TB NETBible YUN-IBR Ref. Silang Nama Gambar Himne

  Boks Temuan

Bilangan 14:1-11

Konteks
Pemberontakan umat Israel
14:1 Lalu segenap umat itu mengeluarkan suara nyaring dan bangsa itu menangis g  pada malam itu. 14:2 Bersungut-sungutlah h  semua orang Israel kepada Musa dan Harun; dan segenap umat itu berkata kepada mereka: "Ah, sekiranya kami mati di tanah Mesir, i  atau di padang gurun ini! j  14:3 Mengapakah TUHAN membawa kami ke negeri ini, supaya kami tewas oleh pedang, k  dan isteri serta anak-anak l  kami menjadi tawanan? m  Bukankah lebih baik kami pulang ke Mesir? n " 14:4 Dan mereka berkata seorang kepada yang lain: "Baiklah kita mengangkat seorang pemimpin, lalu pulang ke Mesir. o " 14:5 Lalu sujudlah p  Musa dan Harun di depan mata seluruh jemaah q  Israel yang berkumpul di situ. 14:6 Tetapi Yosua bin Nun r  dan Kaleb 1  bin Yefune, yang termasuk orang-orang yang telah mengintai negeri itu, mengoyakkan pakaiannya, s  14:7 dan berkata kepada segenap umat Israel: "Negeri yang kami lalui untuk diintai itu adalah luar biasa baiknya. t  14:8 Jika TUHAN berkenan kepada kita, u  maka Ia akan membawa kita masuk ke negeri itu dan akan memberikannya kepada kita, v  suatu negeri yang berlimpah-limpah susu dan madunya. w  14:9 Hanya, janganlah memberontak x  kepada TUHAN, dan janganlah takut y  kepada bangsa negeri z  itu, sebab mereka akan kita telan habis. Yang melindungi mereka sudah meninggalkan mereka, sedang TUHAN menyertai a  kita; b  janganlah takut kepada mereka. c " 14:10 Lalu segenap umat itu mengancam hendak melontari d  kedua orang itu dengan batu. Tetapi tampaklah kemuliaan TUHAN e  di Kemah Pertemuan kepada semua orang Israel. 14:11 TUHAN berfirman kepada Musa: "Berapa lama lagi bangsa ini menista f  Aku, dan berapa lama lagi mereka tidak mau percaya kepada-Ku 2 , g  sekalipun sudah ada segala tanda mujizat h  yang Kulakukan di tengah-tengah mereka!
Seret untuk mengatur ukuranSeret untuk mengatur ukuran

[14:6]  1 Full Life : YOSUA ... KALEB.

Nas : Bil 14:6

Yosua dan Kaleb menentang pendapat mayoritas mata-mata itu (Bil 13:25-33). Dengan melandaskan laporan mereka pada komitmen yang kokoh kepada Allah dan keyakinan penuh kepada janji-janji-Nya untuk Israel, mereka menolak untuk menerima keputusan sebagian besar umat Allah -- bahkan dengan risiko nyawa mereka sendiri (ayat Bil 14:6-10). Peristiwa kritis ini dalam perjalanan Israel di padang gurun mengajarkan kepada kita bahwa pendapat mayoritas, bahkan pendapat orang gereja, tidak senantiasa benar. Orang percaya yang setia harus bersedia berpihak pada firman Allah bahkan ketika kelompok mayoritas menentang

(lihat cat. --> 2Tim 1:15).

[atau ref. 2Tim 1:15]

[14:11]  2 Full Life : TIDAK MAU PERCAYA KEPADA-KU.

Nas : Bil 14:11

Inti pemberontakan Israel ialah ketidakpercayaan yang tumbuh dari kegagalan mereka untuk mengingat kesetiaan Allah pada waktu lalu, mempercayainya sebagai Tuhan dan mempercayai firman-Nya. Menurut cara berpikir mereka, mereka tidak bisa lagi bersandar kepada Tuhan dalam segala keadaan.

  1. 1) Percaya kepada Allah artinya menerima segala sesuatu yang dikatakan oleh-Nya sebagai benar dan bertindak sesuai dengannya, menambatkan hidup kita pada janji-janji-Nya, dan hidup menurut jalan-Nya, serta mengasihi Dia dengan segenap hati dan jiwa kita (Ul 10:12;

    lihat art. IMAN DAN KASIH KARUNIA).

  2. 2) Adanya iman membuat kita diterima oleh Allah dan diperhitungkan benar di hadapan-Nya

    (lihat cat. --> Kej 15:6);

    [atau ref. Kej 15:6]

    ketiadaan iman menghukum kita (Yoh 3:36).



TIP #30: Klik ikon pada popup untuk memperkecil ukuran huruf, ikon pada popup untuk memperbesar ukuran huruf. [SEMUA]
dibuat dalam 0.03 detik
dipersembahkan oleh YLSA