Versi Paralel Tafsiran/Catatan Analisa Kata ITL - draft

Ayub 22:27

Konteks
TB (1974) ©

SABDAweb Ayb 22:27

Jikalau engkau berdoa kepada-Nya, o  Ia akan mengabulkan doamu, p  dan engkau akan membayar nazarmu. q 

AYT (2018)

Kamu akan berdoa kepada-Nya, dan Dia akan mendengarmu, dan kamu akan membayar nazar-nazarmu.

TL (1954) ©

SABDAweb Ayb 22:27

Engkau akan meminta doa kepada-Nya dengan tulus hatimu dan Iapun akan mendengar doamu dan engkau akan menyampaikan segala nazarmu.

BIS (1985) ©

SABDAweb Ayb 22:27

Bila engkau berdoa, Ia akan menjawabmu, dan engkau dapat menepati segala janjimu.

MILT (2008)

Engkau akan berdoa kepada Dia, dan Dia akan mendengar engkau, dan engkau akan membayar nazar-nazarmu.

Shellabear 2011 (2011)

Engkau akan berdoa kepada-Nya dan Ia akan mendengarkanmu, engkau akan membayar nazarmu.

AVB (2015)

Engkau akan berdoa kepada-Nya dan Dia akan mendengar kamu, engkau akan membayar nazarmu.

[+] Bhs. Inggris
[+] Bhs. Indonesia
[+] Bhs. Suku
[+] Kuno

TB ITL ©

SABDAweb Ayb 22:27

Jikalau engkau berdoa
<06279>
kepada-Nya
<0413>
, Ia akan mengabulkan
<08085>
doamu, dan engkau akan membayar
<07999>
nazarmu
<05088>
.
TL ITL ©

SABDAweb Ayb 22:27

Engkau akan meminta
<06279>
doa kepada-Nya
<0413>
dengan tulus hatimu dan Iapun akan mendengar
<08085>
doamu dan engkau akan menyampaikan
<07999>
segala nazarmu
<05088>
.
HEBREW
Mlst
<07999>
Kyrdnw
<05088>
Kemsyw
<08085>
wyla
<0413>
rytet (22:27)
<06279>
[+] Bhs. Inggris

TB (1974) ©

SABDAweb Ayb 22:27

Jikalau engkau berdoa kepada-Nya, o  Ia akan mengabulkan doamu, p  dan engkau akan membayar nazarmu. q 

TB+TSK (1974) ©

SABDAweb Ayb 22:27

Jikalau engkau berdoa 1  kepada-Nya, Ia akan mengabulkan doamu, dan engkau akan membayar nazarmu 2 .

Catatan Full Life

Ayb 22:21-30 1

Nas : Ayub 22:21-30

Elifas menghimbau Ayub dengan doktrin pertobatan yang tradisional namun terlalu sederhana: jikalau Ayub bersedia kembali kepada Allah, menerima instruksi dari firman-Nya, merendahkan diri dan menghapus dosa dari hidupnya, dan meninggalkan ketergantungannya pada hal-hal dunia serta bersukacita di dalam Yang Mahakuasa, maka dengan sendirinya Allah akan membebaskannya dari semua kesulitan, doa-doanya akan didengar, dan keberhasilan akan mengikuti semua usahanya. Akan tetapi, Elifas bersalah dalam tiga hal.

  1. 1) Pertobatan dan keselamatan tidak selalu menghasilkan kemakmuran jasmaniah dan materiel. Kadang-kadang orang beriman, justru karena kesetiaannya "menderita kekurangan, kesesakan, dan siksaan" (Ibr 11:37); sekalipun mereka mempercayai janji-janji Allah, namun saat ini mereka "tidak memperoleh apa yang dijanjikan itu" (Ibr 11:39).
  2. 2) Ketika menasihati Ayub untuk bertobat supaya memperoleh kembali kesehatan dan kemakmurannya, Elifas dengan tidak sengaja berpihak kepada Iblis dan tuduhan-tuduhannya menentang Ayub dan Allah. Iblis sebelumnya sudah menuduh Ayub melayani Allah hanya karena apa yang dapat diperoleh daripada-Nya (Ayub 1:9-11). Perhatikan bahwa jikalau Ayub bertobat karena dosa yang terduga supaya memperoleh berkat Allah, maka dia memang layak dituduh melayani Allah hanya demi keuntungan pribadi.
  3. 3) Walaupun perkataan Elifas dengan fasik mengungkapkan pentingnya pertobatan, perkataan itu diucapkan dengan motivasi yang salah. Sama sekali tidak ada simpati di dalam hatinya terhadap penderitaan Ayub. Kegagalan Elifas menunjukkan bahwa amanat pertobatan yang dialamatkan kepada yang lemah dan menderita harus disertai kata-kata penghiburan dan belas kasihan.

[+] Bhs. Inggris



TIP #29: Klik ikon untuk merubah popup menjadi mode sticky, untuk merubah mode sticky menjadi mode popup kembali. [SEMUA]
dibuat dalam 0.02 detik
dipersembahkan oleh YLSA