Versi Paralel Tafsiran/Catatan Analisa Kata ITL - draft

Kejadian 6:6

Konteks
TB (1974) ©

SABDAweb Kej 6:6

maka menyesallah d  TUHAN 1 , bahwa Ia telah menjadikan manusia di bumi, dan hal itu memilukan hati-Nya.

AYT

TUHAN menyesal telah menciptakan manusia di bumi, dan hal itu menyakitkan hati-Nya.

TL (1954) ©

SABDAweb Kej 6:6

Maka bersesallah Tuhan sebab telah dijadikannya manusia di atas bumi, maka ia itu mendukacitakan hati-Nya.

BIS (1985) ©

SABDAweb Kej 6:6

Ia pun menyesal telah menjadikan mereka dan menempatkan mereka di bumi. Ia begitu kecewa,

MILT (2008)

dan TUHAN YAHWEH 03068 menyesal bahwa Dia telah menjadikan manusia di bumi, dan hal itu telah memilukan hati-Nya.

[+] Bhs. Inggris
[+] Bhs. Indonesia
[+] Bhs. Suku
[+] Kuno

TB ITL ©

SABDAweb Kej 6:6

maka menyesallah
<05162>
TUHAN
<03068>
, bahwa
<03588>
Ia telah menjadikan
<06213>
manusia
<0120>
di bumi
<0776>
, dan hal itu memilukan
<06087>
hati-Nya
<03820>
.

[<0413>]
TL ITL ©

SABDAweb Kej 6:6

Maka bersesallah
<05162>
Tuhan
<03068>
sebab
<03588>
telah dijadikannya
<06213>
manusia
<0120>
di atas bumi
<0776>
, maka ia itu mendukacitakan
<06087>
hati-Nya
<03820>
.
HEBREW
wbl
<03820>
la
<0413>
buetyw
<06087>
Urab
<0776>
Mdah
<0120>
ta
<0853>
hve
<06213>
yk
<03588>
hwhy
<03068>
Mxnyw (6:6)
<05162>
[+] Bhs. Inggris

TB (1974) ©

SABDAweb Kej 6:6

maka menyesallah d  TUHAN 1 , bahwa Ia telah menjadikan manusia di bumi, dan hal itu memilukan hati-Nya.

TB+TSK (1974) ©

SABDAweb Kej 6:6

maka menyesallah 1  TUHAN, bahwa Ia telah menjadikan manusia di bumi, dan hal itu memilukan 2  hati-Nya.

Catatan Full Life

Kej 6:6 1

Nas : Kej 6:6

Allah dinyatakan dalam pasal-pasal awal Alkitab ini sebagai Allah yang menangani orang secara pribadi dan sanggup menyatakan perasaan, kekecewaan, dan reaksi terhadap dosa yang disengaja dan pemberontakan manusia.

  1. 1) Istilah "menyesal" menunjukkan bahwa akibat dosa umat manusia yang menyedihkan itu, sikap Allah terhadap manusia berubah; sikap kemurahan dan sabar berubah menjadi hukuman.
  2. 2) Sekalipun keberadaan, sifat, dan maksud-maksud utama Allah tidak berubah (1Sam 15:29; Yak 1:17), Ia tetap terbuka dan tanggap dalam urusan-Nya dengan manusia. Allah dapat mengubah perasaan, sikap, tindakan, dan pikiran-Nya sesuai dengan tanggapan yang berubah terhadap kehendak-Nya (bd. Kel 32:14; 2Sam 24:16; Yer 18:7,8; 26:3,13,19; Yeh 18:1-32; Yun 3:10).
  3. 3) Penyataan ini mengenai Allah sebagai Allah yang dapat merasakan penyesalan dan kesedihan menunjukkan bahwa Allah berada dalam hubungan yang pribadi dan intim dengan ciptaan-Nya. Dia memiliki kasih yang mendalam bagi umat manusia dan perhatian ilahi terhadap persoalan mereka (Mazm 139:7-18).

[+] Bhs. Inggris



TIP #28: Arahkan mouse pada tautan catatan yang terdapat pada teks alkitab untuk melihat catatan ayat tersebut dalam popup. [SEMUA]
dibuat dalam 0.02 detik
dipersembahkan oleh YLSA