Versi Paralel Tafsiran/Catatan Analisa Kata ITL - draft

Ayub 38:1

Konteks
TB (1974) ©

SABDAweb Ayb 38:1

Maka dari dalam badai a  TUHAN menjawab Ayub 1 : b 

AYT (2018)

Kemudian, TUHAN menjawab Ayub dari dalam badai, kata-Nya,

TL (1954) ©

SABDAweb Ayb 38:1

Lalu disahutlah Tuhan kepada Ayub dari dalam taufan, firman-Nya:

BIS (1985) ©

SABDAweb Ayb 38:1

Kemudian dari dalam badai TUHAN berbicara kepada Ayub, demikian:

MILT (2008)

Lalu TUHAN YAHWEH 03068 menjawab Ayub dari badai dan berkata,

Shellabear 2011 (2011)

Kemudian ALLAH menjawab Ayub dari dalam badai,

AVB (2015)

Kemudian TUHAN menjawab Ayub dari dalam angin puting beliung,

[+] Bhs. Inggris
[+] Bhs. Indonesia
[+] Bhs. Suku
[+] Kuno

TB ITL ©

SABDAweb Ayb 38:1

Maka dari dalam badai
<05591>
TUHAN
<03068>
menjawab
<06030>
Ayub
<0347>
:

[<0559>]
TL ITL ©

SABDAweb Ayb 38:1

Lalu disahutlah
<06030>
Tuhan
<03068>
kepada Ayub
<0347>
dari dalam taufan
<05591>
, firman-Nya
<0559>
:
HEBREW
rmayw
<0559>
*hreoh {hreoh} Nm {Nm}
<05591>
bwya
<0347>
ta
<0>
hwhy
<03068>
Neyw (38:1)
<06030>
[+] Bhs. Inggris

TB (1974) ©

SABDAweb Ayb 38:1

Maka dari dalam badai a  TUHAN menjawab Ayub 1 : b 

TB+TSK (1974) ©

SABDAweb Ayb 38:1

1 Maka dari dalam badai TUHAN menjawab Ayub:

Catatan Full Life

Ayb 38:1 1

Nas : Ayub 38:1

Allah sendirilah yang menyapa Ayub. Ia menyatakan ketidaktahuan Ayub akan peranan ilahi di dalam segala kejadian itu. Ia merendahkan Ayub dengan mengungkapkan betapa sedikitnya pemahaman dan pengetahuan manusia tentang Yang Mahakuasa. Akan tetapi, melalui tanggapan Allah Ayub menerima penyataan langsung dari Allah mengenai kehadiran, kemurahan, dan kasih-Nya.

  1. 1) Doa Ayub yang terus-menerus dan kerinduannya yang mendalam untuk mendapatkan Allah akhirnya terjawab

    (lihat cat. --> Ayub 23:3;

    lihat cat. --> Ayub 29:2),

    [atau ref. Ayub 23:3; 29:2]

    yang menegaskan bahwa segala sesuatu di antara Tuhan dengan Ayub masih beres.
  2. 2) Tanggapan Tuhan kepada hamba-Nya Ayub melukiskan bahwa pada akhirnya Allah akan mendatangi semua orang yang dengan sungguh-sungguh dan tabah berseru kepada-Nya; bahkan jikalau doa kita bersumber dari hati yang bingung, ragu-ragu, kecewa, atau marah, Allah akhirnya akan menanggapi dengan kehadiran, hiburan, dan firman-Nya.
  3. 3) Aspek terpenting dalam hubungan kita dengan Allah bukanlah pemahaman intelektual mengenai semua jalan Allah, tetapi pengalaman dan realitas kehadiran-Nya ilahi serta keyakinan bahwa segala sesuatu beres di antara kita dengan Allah. Dalam persekutuan dengan Allah kita dapat menanggung pencobaan apa saja yang harus kita alami.

[+] Bhs. Inggris



TIP #26: Perkuat kehidupan spiritual harian Anda dengan Bacaan Alkitab Harian. [SEMUA]
dibuat dalam 0.02 detik
dipersembahkan oleh YLSA