Versi Paralel Tafsiran/Catatan Analisa Kata ITL - draft

Ayub 31:2

Konteks
TB (1974) ©

SABDAweb Ayb 31:2

Karena bagian n  apakah yang ditentukan Allah dari atas, milik pusaka apakah yang ditetapkan Yang Mahakuasa dari tempat yang tinggi? o 

AYT (2018)

Apa yang akan menjadi bagianku dari Allah yang di atas, atau milik pusakaku dari Yang Mahakuasa di tempat tinggi?

TL (1954) ©

SABDAweb Ayb 31:2

karena jikalau begitu, apakah bahagianku dari pada Allah yang di atas, atau barangku pusaka dari pada Yang Mahatinggi?

BIS (1985) ©

SABDAweb Ayb 31:2

Apakah yang dilakukan Allah terhadap kita? Bagaimanakah dibalas-Nya perbuatan manusia?

MILT (2008)

Untuk apakah bagian dari Allah Elohim 0433 di atas? Dan apakah warisan dari Yang Mahakuasa di tempat yang tinggi?

Shellabear 2011 (2011)

Apakah bagianku dari Allah di atas, atau milik pusakaku dari Yang Mahakuasa di tempat yang tinggi?

AVB (2015)

Apakah bahagianku daripada Allah di atas, atau harta pusakaku daripada Yang Maha Kuasa di tempat yang tinggi?

[+] Bhs. Inggris
[+] Bhs. Indonesia
[+] Bhs. Suku
[+] Kuno

TB ITL ©

SABDAweb Ayb 31:2

Karena bagian apakah
<04100>
yang ditentukan
<02506>
Allah
<0433>
dari atas
<04605>
, milik pusaka
<05159>
apakah yang ditetapkan Yang Mahakuasa
<07706>
dari tempat yang tinggi
<04791>
?
TL ITL ©

SABDAweb Ayb 31:2

karena jikalau begitu, apakah
<04100>
bahagianku
<02506>
dari pada Allah
<0433>
yang di atas
<04605>
, atau barangku pusaka
<05159>
dari pada Yang
<07706>
Mahatinggi
<04791>
?
HEBREW
Mymrmm
<04791>
yds
<07706>
tlxnw
<05159>
lemm
<04605>
hwla
<0433>
qlx
<02506>
hmw (31:2)
<04100>
[+] Bhs. Inggris

TB (1974) ©

SABDAweb Ayb 31:2

Karena bagian n  apakah yang ditentukan Allah dari atas, milik pusaka apakah yang ditetapkan Yang Mahakuasa dari tempat yang tinggi? o 

TB+TSK (1974) ©

SABDAweb Ayb 31:2

1 Karena bagian apakah yang ditentukan Allah dari atas, milik pusaka apakah yang ditetapkan Yang Mahakuasa dari tempat yang tinggi?

Catatan Full Life

Ayb 31:1-34 1

Nas : Ayub 31:1-34

Di bagian ini Ayub meninjau integritas rohaninya yang teguh, kesetiaannya pada Allah dan jalan-jalan-Nya, serta kebaikannya kepada orang lain.

  1. 1) Pernyataan Ayub mengenai karya penebusan Allah di dalam dirinya mencakup semua aspek kehidupan. Ayub berbicara tentang ketidaksalahannya dalam hal dosa yang dilakukan di dalam hati, termasuk nafsu seksual dan pikiran kotor (ayat Ayub 31:1-4), berdusta dan berbohong untuk memperoleh untung (ayat Ayub 31:5-8), dan ketidaksetiaan dalam perkawinan (ayat Ayub 31:9-12). Dia menyatakan perlakuannya yang adil terhadap anak buahnya (ayat Ayub 31:13-15) dan perhatiannya terhadap yang miskin dan melarat (ayat Ayub 31:16-23). Ia bersikeras bahwa dirinya bebas dari keserakahan (ayat Ayub 31:24-25), penyembahan berhala (ayat Ayub 31:26-28), balas dendam (ayat Ayub 31:29-32), dan kemunafikan (ayat Ayub 31:33-34).
  2. 2) Tabiat moral dan kemurnian hati dan hidup yang diuraikan di sini merupakan contoh yang baik bagi setiap orang percaya. Hidup saleh yang dijalankan Ayub pada zaman pra-perjanjian baru dapat dialami dengan berkelimpahan oleh semua orang percaya di dalam Kristus, melalui kuasa penyelamatan dari kematian dan kebangkitan-Nya (Rom 8:1-17; Gal 2:20).

[+] Bhs. Inggris



TIP #20: Untuk penyelidikan lebih dalam, silakan baca artikel-artikel terkait melalui Tab Artikel. [SEMUA]
dibuat dalam 0.02 detik
dipersembahkan oleh YLSA