Versi Paralel Tafsiran/Catatan Analisa Kata ITL - draft

Ayub 27:4

Konteks
TB (1974) ©

SABDAweb Ayb 27:4

maka bibirku sungguh-sungguh tidak akan mengucapkan kecurangan 1 , dan lidahku tidak akan melahirkan tipu daya. x 

AYT (2018)

bibirku tidak akan mengucapkan hal yang tidak benar, dan lidahku tidak akan mengucapkan kebohongan.

TL (1954) ©

SABDAweb Ayb 27:4

bibir mulutku tiada akan mengatakan barang yang tiada benar dan lidahkupun tiada akan berkata-kata dusta!

BIS (1985) ©

SABDAweb Ayb 27:4

bibirku tak akan menyebut kata dusta, lidahku tak akan mengucapkan tipu daya.

MILT (2008)

bibirku tidak akan mengucapkan kejahatan dan lidahku tidak akan menggumamkan kebohongan.

Shellabear 2011 (2011)

bibirku tak akan mengatakan kezaliman dan lidahku tak akan menggumamkan tipuan.

AVB (2015)

bibirku tidak akan mengatakan kezaliman dan lidahku tidak akan mengungkapkan penipuan;

[+] Bhs. Inggris
[+] Bhs. Indonesia
[+] Bhs. Suku
[+] Kuno

TB ITL ©

SABDAweb Ayb 27:4

maka bibirku
<08193>
sungguh-sungguh
<0518>
tidak akan mengucapkan
<01696>
kecurangan
<05766>
, dan lidahku
<03956>
tidak
<0518>
akan melahirkan
<01897>
tipu daya
<07423>
.
TL ITL ©

SABDAweb Ayb 27:4

bibir mulutku
<08193>
tiada
<0518>
akan mengatakan
<01696>
barang yang tiada benar
<05766>
dan lidahkupun
<03956>
tiada
<0518>
akan berkata-kata
<01897>
dusta
<07423>
!
HEBREW
hymr
<07423>
hghy
<01897>
Ma
<0518>
ynwslw
<03956>
hlwe
<05766>
ytpv
<08193>
hnrbdt
<01696>
Ma (27:4)
<0518>
[+] Bhs. Inggris

TB (1974) ©

SABDAweb Ayb 27:4

maka bibirku sungguh-sungguh tidak akan mengucapkan kecurangan 1 , dan lidahku tidak akan melahirkan tipu daya. x 

TB+TSK (1974) ©

SABDAweb Ayb 27:4

1 maka bibirku sungguh-sungguh tidak akan mengucapkan kecurangan, dan lidahku tidak akan melahirkan tipu daya.

Catatan Full Life

Ayb 27:4 1

Nas : Ayub 27:4

Ayub adalah salah satu teladan terbesar mengenai hal ketabahan dalam keyakinan, kesetiaan kepada kebenaran dan ketekunan di dalam iman (lih. Yak 5:11). Tekadnya yang tidak menyimpang untuk mempertahankan integritasnya dan tetap setia kepada Allah tidak ada bandingannya di dalam sejarah keselamatan orang percaya. Pencobaan, penderitaan atau kebungkaman Allah tidak dapat mengubah kesetiaannya kepada Allah dan sabda-Nya (bd. Yes 45:21). Dia menolak untuk mengutuk Allah dan mati (bd. Ayub 2:9).

  1. 1) Demikian pula, orang percaya PB harus mengabdi kepada satu cara hidup sepanjang mengalami pencobaan, kesusahan, atau hari-hari yang gelap di dalam hidup ini. Dengan sangat yakin mereka harus berani bertekun dalam iman, tetap teguh hingga akhir (Kol 1:23); mereka tidak boleh menyerah selama hidup ini, berpegang erat dengan tulus hati pada firman dan kasih Allah. Mereka selalu harus berusaha memelihara hati nurani mereka murni di hadapan Allah dan sesama (Kis 24:16; bd. Kis 23:1; 1Kor 4:4; 2Tim 1:3; 1Yoh 3:21).
  2. 2) Keputusan untuk tetap setia kepada Allah dan bertahan dalam iman, pengharapan, dan kasih merupakan kewajiban bagi orang percaya (Ibr 3:14; 10:35-39; Yud 1:21). Melakukan hal ini akan melindungi mereka terhadap kandasnya iman ketika sedang menghadapi penganiayaan, pencobaan, dan serangan Iblis yang berat (1Tim 1:18-20; bd. 1Tim 6:11-14; 2Tim 4:5-8; lih. Fili 3:8-16).
  3. 3) Pada pihak-Nya, Allah menjanjikan kuasa-Nya sebagai pelindung umat-Nya yang setia dan menjaga mereka dalam kasih karunia-Nya supaya mereka dapat memperoleh "keselamatan yang telah tersedia untuk dinyatakan pada zaman akhir"

    (lihat cat. --> 1Pet 1:5).

    [atau ref. 1Pet 1:5]

[+] Bhs. Inggris



TIP #01: Selamat Datang di Antarmuka dan Sistem Belajar Alkitab SABDA™!! [SEMUA]
dibuat dalam 0.02 detik
dipersembahkan oleh YLSA