Lukas 22:44 
Konteks| TB (1974) © SABDAweb Luk 22:44 |
Ia sangat ketakutan dan makin bersungguh-sungguh berdoa. Peluh-Nya menjadi seperti titik-titik darah 1 yang bertetesan ke tanah. |
| BIS (1985) © SABDAweb Luk 22:44 |
Yesus sangat menderita secara batin sehingga Ia makin sungguh-sungguh berdoa. Keringat-Nya seperti darah menetes ke tanah.) |
| TL (1954) © SABDAweb Luk 22:44 |
Maka di dalam ketakutan yang amat sangat, makin bersungguh-sungguh hati Ia berdoa, sehingga peluh-Nya menjadi seperti darah menitik ke bumi. |
| MILT (2008) | Dan ketika berada dalam penderitaan yang mendalam, Dia semakin bersungguh-sungguh berdoa. Dan peluh-Nya menjadi seperti titik-titik darah yang jatuh ke tanah. |
| WBTC Draft (2006) © SABDAweb Luk 22:44 |
Yesus penuh dengan rasa sakit. Ia berjuang dalam doa. Keringat-Nya tampak seperti darah jatuh ke tanah. |
| KSI (2000) © SABDAweb Luk 22:44 |
Isa merasa sangat gelisah dan takut. Oleh karena itu, Ia berdoa lebih sungguh-sungguh. Peluh-Nya menjadi seperti titik-titik darah yang menetes ke tanah. |
| FAYH (1989) © SABDAweb Luk 22:44 |
sebab Ia berada di dalam penderitaan batin yang demikian rupa, sehingga sementara Ia berdoa dengan lebih tekun, Ia mengeluarkan keringat darah yang menetes ke tanah. |
| ENDE (1969) © SABDAweb Luk 22:44 |
Dan karena gelisah hatiNja bertambah hebat, Ia mulai berdoa dengan lebih mendesak, sehingga peluhNja mendjadi sebagai titik-titik darah jang bertetesan ketanah. |
| Shellabear Draft (1912) © SABDAweb Luk 22:44 |
Sedang ia dalam sengsara, maka ia meminta doa dengan lebih bertekun; maka peluhnya pun menjadi seperti titik-titik darah gugur ke bumi. |
| Melayu BABA (1913) © SABDAweb Luk 22:44 |
Dan waktu dia ada dalam sngsara, dia minta do'a dngan lbeh tkun: dan dia punya ploh jadi sperti titek-titek darah mnitek di tanah. |
| Klinkert 1879 (1879) © SABDAweb Luk 22:44 |
Maka dalam sangsara jang besar itoe makin radjin ija meminta-doa dan peloehnja pon mendjadi saperti titik-titik darah jang besar berhamboeran kaboemi. |
| Klinkert 1863 (1863) © SABDAweb Luk 22:44 |
{Yoh 12:27; Ibr 5:7} Maka dalem sangsara jang besar itoe mangkin radjin Toehan meminta doa. Maka kringetnja djadi saperti titik-titik darah, jang djatoh diboemi. |
| Leydekker Draft (1733) © SABDAweb Luk 22:44 |
Dan sedang 'ija kene parang pajah, maka makin radjin munadjatlah 'ija. Maka pelohnja djadilah saperij titikh 2 darah kantal, jang malileh turon kabumi. |
[+] Bhs. Inggris
[+] Bhs. Indonesia
[+] Bhs. Suku
|
|
| TB ITL © SABDAweb Luk 22:44 |
|
| TL ITL © SABDAweb Luk 22:44 |
|
| GREEK | |
![]() [+] Bhs. Inggris | |
| TB (1974) © SABDAweb Luk 22:44 |
Ia sangat ketakutan dan makin bersungguh-sungguh berdoa. Peluh-Nya menjadi seperti titik-titik darah 1 yang bertetesan ke tanah. |
| TB+TSK (1974) © SABDAweb Luk 22:44 |
Ia sangat ketakutan dan makin bersungguh-sungguh berdoa. Peluh-Nya 2 menjadi 1 seperti titik-titik darah yang bertetesan ke tanah. |
| Catatan Full Life |
Luk 22:44 1 Nas : Luk 22:44 Keterangan mengenai sepuluh tahap penderitaan Kristus untuk mengerjakan penebusan, terdapat dalam lihat cat. --> Mat 26:37 dst. [atau ref. Mat 26:37] |
![]() [+] Bhs. Inggris | |

