Versi Paralel Tafsiran/Catatan Analisa Kata ITL - draft

Ayub 1:20

Konteks
TB (1974) ©

SABDAweb Ayb 1:20

Maka berdirilah Ayub, lalu mengoyak jubahnya, s  dan mencukur kepalanya, t  kemudian sujudlah ia dan menyembah 1 , u 

AYT

Lalu, Ayub berdiri, merobek jubahnya, dan mencukur kepalanya. Kemudian, dia jatuh ke tanah, dan menyembah,

TL (1954) ©

SABDAweb Ayb 1:20

Maka pada masa itu bangkitlah Ayub berdiri, dikoyak-koyakkannya baju selimutnya dan dicukurnya rambut kepalanya, lalu sujudlah ia dan meminta doa,

BIS (1985) ©

SABDAweb Ayb 1:20

Lalu berdirilah Ayub dan merobek pakaiannya tanda berdukacita. Ia mencukur kepalanya, lalu sujud

MILT (2008)

Maka Ayub bangkit dan mengoyakkan jubahnya, serta mencukur kepalanya. Dan dia menjatuhkan diri dan menyembah.

[+] Bhs. Inggris
[+] Bhs. Indonesia
[+] Bhs. Suku
[+] Kuno

TB ITL ©

SABDAweb Ayb 1:20

Maka berdirilah
<06965>
Ayub
<0347>
, lalu mengoyak
<07167>
jubahnya
<04598>
, dan mencukur
<01494>
kepalanya
<07218>
, kemudian sujudlah
<05307>
ia dan menyembah
<07812>
,

[<0776>]
TL ITL ©

SABDAweb Ayb 1:20

Maka pada masa itu bangkitlah
<06965>
Ayub
<0347>
berdiri, dikoyak-koyakkannya
<07167>
baju selimutnya
<04598>
dan dicukurnya
<01494>
rambut kepalanya
<07218>
, lalu sujudlah
<05307>
ia dan meminta
<07812>
doa,
HEBREW
wxtsyw
<07812>
hura
<0776>
lpyw
<05307>
wsar
<07218>
ta
<0853>
zgyw
<01494>
wlem
<04598>
ta
<0853>
erqyw
<07167>
bwya
<0347>
Mqyw (1:20)
<06965>
[+] Bhs. Inggris

TB (1974) ©

SABDAweb Ayb 1:20

Maka berdirilah Ayub, lalu mengoyak jubahnya, s  dan mencukur kepalanya, t  kemudian sujudlah ia dan menyembah 1 , u 

TB+TSK (1974) ©

SABDAweb Ayb 1:20

Maka berdirilah Ayub, lalu 1  mengoyak 2  jubahnya, dan mencukur kepalanya, kemudian sujudlah ia dan menyembah,

Catatan Full Life

Ayb 1:20 1

Nas : Ayub 1:20

Ayub menanggapi semua musibah yang menimpa dirinya dengan kesedihan yang sangat, tetapi juga dengan kerendahan hati yang tunduk kepada Allah dan terus menyembah Dia di tengah-tengah kesukaran yang hebat (ayat Ayub 1:21; 2:10).

  1. 1) Reaksi Ayub kemudian hari terhadap musibah selanjutnya terdiri atas keragu-raguan, kemarahan, dan perasaan diasingkan dari Allah (Ayub 7:11). Namun pada saat-saat yang suram ini dan iman yang goyah, ia tidak berbalik melawan Allah, tetapi dengan terus terang mengungkapkan protes dan perasaannya kepada-Nya.
  2. 2) Kitab Ayub menunjukkan bagaimana orang percaya yang setia hendaknya menghadapi musibah di dalam hidup ini. Sekalipun kita mengalami penderitaan hebat dan kesengsaraan yang tidak dapat dipahami, kita harus berdoa memohon kasih karunia untuk menerima apa yang Allah izinkan menimpa kita dan memohon penyataan dan pemahaman mengenai maknanya. Allah akan menangani perasaan dan keluhan kita yang kacau jikalau diarahkan kepada-Nya -- bukan dengan sikap memberontak, melainkan dengan kepercayaan sungguh-sungguh kepada-Nya sebagai Allah yang pengasih.
  3. 3) Kitab ini menyatakan bahwa Allah menerima pertanyaan Ayub (pasal Ayub 38:1-41:34) dan pada akhirnya memuji dia karena mengatakan yang "benar tentang Aku" (Ayub 42:7).

[+] Bhs. Inggris



TIP #07: Klik ikon untuk mendengarkan pasal yang sedang Anda tampilkan. [SEMUA]
dibuat dalam 0.02 detik
dipersembahkan oleh YLSA