Versi Paralel Tafsiran/Catatan Analisa Kata ITL - draft

Mazmur 35:1

Konteks
TB (1974) ©

SABDAweb Mzm 35:1

Dari Daud. Berbantahlah, k  TUHAN, melawan orang yang berbantah dengan aku, berperanglah l  melawan orang yang berperang melawan aku 1 !

AYT (2018)

Nyanyian Daud. Bantahlah, ya TUHAN, dengan mereka yang berbantah menyerang aku. Lawanlah mereka yang melawanku.

TL (1954) ©

SABDAweb Mzm 35:1

Mazmur Daud.

BIS (1985) ©

SABDAweb Mzm 35:1

Mazmur Daud. TUHAN, lawanlah orang yang melawan aku, perangilah orang yang memerangi aku.

MILT (2008)

Dari Daud. Ya TUHAN YAHWEH 03068, berbantahlah dengan mereka yang berbantah dengan aku, dan lawanlah mereka yang melawan aku.

Shellabear 2011 (2011)

Dari Daud. Ya ALLAH, berbantahlah melawan orang-orang yang berbantah dengan aku, dan perangilah orang-orang yang memerangi aku.

AVB (2015)

Mazmur Daud. Sokonglah perjuanganku, ya TUHAN, dengan orang yang memerangiku; lawanlah mereka yang melawanku.

[+] Bhs. Inggris
[+] Bhs. Indonesia
[+] Bhs. Suku
[+] Kuno

TB ITL ©

SABDAweb Mzm 35:1

Dari Daud
<01732>
. Berbantahlah
<07378>
, TUHAN
<03068>
, melawan orang yang berbantah
<03401>
dengan aku, berperanglah
<03898>
melawan orang yang berperang
<03898>
melawan aku!
TL ITL ©

SABDAweb Mzm 35:1

Mazmur
<03401>
Daud
<01732>
.
HEBREW
ymxl
<03898>
ta
<0853>
Mxl
<03898>
ybyry
<03401>
ta
<0853>
hwhy
<03068>
hbyr
<07378>
dwdl (35:1)
<01732>
[+] Bhs. Inggris

TB (1974) ©

SABDAweb Mzm 35:1

Dari Daud. Berbantahlah, k  TUHAN, melawan orang yang berbantah dengan aku, berperanglah l  melawan orang yang berperang melawan aku 1 !

TB+TSK (1974) ©

SABDAweb Mzm 35:1

Dari Daud. Berbantahlah 1 , TUHAN, melawan orang yang berbantah dengan aku, berperanglah 2  melawan orang yang berperang 2  melawan aku!

Catatan Full Life

Mzm 35:1 1

Nas : Mazm 35:1-38

Mazmur ini disebut mazmur kutukan yang artinya pemazmur berdoa agar Allah mendatangkan hukuman atas musuh-musuh umat-Nya dan menggulingkan orang fasik (lih. pasal Mazm 35:1-28; 69:1-37; 109:1-31; 137:1-9; dan Neh 6:14; 13:29; Yer 15:15; 17:18; Gal 5:12; 2Tim 4:14; Wahy 6:10). Walaupun orang percaya diperintahkan untuk mengampuni musuh-musuh mereka (Luk 23:34) dan mendoakan keselamatan mereka (Mat 5:39,44), akan tiba saatnya bila kita harus berdoa agar kejahatan dihentikan dan keadilan diberlakukan bagi mereka yang tidak bersalah. Kita harus amat memperhatikan korban-korban kekerasan, penindasan, dan kejahatan.

Selanjutnya dapat dikatakan mengenai mazmur kutukan ini:

  1. 1) Semuanya adalah doa memohon kelepasan dari ketidakadilan, kejahatan, dan penindasan. Orang percaya berhak untuk berdoa memohon perlindungan Allah dari orang jahat.
  2. 2) Mazmur-mazmur ini memohon kepada Allah untuk menjalankan keadilan dan mengirim hukuman kepada orang fasik yang sesuai dengan kejahatan mereka (lih. Mazm 28:4). Jikalau hukuman yang adil tidak dilaksanakan oleh Allah atau pemerintah manusiawi, kekerasan dan kekacauan akan memerintah dalam masyarakat (lih. Ul 25:1-3; Rom 13:3-4; 1Pet 2:13-14).
  3. 3) Ketika membaca doa-doa ini, perhatikan bahwa pemazmur tidak membalas dendam sendiri tetapi menyerahkannya kepada Allah (bd. Ul 32:35; Ams 20:22; Rom 12:19).
  4. 4) Mazmur-mazmur kutukan ini menunjuk kepada kebenaran bahwa apabila dosa orang jahat mencapai puncaknya, Tuhan di dalam kebenaran-Nya memang akan menghakimi dan membinasakan (lih. Kej 15:16; Im 18:24; Wahy 6:10,17).
  5. 5) Ingatlah bahwa doa-doa ini adalah kata-kata yang diilhamkan Roh Kudus (bd. 2Tim 3:16-17; 2Pet 1:19-21) dan bukan sekadar ungkapan keinginan pemazmur.
  6. 6) Sasaran utama dari doa-doa kutukan ini ialah melihat berakhirnya ketidakadilan dan kekejaman, kejahatan dimusnahkan, Iblis dikalahkan, kesalehan ditinggikan, kebenaran ditegakkan, dan Kerajaan Allah diwujudkan. Sasaran ini merupakan perhatian yang menonjol dalam PB. Kristus sendiri menyatakan bahwa orang percaya sejati boleh berdoa bagi pembenaran orang benar. Doa janda yang berbunyi, "belalah hakku melawan musuhku" (Luk 18:3) dijawab dengan pasti oleh Yesus bahwa Allah akan "membenarkan orang-orang pilihan-Nya yang siang malam berseru kepada-Nya" (Luk 18:7; bd. Wahy 6:9-10)
  7. 7) Orang percaya harus memelihara keseimbangan di antara dua prinsip alkitabiah:
    1. (a) keinginan untuk melihat semua orang mencapai pengenalan akan keselamatan dari Yesus Kristus (bd. 2Pet 3:9), dan
    2. (b) keinginan untuk melihat kejahatan dimusnahkan dan Kerajaan Allah menang. Kita harus dengan sungguh-sungguh berdoa bagi keselamatan orang yang hilang dan meratapi mereka yang menolak Injil; namun kita juga harus tahu bahwa kebenaran, kebaikan, dan kasih tidak akan pernah ditegakkan sesuai dengan maksud Allah sebelum kejahatan dimusnahkan dan Iblis serta pasukannya dikalahkan untuk selamanya

      (lih. Wahy 6:10,17; 19:1-21:27). Orang percaya yang setia harus

      berdoa, "Datanglah Tuhan Yesus" (Wahy 22:20) sebagai pemecahan terakhir yang menentukan dari Allah atas kejahatan di dalam dunia ini.

[+] Bhs. Inggris



TIP #09: Klik ikon untuk merubah tampilan teks alkitab dan catatan hanya seukuran layar atau memanjang. [SEMUA]
dibuat dalam 0.03 detik
dipersembahkan oleh YLSA