Versi Paralel Tafsiran/Catatan Analisa Kata ITL - draft

Mazmur 150:1

Konteks
TB (1974) ©

SABDAweb Mzm 150:1

Haleluya! o  Pujilah Allah 1  dalam tempat kudus-Nya! p  Pujilah Dia dalam cakrawala-Nya q  yang kuat!

AYT (2018)

Haleluya! Pujilah Allah di tempat kudus-Nya, pujilah Dia dalam cakrawala kekuatan-Nya!

TL (1954) ©

SABDAweb Mzm 150:1

Haleluyah! Pujilah akan Allah dalam makdis-Nya; pujilah akan Dia dalam bentangan kemuliaan-Nya!

BIS (1985) ©

SABDAweb Mzm 150:1

Pujilah TUHAN! Pujilah Allah di dalam Rumah-Nya! Pujilah kekuatan-Nya di angkasa!

MILT (2008)

Haleluya Halelu-YAH 03050! Pujilah Allah Elohim 0410 di tempat kudus-Nya; pujilah Dia di cakrawala kekuatan-Nya.

Shellabear 2011 (2011)

Pujilah ALLAH! Pujilah Allah dalam tempat suci-Nya, pujilah Dia dalam cakrawala kekuatan-Nya!

AVB (2015)

Pujilah Tuhan! Pujilah Allah di tempat suci-Nya; pujilah Dia dalam langit-Nya yang perkasa.

[+] Bhs. Inggris
[+] Bhs. Indonesia
[+] Bhs. Suku
[+] Kuno

TB ITL ©

SABDAweb Mzm 150:1

Haleluya
<03050> <01984>
! Pujilah
<01984>
Allah
<0410>
dalam tempat kudus-Nya
<06944>
! Pujilah
<01984>
Dia dalam cakrawala-Nya
<07549>
yang kuat
<05797>
!
TL ITL ©

SABDAweb Mzm 150:1

Haleluyah
<03050>
! Pujilah
<01984> <01984>
akan Allah
<0410>
dalam makdis-Nya
<06944>
; pujilah
<01984>
akan Dia dalam bentangan
<07549>
kemuliaan-Nya
<05797>
!
HEBREW
wze
<05797>
eyqrb
<07549>
whwllh
<01984>
wsdqb
<06944>
la
<0410>
wllh
<01984>
hy
<03050>
wllh (150:1)
<01984>
[+] Bhs. Inggris

TB (1974) ©

SABDAweb Mzm 150:1

Haleluya! o  Pujilah Allah 1  dalam tempat kudus-Nya! p  Pujilah Dia dalam cakrawala-Nya q  yang kuat!

TB+TSK (1974) ©

SABDAweb Mzm 150:1

Haleluya! Pujilah 1  Allah dalam tempat kudus-Nya 2 ! Pujilah Dia dalam cakrawala-Nya 3  yang kuat!

Catatan Full Life

Mzm 146:1--150:6 1

Nas : Mazm 146:1-150:6

Mazmur-mazmur ini yang diawali dan diakhiri dengan "Pujilah Tuhan" (Ibr. _Hallelu Yah_), membawa kitab ini kepada akhir yang cocok. Perhatikan bahwa orang Yahudi menyebut seluruh kitab ini Tehillim ("Puji-pujian"). Setiap kebaktian penyembahan harus mencakup pujian kepada Allah

(lihat art. PUJIAN).


Mzm 150:1 2

Nas : Mazm 150:1

Pujian yang benar kepada Allah tidak akan terbatas pada ruang ibadah saja (ayat Mazm 150:1-2,6). Kita dapat sungguh-sungguh memuji Allah hanya bila kita melihat kebesaran dan kebaikan-Nya, serta mengingat dan merenungkan segala sesuatu yang telah dilakukan oleh-Nya dalam penciptaan dan penebusan serta kehidupan pribadi kita. Dengan demikian pujian merupakan suatu tanggapan berkuasa dari hati yang mengungkapkan sukacita, ucapan syukur, dan kerinduan untuk bersekutu dengan Tuhan kita. Selain memuji Allah dengan nyanyian dan alat musik kita di tempat ibadah, kita dapat memuji Allah dengan hidup yang penuh kasih dan sukacita (1Yoh 4:19), dengan iman di dalam Kristus (Yoh 1:7), dengan kemenangan atas kuasa-kuasa Iblis (Ef 6:10-18), dengan kelaparan rohani untuk kerajaan dan kebenaran-Nya (Mat 6:33), dengan pengabdian kepada Firman-Nya (pasal Mazm 119:1-176), dengan kasih Allah yang dicurahkan ke dalam hati kita oleh Roh Kudus (Rom 5:5), dengan pemberitaan Injil-Nya (Rom 1:16), dan dengan pengharapan akan kedatangan-Nya kembali yang tidak lama lagi (Tit 2:13;

lihat art. PUJIAN).

[+] Bhs. Inggris



TIP #24: Gunakan Studi Kamus untuk mempelajari dan menyelidiki segala aspek dari 20,000+ istilah/kata. [SEMUA]
dibuat dalam 0.03 detik
dipersembahkan oleh YLSA