Versi Paralel Tafsiran/Catatan Analisa Kata ITL - draft

Ayub 31:4

Konteks
TB (1974) ©

SABDAweb Ayb 31:4

Bukankah Allah yang mengamat-amati jalanku s  dan menghitung segala langkahku? t 

AYT (2018)

Tidakkah Dia melihat jalan-jalanku, dan jumlah semua langkahku?

TL (1954) ©

SABDAweb Ayb 31:4

Bukankah dilihat Allah segala jalanku, bukankah dibilangnya segala langkahku?

BIS (1985) ©

SABDAweb Ayb 31:4

Allah pasti mengetahui segala perbuatanku; dilihat-Nya segala langkahku.

MILT (2008)

Apakah Dia tidak melihat jalan-jalanku dan menghitung semua langkahku?

Shellabear 2011 (2011)

Bukankah Allah melihat jalan-jalanku dan menghitung segala langkahku?

AVB (2015)

Bukankah Allah melihat jalan-jalanku dan menghitung segala langkahku?

[+] Bhs. Inggris
[+] Bhs. Indonesia
[+] Bhs. Suku
[+] Kuno

TB ITL ©

SABDAweb Ayb 31:4

Bukankah
<03808>
Allah
<01931>
yang mengamat-amati
<07200>
jalanku
<01870>
dan menghitung
<05608>
segala
<03605>
langkahku
<06806>
?
TL ITL ©

SABDAweb Ayb 31:4

Bukankah
<03808>
dilihat
<07200>
Allah segala jalanku
<01870>
, bukankah dibilangnya
<05608>
segala
<03605>
langkahku
<06806>
?
HEBREW
rwpoy
<05608>
ydeu
<06806>
lkw
<03605>
ykrd
<01870>
hary
<07200>
awh
<01931>
alh (31:4)
<03808>
[+] Bhs. Inggris

TB (1974) ©

SABDAweb Ayb 31:4

Bukankah Allah yang mengamat-amati jalanku s  dan menghitung segala langkahku? t 

TB+TSK (1974) ©

SABDAweb Ayb 31:4

1 Bukankah Allah yang mengamat-amati jalanku dan menghitung segala langkahku?

Catatan Full Life

Ayb 31:1-34 1

Nas : Ayub 31:1-34

Di bagian ini Ayub meninjau integritas rohaninya yang teguh, kesetiaannya pada Allah dan jalan-jalan-Nya, serta kebaikannya kepada orang lain.

  1. 1) Pernyataan Ayub mengenai karya penebusan Allah di dalam dirinya mencakup semua aspek kehidupan. Ayub berbicara tentang ketidaksalahannya dalam hal dosa yang dilakukan di dalam hati, termasuk nafsu seksual dan pikiran kotor (ayat Ayub 31:1-4), berdusta dan berbohong untuk memperoleh untung (ayat Ayub 31:5-8), dan ketidaksetiaan dalam perkawinan (ayat Ayub 31:9-12). Dia menyatakan perlakuannya yang adil terhadap anak buahnya (ayat Ayub 31:13-15) dan perhatiannya terhadap yang miskin dan melarat (ayat Ayub 31:16-23). Ia bersikeras bahwa dirinya bebas dari keserakahan (ayat Ayub 31:24-25), penyembahan berhala (ayat Ayub 31:26-28), balas dendam (ayat Ayub 31:29-32), dan kemunafikan (ayat Ayub 31:33-34).
  2. 2) Tabiat moral dan kemurnian hati dan hidup yang diuraikan di sini merupakan contoh yang baik bagi setiap orang percaya. Hidup saleh yang dijalankan Ayub pada zaman pra-perjanjian baru dapat dialami dengan berkelimpahan oleh semua orang percaya di dalam Kristus, melalui kuasa penyelamatan dari kematian dan kebangkitan-Nya (Rom 8:1-17; Gal 2:20).

[+] Bhs. Inggris



TIP #30: Klik ikon pada popup untuk memperkecil ukuran huruf, ikon pada popup untuk memperbesar ukuran huruf. [SEMUA]
dibuat dalam 0.02 detik
dipersembahkan oleh YLSA