Versi Paralel Tafsiran/Catatan Analisa Kata ITL - draft

Lukas 22:30

Konteks
TB (1974) ©

SABDAweb Luk 22:30

bahwa kamu akan makan dan minum semeja dengan Aku di dalam Kerajaan-Ku m  dan kamu akan duduk di atas takhta untuk menghakimi kedua belas suku Israel. n 

AYT (2018)

supaya kamu dapat makan dan minum semeja dengan-Ku dalam Kerajaan-Ku. Dan, kamu akan duduk di atas takhta untuk menghakimi kedua belas suku Israel."

TL (1954) ©

SABDAweb Luk 22:30

supaya kamu makan minum semeja dengan Aku di dalam kerajaan-Ku, dan kamu duduk di atas takhta menghakimkan dua belas suku bangsa Israel."

BIS (1985) ©

SABDAweb Luk 22:30

Dengan demikian kalian boleh turut bersenang-senang dengan Aku pada waktu Aku menjadi Raja. Dan kalian akan duduk di atas dua belas takhta untuk memerintah kedua belas suku bangsa Israel."

MILT (2008)

supaya kamu dapat makan dan minum pada meja-Ku di dalam kerajaan-Ku dan kamu akan duduk di atas takhta untuk menghakimi kedua belas suku Israel."

Shellabear 2011 (2011)

Kamu akan duduk makan dan minum semeja dengan Aku dalam kerajaan-Ku. Kamu juga akan duduk di atas takhta-takhta untuk menghakimi kedua belas suku bani Israil."

AVB (2015)

Kamu akan makan dan minum di meja-Ku dalam kerajaan-Ku dan kamu akan duduk di atas takhta untuk menghakimi dua belas suku Israel.”

[+] Bhs. Inggris
[+] Bhs. Indonesia
[+] Bhs. Suku
[+] Kuno

TB ITL ©

SABDAweb Luk 22:30

bahwa
<2443>
kamu akan makan
<2068>
dan
<2532>
minum
<4095>
semeja
<5132>
dengan Aku
<3450>
di dalam
<1722>
Kerajaan-Ku
<932> <3450>
dan
<2532>
kamu akan duduk
<2521>
di atas
<1909>
takhta
<2362>
untuk menghakimi
<2919>
kedua belas
<1427>
suku
<5443>
Israel
<2474>
.

[<1909>]
TL ITL ©

SABDAweb Luk 22:30

supaya
<2443>
kamu makan
<2068>
minum
<4095>
semeja
<5132>
dengan Aku
<3450>
di
<1722>
dalam kerajaan-Ku
<932>
, dan
<2532>
kamu duduk
<2521>
di atas
<1909>
takhta
<2362>
menghakimkan
<2919>
dua belas
<1427>
suku
<5443>
bangsa Israel
<2474>
."
AYT ITL
supaya
<2443>
kamu dapat makan
<2068>
dan
<2532>
minum
<4095>
semeja
<5132>
dengan-Ku
<1909> <3450>
dalam
<1722>
Kerajaan-Ku
<932> <3450>
. Dan
<2532>
, kamu akan duduk
<2521>
di atas
<1909>
takhta
<2362>
untuk menghakimi
<2919>
kedua belas
<1427>
suku
<5443>
Israel
<2474>
.”

[<3588> <3588> <3588> <3588>]
GREEK
ina
<2443>
CONJ
esyhte
<2068> (5725)
V-PAS-2P
kai
<2532>
CONJ
pinhte
<4095> (5725)
V-PAS-2P
epi
<1909>
PREP
thv
<3588>
T-GSF
trapezhv
<5132>
N-GSF
mou
<3450>
P-1GS
en
<1722>
PREP
th
<3588>
T-DSF
basileia
<932>
N-DSF
mou
<3450>
P-1GS
kai
<2532>
CONJ
kayhsye
<2521> (5736)
V-PNI-2P
epi
<1909>
PREP
yronwn
<2362>
N-GPM
tav
<3588>
T-APF
dwdeka
<1427>
A-NUI
fulav
<5443>
N-APF
krinontev
<2919> (5723)
V-PAP-NPM
tou
<3588>
T-GSM
israhl
<2474>
N-PRI
[+] Bhs. Inggris

TB (1974) ©

SABDAweb Luk 22:30

bahwa kamu akan makan dan minum semeja dengan Aku di dalam Kerajaan-Ku m  dan kamu akan duduk di atas takhta untuk menghakimi kedua belas suku Israel. n 

TB+TSK (1974) ©

SABDAweb Luk 22:30

bahwa kamu akan makan 1  dan 2  minum semeja dengan Aku di dalam Kerajaan-Ku dan 2  kamu akan duduk di atas takhta untuk menghakimi kedua belas suku Israel.

Catatan Full Life

Luk 22:24-30 1

Nas : Luk 22:24-30

Kebesaran yang sejati menyangkut roh dalam batin dan hati. Sifat itu terlihat dalam hidup seseorang yang menampakkan kasihnya bagi Kristus dalam kerendahan hati yang tulus (Fili 2:3), dalam kerinduan untuk melayani Allah dan sesama manusia, dan dalam kerelaan untuk dipandang sebagai yang paling tidak penting di dalam Kerajaan Allah.

  1. 1) Kita harus memahami bahwa kebesaran itu bukanlah kedudukan, jabatan, kepemimpinan, kuasa, pengaruh, gelar pendidikan, ketenaran, kemampuan, prestasi atau keberhasilan yang besar. Itu bukanlah apa yang kita kerjakan bagi Allah, tetapi keadaan rohani kita di hadapan Dia (ayat Luk 22:25-27; Mat 18:3-4; 20:25-28).
  2. 2) Kebesaran yang sejati menuntut agar kita menjadi besar dalam hal-hal yang benar. Kita perlu belajar untuk menjadi besar di dalam iman, kerendahan hati, watak yang saleh, hikmat, penguasaan diri, kesabaran, dan kasih (Gal 5:22-23). Itu berarti memiliki kebesaran Kristus yang "mencintai keadilan dan membenci kefasikan" (Ibr 1:9).
  3. 3) Kebesaran yang sejati menyangkut kasih yang sepenuh hati dan penyerahan diri kepada Allah. Itu menuntut untuk terus mengabdi dan setia di manapun Allah memutuskan untuk menempatkan kita. Karena itu, dalam pandangan Allah, yang terbesar di dalam Kerajaan-Nya adalah mereka yang memiliki kasih yang terbesar bagi Dia dan komitmen kepada Firman yang dinyatakan (Luk 21:3; Rom 12:1-2).
  4. 4) Pengabdian diri akan meningkatkan hasil-hasil kita dalam pekerjaan Allah, namun hanya pada tempat di mana Allah telah menempatkan saudara dan di lingkungan karunia-karunia yang telah di berikan-Nya kepada saudara (Rom 12:3-8; 1Kor 12:1-31).

[+] Bhs. Inggris



TIP #21: Untuk mempelajari Sejarah/Latar Belakang kitab/pasal Alkitab, gunakan Boks Temuan pada Tampilan Alkitab. [SEMUA]
dibuat dalam 0.02 detik
dipersembahkan oleh YLSA