Versi Paralel Tafsiran/Catatan Analisa Kata ITL - draft

Mazmur 119:6

Konteks
TB (1974) ©

SABDAweb Mzm 119:6

Maka aku tidak akan mendapat malu, f  apabila aku mengamat-amati segala perintah-Mu 1 . g 

AYT (2018)

Karena itu, aku takkan dipermalukan, jika aku memperhatikan segala perintah-Mu.

TL (1954) ©

SABDAweb Mzm 119:6

Lalu tiada aku beroleh malu, apabila aku memperhatikan segala hukum-Mu.

BIS (1985) ©

SABDAweb Mzm 119:6

Jika aku memperhatikan semua perintah-Mu, maka aku tak akan dipermalukan.

MILT (2008)

Maka aku tidak akan malu, apabila aku memerhatikan semua perintah-Mu.

Shellabear 2011 (2011)

Maka aku tidak akan mendapat malu, apabila aku memperhatikan segala perintah-Mu.

AVB (2015)

Maka tidaklah aku malu apabila aku meneliti segala perintah-Mu.

[+] Bhs. Inggris
[+] Bhs. Indonesia
[+] Bhs. Suku
[+] Kuno

TB ITL ©

SABDAweb Mzm 119:6

Maka
<0227>
aku tidak
<03808>
akan mendapat malu
<0954>
, apabila aku mengamat-amati
<05027>
segala
<03605>
perintah-Mu
<04687>
.

[<0413>]
TL ITL ©

SABDAweb Mzm 119:6

Lalu
<0227>
tiada
<03808>
aku beroleh malu
<0954>
, apabila aku memperhatikan
<05027>
segala
<03605>
hukum-Mu
<04687>
.
HEBREW
Kytwum
<04687>
lk
<03605>
la
<0413>
yjybhb
<05027>
swba
<0954>
al
<03808>
za (119:6)
<0227>
[+] Bhs. Inggris

TB (1974) ©

SABDAweb Mzm 119:6

Maka aku tidak akan mendapat malu, f  apabila aku mengamat-amati segala perintah-Mu 1 . g 

TB+TSK (1974) ©

SABDAweb Mzm 119:6

Maka aku tidak akan mendapat malu 1 , apabila aku mengamat-amati 2  segala perintah-Mu.

Catatan Full Life

Mzm 113:1--119:28 1

Nas : Mazm 113:1-118:29

Mazmur-mazmur ini dipakai oleh orang Yahudi pada perayaan Paskah setiap tahun. Dua mazmur pertama dinyanyikan sebelum perjamuan Paskah, sisanya setelah perjamuan. Dengan demikian ini mungkin adalah nyanyian terakhir yang dinyanyikan Yesus Kristus sebelum kematian-Nya. Karena mazmur-mazmur ini dimulai dalam bahasa Ibrani dengan kata "_Halelu Yah_" (Mazm 113:1), maka orang Yahudi menyebutnya "_Hallel_ (Pujian)".


Mzm 119:1-176 2

Nas : Mazm 119:1-176

Mazmur ini mengungkapkan kasih yang agung untuk firman Allah yang tertulis. Firman Allah disebutnya sebagai janji, perintah, pedoman, kesaksian, ajaran, hikmat, kebenaran, keadilan, dan teguran. Firman Allah disajikan sebagai penghiburan, perlindungan, harta, patokan hidup, kebahagiaan hati dan jiwa, dan sumber jawaban segala kebutuhan.

  1. 1) Pemazmur mengungkapkan kasih yang mendalam bagi Allah dengan membaca, merenungkan, dan mendoakan Firman-Nya. Ia mengajarkan bahwa kita akan bertumbuh dalam kasih karunia dan kebenaran hanya bila kasih akan Firman itu bertumbuh dalam diri kita.
  2. 2) Mazmur ini disebut sebagai akrostik abjad karena ke-22 baitnya (atau alinea) yang terdiri dari delapan ayat masing-masing cocok dengan ke-22 huruf abjad Ibrani. Setiap ayat dari setiap alinea dimulai dengan huruf yang dipakai untuk bait itu.


Mzm 119:6 3

Nas : Mazm 119:6

Perintah-perintah Allah (Ibr. _miswot_) mengacu kepada peraturan dan ketetapan yang mengungkapkan kekuasaan Allah serta kehendak-Nya bagi umat-Nya yang seharusnya ditaati.

[+] Bhs. Inggris



TIP #29: Klik ikon untuk merubah popup menjadi mode sticky, untuk merubah mode sticky menjadi mode popup kembali. [SEMUA]
dibuat dalam 0.03 detik
dipersembahkan oleh YLSA