Versi Paralel Tafsiran/Catatan Analisa Kata ITL - draft

1 Korintus 14:2

Konteks
TB (1974) ©

SABDAweb 1Kor 14:2

Siapa yang berkata-kata dengan bahasa roh 1 , r  tidak berkata-kata kepada manusia, tetapi kepada Allah 2 . Sebab tidak ada seorangpun yang mengerti bahasanya; s  oleh Roh ia mengucapkan hal-hal yang rahasia. t 

AYT (2018)

Sebab, siapa yang berbicara dalam bahasa lidah, tidak berbicara kepada manusia, tetapi kepada Allah; karena tidak ada orang yang mengerti, tetapi ia mengatakan hal-hal yang rahasia dalam roh.

TL (1954) ©

SABDAweb 1Kor 14:2

Karena orang yang berkata-kata dengan karunia lidah itu, bukannya berkata kepada manusia, melainkan kepada Allah, karena tiada seorang pun mengerti, melainkan dengan Roh ia mengatakan rahasia.

BIS (1985) ©

SABDAweb 1Kor 14:2

Orang yang berbicara dalam bahasa yang ajaib, orang itu bukannya berbicara kepada manusia; ia berbicara kepada Allah. Tidak ada orang yang mengerti apa yang ia katakan, sebab Roh Allah yang menyebabkan ia mengucapkan hal-hal yang hanya diketahui Allah.

MILT (2008)

Sebab, siapa yang berbicara dengan bahasa lidah, dia tidak berbicara kepada manusia, melainkan kepada Allah Elohim 2316, karena tidak seorang pun yang mendengarkannya, tetapi dia berbicara rahasia dalam Roh.

Shellabear 2011 (2011)

Karena orang yang berbicara dalam bahasa karunia Ruh, bukan berbicara kepada manusia, melainkan kepada Allah. Lagi pula, tidak ada seorang pun yang mengerti bahasa itu, sebab ia mengatakan hal-hal yang rahasia dengan ruhnya.

AVB (2015)

Apabila seseorang bertutur dalam lidah, dia bukanlah bercakap kepada sesama manusia tetapi kepada Allah; dia bertutur tentang hal-hal rahsia dengan Roh.

[+] Bhs. Inggris
[+] Bhs. Indonesia
[+] Bhs. Suku
[+] Kuno

TB ITL ©

SABDAweb 1Kor 14:2

Siapa yang berkata-kata
<2980>
dengan bahasa roh
<1100>
, tidak
<3756>
berkata-kata
<2980>
kepada manusia
<444>
, tetapi
<235>
kepada Allah
<2316>
. Sebab
<1063>
tidak ada seorangpun
<3762>
yang mengerti
<191>
bahasanya; oleh Roh
<4151>
ia mengucapkan
<2980>
hal-hal yang rahasia
<3466>
.

[<1063> <1161>]
TL ITL ©

SABDAweb 1Kor 14:2

Karena
<1063>
orang yang berkata-kata
<2980>
dengan karunia lidah
<1100>
itu, bukannya
<3756>
berkata
<2980>
kepada manusia
<444>
, melainkan
<235>
kepada Allah
<2316>
, karena
<1063>
tiada seorang pun
<3762>
mengerti
<191>
, melainkan
<1161>
dengan Roh
<4151>
ia mengatakan
<2980>
rahasia
<3466>
.
AYT ITL
Sebab
<1063>
, siapa yang berbicara
<2980>
dalam bahasa lidah
<1100>
, tidak
<3756>
berbicara
<2980>
kepada manusia
<444>
, tetapi
<235>
kepada Allah
<2316>
; karena
<1063>
tidak ada
<3762>
orang yang mengerti
<191>
, tetapi
<1161>
ia mengatakan
<2980>
hal-hal yang rahasia
<3466>
dalam roh
<4151>
.

[<3588>]
GREEK
o
<3588>
T-NSM
gar
<1063>
CONJ
lalwn
<2980> (5723)
V-PAP-NSM
glwssh
<1100>
N-DSF
ouk
<3756>
PRT-N
anyrwpoiv
<444>
N-DPM
lalei
<2980> (5719)
V-PAI-3S
alla
<235>
CONJ
yew
<2316>
N-DSM
oudeiv
<3762>
A-NSM
gar
<1063>
CONJ
akouei
<191> (5719)
V-PAI-3S
pneumati
<4151>
N-DSN
de
<1161>
CONJ
lalei
<2980> (5719)
V-PAI-3S
musthria
<3466>
N-APN
[+] Bhs. Inggris

TB (1974) ©

SABDAweb 1Kor 14:2

Siapa yang berkata-kata dengan bahasa roh 1 , r  tidak berkata-kata kepada manusia, tetapi kepada Allah 2 . Sebab tidak ada seorangpun yang mengerti bahasanya; s  oleh Roh ia mengucapkan hal-hal yang rahasia. t 

TB+TSK (1974) ©

SABDAweb 1Kor 14:2

3 Siapa yang berkata-kata 1  dengan bahasa roh, tidak berkata-kata 1  kepada manusia, tetapi kepada Allah. Sebab tidak ada seorangpun yang mengerti 2  bahasanya; oleh Roh ia mengucapkan 1  hal-hal yang rahasia.

Catatan Full Life

1Kor 14:2 1

Nas : 1Kor 14:2

Jemaat Korintus telah melebih-lebihkan kepentingan karunia bahasa roh dalam ibadah umum

(lihat art. KARUNIA-KARUNIA ROHANI ORANG PERCAYA)

sehingga mereka mementingkannya lebih dari karunia yang lain. Apa lagi, mereka menjalankannya tanpa penafsiran. Paulus berusaha membenahi penyalahgunaan ini dengan jalan menunjukkan bahwa bahasa roh tanpa penafsiran sama sekali tidak menguntungkan dalam ibadah umum. Garis besar pasal ini adalah sebagai berikut:

  1. 1) Nubuat lebih membangun jemaat daripada bahasa roh yang tidak ditafsirkan (ayat 1Kor 14:1-4).
  2. 2) Nubuat dan bahasa roh dengan penafsiran sama pentingnya bagi jemaat (ayat 1Kor 14:5).
  3. 3) Berkata-kata dengan bahasa roh tanpa penafsiran dalam kebaktian tidak menguntungkan orang lain (ayat 1Kor 14:6-12).
  4. 4) Mereka yang berkata-kata atau berdoa dengan bahasa roh dalam jemaat harus berusaha untuk membangun jemaat dengan berdoa agar diberikan karunia untuk menafsirkan bahasa roh itu (ayat 1Kor 14:13).
  5. 5) Dalam kehidupan pribadi Paulus, berkata-kata dengan bahasa roh kepada Allah merupakan suatu sarana yang penting dalam penyembahan dan pertumbuhan rohani (ayat 1Kor 14:14-19).
  6. 6) Nubuat lebih berguna daripada bahasa roh yang tidak ditafsirkan karena nubuat menimbulkan keinsafan akan dosa dan pengetahuan akan kehadiran Allah (ayat 1Kor 14:20-25).
  7. 7) Berkata-kata dengan bahasa roh dan bernubuat harus diatur supaya ketertiban terpelihara dalam jemaat (ayat 1Kor 14:26-40).


1Kor 14:2 2

Nas : 1Kor 14:2

Pada dasarnya ada dua cara untuk memahami ayat ini.

  1. 1) Beberapa orang percaya bahwa ayat ini menunjukkan bahwa penggunaan utama bahasa roh, baik dalam jemaat maupun secara pribadi, adalah terutama untuk berbicara kepada Allah dan bukan kepada manusia. Ketika bahasa roh ditujukan kepada Allah, maka pembicara itu sedang berhubungan dengan Allah oleh Roh Kudus dalam bentuk doa, pujian, nyanyian, ucapan berkat, dan ucapan syukur. Yang diucapkan itu adalah "hal-hal yang rahasia", yaitu hal-hal yang tidak dapat dipahami oleh pembicara itu dan oleh para pendengar (bd. ayat 1Kor 14:2,13-17). Penafsiran ucapan (ayat 1Kor 14:5,13) dalam bahasa roh itu mengizinkan jemaat untuk masuk ke dalam manifestasi dari penyembahan yang dipimpin Roh sehingga mereka dapat berkata "Amin" (ayat 1Kor 14:16) kepada doa atau pujian yang diilhami Roh (ayat 1Kor 14:16; juga

    lihat cat. --> 1Kor 14:6).

    [atau ref. 1Kor 14:6]

  2. 2) Pada pihak lain, pernyataan Paulus itu bisa berarti bahwa hanya Allah yang mengerti bahasa roh kecuali itu ditafsirkan (ayat 1Kor 14:5). Implikasinya adalah bahwa bahasa roh, bila ditafsirkan, diarahkan kepada manusia. Pandangan ini didukung oleh pernyataan Paulus yang menyatakan bahwa berkata-kata dengan bahasa roh tidak diucapkan kepada manusia karena "tidak ada seorang pun yang mengerti"

    (lihat cat. --> 1Kor 14:6).

    [atau ref. 1Kor 14:6]

[+] Bhs. Inggris



TIP #17: Gunakan Pencarian Universal untuk mencari pasal, ayat, referensi, kata atau nomor strong. [SEMUA]
dibuat dalam 0.02 detik
dipersembahkan oleh YLSA