Amsal 29:1 
Konteks| TB (1974) © SABDAweb Ams 29:1 |
Siapa bersitegang leher, e walaupun telah mendapat teguran, akan sekonyong-konyong diremukkan f tanpa dapat dipulihkan g lagi 1 . |
| BIS (1985) © SABDAweb Ams 29:1 |
Siapa terus membangkang kalau dinasihati, suatu waktu akan hancur dan tak dapat diperbaiki lagi. |
| TL (1954) © SABDAweb Ams 29:1 |
Orang yang ditegurkan kerap kali maka ditegarkannya juga tengkuknya, ia itu akan binasa dengan segeranya, sehingga tiada dapat ditolong lagi. |
| MILT (2008) | Orang yang menegarkan tengkuk terhadap teguran akan tiba-tiba diremukkan dan tidak akan ada pemulihan. |
| KSI (2000) © SABDAweb Ams 29:1 |
Orang yang kerap kali ditegur tetapi tetap mengeraskan hatinya dalam sekejap mata akan dihancurkan tanpa dapat disembuhkan lagi. |
| FAYH (1989) © SABDAweb Ams 29:1 |
ORANG yang sering diberi tegoran, tetapi tidak mau menerimanya akan dijatuhkan dengan mendadak dan tidak akan pernah pulih lagi. |
| ENDE (1969) © SABDAweb Ams 29:1 |
Orang jang berkeras kepala terhadap teguran2, tiba2 dipatahkan dan tak adalah penjembuhannja. |
| Shellabear Draft (1912) © SABDAweb Ams 29:1 |
Maka jikalau orang kerap kali dihardik itu mengeraskan dirinya niscaya ia akan binasa dengan segeranya dan tiada akan selamat lagi. |
[+] Bhs. Inggris
[+] Bhs. Indonesia
[+] Bhs. Suku
|
|
| TB ITL © SABDAweb Ams 29:1 |
|
| TL ITL © SABDAweb Ams 29:1 |
|
| HEBREW | |
![]() [+] Bhs. Inggris | |
| TB (1974) © SABDAweb Ams 29:1 |
Siapa bersitegang leher, e walaupun telah mendapat teguran, akan sekonyong-konyong diremukkan f tanpa dapat dipulihkan g lagi 1 . |
| TB+TSK (1974) © SABDAweb Ams 29:1 |
Siapa 1 bersitegang 2 leher, walaupun telah mendapat teguran 1 , akan sekonyong-konyong 3 diremukkan tanpa dapat dipulihkan lagi. |
| Catatan Full Life |
Ams 29:1 1 Nas : Ams 29:1 Orang yang berkali-kali menolak teguran dan penginsafan jelas Roh Kudus (Yoh 16:8-11) dan membenci didikan dan teguran-Nya (Ibr 12:5-11,25) menghadapi risiko mengeraskan hati mereka hingga mencapai titik dikerat dari kemurahan Allah dan dihukum oleh-Nya. Tidak seorang pun dapat berbuat dosa terus-menerus dan menolak kasih karunia, kemurahan, serta kasih Allah tanpa akhirnya mengalami penderitaan yang tidak dapat diganti (bd. 1Sam 2:25; lihat art. KEMURTADAN PRIBADI). |
![]() [+] Bhs. Inggris | |
