Resource > Ensiklopedi Fakta Alkitab - Bible Almanac >  1. Sejarah Alkitab >  III. Sejarah Perjanjian Baru. >  B. Pelayanan Para Rasul. > 
2. Dari Yerusalem Sampai ke Seluruh Yudea. 
 sembunyikan teks

Tahap kedua dari pertumbuhan gereja memulai penganiayaan yang hebat terhadap jemaat di Yerusalem. Hampir semua orang percaya melarikan diri dari kota (Kis. 8:1). Ke manapun orang Kristen pergi, mereka bersaksi, dan Roh Kudus memakai kesaksian mereka untuk memenangkan orang lain kepada Kristus (Kis. 8:3 dst). Misalnya, seorang di antara tujuh pembantu rasul itu, yang bernama Filipus, bercakap-cakap dengan seorang diplomat Etiopia, yang menjadi orang Kristen dan membawa kabar baik itu ke tanah airnya (Kis. 8:26-39).

Pada saat ini, Alkitab menceritakan pertobatan Saulus dari Tarsus. Sebelum pertobatannya Saulus menganiaya jemaat. Ia memperoleh surat-surat dari para pemimpin Yahudi di Yerusalem yang memberi kuasa kepadanya untuk pergi ke Damsyik untuk memastikan bahwa orang-orang Kristen dipenjarakan dan dibunuh. Dalam perjalanan itu, Kristus merobohkan dia dan menantang dia. Saul menyerah dan demikianlah mulai suatu kehidupan baru. Dalam hidup baru ini ia memakai nama Romawinya, Paulus, sebagai ganti nama Yahudinya, Saulus. Dalam keadaan buta, Allah membawa dia ke Damsyik, di mana Allah mengutus seorang pria Kristen kepadanya. Dengan perantaraan Ananias, penglihatan Paulus dipulihkan dan ia dipenuhi dengan Roh Kudus. Paulus mulai memberitakan Yesus di rumah sembahyang orang Yahudi, dan para pemimpin Yahudi menghalau dia dari Damsyik. Beberapa waktu kemudian (bdg. Gal. 1:17-2:2) ia pergi ke Yerusalem. Di sana ia mengadakan hubungan kerja dengan para rasul.

Kita juga harus memperhatikan pelayanan Petrus, yang secara istimewa ditandai oleh berbagai mukjizat. Di Lida ia menyembuhkan seorang laki-laki bernama Eneas (Kis. 9:32-35). Di Yope, Tuhan memakai dia untuk membangkitkan Tabita dari antara orang mati (Kis. 9:36-42). Akhirnya, Tuhan memberi suatu penglihatan kepadanya yang memanggil dia ke Kaisarea, di mana ia memperkenalkan Injil kepada orang-orang bukan Yahudi (Kis. 10:9-48).

Petrus adalah pemimpin yang paling terkemuka dari para rasul dan pelayanannya membangkitkan kembali semangat jemaat yang mula-mula. Seorang rasul adalah orang yang telah dipilih oleh Kristus untuk mendapat pendidikan khusus dalam pelayanan (bdg. Gal. 1:12). Para rasul meletakkan landasan gereja dengan memberitakan Injil Kristus (bdg. Ef. 2:20; I Kor. 310-11; Yud 3, 20) Lihat juga "Para Rasul"). Tuhan memakai Petrus untuk membuka pintu keselamatan kepada orang-orang bukan Yahudi.

Pada titik ini catatan sejarah Alkitab dengan singkat beralih kepada perluasan Injil di antara orang-orang bukan Yahudi di Antiokhia (Kis. 11: 19-30). Kemudian kita membaca tentang kematian Yakobus sebagai seorang syahid di Yerusalem dan bagaimana Petrus dibebaskan dari penjara secara ajaib (Kis. 12:1-19).



TIP #18: Centang "Hanya dalam TB" pada Pencarian Universal untuk pencarian teks alkitab hanya dalam versi TB [SEMUA]
dibuat dalam 0.02 detik
dipersembahkan oleh YLSA