Versi Paralel Tafsiran/Catatan Analisa Kata ITL - draft

Mazmur 49:5

Konteks
TB (1974) ©

SABDAweb Mzm 49:5

(49-6) Mengapa aku takut d  pada hari-hari celaka pada waktu aku dikepung oleh kejahatan pengejar-pengejarku,

AYT (2018)

(49-6) Mengapa aku harus takut pada waktu-waktu kesusahan, ketika para pengejarku mengepung aku?

TL (1954) ©

SABDAweb Mzm 49:5

(49-6) Mengapa gerangan aku akan takut pada hari kesukaran, apabila jahat itu mengelilingi aku pada segala langkahku?

BIS (1985) ©

SABDAweb Mzm 49:5

(49-6) Aku tidak takut di waktu kesesakan, waktu aku dikepung oleh musuh yang jahat.

MILT (2008)

(49-6) Mengapa aku harus takut pada hari-hari yang jahat, ketika kejahatan penyergap-- penyergapku mengepung aku?

Shellabear 2011 (2011)

(49-6) Mengapa aku harus takut pada waktu kesusahan, ketika aku dikepung oleh kejahatan pengejar-pengejarku,

AVB (2015)

Mengapa aku harus takut dalam masa kesusahan, ketika kejahatan yang memburuku telah mengepungku –

[+] Bhs. Inggris
[+] Bhs. Indonesia
[+] Bhs. Suku
[+] Kuno

TB ITL ©

SABDAweb Mzm 49:5

(#49-#6) Mengapa
<04100>
aku takut
<03372>
pada hari-hari
<03117>
celaka
<07451>
pada waktu aku dikepung
<05437>
oleh kejahatan
<05771>
pengejar-pengejarku
<06120>
,
TL ITL ©

SABDAweb Mzm 49:5

(49-6) Mengapa
<04100>
gerangan aku akan takut
<03372>
pada hari
<03117>
kesukaran
<07451>
, apabila jahat
<05771>
itu mengelilingi
<05437>
aku pada segala langkahku
<06120>
?
HEBREW
ynbwoy
<05437>
ybqe
<06120>
Nwe
<05771>
er
<07451>
ymyb
<03117>
arya
<03372>
hml
<04100>
(49:5)
<49:6>
[+] Bhs. Inggris

TB (1974) ©

SABDAweb Mzm 49:5

(49-6) Mengapa aku takut d  pada hari-hari celaka pada waktu aku dikepung oleh kejahatan pengejar-pengejarku,

TB+TSK (1974) ©

SABDAweb Mzm 49:5

( 3 49-6) Mengapa aku takut 1  pada hari-hari 2  celaka pada waktu aku dikepung oleh kejahatan pengejar-pengejarku 4 ,

Catatan Full Life

Mzm 49:1-20 1

Nas : Mazm 49:2-21

Mazmur ini menekankan betapa sia-sianya mengandalkan kekayaan dan sifat sementara dari segala sesuatu yang bisa ditawarkan dunia ini. Pemazmur menyatakan bahwa orang yang hidupnya terdiri atas harta berlimpah-limpah dan kesenangan dan kemasyhuran duniawi (Mat 6:19-21; Luk 12:15), dan bukan mencari Allah dan kerajaan-Nya, akan musnah (ayat Mazm 49:13-15,17-18); pada pihak lain, orang yang hidup bagi Allah akan dibebaskan dari dunia orang mati (ayat Mazm 49:16;

lihat art. KEKAYAAN DAN KEMISKINAN).

[+] Bhs. Inggris



TIP #20: Untuk penyelidikan lebih dalam, silakan baca artikel-artikel terkait melalui Tab Artikel. [SEMUA]
dibuat dalam 0.03 detik
dipersembahkan oleh YLSA