Resource > Ensiklopedi Fakta Alkitab - Bible Almanac >  4. Arkeologi >  IV. Kurun-Kurun Sejarah Purbakala. > 
A. Zaman Batu. 
sembunyikan teks

Periode arkeologis yang paling purba - Zaman Batu - terbagi atas Periode Paleolitik. Periode Mesolitik, dan beberapa periode Neolitik.

 1. Zaman Paleolitik.
sembunyikan teks

Zaman Paleolitik atau "Zaman Batu Lama" boleh dilukiskan sebagai zaman pemburuan dan pengumpulan makanan. Orang tinggal dalam goa atau di tempat perlindungan yang sementara. Mereka membuat alat-alat dari batu api dan mendapatkan nafkah dari apa yang dapat mereka kumpulkan dari alam itu sendiri.

 2. Zaman Mesolitik.
sembunyikan teks

Zaman Mesolitik atau "Zaman Batu Tengah" adalah tahap peralihan kepada suatu ekonomi yang menghasilkan makanan. Pada zaman ini pemukiman-pemukiman yang betul-betulan mulai muncul: revolusi ini menjadi matang dalam zaman Neolitik. Kita dapat mengatakan bahwa selama periode ini terjadi evolusi dari kesenian dan ilmu sastra, tetapi bukan evolusi manusia atau kemampuan-kemampuan bawaannya.

 3. Zaman Neolitik.
sembunyikan teks

Penemuan barang tembikar sekitar 5000 sM mengantar suatu zaman purbakala yang baru, Zaman Neolitik atau "Zaman Batu Baru".

Situs Palestina yang paling menakjubkan yang menggambarkan perkembangan-perkembangan ini adalah Yerikho. Pada dasa abad ke-8 sM, para pemburu Mesolitik membangun sebuah tempat perlindungan dekat sebuah mata air di Yerikho. Secara berangsur-angsur mereka mengembangkan rumah mereka dari tempat tinggal kaum pengembara menjadi rumah bata yang dibuat dari lumpur, dan memulai pertanian dengan irigasi. Empat periode Neolitik dengan jelas terlihat di Yerikho sesudah ini: dua periode sebelum ada tembikar dan dua periode yang sudah mengenal barang tembikar. Sedangkan periode pertama rupanya mulai dengan tenang, tetapi keadaannya tidak demikian dengan tiga periode yang lain, Sebenarnya, periode Neolitik yang pertama ditandai oleh pembangunan tembok-tembok pertahanan yang tebal - benteng pertahanan yang paling tua yang diketahui dalam sejarah manusia. Setelah tembok itu dibinasakan, suatu kebudayaan yang baru sama sekali memasuki Yerikho. Barang tembikar masih belum dikenal, tetapi kemampuan seni tingkat tinggi sudah tampak di lain bidang. Penduduk Yerikho membentuk lumpur keliling tengkorak manusia untuk membuat potret yang realistis dengan menyisipkan kerang untuk matanya, barangkali untuk sejenis pemujaan nenek moyang.

Gelombang berikut dari orang yang menyerbu masuk Palestina secara budaya terkebelakang dalam banyak hal. Namun, ada satu kekecualian utama: mereka mahir dalam pembuatan barang tembikar. Setelah satu gelombang orang-orang yang menetap lagi, maka untuk sementara waktu Yerikho kehilangan reputasinya sekitar 4000 sM. Selama Periode Chalcolithic kota Ghassul di seberang Sungai Yordan . mengambil kekuasaan yang tadinya dimiliki Yerikho.



TIP #01: Selamat Datang di Antarmuka dan Sistem Belajar Alkitab SABDA™!! [SEMUA]
dibuat dalam 0.02 detik
dipersembahkan oleh YLSA