Versi Paralel Tafsiran/Catatan Analisa Kata ITL - draft

Ayub 31:32

Konteks
TB (1974) ©

SABDAweb Ayb 31:32

--malah orang asingpun tidak pernah bermalam di luar, pintuku kubuka bagi musafir! v  --

BIS (1985) ©

SABDAweb Ayb 31:32

Rumahku terbuka bagi orang yang bepergian; tak pernah kubiarkan mereka bermalam di jalan.

TL (1954) ©

SABDAweb Ayb 31:32

Bahwa orang dagangpun tiada tahu bermalam di luar, melainkan pintuku ternganga arah ke sebelah jalan;

MILT (2008)

Maka pengembara tidak akan tidur di jalan, aku akan membuka kedua pintuku sebagai jalanan.

KSI (2000) ©

SABDAweb Ayb 31:32

tidak pernah pendatang bermalam di jalanan, sebab kubukakan pintuku bagi kafilah;

FAYH (1989) ©

SABDAweb Ayb 31:32

padahal aku belum pernah mengusir orang, sekalipun ia orang asing, bahkan selalu menyambut siapa saja dengan ramah untuk singgah di rumahku --

ENDE (1969) ©

SABDAweb Ayb 31:32

Perantau tidak perlu bermalam diluar, pintu kubukakan untuk si bepergian.

Shellabear Draft (1912) ©

SABDAweb Ayb 31:32

Maka tiadalah orang dagang bermalam di lorong melainkan pintuku terbuka bagi orang perjalanan

[+] Bhs. Inggris
[+] Bhs. Indonesia
[+] Bhs. Suku

TB ITL ©

SABDAweb Ayb 31:32

-- malah orang asingpun
<01616>
tidak pernah
<03808>
bermalam
<03885>
di luar
<02351>
, pintuku
<01817>
kubuka
<06605>
bagi musafir
<0734>
! --
TL ITL ©

SABDAweb Ayb 31:32

Bahwa orang dagangpun
<01616>
tiada
<03808>
tahu bermalam
<03885>
di luar
<02351>
, melainkan pintuku
<01817>
ternganga
<06605>
arah ke sebelah jalan
<0734>
;
HEBREW
xtpa
<06605>
xral
<0734>
ytld
<01817>
rg
<01616>
Nyly
<03885>
al
<03808>
Uwxb (31:32)
<02351>
[+] Bhs. Inggris

TB (1974) ©

SABDAweb Ayb 31:32

--malah orang asingpun tidak pernah bermalam di luar, pintuku kubuka bagi musafir! v  --

TB+TSK (1974) ©

SABDAweb Ayb 31:32

--malah orang asingpun 1  tidak pernah bermalam di luar, pintuku kubuka bagi musafir 2 ! --

Catatan Full Life

Ayb 31:1-34 1

Nas : Ayub 31:1-34

Di bagian ini Ayub meninjau integritas rohaninya yang teguh, kesetiaannya pada Allah dan jalan-jalan-Nya, serta kebaikannya kepada orang lain.

  1. 1) Pernyataan Ayub mengenai karya penebusan Allah di dalam dirinya mencakup semua aspek kehidupan. Ayub berbicara tentang ketidaksalahannya dalam hal dosa yang dilakukan di dalam hati, termasuk nafsu seksual dan pikiran kotor (ayat Ayub 31:1-4), berdusta dan berbohong untuk memperoleh untung (ayat Ayub 31:5-8), dan ketidaksetiaan dalam perkawinan (ayat Ayub 31:9-12). Dia menyatakan perlakuannya yang adil terhadap anak buahnya (ayat Ayub 31:13-15) dan perhatiannya terhadap yang miskin dan melarat (ayat Ayub 31:16-23). Ia bersikeras bahwa dirinya bebas dari keserakahan (ayat Ayub 31:24-25), penyembahan berhala (ayat Ayub 31:26-28), balas dendam (ayat Ayub 31:29-32), dan kemunafikan (ayat Ayub 31:33-34).
  2. 2) Tabiat moral dan kemurnian hati dan hidup yang diuraikan di sini merupakan contoh yang baik bagi setiap orang percaya. Hidup saleh yang dijalankan Ayub pada zaman pra-perjanjian baru dapat dialami dengan berkelimpahan oleh semua orang percaya di dalam Kristus, melalui kuasa penyelamatan dari kematian dan kebangkitan-Nya (Rom 8:1-17; Gal 2:20).

[+] Bhs. Inggris



TIP #29: Klik ikon untuk merubah popup menjadi mode sticky, untuk merubah mode sticky menjadi mode popup kembali. [SEMUA]
dibuat dalam 0.05 detik
dipersembahkan oleh YLSA