Versi Paralel Tafsiran/Catatan Analisa Kata ITL - draft

Mazmur 7:10

Konteks
TB (1974) ©

SABDAweb Mzm 7:10

(7-11) Perisai z  bagiku adalah Allah, yang menyelamatkan orang-orang yang tulus hati 1 ; a 

AYT (2018)

(7-11) Perisaiku adalah Allah, yang menyelamatkan orang yang lurus dalam hati.

TL (1954) ©

SABDAweb Mzm 7:10

(7-11) Bahwa Allah itulah perisaiku, yang memeliharakan orang yang tulus hatinya.

BIS (1985) ©

SABDAweb Mzm 7:10

(7-11) Pelindungku ialah Allah yang menyelamatkan orang yang tulus hati.

MILT (2008)

(7-11) Perisaiku pada Allah Elohim 0430 yang menyelamatkan orang yang lurus hati.

Shellabear 2011 (2011)

(7-11) Perisaiku adalah Allah, yang menyelamatkan orang yang lurus hati.

AVB (2015)

Perisaiku Allah Maha Tinggi, yang menyelamatkan orang tulus.

[+] Bhs. Inggris
[+] Bhs. Indonesia
[+] Bhs. Suku
[+] Kuno

TB ITL ©

SABDAweb Mzm 7:10

(#7-#11) Perisai
<04043>
bagiku
<05921>
adalah Allah
<0430>
, yang menyelamatkan
<03467>
orang-orang yang tulus
<03477>
hati
<03820>
;
TL ITL ©

SABDAweb Mzm 7:10

(7-11) Bahwa Allah
<0430>
itulah perisaiku
<04043>
, yang memeliharakan
<03467>
orang yang tulus
<03477>
hatinya
<03820>
.
HEBREW
bl
<03820>
yrsy
<03477>
eyswm
<03467>
Myhla
<0430>
le
<05921>
yngm
<04043>
(7:10)
<7:11>
[+] Bhs. Inggris

TB (1974) ©

SABDAweb Mzm 7:10

(7-11) Perisai z  bagiku adalah Allah, yang menyelamatkan orang-orang yang tulus hati 1 ; a 

TB+TSK (1974) ©

SABDAweb Mzm 7:10

(7-11) Perisai 1  bagiku adalah Allah, yang menyelamatkan 2  orang-orang yang tulus hati;

Catatan Full Life

Mzm 7:1-17 1

Nas : Mazm 7:2-18

Mazmur ini merupakan teladan bagi semua orang yang diperlakukan dengan tidak adil, difitnah atau diserang oleh orang-orang yang membenci mereka. Doa ini dapat dipakai untuk musuh terbesar kita yang berusaha seperti singa menerkam kita (ayat Mazm 7:3), yaitu Iblis dan setan-setan (Ef 6:11-12; 1Pet 5:8). Selalu tepat untuk berdoa mohon kelepasan dari yang jahat

(lihat cat. --> Mat 6:13).

[atau ref. Mat 6:13]


Mzm 7:10 2

Nas : Mazm 7:11

Roh Kudus mengajarkan bahwa orang benar dapat mengharapkan Allah untuk melepaskan dan menolong mereka pada masa kesusahan. Kita boleh memohon kepada Allah berlandaskan hati nurani yang jernih dan usaha yang sungguh-sungguh untuk memelihara ketulusan hati.

  1. 1) Kita dapat menyatakan integritas rohani kita di hadapan Allah dengan berdoa, "Hakimilah aku, Tuhan, apakah aku benar" (ayat Mazm 7:9; bd. Ayub 29:14). Pernyataan semacam itu bukan membenarkan diri jikalau diucapkan dari hati yang sungguh-sungguh, yang dimurnikan oleh kasih kepada Allah melalui iman (bd. 1Yoh 3:21; Yak 5:16).
  2. 2) Betapa berbahagianya untuk berdoa memohon pertolongan Allah dengan hati yang menyesal (pasal Mazm 6:1-11). Tetapi lebih baik lagi apabila kita dapat berdoa kepada Allah dengan hati nurani yang jernih dan pengetahuan bahwa kita tidak menyakiti seseorang dan telah berusaha dengan sungguh-sungguh untuk mengasihi Allah dengan segenap hati kita.
  3. 3) Perhatikan apa yang dikatakan oleh Rasul Paulus, "Sebab itu aku senantiasa berusaha untuk hidup dengan hati nurani yang murni di hadapan Allah dan manusia" (Kis 24:16; bd. 2Kor 1:12; 1Tim 1:5,19; 2Tim 1:3; 1Pet 3:21). Dan Yesus menegaskan "Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firman-Ku tinggal di dalam kamu, mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya" (Yoh 15:7).

[+] Bhs. Inggris



TIP #24: Gunakan Studi Kamus untuk mempelajari dan menyelidiki segala aspek dari 20,000+ istilah/kata. [SEMUA]
dibuat dalam 0.02 detik
dipersembahkan oleh YLSA