Resource > Jurnal Pelita Zaman >  Volume 2 No. 1 Tahun 1987 >  DI DALAM DUNIA TETAPI BUKAN DARI DUNIA (BEBERAPA CATATAN PEMIKIRAN) > 
GEREJA MULA-MULA 
sembunyikan teks

Kisah para rasul menceritakan bahwa persekutuan orang percaya setelah kenaikan Yesus ke sorga, dimulai dalam kelompok doa di Yerusalem yang mengalami pencurahan Roh Kudus, dan melalui kotbah Petrus, 3000 orang bertobat. Kemudian gereja berkembang terus. Pada masa rasul telah ada kelompok orang percaya di Siria, Asia Kecil, Yunani dan Italia. Menurut tradisi, rasul Tomas bahkan sampai ke India.

Sungguhpun demikian, di dalam kekaisaran Romawi yang sangat luas itu, persekutuan baru itu masih sangat kecil di tengah-tengah lautan manusia dengan keyakinan lain.

Orang percaya punya perbedaan khusus dengan yang tidak percaya. Mereka tidak menyembah yang lain kecuali Allah di dalam Yesus Kristus. Mereka karenanya juga tidak memberikan persembahan kepada dewa lain, menqakibatkan kerugian pembuat patung mengakibatkan disekwilibrium di dalam tatanan masyarakat waktu itu (Kis 19:23-40). Mereka juga menjauhkan diri pula dari perbuatan yang korup dan melacur dalam masyarakat.

Ketidak sediaan mereka untuk "mendewakan" penguasa Romawi tertentu mengakibatkan konflik selanjutnya. Pengakuan gereja bahwa Yesus adalah Penguasa tertinggi (Tuhan), menyatakan bahwa kekuatan masyarakat dan kekuasaan para penguasa dunia ada batasnya. Pengakuan itu juga menyatakan kepada pemimpin masyarakat dan pejabatpejabat pemerintahan bahwa Yesus yang Tuhan itu memiliki kuasa diatas kuasa manapun dan bahwa segala keputusan dan tindakan mereka bertanggung jawab kepada Tuhan yang mengaruniakan kuasa dan wibawa itu kepada mereka.

Keengganan gereja untuk mengikuti dunia dan menyerahkan tempat Kristus kepada para penguasanya, tidak berarti dengan itu bahwa anggota-anggota gereja berontak terhadap hukum-hukum negara. Gereja malah mendoakan raja-raja dan para pembesar (1 Tim. 2:2, 3). Dengan kesadaran perlunya pengaturan agar keadilan dan kebenaran dapat dijalankan, anggota-anggota gereja diperintahkan untuk menundukkan diri kepada negara karena Tuhan (Roma 13:1-5). Gereja percaya bahwa pemerintah adalah lembaga dari Tuhan untuk menghukum kejahatan dan melindungi kebaikan (Roma 13:5).

Konflik dengan interest yang berkuasa sering mengakibatkan gereja dianiaya. Banyak anggota gereja mati sahid, tapi darah para penyaksi setia itu justru merupakan benih lebih lanjut bagi pertumbuhan gereja. Memang, kehidupan kelompok minoritas di tengah mayoritas tidak percaya tidaklah mudah. Sungguh berat hidup melawan arus umum dari masyarakat luas. Dapat disalah mengerti, dibenci dan dapat dikambinghitamkan untuk segala macam kejadian dalam masyarakat.



TIP #27: Arahkan mouse pada tautan ayat untuk menampilkan teks ayat dalam popup. [SEMUA]
dibuat dalam 0.02 detik
dipersembahkan oleh YLSA