Resource > Ensiklopedi Fakta Alkitab - Bible Almanac >  15. Tanaman dan Tumbuhan Herba > 
III. Tanaman Herba dan Rempah. 
sembunyikan teks

Kumpulan besar tanaman ini banyak sekali terdapat pada zaman Alkitab. Tanaman-tanaman ini bertumbuh di gunung, lereng-lereng bukit, sepanjang tepi sungai dan di lembah. Tumbuhan herba ini tumbuh liar di ladang-ladang dan kadang-kadang dibudidayakan dalam kebun-kebun. Adanya beberapa tumbuhan herba ini telah dibuktikan oleh Alkitab, sedangkan tumbuhan-tumbuhan yang lain jarang sekali disebut.

Kadang-kadang Alkitab menyebutkan nama tumbuhan herba (misalnya, biji sesawi, Markus 4:31-32). Kali lain, Alkitab menyebutkannya dengan memakai istilah umum saja (Rom. 14:2).

Kata Latin untuk tanaman ini adalah herba, yang artinya "rumput," "tangkai hijau," atau "helai." Ada tumbuhan herba yang merupakan tanaman tahunan dan mati segera sesudah ia menjadi matang. Tanaman-tanaman ini biasanya menjadi banyak dengan menyebabkan benihnya sendiri. Tumbuhan herba lainnya adalah tanaman bertahun-tahun yang diperbanyak dari akar; setelah waktu yang singkat pertumbuhannya terhenti selama musim dingin, tanaman ini bertunas kembali ketika hujan musim semi mulai. Mazmur 37:2 dan Matius 6:30 menyebutkan tumbuhan herba sebagai lambang kehidupan yang singkat.

Rempah adalah zat nabati yang memiliki rasa yang tajam dan sifat-sifat aromatik. Kadang-kadang Alkitab memakai kata Ibrani untuk rempah-rempah pada umumnya (bosem), yang secara harfiah mengacu kepada keharuman rempah-rempah (Kel. 25:6; I Raj. 10:10). Kali lain, rempah-rempah tertentu disebutkan, seperti di Keluaran 30:23, Kidung Agung 4:14; dan Yehezkiel 27:19.

Rempah-rempah ditanam di Arabia, India, Persia, Siria, Palestina, dan Mesir. Secara luas rempah-rempah diperdagangkan di antara negeri-negeri ini (Kej. 37:25). Untuk keterangan lebih lanjut, lihat "Perdagangan." Penduduk dunia zaman dahulu memiliki pengetahuan yang luar biasa tentang cara menggunakan rempah-rempah dan tumbuhan herba. Ketika wakil-wakil raja mengirim hadiah kepada penguasa negara lain, maka biasanya rempah-rempah dan tumbuhan herba termasuk dalam muatan mereka.

Tanaman-tanaman ini dipakai untuk banyak tujuan, termasuk, obat, makanan, penyedap masakan, kosmetik, zat pewarna, pembasmi hama dan minyak wangi. Kerap kali semua bagian dari tanaman itu dipakai: daun, tangkai, kulit, kembang, buah, dan akar. Banyak di antara rempah-rempah dan tumbuhan herba itu masih digunakan sekarang ini.

 A. Adas manis.
sembunyikan teks

Istilah adas manis yang disebutkan di Matius 23:23 berasal dari kata Yunani anethon. Istilah ini mengacu kepada tanaman dill (bijinya harum dan dipakai untuk asinan, masakan, minyak wangi, dan obat-obatan) atau kepada adas manis yang sejati. Kedua tumbuhan ini serupa dan termasuk keluarga tumbuhan yang sama. Kedua tumbuhan ini mencapai sekitar 91 cm dengan bunga-bunga kuning yang tumbuh berkelompok. Biji, daun, dan batangnya digunakan untuk obat-obatan dan masakan, serta termasuk dalam persepuluhan yang pada zaman dahulu harus diberikan ke bait suci. (Yesus mencela orang-orang Yahudi pada zaman-Nya yang dengan teliti mematuhi hukum-hukum yang kecil, seperti persepuluhan rempah-rempah, tetapi mengabaikan hukum-hukum yang lebih penting.) Adas manis dibudidayakan di Mesir kuno dan negeri-negeri lain sekitar Laut Tengah dan sekarang ini masih ditanam di sana.

 B. Balsam.
sembunyikan teks

Balsam yang disebut di Kejadian 37:25 adalah substansi damar yang sangat harum yang disadap dari pohon balsam. Balsam ini sangat dihargai di antara orang-orang pada zaman dahulu (Yer. 46:11).

Kita tidak tahu apakah pohon balsam yang tumbuh di Arabia sama dengan yang disebut di Yeremia 8:22 sebagai "balsam dari Gilead." Kata Ibraninya dieja dengan cara yang berbeda-beda - tzari, sori, dan tsori; secara harfiah kata tersebut mengacu kepada keharuman tanaman itu.

Pohon balsam adalah pohon yang selalu hijau dan tumbuhnya rapat serta dapat mencapai tinggi 3,7 sampai 4,3 m. Getah yang kuning muda dipakai sebagai ukupan (Kel. 35:28) dan bila dilarutkan dalam air dapat dipakai sebagai urap. Minyak yang diperoleh dari kulit, daun, dan buahnya dipakai sebagai obat-obatan. "Balsam" obat inilah yang disebut di Yeremia 8:22 dan 51:8 sebagai simbol penyembuhan rohani.

 C. Bawang putih.
sembunyikan teks

Tanaman ini dikenal karena rasa dan aromanya yang kuat. Daunnya ceper dan tirus. Akarnya yang berumbi mempunyai petak-petak disebut ulas.

Orang Ibrani menamakan tanaman bawang putih itu shum. Tanaman ini termasuk keluarga amarilis, serta berhubungan erat dengan bawang merah.

Sangat banyak bawang putih tumbuh di Mesir dan negeri-negeri lain sekitar Laut Tengah. Orang Israel menghargai kenangan memakan bawang putih di Mesir (Bil. 11:5), tempat bawang putih dipakai untuk menyedapkan roti.

 D. Bedolah.
sembunyikan teks

Istilah ini mempunyai dua arti yang mungkin:

 E. Bunga pacar.
sembunyikan teks

Alkitab menyebut tanaman ini hanya di Kidung Agung 1:14; 4:13. Kata Ibrani untuk tanaman ini adalah kopher.

Semak ini tumbuh sampai sekitar 3 m tingginya. Selama zaman Salomo ia tumbuh subur di wilayah En-Gedi dan sekarang masih tumbuh di sana.

Daun dan ranting muda digiling menjadi bubuk, dicampur dengan perekat dan air panas untuk menghasilkan pewarna yang merah jingga, yang digunakan oleh kaum wanita untuk kuku jari tangan dan jari kaki, dan telapak kaki mereka. (Lihat "Pakaian dan Kosmetik.") Kaum pria juga memakai kosmetik ini untuk mengecat janggut mereka. Sekarang "bunga pacar" ini juga tumbuh di Mesir dan beberapa negeri lain di Timur.

 F. Gaharu.
sembunyikan teks

Alkitab KJV sering memakai kata ini "aloes" untuk mengacu kepada pohon besar yang dalam bahasa Ibrani dikenal sebagai ahalim. Damar dan wangi-wangian dibuat dari ahalim.

Akan tetapi, ahalim bukanlah gaharu sejati dari keluarga bunga bakung: spesies yang disebut di Alkitab mempunyai daun panjang, berbentuk lembing. Zat harum yang diperoleh dari kayu tanaman ini dipakai untuk membalsem orang mati (Yoh. 19:39) dan untuk wangi-wangian (Mzm. 45:9, Ams. 7:17; Kid. 4:14).

Israel disamakan dengan "pohon gaharu" (Bil. 24:6). Barangkali inilah tumbuhan gaharu yang sebenarnya dari genus Aloe. Para ahli tumbuh-tumbuhan berpendapat bahwa tumbuhan ini berasal dari India.

 G. Gelang laut.
sembunyikan teks

Rempah ini hanya disebut satu kali di Alkitab (Ay. 30:4). Kata Ibrani untuk tumbuhan ini adalah malluah ("asin"); kata ini menunjukkan kepada tanaman yang terasa asin atau yang tumbuh di tempat-tempat yang ada garamnya. Tanaman gelang laut cocok dengan gambaran ini.

Banyak sekali semak gelang laut yang tumbuh di rawa-rawa air asin sepanjang pantai Laut Tengah dan di pantai Laut Mati.

Tinggi semak ini sekitar 3 m dan mempunyai bunga-bunga kecil berwarna ungu. Daun-daunnya dimakan oleh orang miskin ketika hampir tidak ada makanan.

 H. Getah damar. 
sembunyikan teks

Kata Ibrani untuk rempah ini adalah nataph, artinya "setetes". Pada umumnya dianggap bahwa kata ini menunjukkan kepada getah dari pohon storax.

Pohon ini yang tumbuh di daerah Galilea, Asia Kecil, dan Siria, dapat mencapai tinggi 6 m dan mempunyai daun hijau tua. Bunga putihnya tumbuh berangkai-rangkai pada bulan Maret. Apabila pohon ini berkembang, kelihatannya seperti pohon jeruk.

Getah pohon storax digunakan sebagai obat untuk mengeluarkan dahak. Rempah ini disebut satu kali saja di Alkitab, sebagai suatu bahan untuk membuat minyak urapan (Kel. 30:34).

 I. Hisop.
sembunyikan teks

Hisop yang disebut di Alkitab mungkin meliputi bermacam-macam tumbuhan. Kata Ibrani untuk tanaman ini adalaj ezob.

Hisop yang biasa adalah tanaman yang berbau harum dari keluarga selasih. Tanaman ini merupakan semak yang tumbuh setinggi 30 sampai 46 cm, dengan daun-daun yang lancip dan bunga-bunga warna-warni. Tanaman ini tumbuh di Mesir dan Palestina (Kel. 12:22). Hisop dipakai dalam berbagai upacara agama orang Israel (Im. 14:4, 6; Bil. 19:6, 18; Ibr. 9:19). Mazmur 51:9 menyebutkan hisop sebagai lambang pembersihan batin. Pertama Raja-Raja 4:33 menunjukkan bahwa Salomo mengetahui tentang kebiasaan hisop untuk tumbuh di mana-mana.

Ada orang yang beranggapan bahwa Alkitab memakai kata hisop untuk mengacu kepada tanaman marjoram (sejenis tanaman yang mengandung zat permen). Kedua tanaman ini mempunyai sifat yang serupa, dan keduanya tumbuh di Mesir dan Palestina. Yohanes 19:29 menunjukkan bahwa hisop umumnya masih dikenal pada zaman Perjanjian Baru.

 J. Inggu. 
sembunyikan teks

Tumbuhan herba yang penting ini disebut satu kali saja di Alkitab (Luk. 11:42). Kata Yunani untuk tanaman ini adalah peganon. Tanaman ini merupakan semak kecil dengan bunga kuning yang berangkai-rangkai yang sangat kuat baunya. Inggu berasal dari daerah sekitar Laut Tengah, tetapi dibudidayakan di Palestina sebagai tanaman di kebun. Inggu dipakai sebagai obat dan penangkal infeksi, serta juga sebagai persepuluhan untuk bait suci.

 K. Jintan.
sembunyikan teks

Tanaman ini juga menjadi anggota dari keluarga peterseli. Kata Ibrani untuk tanaman ini adalah kammon. Jintan adalah semak yang pendek dengan bunga putih yang berbungkul-bungkul. Biji-bijinya yang kering digunakan untuk membumbui masakan.

Yesaya 28:25, 27 menyatakan bahwa sebagaimana petani dengan hati-hati menanam jintannya, demikianlah Allah akan berlaku bijaksana dan adil terhadap umat-Nya. Yesus memakai jintan untuk memperlihatkan pentingnya menaati seluruh hukum Taurat (Mat. 23:23).

 L. Jintan hitam.
sembunyikan teks

Banyak ahli tumbuh-tumbuhan berpendapat bahwa yang dimaksudkan adalah pohon apiun hitam, yang umum dikenal di Palestina. Tanaman ini mempunyai daun-daun halus yang tipis mirip dengan tanaman adas dan kadang-kadang disebut "bunga adas." Tinggi tanaman ini mencapai 30 sampai 60 cm dengan bunga-bunga kuning atau biru. Biji-bijinya yang hitam dan harum digunakan untuk membumbui makanan. Pada zaman Alkitab biasanya biji-biji ini diirik dengan cara memukul-mukulnya dengan galah (Yes. 28:25, 27).

 M. Kayu manis.
sembunyikan teks

Pohon kayu manis berasal dari Sri Langka dan termasuk keluarga pohon salam. Tinggi pohon ini bisa mencapai 9 m dengan bunga-bunga kuning dan putih yang berangkai-rangkai. Dari kulit pohon ini yang sangat harum dapat diperoleh minyak yang kuning keemasan, yang digunakan sebagai salah satu bahan dalam pembuatan minyak urapan (Kel. 30:23) dan sebagai wangi-wangian. Dalam bahasa Ibrani tanaman ini disebut kinnamon. Kayu manis termasuk rempah-rempah yang utama di Timur Dekat kuno.

 N. Kayu teja.
sembunyikan teks

Bahan-bahan minyak urapan yang disebutkan dalam Keluaran 30:24 mencantumkan hasil dari pohon teja. Kulit pohon ini sama dengan kayu manis dan dihargai karena bau harumnya. Rempah ini dapat diperoleh orang Israel sewaktu mereka meninggalkan Mesir. Rempah ini mungkin telah dibawa dengan kafilah dari India. Kata Ibrani untuk pohon teja adalah kiddah. Di Yehezkiel 27:19 tersirat bahwa orang Titus membeli rempah ini di wilayah suku Dan di perbatasan utara Palestina.

 O. Kemenyan.
sembunyikan teks

Walaupun banyak jenis tanaman dipakai sebagai dupa, hanya satu tanaman disebutkan dalam Alkitab sebagai kemenyan. Dalam bahasa Ibrani nama tanaman ini adalah lebonah, yang berarti "dupa" atau "menyala dengan bebas." Pohon ini besar dengan bunga-bunga merah muda serta menghasilkan getah putih yang mengeras dengan cepat dan berbau amat harum bila dibakar. Kemenyan dipakai dalam persembahan kurban sajian (Kel. 30:34; Im. 2:1), sebagai barang mewah (Kid. 3:6), dan sebagai suatu hadiah bagi Kristus yang masih kanak-kanak (Mat. 2:11).

 P. Ketumbar.
sembunyikan teks

Tanaman ketumbar termasuk keluarga peterseli. Ketumbar adalah tanaman tahunan yang setinggi 60 sampai 90 cm dan mempunyai bunga-bunga merah muda atau putih. Ketika kering, biji ketumbar ini enak rasanya dan dipakai untuk membumbui masakan. Kata Ibrani untuk ketumbar adalah gad.

Tanaman ini, yang dari zaman purba terkenal di semua negeri sekitar Laut Tengah, barangkali diperkenalkan kepada orang Israel di Mesir. Ketika mereka melihat manna di padang gurun, mereka teringat akan biji-biji putih dari tanaman ketumbar (Kel. 16:31; Bil. 11:7).

 Q. Kunyit. 
sembunyikan teks

Kunyit telah dibudidayakan di Eropa selatan dan Asia dari zaman purba. Kata Ibrani untuk kunyit adalah karkom.

Tanaman ini, yang bertumbuh dari sebuah umbi, berbunga pada musim gugur, dengan bunga berwarna lembayung muda yang bergaris-garis merah. Putik-putiknya dikeringkan, dijadikan bubuk, ditekan-tekan menjadi bongkah-bongkah kecil yang digunakan untuk membuat bahan celup kuning, dalam obat-obatan, dan untuk membumbui masakan. Kunyit berbau harum, tetapi rasanya pahit. Kunyit disebut sebagai salah satu bumbu yang umum di Perjanjian Lama (Kid. 4:14).

 R. Mur.
sembunyikan teks

Alkitab KJV memakai kata mur (myrrh) untuk mengacu kepada tanaman yang berbeda-beda. Salah satu tanaman ini adalah pohon yang kecil dengan dahan-dahan yang rimbun dan daun yang terdiri atas tiga bagian, dengan buah yang mirip buah prem, dan menghasilkan getah yang harum yang digunakan untuk banyak hal. Dalam bahasa Ibrani tanaman ini diberi nama mor. Mur dipakai dalam pembuatan minyak urapan (Kel. 30:23), dalam minyak wangi (Mzm. 45:9; Ams. 7:17; Kid. 3:6), dan dalam upacara penyucian (Est. 2:12). Orang Majus membawa mur kepada bayi Yesus (Mat. 2:11). Anggur bercampur mur diberikan kepada Yesus di salib (Mrk. 15:23), dan mur juga dipakai untuk mempersiapkan tubuh Yesus bagi pemakaman (Yoh. 19:39).

Mur atau damar ladan yang disebut di Keluaran 37:25 dan 43:11 barangkali adalah pohon Cistus creticus. Kata Ibrani untuk tanaman ini adalah lot. Semak ini mengeluarkan bunga merah muda dan kadang-kadang dikenal sebagai "mawar karang." Semak ini amat harum dan dinilai tinggi karena wewangiannya.

Pohon yang menghasilkan mur yang dipakai pada masa kini bukan pohon dari genus atau spesies yang sama dengan mur dari zaman Alkitab.

 S. Murad.
sembunyikan teks

Pohon murad (Ibr., hadas) yang disebut di Alkitab mungkin adalah pohon murad yang biasa. Tingginya 4,6 sampai 6 m, dengan daun-daun hijau tua dan mengkilap serta bunga-bunga putih berbentuk bintang yang tumbuh berangkai-rangkai.

Pohon murad biasa terdapat di Galilea, Palestina utara dan Siria. Pohon ini juga tumbuh keliling Yerusalem, namun di sana lebih jarang. Zakharia 1:9-11 menyebutkan bahwa pohon ini juga tumbuh di Lembah Yordan.

Dahan-dahannya digunakan untuk membuat pondok pada Hari Raya Pondok Daun (Neh. 8:15; bdg. Im. 23:40). Pohon ini mengingatkan orang Israel akan kebaikan Allah (Yes. 41:19), berbeda dengan semak duri (Yes. 55:13).

Pohon murad dianggap keramat oleh orang Yunani kuno. Mereka memakainya dalam pemujaan mereka terhadap Afrodite, dewi cinta.

 T. Narwastu.
sembunyikan teks

Narwastu adalah salah satu rempah yang paling berharga di Alkitab. Kata Ibraninya adalah nerd; orang Yunani menamakannya nardos. Tanaman ini tumbuh di mana-mana di India utara dan pernah ditemukan di tempat-tempat yang tinggi di Pegunungan Himalaya.

Tanaman ini kecil dengan banyak bagian runcing yang tumbuh dari satu akar, bunga-bunganya berwarna merah muda. Minyak wangi diperoleh dari bagian-bagian yang runcing itu.

Perjanjian Baru menceritakan bagaimana seorang wanita mengurapi Yesus dengan minyak yang sangat mahal ini (Mrk. 14:3-4). Menurut Werner Keller, "Wadah-wadah untuk minyak wangi yang sering kali sangat mahal ini telah ditemukan oleh para arkeolog di bawah reruntuhan tembok-tembok, di antara puing-puing rumah orang bangsawan, dan di istana raja."

 U. Pohon beringin.
sembunyikan teks

Arti pohon beringin dalam Mazmur 37:35 (TL) tidak jelas. Kata Ibraninya (ezrah) berarti "pohon yang hijau di tanah asalnya." Versi Septuaginta, Vulgata, RSV, dan TB (LAI) menerjemahkannya "pohon aras Libanon." Akan tetapi, versi NEB menerjemahkannya "pohon yang rimbun di tanah asalnya."

Henry B. Tristram, penulis buku yang berjudul, Fauna and Flora of Palestine (1884), berteori bahwa kata ini mengacu kepada pohon salam yang harum. Pohon yang selalu hijau ini terdapat di Palestina utara dan barat. Dahan-dahannya mulai tumbuh dari pangkal pohon, dan menjadi pohon yang tegak dengan dedaunan yang harum sehingga cocok dengan gambaran pemazmur tentang pohon yang "tumbuh mekar."

 V. Pohon upas.
sembunyikan teks

Kata Ibraninya adalah rosh. Getah pohon upas ini sangat beracun. Hosea 10:4 menyatakan bahwa pohon upas tumbuh liar di ladang. Hukuman kadang-kadang disamakan dengan minuman beracun (Yer. 8:14; 9:15; 23:15).

 W. Sayur pahit.
sembunyikan teks

Orang Israel disuruh makan daging anak domba Paskah bersama "sayur pahit" (Kel. 12:8; Bil. 9:11) untuk melambangkan perbudakan mereka di Mesir. Kita tidak tahu jenis sayur atau lalap apa yang dimaksudkan dengan kata Ibrani ini (merorirn, "pahit"). Menurut kitab Mishna, sayur-sayur ini adalah daun sla, andewi, biji ketumbar, semacam lobak, dll. Orang Yahudi masa kini di Mesir dan Arabia makan jamuan Paskah dengan daun sla dan andewi.

 X. Selasih.
sembunyikan teks

Kata Yunani heduosmon diterjemahkan selasih di Perjanjian Baru. Ada dua jenis selasih liar; keduanya tumbuh di Siria dan Palestina.

Pada zaman kuno, selasih digunakan untuk obat dan untuk membumbui makanan. Mungkin selasih termasuk "sayur pahit" yang dimakan oleh orang Israel bersama daging anak domba Paskah. Selasih dianggap sebagai tumbuhan herba yang paling tidak penting, meskipun selasih juga dipakai sebagai persepuluhan di bait suci.

 Y. Sesawi
sembunyikan teks

(moster). Sesawi atau moster hitam tumbuh liar di Palestina, di pantai Danau Galilea. Tumbuhan ini bisa mencapai tinggi 1,8 sampai 2,4 m dan penuh dengan bunga-bunga kuning. Biji-bijinya dipakai untuk membumbui daging dan sayur, dan menjadi makanan yang paling disukai burung.

Yesus menyamakan kerajaan surga dengan sebiji sesawi (Mat. 13:31-32; Mrk. 4:31-32; Luk. 13:19). Ia juga memakai biji sesawi untuk mengajar tentang kuasa iman yang kecil (Mat. 17:20; Luk. 17:6).

Ada yang berpikir bahwa sesawi yang disebut di Alkitab adalah sesawi kuning. Namun hal ini tidak mungkin, karena sesawi kuning adalah tanaman yang pendek dan bukan tumbuhan herba yang sebenarnya.

 Z. Tebu.
sembunyikan teks

Tanaman ini sejenis rumput yang tinggi mirip buluh dengan batang yang berongga. Istilah Ibrani untuk tanaman ini (Keneh bosem) berarti "buluh yang harum." Tanaman ini sangat wangi (Kid. 4:14).

Minyak yang diperoleh dari rumput ini merupakan salah satu bahan dalam minyak urapan di Keluaran 30:23. Tanaman tebu ini ditanam di seluruh Palestina.



TIP #29: Klik ikon untuk merubah popup menjadi mode sticky, untuk merubah mode sticky menjadi mode popup kembali. [SEMUA]
dibuat dalam 0.01 detik
dipersembahkan oleh YLSA