaat-jemaat Kristus. Tetapi menurut perspektif ruangan takhta yang digambarkan dalam pasal 4-5, yang berkuasa mutlak adalah Tuhan Allah, dan bukan kejahatan yang ada di bumi.249

Hagelberg: Why 4:1--22:21 - -- III. Bagian Ketiga: \"... apa yang akan terjadi sesudah ini...\" (4:1-22:21) Dengan membandingkan Wahyu 1:19 ("Tuliskanlah... apa yang akan terjadi s...

III. Bagian Ketiga: \"... apa yang akan terjadi sesudah ini...\" (4:1-22:21)

Dengan membandingkan Wahyu 1:19 ("Tuliskanlah... apa yang akan terjadi sesudah ini") dan 4:1 ("Naiklah kemari dan Aku akan menunjuk kepadamu apa yang harus terjadi sesudah ini") kita mengetahui bahwa pasal 4 merupakan permulaan dari bagian ketiga. Bagian ketiga ini akan menceritakan "apa yang akan/harus terjadi sesudah" hal-hal mengenai ketujuh jemaat. Apa yang dibahas dalam pasal 1-3 sudah terjadi. Ketujuh jemaat itu sudah tidak ada lagi, sedangkan apa yang digambarkan dalam pasal 4-22 belum terjadi.

Fungsi bagian ini:

Memang Tuhan Yesus sudah menjanjikan pahala yang indah dan hebat kepada yang setia, kepada "barangsiapa yang menang", kepada "yang menuruti apa yang tertulis di dalam" Kitab Wahyu. Dalam bagian ketiga ini dibuktikan bahwa janji-janji itu bukan omong kosong, tetapi Dia mampu menggenapi janji-Nya, karena Dia akan mengalahkan musuh-Nya dan mendirikan Kerajaan-Nya. Juga, mereka yang menganiaya anggota jemaat Kristus akan dikalahkan oleh Raja atas segala raja, sehingga mereka yang dianiaya akan dihibur dan didorong untuk setia di dalam penganiayaan.

Struktur bagian ini:

Struktur bagian ini dapat dibagi ke dalam beberapa bagian, sebagai berikut:

Visi Takhta sebagai Pendahuluan, 4:1-5:14

Masa Kesengsaraan, 6:1-20:3

Kerajaan Seribu Tahun, 20:4-15

Yerusalem yang Baru, 21:1-22:5

Penjelasan Akhir dari Penglihatan, 22:6-17

Bagian Penutup dari Kitab, 22:18-21

Hagelberg: Why 4:2 - -- 4:2 Segera aku dikuasai oleh Roh dan lihatlah, sebuah takhta terletak252 di surga, dan di takhta itu duduk Seorang. Kalau Wahyu 5:7 dibandingkan denga...

4:2 Segera aku dikuasai oleh Roh dan lihatlah, sebuah takhta terletak252 di surga, dan di takhta itu duduk Seorang.

Kalau Wahyu 5:7 dibandingkan dengan nas ini maka jelaslah yang duduk di takhta itu adalah Allah Bapa. Kata takhta sangat penting dalam Kitab Wahyu, kata ini dipakai 47 kali.253

Hagelberg: Why 4:2 - -- 4:2 Segera aku dikuasai oleh Roh dan lihatlah, sebuah takhta terletak252 di surga, dan di takhta itu duduk Seorang. Kalau Wahyu 5:7 dibandingkan denga...

4:2 Segera aku dikuasai oleh Roh dan lihatlah, sebuah takhta terletak252 di surga, dan di takhta itu duduk Seorang.

Kalau Wahyu 5:7 dibandingkan dengan nas ini maka jelaslah yang duduk di takhta itu adalah Allah Bapa. Kata takhta sangat penting dalam Kitab Wahyu, kata ini dipakai 47 kali.253

Hagelberg: Why 4:3 - -- 4:3 Dan Dia yang duduk di takhta itu nampaknya bagaikan permata yaspis dan permata sardis; dan suatu pelangi - yang bagaikan zamrud rupanya - melingku...

4:3 Dan Dia yang duduk di takhta itu nampaknya bagaikan permata yaspis dan permata sardis; dan suatu pelangi - yang bagaikan zamrud rupanya - melingkungi takhta itu .254

Ada beberapa pendekatan yang dipakai oleh penafsir untuk mengerti rincian-rincian visi seperti visi ini. Ada penafsir yang berkata bahwa rincian-rincian seperti permata yaspis dan permata sardis hanya dicatat untuk menciptakan suasana kemuliaan surga, sehingga penafsir-penafsir diharapkan tidak mencari makna yang lebih dalam. Penafsir seperti ini hanya berkata bahwa visi ini mirip visi yang dilihat oleh Yehezkiel dalam pasal 1:26-28; Keluaran 24:10; Daniel 7:9; 1 Raja-raja 22:19; dan Yesaya 6:1. Tafsiran yang lebih dari itu mungkin sudah menjadi dugaan tanpa dasar, spekulasi yang tidak dapat dipastikan, dan tidak berguna untuk membangun umat Allah.

Tetapi penafsir lain merasa bahwa setiap rincian dalam Firman Allah penting, dan perlu ditafsirkan. Mereka berusaha untuk memastikan maknanya dari setiap rincian. Thomas255 mengikuti pola ini. Dia menjelaskan bahwa identitas permata yang disebut yaspis256 sulit dipastikan, tetapi permata sardis257 adalah batu permata yang berwarna merah tua, yang pada zaman itu sering diukir.258 Berdasarkan identifikasi itu, Thomas berani memilih makna yang dia anggap paling tepat di antara sekian banyak makna yang pernah diajukan para penafsir Kitab Wahyu. Bagi penulis, pendekatan itu terlalu sukar dipertanggungjawabkan, dan sukar dinilai, karena tidak ada proses penentuan yang jelas.

Setelah hukuman air bah, ada pelangi yang melambangkan rahmat Allah dalam Kejadian pasal 9. Mungkinkah makna yang sama cocok diterapkan di sini? Pelangi yang hijau seperti zamrud memang luar biasa, tetapi bahasa Yunani terbatas untuk menggambarkan apa yang dilihat oleh Yohanes di surga, dan apa yang dilihatnya itu digambarkan dengan kata-kata yang terbatas pula!

Hagelberg: Why 4:3-11 - -- 2. Takhta dan sekelilingnya (4:3-11) Ternyata seluruh pasal 4 dikhususkan untuk mengorientasikan para pembaca pada situasi, oknum, dan kelakuan yang t...

2. Takhta dan sekelilingnya (4:3-11)

Ternyata seluruh pasal 4 dikhususkan untuk mengorientasikan para pembaca pada situasi, oknum, dan kelakuan yang terjadi di ruangan takhta di surga.

Hagelberg: Why 4:3 - -- 4:3 Dan Dia yang duduk di takhta itu nampaknya bagaikan permata yaspis dan permata sardis; dan suatu pelangi - yang bagaikan zamrud rupanya - melingku...

4:3 Dan Dia yang duduk di takhta itu nampaknya bagaikan permata yaspis dan permata sardis; dan suatu pelangi - yang bagaikan zamrud rupanya - melingkungi takhta itu .254

Ada beberapa pendekatan yang dipakai oleh penafsir untuk mengerti rincian-rincian visi seperti visi ini. Ada penafsir yang berkata bahwa rincian-rincian seperti permata yaspis dan permata sardis hanya dicatat untuk menciptakan suasana kemuliaan surga, sehingga penafsir-penafsir diharapkan tidak mencari makna yang lebih dalam. Penafsir seperti ini hanya berkata bahwa visi ini mirip visi yang dilihat oleh Yehezkiel dalam pasal 1:26-28; Keluaran 24:10; Daniel 7:9; 1 Raja-raja 22:19; dan Yesaya 6:1. Tafsiran yang lebih dari itu mungkin sudah menjadi dugaan tanpa dasar, spekulasi yang tidak dapat dipastikan, dan tidak berguna untuk membangun umat Allah.

Tetapi penafsir lain merasa bahwa setiap rincian dalam Firman Allah penting, dan perlu ditafsirkan. Mereka berusaha untuk memastikan maknanya dari setiap rincian. Thomas255 mengikuti pola ini. Dia menjelaskan bahwa identitas permata yang disebut yaspis256 sulit dipastikan, tetapi permata sardis257 adalah batu permata yang berwarna merah tua, yang pada zaman itu sering diukir.258 Berdasarkan identifikasi itu, Thomas berani memilih makna yang dia anggap paling tepat di antara sekian banyak makna yang pernah diajukan para penafsir Kitab Wahyu. Bagi penulis, pendekatan itu terlalu sukar dipertanggungjawabkan, dan sukar dinilai, karena tidak ada proses penentuan yang jelas.

Setelah hukuman air bah, ada pelangi yang melambangkan rahmat Allah dalam Kejadian pasal 9. Mungkinkah makna yang sama cocok diterapkan di sini? Pelangi yang hijau seperti zamrud memang luar biasa, tetapi bahasa Yunani terbatas untuk menggambarkan apa yang dilihat oleh Yohanes di surga, dan apa yang dilihatnya itu digambarkan dengan kata-kata yang terbatas pula!

Hagelberg: Why 4:4 - -- 4:4 Dan sekeliling takhta itu ada dua puluh empat takhta, dan di takhta-takhta itu duduk dua puluh empat tua-tua, yang memakai pakaian putih dan mahko...

4:4 Dan sekeliling takhta itu ada dua puluh empat takhta, dan di takhta-takhta itu duduk dua puluh empat tua-tua, yang memakai pakaian putih dan mahkota emas di kepala mereka.

Untuk memastikan identitas dari dua puluh empat tua-tua, kita harus "menafsirkan berdasarkan konteks serta struktur". Juga, kita harus mengingat bahwa konteks yang lebih dekat lebih penting daripada konteks yang lebih jauh. Jika demikian, apakah takhta, pakaian putih, dan mahkota sudah disebutkan di dalam konteks yang dekat? Ya! Barangsiapa yang menang, menurut pasal 2 dan 3, akan didudukkan di atas takhta (pasal 3:21), akan dikenakan pakaian putih (pasal 3:4), dan akan dikaruniai mahkota (pasal 2:10). Ada hubungan yang nyata antara pasal 2 dan 3, karena ketiga unsur ini dijanjikan kepada "barangsiapa yang menang". Pasal 4:4, yang mengungkapkan dua puluh empat tua-tua yang memiliki ketiga unsur ini. Di dalam pasal 2-3 kita membaca janji Tuhan kepada barangsiapa yang menang. Di dalam pasal 4 kita membaca "apa yang harus terjadi sesudah ini", yaitu penggenapan dari janji Tuhan kepada barangsiapa yang menang! Dengan demikian, kita mengidentifikasikan dua puluh empat tua-tua sebagai orang percaya yang setia sampai mati, orang percaya yang "menang".

Pasal 1:3 berbunyi, "Berbahagialah ia yang... menuruti apa yang tertulis di dalamnya, sebab waktunya sudah dekat." Dua puluh empat tua-tua ini adalah mereka yang "menang", mereka yang "menuruti", dan mereka yang "setia sampai mati". Mereka sudah diberi sebagian dari pahala mereka (yaitu takhta, pakaian putih, dan mahkota), tetapi mereka belum menerima kuasa atas bangsa-bangsa, dan pahala itu akan disediakan oleh Kristus dengan segera. Penglihatan ini sudah dinubuatkan dalam Kitab Yesaya 24:23, yang berkata, "Bulan purnama akan tersipu-sipu, dan matahari akan mendapat malu, sebab Tuhan semesta alam akan memerintah di Gunung Sion dan di Yerusalem, dan Ia akan menunjukkan kemuliaan-Nya di depan tua-tua umat-Nya."259

Mungkin orang akan berkata, "Tua-tua ini tidak duduk di atas takhta Tuhan Yesus, mereka duduk di atas takhta-takhta mereka sendiri." Ini sebetulnya tidak menjadi masalah, sebab batasan takhta Tuhan agak kabur, seperti dikatakan, "di tengah-tengah takhta itu dan di sekelilingnya ada empat mahluk..." (4:6). Jadi barangkali takhta tua-tua itu di tengah-tengah takhta agung dan di sekelilingnya, sama seperti empat mahluk itu. Memang kita tidak banyak mengetahui mengenai bentuk takhta Tuhan Yesus.

Hagelberg: Why 4:4 - -- 4:4 Dan sekeliling takhta itu ada dua puluh empat takhta, dan di takhta-takhta itu duduk dua puluh empat tua-tua, yang memakai pakaian putih dan mahko...

4:4 Dan sekeliling takhta itu ada dua puluh empat takhta, dan di takhta-takhta itu duduk dua puluh empat tua-tua, yang memakai pakaian putih dan mahkota emas di kepala mereka.

Untuk memastikan identitas dari dua puluh empat tua-tua, kita harus "menafsirkan berdasarkan konteks serta struktur". Juga, kita harus mengingat bahwa konteks yang lebih dekat lebih penting daripada konteks yang lebih jauh. Jika demikian, apakah takhta, pakaian putih, dan mahkota sudah disebutkan di dalam konteks yang dekat? Ya! Barangsiapa yang menang, menurut pasal 2 dan 3, akan didudukkan di atas takhta (pasal 3:21), akan dikenakan pakaian putih (pasal 3:4), dan akan dikaruniai mahkota (pasal 2:10). Ada hubungan yang nyata antara pasal 2 dan 3, karena ketiga unsur ini dijanjikan kepada "barangsiapa yang menang". Pasal 4:4, yang mengungkapkan dua puluh empat tua-tua yang memiliki ketiga unsur ini. Di dalam pasal 2-3 kita membaca janji Tuhan kepada barangsiapa yang menang. Di dalam pasal 4 kita membaca "apa yang harus terjadi sesudah ini", yaitu penggenapan dari janji Tuhan kepada barangsiapa yang menang! Dengan demikian, kita mengidentifikasikan dua puluh empat tua-tua sebagai orang percaya yang setia sampai mati, orang percaya yang "menang".

Pasal 1:3 berbunyi, "Berbahagialah ia yang... menuruti apa yang tertulis di dalamnya, sebab waktunya sudah dekat." Dua puluh empat tua-tua ini adalah mereka yang "menang", mereka yang "menuruti", dan mereka yang "setia sampai mati". Mereka sudah diberi sebagian dari pahala mereka (yaitu takhta, pakaian putih, dan mahkota), tetapi mereka belum menerima kuasa atas bangsa-bangsa, dan pahala itu akan disediakan oleh Kristus dengan segera. Penglihatan ini sudah dinubuatkan dalam Kitab Yesaya 24:23, yang berkata, "Bulan purnama akan tersipu-sipu, dan matahari akan mendapat malu, sebab Tuhan semesta alam akan memerintah di Gunung Sion dan di Yerusalem, dan Ia akan menunjukkan kemuliaan-Nya di depan tua-tua umat-Nya."259

Mungkin orang akan berkata, "Tua-tua ini tidak duduk di atas takhta Tuhan Yesus, mereka duduk di atas takhta-takhta mereka sendiri." Ini sebetulnya tidak menjadi masalah, sebab batasan takhta Tuhan agak kabur, seperti dikatakan, "di tengah-tengah takhta itu dan di sekelilingnya ada empat mahluk..." (4:6). Jadi barangkali takhta tua-tua itu di tengah-tengah takhta agung dan di sekelilingnya, sama seperti empat mahluk itu. Memang kita tidak banyak mengetahui mengenai bentuk takhta Tuhan Yesus.

buka semua
Tafsiran/Catatan -- Catatan Rentang Ayat

Matthew Henry: Why 4:1-8 - Penglihatan akan Takhta Sorgawi Dalam pasal ini penglihatan yang bersifat nubuatan dibukakan. Rasul Yohan...

SH: Why 4:1-11 - Menyembah Allah yang berdaulat (Rabu, 30 Oktober 2002) Menyembah Allah yang berdaulat Menyembah Allah yang berdaulat. ...

SH: Why 4:1-11 - Liturgi surgawi (ayat 1) (Selasa, 9 Agustus 2005) Liturgi surgawi (ayat 1) Liturgi surgawi (ayat 1) Orang yang...

SH: Why 4:1-11 - Pusat penyembahan (Senin, 17 Desember 2012) Pusat penyembahan Judul: Pusat penyembahan Siapa yang menjadi pusat penyembahan kita? Mungkin Anda men...

SH: Why 4:1-11 - Kuasa-Nya Tak Tertandingi (Sabtu, 17 September 2022) Kuasa-Nya Tak Tertandingi Pada saat pesan Wahyu disampaikan, Yohanes dan jemaat mula-mula sedang menderita di tan...

Utley: Why 4:1-11 - --NASKAH NASB (UPDATED): Wahy 4:1-11...

Topik Teologia: Why 4:2 - -- Allah yang Berpribadi Pribadi Allah ...

TFTWMS: Why 4:1-2 - Melihat Ke Atas—ketimbang Melihat Sekitar MELIHAT KE ATAS—KETIMBANG MELIHAT SEKITAR (Wahyu 4:1, 2a) Di bumi ini...

TFTWMS: Why 4:2-8 - Melihat Keunikan Allah—ketimbang Keburukan Dunia MELIHAT KEUNIKAN ALLAH—KETIMBANG KEBURUKAN DUNIA (Wahyu 4:2-8) Apakah...

buka semua
Pendahuluan / Garis Besar

Full Life: Wahyu (Pendahuluan Kitab) Penulis : Yohanes Tema : Perjuangan dan Penyelesaian Tanggal Penulisan...

Full Life: Wahyu (Garis Besar) Garis Besar Prolog (Wahy 1:1-8) ...

Matthew Henry: Wahyu (Pendahuluan Kitab) Tidak semestinya mengurangi nama baik dan wewenang kitab ini bahwa ia sud...

Jerusalem: Wahyu (Pendahuluan Kitab) WAHYU KEPADA YOHANES PENGANTAR Kata "Wahyu" dalam judul Kitab in...

Ende: Wahyu (Pendahuluan Kitab) WAHJU JOANES KATA PENGANTAR Tjorak chas karangan ini Dalam ajat pertama, mengenai isinja, karangan ini di...

Hagelberg: Wahyu (Pendahuluan Kitab) PENDAHULUAN Pendahuluan Walaupun kitab ini seringkali ditafsirkan dengan pendekatan yang bermacam-macam, sang...

Hagelberg: Wahyu (Garis Besar) GARIS BESAR wahyu I. Bagian Pertama: "...apa yang telah kaulihat..." (...

Hagelberg: Wahyu DAFTAR PUSTAKA wahyu Daftar Kepustakaan Bauckham, Richard, The Climax of Prophecy: Studies on the B...

TFTWMS: Wahyu (Pendahuluan Kitab) Menempatkan Segalanya Di Tempat Sebenarnya WAHYU 4:1-11 ...

TFTWMS: Wahyu (Pendahuluan Kitab) KESIMPULAN (Wahyu 4:1-11) Burton Coffman mengatakan, "Hal palin...

TFTWMS: Wahyu (Garis Besar) Catatan Akhir: 1 Rumusan ini sering digunakan di kitab itu untuk memperkenalkan penglihatan baru (lihat ...

BIS: Wahyu (Pendahuluan Kitab) WAHYU KEPADA YOHANES PENGANTAR Wahyu Kepada Yohanes ini ditulis pada masa orang-orang Kristen ditekan dan dian...

Ajaran: Wahyu (Pendahuluan Kitab) Tujuan Supaya orang-orang Kristen mengerti ajaran-ajaran yang ada dalam Kitab Wahyu, sehingga mereka melakukannya dal...

Intisari: Wahyu (Pendahuluan Kitab) Apa yang akan terjadi pada masa depan PENULIS.Penulisnya disebut sebagai 'Yohanes' sebanyak empat kali (...

Garis Besar Intisari: Wahyu (Pendahuluan Kitab) [1] PENDAHULUAN Wah 1:1-20...

Advanced Commentary (Kamus, Lagu-Lagu Himne, Gambar, Ilustrasi Khotbah, Pertanyaan-Pertanyaan, dll)


TIP #10: Klik ikon untuk merubah tampilan teks alkitab menjadi per baris atau paragraf. [SEMUA]
dibuat dalam 0.11 detik
dipersembahkan oleh YLSA